Tag: pariwisata bangkit

GERAK CEPAT KOORDINASI PENGEMBANGAN KONEKTIVITAS DI 5 DESTINASI SUPER PRIORITAS

GERAK CEPAT KOORDINASI PENGEMBANGAN KONEKTIVITAS DI 5 DESTINASI SUPER PRIORITAS

Tourism for Us – Pariwisata, ekonomi kreatif, dan perhubungan memiliki hubungan timbal balik yang erat. Ketiganya saling membutuhkan dan mendukung antara satu dengan yang lain. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi [more]

PARIWISATA BERKUALITAS MELALUI PARIWISATA OLAHRAGA

PARIWISATA BERKUALITAS MELALUI PARIWISATA OLAHRAGA

Tourism for Us – Potensi pariwisata olahraga di Indonesia masih sangat besar untuk dikembangkan. Dan pemerintah bermaksud mendorong dan memajukan konsep pariwisata berkualitas melalui berbagai kegiatan olahraga yang dikemas dalam event olahraga prestasi maupun yang bersifat rekreasional.

Indonesia merupakan salah satu destinasi golf.Berbagai paket golf di Bintan,Jakarta,Jawa Barat,Surabaya,Bali cukup diminati para antusias golf dari mancanegara.(Foto: Hole 4 di Stone hill,Rainbow Hills Golf Course)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencoba untuk fokus mengembangkan event-event wisata olahraga pada tiga bulan ke depan. Tentu penyelenggaraannya dilaksanakan dengan memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dengan pendekatan inovatif, banyak event olahraga masih bisa diselenggarakan di masa pandemi. Diantaranya, pelaksaaan event secara hybrid.

Hal ini disampaikan pada saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf/Kepala Baparekraf) Sandiaga Uno bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Selasa  (5/1/2021), di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, di kawasan Senayan, Jakarta.

Kegiatan-kegiatan olahraga yang jadi sasaran fokus adalah golf dan triatlon. Golf direncanakan diselenggarakan di Jakarta, Bali, Yogyakarta dan Kepulauan Riau. Sedangkan triatlon direncanakan digelar di Danau Toba dan Labuan Bajo. Berbagai cabang olahraga lainnya pun dipertimbangkan.

Bintan Triathlon,even tahunan yang telah mempunyai penggemar dan menarik minat antusias trathlon baru lainnya. [Sumber; Kemenpareraf]

Dari pertemuan kedua menteri itu diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan membuat satu kerangka mengenai kerja sama, perizinan dan lainnya untuk penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Pertemuan Menparekraf dan Menpora tersebut juga merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah dilakukan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi dan Kreatif dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Perindustrian di Hari Olahraga Nasional ke-37 pada September 2020 lalu. Di dalam nota kesepahaman ada tiga tema yang hendak dikembangkan yakni sport science, sport tourism, dan sport industry.

Beberapa ajang balap sepeda di Indonesia juga menarik perhatian pebalap sepeda mancanegara mengikutinya. [Sumber; Kemenparekraf]

Dengan adanya nota kesepahaman tersebut diharapkan dapat mengembangkan potensi wisata olahraga dan menciptakan sport event yang dapat menarik kunjungan wisatawan mau datang ke berbagai destinasi wisata di Indonesia. Penyelenggaraan sport tourism juga diyakini, dan telah terbukti, mampu mendorong sektor ekonomi kreatif lokal.

Ekosistem pariwisata berbasis olahraga banyak berkaitan dengan wellness atau kesehatan. Pemerintah bermaksud mendorong dan memajukan konsep pariwisata berkualitas melalui berbagai kegiatan olahraga yang dikemas dalam event olahraga prestasi maupun yang bersifat rekreasional pada masa sekarang ini maupun yang akan datang.*** (Yun Damayanti) 

IMPLEMENTASIKAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEGALA LINI PRODUK WISATA

IMPLEMENTASIKAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEGALA LINI PRODUK WISATA

Tourism for Us – Implementasi protokol kesehatan di segala lini produk wisata dan mengkomunikasikannya kepada publik secara konsisten melalui berbagai kanal merupakan salah satu cara mempertahankan posisi suatu destinasi di kalangan wisatawan. Melalui program We Love Bali yang berlangsung lebih dari sebulan mulai dari pertengahan [more]

CATATAN AKHIR TAHUN 2020: DISIPLIN LAKSANAKAN PROKES, KOLABORASI INTENSIF, PAREKRAF BANGKIT 2021

CATATAN AKHIR TAHUN 2020: DISIPLIN LAKSANAKAN PROKES, KOLABORASI INTENSIF, PAREKRAF BANGKIT 2021

Tourism for Us – “Tahun 2021 adalah momentum tahap awal pemulihan. Tetapi, kita harus disiplin dalam melakukan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4). Pemerintah akan terus lakukan sosialisasi, program kemitraan, hingga dana hibah,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]

PHRI DAN AIRASIA INDONESIA KERJA SAMA UNTUK GERAKAN PERJALANAN DOMESTIK

PHRI DAN AIRASIA INDONESIA KERJA SAMA UNTUK GERAKAN PERJALANAN DOMESTIK

Tourism for Us – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) membangun kerja sama dengan AirAsia Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini merupakan upaya kolaboratif meningkatkan pergerakan wisatawan domestik melalui bundling package hotel dan tiket pesawat.

