Tag: candi borobudur

WISATAWAN INDIA SUKA KE CANDI BOROBUDUR, SELAIN BALI

WISATAWAN INDIA SUKA KE CANDI BOROBUDUR, SELAIN BALI

Tourism for Us – Kini, wisatawan India suka sekali berkunjung ke Candi Borobudur. Mereka terpesona oleh keindahan candi Buddha terbesar di dunia ini, yang juga diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Candi Borobudur menjadi daya tarik favorit setelah Bali. Seiring dengan meningkatnya jumlah [more]

PRESIDEN DAN IBU NEGARA PERANCIS MENIKMATI KUNJUNGAN KE CANDI BOROBUDUR, SITUS WARISAN DUNIA UNESCO

PRESIDEN DAN IBU NEGARA PERANCIS MENIKMATI KUNJUNGAN KE CANDI BOROBUDUR, SITUS WARISAN DUNIA UNESCO

Tourism for Us – Kawasan Taman Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menjadi show case bagaimana Indonesia mengelola situs sejarah dan budaya. Candi Borobudur telah diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO, badan khusus PBB yang didedikasikan untuk memperkuat kemanusiaan melalui promosi pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, [more]

IBU NEGARA PERANCIS KUNJUNGI MUSEUM NASIONAL DAN BOROBUDUR DALAM ‘SPOUSE PROGRAM’

IBU NEGARA PERANCIS KUNJUNGI MUSEUM NASIONAL DAN BOROBUDUR DALAM ‘SPOUSE PROGRAM’

Tourism for Us – Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Perancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada 27-29 Mei 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terlibat dalam dua agenda penting, yaitu perumusan “Joint Visions 2050’’ antara Indonesia dan Perancis, dan Cultural Declaration. Kedua agenda itu diyakini akan mempererat hubungan budaya dan pariwisata kedua negara.  

Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana turut menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Negara Brigitte Macron di Istana Negara, dan menemani Ibu Negara Prancis dalam dua Spouse Program di Museum Nasional, Jakarta, dan Kawasan Borobudur, Jawa Tengah, serta makan malam kenegaraan di Istana Negara. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana turut menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Negara Brigitte Macron di Istana Negara, dan menemani Ibu Negara Prancis dalam dua Spouse Program di Museum Nasional, Jakarta, dan Kawasan Borobudur, Jawa Tengah, serta makan malam kenegaraan di Istana Negara.

“Saya merasa terhormat dapat berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan acara yang tidak hanya menunjukkan hubungan kuat antara Indonesia dan Perancis, tetapi juga mengedepankan hospitality dan pariwisata dalam membangun kedekatan antarnegara,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/5/2025). 

Joint Vision 2050

Kemenpar ikut mendukung terbentuknya “Joint Vision 2050” antara Indonesia dan Perancis yang disepakati dalam pertemuan bilateral kedua negara. “Joint Vision 2050” tidak hanya mencakup penguatan kerja sama ekonomi, tetapi juga pariwisata dan kebudayaan, dengan harapan dapat membuka lebih banyak peluang untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan dan saling mendukung dalam bidang budaya antara kedua negara.

Pemerintah Indonesia dan Perancis bersepakat untuk meningkatkan pertukaran wisatawan bilateral melalui konektivitas, promosi pariwisata berkualitas tinggi, guna mendorong peningkatan people-to-people contact di antara penduduk kedua negara.

Perancis dan Indonesia juga akan memperkuat kerja sama pengembangan sumber daya manusia pariwisata berstandar kompetensi industri pariwisata internasional, peningkatan investasi pariwisata, serta pengembangan transformasi digital. 

Cultural Declaration

Sebagai bagian dari pertemuan, kepala negara dari kedua negara juga menandatangani ‘’Cultural Declaration’’ yang bertujuan untuk meningkatkan pertukaran budaya dan memperkuat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Perancis. Meskipun tidak  ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), visi bersama ini menjadi fondasi penting untuk langkah-langkah strategis lebih lanjut dalam memperkuat sektor pariwisata, seni, dan budaya di masa depan.

Dalam Cultural Declaration, Kemepar secara khusus berperan dalam pengembangan gastronomi. Pemerintah Indonesia dan Perancis sama-sama berkomitmen terhadap ragam gastronomi yang mencerminkan kekayaan dan keragaman tradisi kuliner daerah masing-masing, dan keinginan agar warisan gastronomi lebih dikenal di masing-masing negara. Untuk tujuan ini, kedua negara mendukung pengembangan kampanye promosi yang terencana, berbasis kemitraan, dan jangka panjang.

