Tag: kementerian ekonomi kreatif

EKONOMI KREATIF INDONESIA DIPERLUAS MENJADI 21 SUBSEKTOR, RENCANA INDUK SEBAGAI PEDOMAN PEMBANGUNAN EKRAF

EKONOMI KREATIF INDONESIA DIPERLUAS MENJADI 21 SUBSEKTOR, RENCANA INDUK SEBAGAI PEDOMAN PEMBANGUNAN EKRAF

Tourism for Us – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperluas cakupan ekonomi kreatif dari 17 menjadi 21 subsektor melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Perluasan tersebut dilakukan dengan menambahkan empat subsektor baru, yaitu teknologi baru, konten digital, sulih suara, dan modifikasi otomotif agar [more]

PEMERINTAH DORONG GASTRONOMI INDONESIA MENJADI IP DAN MESIN PERTUMBUHAN BARU

PEMERINTAH DORONG GASTRONOMI INDONESIA MENJADI IP DAN MESIN PERTUMBUHAN BARU

Tourism for Us – Pemerintah mendorong gastronomi Indonesia menjadi intellectual property (IP) agar dapat memberikan nilai tambah. Gastronomi Indonesia semakin diakui sebagai the new engine of growth yang sangat potensial karena bertumpu pada potensi daerah yang memiliki kekuatan budaya dan diferensisi tinggi. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala [more]

ACARAKI JAMU FESTIVAL, MERAYAKAN JAMU DENGAN GAYA GENERASI MILENIAL DAN Z

ACARAKI JAMU FESTIVAL, MERAYAKAN JAMU DENGAN GAYA GENERASI MILENIAL DAN Z

Tourism for Us – Jamu, ramuan rempah khas Indonesia, kini tidak hanya berfungsi sebagai obat atau minuman kesehatan, tetapi juga telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup modern. Untuk menjaga keberlanjutannya, jamu diperkenalkan dengan cara yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda, sehingga mereka dapat lebih mengenal dan mengapresiasi warisan budaya ini.

(Foto: Birkompublik Kemenekraf)

Acaraki Jamu adalah salah satu usaha di bidang makanan dan minuman yang fokus pada penyajian jamu dengan sentuhan modern, menjadikanya lebih menarik bagi generasi Milenial dan Z. Selain itu, Acaraki Jamu juga menggelar festival jamu yang bertujuan untuk menonjolkan jamu sebagai warisan budaya Indonesia, sekaligus mengubah pandangan masyarakat terhadap produk tradisional ini dan memperluas pasar yang ada. Festival ini telah sukses diselenggarakan sebanyak lima kali, menunjukkan antusiasime yang tinggi terhadap jamu di kalangan masyarakat.

Festival jamu terbaru adalah Acaraki Jamu Festival edisi Hari Pahlawan pada hari Minggu lalu (16/11/2025) yang berlangsung di Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf)/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wakaba Ekraf) Irene Umar turut hadir dalam acara ini.

Acaraki Jamu Festival dibuka dengan mengetuk alu pada wadah yang berisi rempah. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Funwalk 2,5 kilometer dimana peserta berjalan kaki sambil menggendong bakul jamu, dan prosesi naik kereta kencana.

Pengunjung Acaraki Jamu Festival bisa menikmati free flow jamu tradisional, aktivasi booth sponsor, qerik (pijat gratis), area estafet permainan Nusantara, lomba mewarnai di Kids Corner by Simbalion, menulis testimoni pada papan petisi aksara Nusantara, dan kesempatan meraih doorprize maupun grandprize.

Festival jamu ini juga memeberikan apresiasi kepada pahlawan masa kini, seperti perwakilan dari komunitas laskar jamu gendong, komunitas pekerja seni Kota Tua, komunitas ojek online, dan komunitas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Penyelenggaraan Acaraki Jamu Festival dilandasi filosofi ‘menjamu bukan sekadar menyuguhkan minuman’, tetapi juga tentang menyambut, merawat, dan menjaga budaya yang berharga.

‘’Kami mempunyai gagasan yang mana Acaraki Jamu Festival bukan hanya menampilkan jamu, tapi ingin coba untuk menjamu teman-teman sekalian. Harapannya, melalui festival jamu ini bisa menjadi perpaduan antara sejarah, seni, budaya, dan kreativitas. Tujuan festival ini supaya bisa menginspirasi pejuang-pejuang ekraf ke depan dengan kolaborasi bersama untuk menjamu satu sama lain,’’ ungkap Jony Yuwono, Founder Acaraki, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia.