Penandatanganan MoU antara PHRI dan AirAsia Indonesia dilakukan oleh Ketua Umum PHRI Hariyadi B.S. Sukamdani (kiri) dan Veranita Yosephine Sinaga, Direktur Utama AirAsia Indonesia (kanan),disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio (tengah),Rabu (16/12/2020), di Grand Sahid Hotel Jakarta. (Foto: Yun Damayanti)

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum PHRI Hariyadi B.S. Sukamdani dan Veranita Yosephine Sinaga, Direktur Utama AirAsia Indonesia, serta disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Penandatanganan MoU dilakukan pada hari Rabu, 16 Desember 2020, di Grand Sahid Hotel Jakarta.

PHRI akan menyertakan harga-harga terbaik dari anggotanya untuk di-bundling dengan harga tiket pesawat AirAsia Indonesia. Paket-paket kombo itu kemudian didistribusikan melalui jejaring masing-masing pihak agar dapat diakses oleh masyarakat yang ingin kembali bepergian di Indonesia. Menurut rencana, paket-paket tersebut dapat diakses publik mulai kuartal I tahun 2021 atau pada periode low season.

“Kami baru membuka lima rute baru yaitu Bandung-Bali, Jakarta-Padang, Jakarta-Pekanbaru, Jakarta-Pontianak dan Jakarta-Palembang. Total saat ini, rute kami sebanyak 22 rute domestik. Kami akan terus melihat peluang meningkatkan frekuensi penerbangan untuk melayani lebih banyak lagi masyarakat Indonesia bepergian di dalam negeri. Kami berharap bersama PHRI dapat memulihkan pariwisata nasional,” ujar Veranita Yosephine Sinaga.

“MoU dengan AirAsia Indonesia hari ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara PHRI dan INACA pada 19 Agustus 2020 di Bali. Saat ini merupakan waktu paling tepat memadukan semua kekuatan dan bergotong-royong untuk menciptakan permintaan-permintaan baru, mendorong masyarakat mulai percaya atas implementasi protokol kesehatan oleh transportasi dan akomodasi, dan kerja sama ini agar harga perjalanan lebih terjangkau,“ kata Hariyadi Sukamdani dalam sambutannya sebelum penandatanganan MoU.*** (Yun Damayanti) 

HAYO, PLATFORM IN-DESTINATION SERVICE LOKAL SEGERA MELUNCUR

HAYO, PLATFORM IN-DESTINATION SERVICE LOKAL SEGERA MELUNCUR

Tourism for Us – Sebuah platform IN-DESTINATION service lokal segera meluncur di Indonesia. Hayo namanya. Melalui platform ini pelancong lokal, wisatawan domestik dan mancanegara tidak perlu lagi bingung mau ngapain. Di platform ini akan membantu pelancong dan wisatawan mencari operator-operator lokal yang menyediakan tur, aktivitas/pengalaman, [more]

PROGRAM SERTIFIKASI CHSE GRATIS AKAN BERLANJUT 2021

PROGRAM SERTIFIKASI CHSE GRATIS AKAN BERLANJUT 2021

Tourism for Us – Program Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, & Environment Sustainability) gratis secara nasional terus dilanjutkan tahun 2021. Program ini akan dilanjutkan dengan berbagai stimulus lainnya bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) [more]

OUTLOOK PARIWISATA INDONESIA 2021

OUTLOOK PARIWISATA INDONESIA 2021

Tourism for Us – Disiplin menjalankan protokol kesehatan dan mengendalikan jumlah kasus positif COVID-19 tetap menjadi kunci memulihkan industri pariwisata Indonesia pada 2021.

Direktur Kajian Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Wawan Rusiawan pada kesempatan webinar  “Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020,“ Selasa (24/11/2020), memaparkan, setiap negara pada umumnya tengah dalam pemulihan krisis kesehatan dan krisis ekonomi sebagai dampak lanjutan dari pandemi. Permintaan perjalanan internasional diprediksi baru akan bangkit pada tahun 2021. Terkait kunjugan wisatawan mancanegara (wisman), pariwisata perbatasan yang paling mungkin bisa digarap terlebih dahulu begitu perbatasan antarnegara dibuka kembali.

Di Indonesia, sebagian besar masyarakat memerlukan waktu untuk bangkit kembali dari keterpurukan ekonomi yang disebabkan pandemi ini. Wisatawan Nusantara (wisnus) memilih perjalanan berbiaya rendah. Pergi ke destinasi-destinasi wisata yang bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi, mengunjungi sanak keluarga, merupakan beberapa tujuan perjalanan yang dilakukan saat ini. Pemilihan destinasi juga dipengaruhi persyaratan dokumen perjalanan yang dibutuhkan.