Perancis dan Indonesia menyambut baik perkembangan “Pekan Gastronomi Perancis” yang diselenggarakan di seluruh Indonesia sejak tahun 2023. Pekan itu telah membantu meningkatkan kesadaran terhadap gastronomi masing-masing negara serta berkontribusi dalam memperkuat pelatihan dan mobilitas profesional di sektor perhotelan, restoran, dan pariwisata. Perancis dan Indonesia siap bekerja sama untuk mengembangkan acara ini, yang dapat dilengkapi dengan penyelenggaraan Pekan Gastronomi Indonesia di Perancis.

‘Spouse Program’ bagi Ibu Negara Perancis: Memperkenalkan Seni, Budaya, dan Sejarah Indonesia

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendampingi Ibu Negara Perancis Brigitte Macron dalam acara ‘Spouse Program’ yang digelar di Museum Nasional, Jakarta dan Kawasan Borobudur, Jawa Tengah.

Kepada Ibu Negara Brigitte Macron, Menpar Widiyanti Putri menjelaskan 20 wastra atau kain tradisional yang dipamerkan. Pameran wastra tradisional dikurasi langsung oleh Menteri Pariwisata dan seniman batik Nur Cahyo.

Nur Cahyo adalah pengrajin batik asal Pekalongan, Jawa Tengah, yang telah mengembangkan seni batik tradisional Indonesia dengan inovasi dan dedikasi tinggi. Ia dikenal karena kemampuannya dalam menciptakan warna batik menggunakan pewarna alami seperti secang dan mahoni. Motif batiknya yang unik menggabungkan pengaruh budaya Tionghoa dan Arab dengan elemen flora, fauna, dan geometris. Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai pameran internasional dan juga turut berkontribusi dalam diplomasi budaya Indonesia melalui pembuatan batik ASEAN. Dengan mengelola sekitar 50 pembatik, Nurcahyo terus memperkenalkan batik Indonesia ke pasar global.

Masih dalam rangkaian Spouse Program, pada tanggal 29 Mei 2025, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri juga mendampingi Brigitte Macron dalam jamuan makan siang di Manohara, sebuah resor yang terletak di Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Megalang, Jawa Tengah. Dalam acara itu Ibu Negara Perancis akan disuguhi pameran seni dan budaya.

Mahasiswa dari sejumlah Politeknik Pariwisata (Poltekpar) juga dilibatkan dalam acara ini sebagai pemandu tamu, baik di Museum Nasional maupun di Manohara. Mereka memiliki kemampuan berbahasa Perancis dan Inggris yang fasih. Hal ini juga memperlihatkan komitmen Kemenpar dalam mengembangkan kualitas SDM pariwisata di Indonesia. Partisipasi Poltekpar dalam kegiatan ini pun menunjukkan keterlibatan langsung generasi muda dalam kegiatan diplomasi budaya yang penting seperti ini.

Museum Nasional Diubah Menjadi Galeri L’Art Botanique du Paradis

Kunjungan Presiden Macron dan Ibu Negara ke Indonesia dilakukan dalam rangka merayakan 75 tahun hubungan diplomasi Indonesia dan Perancis. Selama kunjungan Ibu Negara Perancis, Museum Nasional diubah menjadi Galeri L’Art Botanique du Paradis oleh Didit Hediprasetyo. Museum didesain dengan sentuhan elegan dan bernilai seni tinggi (haute couture).

Dalam perayaan ini, Yayasan Didit Hediprasetyo mengadakan L’Art Botanique du Paradis, sebuah pameran imersif desain interior, mode, dan seni kontemporer oleh seniman dan desainer terbaik Indonesia.

Diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia, pameran unik ini mengubah  tempat bersejarah menjadi lima ruangan yang berbeda, dikuratori secara artistik dengan menampilkan kerajinan Indonesia yang beragam, kekayaan botani, dan kepekaan desain.

Setiap ruangan mencerminkan sebuah narasi puitis, yang dibentuk oleh warisan budaya dan alam — melalui tekstil, mode, desain interior, patung, dan seni rupa. Tenun Rosé Lounge oleh Vivianne Faye menawarkan sebuah tribut romantis untuk seni tenun songket, di mana tradisi dibalut dalam kehangatan, feminitas, dan keanggunan yang ceria. Dalam Tropical Tranquil, Roland Adam menciptakan sebuah suasana tenang yang mencerminkan pertemuan antara alam dan sejarah, di mana dedaunan tropis bertemu batu suci dalam keheningan harmoni.