‘’Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melihat jamu sebagai akar budaya Indonesia yang punya unique selling point. Kami mengapresiasi Acaraki Jamu Festival untuk menjadikan jamu sebagai salah satu ikon dari Indonesia yang memiliki taste dan khasiat yang bisa dirasakan masyarakat. Apalagi, jamu merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif,’’ ujar Wamen Ekraf Irene. Sebelumnya, Wamen Ekraf hadir pada Acaraki Jamu Festival pada 27 Juli 2025 di Epiwalk Jakarta. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menegaskan bahwa selalu berkomitmen terhadap produk-produk lokal yang memiliki nilai ekonomi kreatif tinggi, termasuk jamu. ***(Yun Damayanti)

INDONESIA JALIN KERJA SAMA DENGAN 26 NEGARA DI INDONESIA INTERNATIONAL HALAL FESTIVAL 2025

INDONESIA JALIN KERJA SAMA DENGAN 26 NEGARA DI INDONESIA INTERNATIONAL HALAL FESTIVAL 2025

Tourism for Us – Sertifikasi halal menjadi fokus utama dan berperan penting dalam mendorong perluasan pasar kuliner Indonesia hingga tingkat internasional. Sertifikasi tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut isu kesehatan, dan gaya hidup. ‘’Kami melihat industri kreatif Indnonesia berkembang pesat, dan banyak [more]

PT TWC SIAPKAN AKTIVITAS MENARIK DAN SERU DI CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN, DAN RATU BOKO SELAMA LIBUR LEBARAN 2025

PT TWC SIAPKAN AKTIVITAS MENARIK DAN SERU DI CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN, DAN RATU BOKO SELAMA LIBUR LEBARAN 2025

Tourism for Us – Dalam menyambut musim libur Lebaran 2025, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau PT TWC (InJourney Destinations) menyusun beragam kegiatan yang menawarkan pengalaman menarik dan penuh makna bagi pengunjung di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko. [more]

KONSEP AKTIVASI KOTA TUA JAKARTA MENURUT WAMENEKRAF: MEMBANGUN IDENTITAS BUDAYA DAN EKONOMI

KONSEP AKTIVASI KOTA TUA JAKARTA MENURUT WAMENEKRAF: MEMBANGUN IDENTITAS BUDAYA DAN EKONOMI

Tourism for Us – Kawasan Kota Tua Jakarta berperan penting sebagai titik awal pembangunan peradaban kota dan memiliki peluang dalam pengembangan koridor ekonomi kreatif (ekraf). Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengapresiasi kawasan Kota Tua Jakarta menjadi destinasi unggulan menuju momentum 500 tahun Jakarta.

Menurut Wamenekraf, beragam konsep aktivasi  kawasan bisa dilakukukan seperti aktivasi kanal kali besar, air mancur, building immersive mapping, drone show, pop up market, konser mini, instalasi seni, board game jelajah Batavia, aktivasi museum dan spot fotografi.

Wamenekraf Irene mengungkapkan lebih lanjut bahwa pengembangan Kota Tua Jakarta sebagai pemantik untuk mengaktivasi penghargaan terhadap sejarah sehingga arsitektur ikonik tetap jadi aset yang menarik.

‘’Kita harus yakin bahwa pejuang ekraf punya mental baja, bisa memajukan Kota Tua Jakarta sebagai bentuk investasi. Kota tua ini sudah dilirik sejak lama jadi destinasi yang amat seksi, sehingga mengingatkan kembali anak muda untuk terus berkreasi. Secara pondasi tradisi, Kota Tua sudah memiliki landmark yang harus dibuat aktivitasnya,’’ kata Wamenekraf Irene saat meninjau Kota Tua Jakarta, Kamis (23/1/2025).

‘’Tempat-tempat yang indah di Kota Tua Jakarta bisa jadi pusat ekonomi, pusat sejarah, dan pusat budaya, seperti apa tumbuh kembang aktivasi ruang. Banyak sekali instalasi seni yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan Gubernur Jakarta yang baru nanti. Ini jadi awal dan akan ada pembahasan ke depan sehingga mendorong daya tarik ruang,’’ kata Yovie Widianto, Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif yang turut menemani kunjungan Wamenekraf. ***(Yun Damayanti)  

KEMENEKRAF BAHAS POTENSI KOLABORASI DENGAN PHRI MANFAATKAN PRODUK EKRAF

KEMENEKRAF BAHAS POTENSI KOLABORASI DENGAN PHRI MANFAATKAN PRODUK EKRAF

Tourism for Us – Irisan antara industri ekonomi kreatif (ekraf) dan industri perhotelan merupakan alasan kuat untuk mensinergikan produk-produk di kedua industri. Dan para pelaku di kedua industri tersebut dapat berkolaborasi untuk menghadirkan properti intelektual (IP) asli Indonesia.    Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif [more]

MENEKRAF LUNCURKAN PROGRAM ‘KREASI’, AJAK SANTRI IKUT SEBARKAN PESAN POSITIF MELALUI KONTEN DIGITAL

MENEKRAF LUNCURKAN PROGRAM ‘KREASI’, AJAK SANTRI IKUT SEBARKAN PESAN POSITIF MELALUI KONTEN DIGITAL

Tourism for Us – Pesantren ke depannya dapat menjadi pusat pelatihan bagi para kreator konten digital di tanah air dan berkontribusi sebagai penggerak bangkitnya ekonomi daerah dan nasional. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak para santri meningkatkan peran dan kontribusi [more]