Tourism for Us – Bali sebagai destinasi pariwisata dunia sudah tentu mempunyai varian produk perjalanan lengkap mulai dari yang ekonomis hingga mewah (luxury). Dengan melemahnya nilai tukar mata uang rupiah, luxury travel di Pulau Dewata tampak semakin terjangkau (affordable). Saba Estate Bali, salah satu villa [more]
Tourism for Us – Setelah lebih dari satu bulan bertahan sebagai hotel nomor 1 di Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) berdasarkan penilaian wisatawan, Hotel Santika Batam mendapatkan Tripadivsor’s® Travellers’ Choice® Awards untuk tahun 2024. Hotel dari grup Santika Indonesia Hotels & Resorts yang dikenal lewat [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak para delegasi ‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’ untuk belajar tradisi dan budaya Bali pascakonferensi.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Post tour bagi delegasi konferensi mengikuti Interactive Cultural and Natural Tour di ARMA Museum & Resort, Ubud, Sabtu (4/5/2024). Peserta diajak untuk melihat dan belajar secara langsung berbagai ragam tradisi budaya Bali.
Kegiatan interaktif mulai dari membuat dan merangkai sesajen untuk keperluan sembahyang, memahat kayu, latihan menari, serta mengenai berbagai lukisan dan karya seni yang kental nuansa Bali di museum. Selain itu, peserta juga diajak untuk belajar bermain gamelan dan memasak berbagai kuliner khas Pulau Dewata.
Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani turut hadir dalam tur ini mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan kearifan lokal serta tradisi dan budaya Indonesia khususnya Bali.
‘’Harapannya di masa mendatang para delegasi ini akan kembali ke Indonesia untuk berwisata. Karena Indonesia, khususya Bali, telah menjadi top of mind mereka atau sebagai pilihan untuk bepergian,’’ kata Giri.
Post tour ditutup dengan santap siang dengan menu kuliner khas Nusantara. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkomitmen untuk mendukung penguatan peran perempuan dalam pembangunan dan kepemimpinan di sektor pariwisata. Peran perempuan tidak hanya dalam pemberdayaan masyarakat lokal tetapi juga membina hubungan bermakna antara orang dan tempat termasuk kelestarian lingkungan. Dan hal [more]
Tourism for Us – Nuansa budaya Bali memeriahkan Gala Dinner ‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’, Kamis (2/5/2024). Hal ini tergambar dari penyambutan tamu dan peserta yang hadir diiringi dengan kesenian Baleganjur. Baleganjur [more]
Tourism for Us – Penanaman bibit bakau oleh delegasi ‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’ merupakan upaya carbon offset atau mengkompensasikan jejak karbon yang dihasilkan selama pelaksanaan konferensi ini.
Sumber; Birkompublik kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak delegasi ‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’ menanam bibit bakau di Mangrove Telaga Waja, Benoa, Bali, Jumat (3/5/2024).
Konferensi kedua tentang pemberdayaan perempuan di kawasan Asia Pasifik UN Tourism (sebelumnya UNWTO) pada 2-4 Mei 2024 diperkirakan menghasilkan sekitar297.179,74 kilogram emisi karbon. Sehingga emisi karbon ini perlu dikompensasi dengan penanaman 9.005 bibit bakau.
‘’Dekarbonisasi ini adalah langkah penting yang harus kita lakukan untuk membuktikan komitmen kita dalam menciptakan pariwisata yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Penanaman Bakau juga bertujuan untuk mencapai target penekanan emisi karbon di sektor pariwisata dari delapan persen menjadi empat persen di tahun 2035 mendatang. Selain menyerap emisi karbon, pohon bakau juga mampu menurunkan suhu di sekitarnya hingga 2 derajat Celcius.
Director of the Regional Department for Asia and the Pacific UN Tourism Harry Hwang mengapresiasi upaya dekarbonisasi. Penanaman bakau membuktikan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam yang berkelanjutan.
‘’Ini membuktikan keseriusan pemerintah Indonesia dalam mengembangkan ekowisata. Jadi kami sangat senang untuk bergabung dalam kegiatan ini dalam melindungi keberlanjutan alam di Indonesia,’’ kata Harry.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kesetaraan gender juga menjadi isu dalam pariwisata. Organisasi pariwisata dunia UN Tourism (sebelumnya UNWTO) menggelar konferensi mengenai pemberdayaan perempuan untuk kedua kali. Konferensi kedua berlangsung di Bali pada minggu ini selama tiga hari. ‘’The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment [more]
Tourism for Us – Perempuan mendominasi pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) khususnya di Indonesia. Oleh karena itu memperkuat sumber daya manusia (SDM) kaum perempuan menjadi penting. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan, [more]
Tourism for Us – Komodo Travel Mart (KTM) akan sangat membantu dalam pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas juga mengembangkan pariwisata di Pulau Flores dan Nusa Tenggara Timur (NTT) secara keseluruhan.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Komodo Travel Mart akan kembali digelar pada 6 hingga 9 Juni 2024 di Labuan Bajo setelah sempat terhenti sejak tahun 2018. KTM menurut rencana akan diikuti 150 buyers dari berbagai negara di antaranya Singapura, Kuala Lumpur, Malaysia, Australia dan lainnya. Sementara untuk sellers akan hadir 100 pelaku pariwisata dari berbagai daerah di NTT.
Dalam Publikasi Komodo Travel Mart V di ‘‘The Weekly Brief with Sandi Uno’’, Senin (29/4/2024), di Jakarta, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya mengatakan, kegiatan ini akan menggerakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, Flores dan NTT pada umumnya.
‘’Penyelenggaraan Komodo Travel Mart ke-5 ini akan sangat membantu dalam pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas juga mengembangkan pariwisata Flores dan NTT secara keseluruhan,’’ kata Nia.
Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Fransiskus Xaverius Teguh mengatakan, kegiatan ini merupakan gagasan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan parekraf di Labuan Bajo dan NTT secara keseluruhan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Labuan Bajo sangat layak untuk dikunjungi dan menjadi top of mind dari kegiatan wisata di Indonesia maupun secara global.
‘’Kita berharap dengan potensi yang dimiliki seperti budaya, wildlife, taman nasional, mendorong pergerakan wisatawan di Labuan Bajo dan Flores menjadi lebih luas,’’ kata Frans.
Ketua KTM V Oyan Kristian menambahkan, dalam satu dekade terakhir pertumbuhan sektor pariwisata di Labuan Bajo telah melampaui pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi NTT secara keseluruhan. Kota ini juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah NTT dan Indonesia timur bagian selatan pada umumnya.
‘’Pertumbuhan ekonomi ini dipicu dengan adanya sektor pariwisata yang menjadi sumber daya baru yang berkelanjutan. Semoga kegiatan ini dapat memperluas pasar wisatawan yang datang ke Labuan Bajo,’’ kata Oyan.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kebijakan pemerintah ‘merampingkan’ jumlah bandara internasional dari 34 bandara menjadi 17 bandara tidak berpengaruh signifikan terhadap bisnis pariwisata inbound Indonesia. Karena bandara-bandara internasional yang paling banyak dilalui atau pintu utama wisatawan mancanegara (wisman) seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara [more]