Wastra oleh Joke Roos adalah penghormatan kontemporer terhadap batik, menjembatani warisan dan modernitas melalui tekstur, ritme, dan pengendalian diri. The Soul Gallery, dirancang oleh Prasetio Budhi, menghadirkan ruang gelap dan introspektif di mana bentuk-bentuk leluhur dan seni modern mencerminkan kedalaman jiwa budaya Indonesia.

Terakhir, Bisikan Tropis karya Amalya Hasibuan mengundang pengunjung ke dalam dialog puitis antara seni dan lanskap, di mana alam melembutkan ingatan dan desain bernafas dalam keheningan. Kamar-kamar ini dihidupkan melalui perpaduan tekstil batik dan tenun, perabotan artisanal, dan artefak langka yang dikurasi dari seluruh kepulauan Indonesia—menawarkan sebuah pandangan imersif dan kontemporer tentang masa lalu, masa kini, dan masa depan Indonesia.

Melengkapi elemen-elemen ini, beberapa kamar juga menampilkan obyek dan peralatan rumah tangga milik pribadi oleh rumah-rumah ikonik Perancis seperti Hermès dan Louis Vuitton, melambangkan persimpangan halus antara estetika Indonesia dan Perancis.

“Pameran ini adalah penghormatan tulus kami kepada para pengrajin Indonesia dan jembatan budaya yang telah kami jalin dengan Perancis,” kata Didit Hediprasetyo, pendiri Yayasan Didit Hediprasetyo.

Didit menambahkan, “Ini adalah undangan untuk merasakan semangat Indonesia melalui ruang-ruang yang menghidupkan seni, desain, dan tradisi.”

Pameran ini juga didukung oleh Kemenpar yang mengakui peran penting diplomasi budaya. “Indonesia adalah tanah cerita, yang diceritakan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui desain, tekstil, dan tradisi. Pameran ini menawarkan sekilas tentang keindahan dan kedalaman yang menanti pengunjung ke kepulauan kita. Saat kami menyambut teman-teman Prancis, kami bangga untuk berbagi ungkapan budaya dan keramahan kami ini,” tutur Menpar Widiyanti.

“Melalui acara seperti ini, kita bisa mempromosikan keberagaman budaya Indonesia kepada dunia, dan saya berharap kegiatan ini juga dapat mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” kata Menpar.

BPS mencatat, kunjungan wisatawan Perancis ke Indonesia tahun lalu sebanyak 346.337 orang. Selama kuartal I tahun 2025, kunjungan wisatawan Perancis sudah mencapai 48.442 orang. Melalui inisiatif “Joint Vision 2050”, Cultural Declaration, dan berbagai kegiatan budaya seperti yang dilaksanakan dalam Spouse Program, Kemenpar berharap, hubungan kedua negara semakin erat dan menciptakan peluang bagi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. ***(Yun Damayanti) 

PT TWC SIAPKAN AKTIVITAS MENARIK DAN SERU DI CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN, DAN RATU BOKO SELAMA LIBUR LEBARAN 2025

PT TWC SIAPKAN AKTIVITAS MENARIK DAN SERU DI CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN, DAN RATU BOKO SELAMA LIBUR LEBARAN 2025

Tourism for Us – Dalam menyambut musim libur Lebaran 2025, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau PT TWC (InJourney Destinations) menyusun beragam kegiatan yang menawarkan pengalaman menarik dan penuh makna bagi pengunjung di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko. [more]

MENPAREKRAF AJAK LAOS DAN KAMBOJA PERKUAT KERJA SAMA PROMOSI SITUS BUDAYA, PENGUSAHA AS TERTARIK KEMBANGKAN BISNIS DAN INVESTASI DI INDONESIA

MENPAREKRAF AJAK LAOS DAN KAMBOJA PERKUAT KERJA SAMA PROMOSI SITUS BUDAYA, PENGUSAHA AS TERTARIK KEMBANGKAN BISNIS DAN INVESTASI DI INDONESIA

Tourism for Us – Dalam pertemuan bilateral dengan Laos dan Kamboja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak kedua negara melalui masing-masing menteri pariwisatanya untuk memperkuat kerja sama pengembangan situs budaya dalam payung ASEAN Single Destination. Menparekraf [more]

KEMENPAREKRAF PERKENALKAN DPSP BOROBUDUR DAN YOGYAKARTA KEPADA TA/TO DAN KOL TAIWAN

KEMENPAREKRAF PERKENALKAN DPSP BOROBUDUR DAN YOGYAKARTA KEPADA TA/TO DAN KOL TAIWAN

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei menyelenggarakan perjalanan wisata pengenalan atau familiarization trip (famtrip) bagi travel agents dan Key Opinion Leaders (KOL) dari Taiwan. Kegiatan famtrip difokuskan untuk memperkenalkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur dan Yogyakarta. Famtrip berlangsung pada 20-23 Januari 2024.