Jumlah orang terinfeksi COVID-19 belum melandai di Indonesia sampai sekarang. Ini telah mempengaruhi citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata internasional. Kondisi daerah di lima pintu masuk utama wisman ke Indonesia pun belum sepenuhnya kondusif dan terbebas dari resiko penularan. Sumber pasar sekaligus kompetitor pariwisata Indonesia seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam telah berhasil melandaikan kurva infeksi COVID-19 dan sedang mempertahankannya.

“Perkembangan kasus positif COVID-19 yang terus meningkat menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran. Jadi, kasus positif harus diturunkan. Hal ini juga merupakan kendala menggerakan pariwisata domestik dan wisnus,“ ujar Wawan.

Sertifikat CHSE untuk membangun kepercayaan wisatawan dan tolak ukur bagi pelaku usaha pariwisata.[Foto;Kemenparekraf]

Louis Alfonso K., Head of Strategic Partnership Traveloka Accommodation, pada kesempatan yang sama, mengungkapkan, dari hasil survey terhadap konsumen dan Google Analytic menunjukan, yang mendorog wisnus mau bepergian saat ini adalah terkait kebersihan dan higienitas/kesehatan. Di Traveloka sendiri, mulai terlihat peningkatan pencarian dan pemesanan kamar pada bulan Februari 2021. Bahkan pemesanan kamar pada periode liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 memuncak.  

“Di pasar domestik, wisnus yang memesan kamar jauh-jauh hari hanya 30%. Bagaimanapun, ini merupakan sinyal positif dan sangat baik,“ kata Louis.

Di antara para pemain operator tur dan agen perjalanan domestik pun permintaan-permintaan penawaran telah dimulai. Bahkan kini sudah mulai ramai penawaran paket-paket perjalanan open trip.

Revisi target pariwisata

Kemenparekraf memproyeksikan, kunjungan wisman ke Indonesia tahun 2020 akan turun antara 79%-83% dan penerimaan devisa di kisaran USD 2,9 miliar–USD 3,5 miliar.

Sedangkan perjalanan wisnus tahun 2020 diproyeksikan antara 120 juta-139,6 juta perjalanan dari target 120 juta-140 juta perjalanan.

Target kunjungan wisman dan perjalanan wisnus tahun 2021 hingga 2024 telah direvisi. Pemerintah menargetkan kunjungan wisman antara 4 juta-7 juta orang pada 2021. Pada 2022 diharapkan dapat mencapai 8,5-10,5 juta wisman. Pada tahun 2023 ditargetkan 13 juta-14,5 juta, dan tahun 2024 antara 16 juta-17 juta wisman.

Penerimaan devisa dari target wisman yang telah direvisi pada 2021 diproyeksikan antara USD 3,5 miliar–USD 10,1 miliar. Pada 2022 penerimaan devisa diproyeksikan USD 12,0 miliar–USD 15,7 miliar. Tahun 2023 dan 2024 devisa yang diperoleh masing-masing diproyeksikan antara USD 17,2 miliar–USD 17,6 miliar dan USD 17,7 miliar. Perolehan devisa dihitung dari rata-rata pengeluaran wisman sebesar USD 1.220,18 per kunjungan.

Mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan mesti dilakukan baik oleh pelaku industri pariwisata maupun wisatawan yang berkunjung.(Foto:Kemenparekraf)

Perjalanan wisnus pada tahun 2021 ditargetkan bisa mencapai 180 juta-220 juta perjalanan. Tahun 2022 antara 260 juta-280 juta perjalanan. Pada 2023 targetnya 300-315 juta perjalanan domestik dan tahun 2024 bisa mencapai 320 juta-335 juta perjalanan.

Tren pariwisata domestik

Wisatawan muda dari kalangan menengah atas akan menjadi wisnus yang mengawali pergerakan perjalanan domestik. Menurut hasil kajian strategis, di kalangan wisatawan muda ada  persepsi dampak COVID-19 lebih ringan pada orang-orang berusia muda. Kalangan menengah dan atas lebih mampu menghadapi risiko yang datang dari COVID-19. Dan generasi Milenial yang merasa lebih ‘terkekang’ selama masa pembatasan sosial.

Wisata domestik yang jadi pilihan bagi sebagian besar wisnus adalah daya-daya tarik wisata yang berbiaya murah, dan menggunakan kendaraan pribadi untuk menghindari transportasi umum.

Perjalanan wisata di alam jadi tren perjalanan di Indonesia. Wisatawan memilih untuk berlibur di tempat-tempat yang menyediakan pengalaman ‘berjarak’. Pandemi COVID-19 mengubah paradigma culture of sharing menjadi culture of distancing. Dan konsumen memerlukan pengalaman wisata baru.*** (Yun Damayanti)  

ALOR CREATIVE MARKET BANGKITKAN LAGI GELIAT EKRAF DAN PARIWISATA

ALOR CREATIVE MARKET BANGKITKAN LAGI GELIAT EKRAF DAN PARIWISATA

Tourism for Us – Selama dua hari Alor Creative Market (ACM) berlangsung pada akhir pekan lalu, 31 Oktober-1 November 2020, sudah terjadi transaksi pembelian produk secara langsung maupun daring meskipun masih bersifat lokal. Warga Alor rupanya penasaran juga dengan kreasi produk kuliner dari buah mangga [more]