Kemenparekraf berkolaborasi dengan KDEI Taipei menyelenggarakan famtrip yang difokuskan untuk memperkenalkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur dan Yogyakarta pada 20-23 Januari 2024. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/1/2024), mengatakan, ‘’Selain bertujuan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kebangkitan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka usaha bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.’’

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Wisnu Sindhutrisno menambahkan, kegiatan famtrip juga bertujuan untuk meningkatkan awareness terhadap brand Wonderful Indonesia dan sustainable tourism di kalangan wisatawan Taiwan.

‘’Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata di Borobudur, Yogyakarta dan sekitarnya bagi peserta famtrip. Sehingga mereka dapat menyebarkan informasi yang lebih komprehensif mengenai destinasi wisata dengan konsep hijau dan berkelanjutan di Indonesia,’’ ujar Wisnu.

Wisnu juga berharap, penyelenggaraan famtrip ini dapat mendorong peserta travel agents/tour operators (TA/TO) untuk membuat paket-paket wisata Indonesia khususnya Borobudur dan Yogyakarta. Dan para influencers dan KOL dapat menghasilkan liputan media yang menarik.

‘’Kami mengundang travel agents dan KOL Taiwan untuk melihat langsung Candi Borobudur yang merupakan candi Budha ikonik terbesar di dunia dan terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO,’’ tutur Kepala KDEI Taipei Iqbal Shoffan Shofwan.

Peserta famtrip untuk pasar Taiwan tahun 2024 terdiri dari Festour Tour & Travel, Richmond Tours, Lion Travel, Vogue Taiwan, dan Hang TV.

Di Destinasi Pariwisata Super Prioritas, peserta mengujungi Candi Borobudur  dan obyek wisata lain di sekitarnya seperti Dagi Hills, Desa Wisata Karangrejo dan Karanganyar.

Di Yogyakarta, peserta menjelajahi keindahan Gunung Merapi naik jip dalam paket Lava Tour. Kemudian mengunjungi Candi Prambanan, Keraton Yogyakarta dan Taman Sari. Lalu, peserta juga diajak mencicipi kuliner lokal seperti gudeg dan bakmi jawa. Pada malam terakhir, peserta diajak relaksasi dengan spa tradisional khas Jawa.

Mitra pelaku industri lokal yang terlibat dalam famtrip untuk pasar Taiwan ini adalah PT Taman Wisata Candi (TWC), Javanava Travelcafe, Plataran Borobudur, Sheraton Yogyakarta, Taman Sari Royal Heritage, Sekar Kedathon Group, dan Villa Borobudur Resort.

Pemerintah menargetkan antara 122.379 hingga 184.213 wisatawan Taiwan pada tahun 2024. Sementara ini, jumlah wisatawan Taiwan ke Indonesia pada periode Januari-November 2023 sudah mencapai 143.839. Taiwan termasuk dalam Top 20 pasar wisatawan mancanegara dan berada di urutan ke-15.***(Yun Damayanti) 

TEMANGGUNG INGIN GELIATKAN PARIWISATA,UNDANG INVESTOR

TEMANGGUNG INGIN GELIATKAN PARIWISATA,UNDANG INVESTOR

Tourism for Us – Setiap tahun para biksu dan penganut Budha mengambil air suci di Jumprit, Temanggung. Itu merupakan bagian dari ritual perayaan hari Waisak di Candi Borobudur. Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau mengelilingi kabupaten ini dan telah menjadi tujuan para pendaki sebelum naik ke [more]

JANGAN LEWATKAN DESA-DESA WISATA INI SAAT KE BOROBUDUR

JANGAN LEWATKAN DESA-DESA WISATA INI SAAT KE BOROBUDUR

Tourism for Us – Ada banyak hal menarik di sekitar Candi Borobudur. Di antaranya, desa-desa yang mengelilinginya seperti Desa Candirejo dan Karangrejo. Kedua desa tersebut sekarang telah menjadi desa wisata dengan segudang kegiatan dan pengalaman asyik yang membuat kunjungan ke Borobudur tidak membosankan. Desa Wisata [more]