Tag: destinasi super prioritas

KEMENKO INFRASTRUKTUR DAN PEMBANGUNAN KEWILAYAHAN: INFRASTRUKTUR KONEKTIVITAS DI DESTINASI WISATA AKAN DIPERKUAT

KEMENKO INFRASTRUKTUR DAN PEMBANGUNAN KEWILAYAHAN: INFRASTRUKTUR KONEKTIVITAS DI DESTINASI WISATA AKAN DIPERKUAT

Tourism for Us – Hasil dari Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyatakan bahwa pemerintah akan mempercepat penguatan konektivitas menuju bandara dan destinasi wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing [more]

KOMODO TRAVEL MART 2024 TARGETKAN 150 BUYERS DOMESTIK DAN MANCANEGARA HADIR

KOMODO TRAVEL MART 2024 TARGETKAN 150 BUYERS DOMESTIK DAN MANCANEGARA HADIR

Tourism for Us – Komodo Travel Mart 2024 (KTM) memasang target ambisius mendatangkan 150 buyers dari dalam negeri dan mancanegara. Dengan Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas (DPSP), Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo dan Flores (BOPLBF) berharap, pasar pariwisata ini [more]

MENPAREKRAF DORONG AGEN-AGEN PERJALANAN AUSTRALIA BUAT PAKET-PAKET WISATA KE 5 DESTINASI PARIWISATA SUPER PRIORITAS

MENPAREKRAF DORONG AGEN-AGEN PERJALANAN AUSTRALIA BUAT PAKET-PAKET WISATA KE 5 DESTINASI PARIWISATA SUPER PRIORITAS

Tourism for Us – Dari total 1,4 juta wisatawan Australia yang berkunjung ke Indonesia pada 2023, sebagian besarnya hanya berkunjung ke Bali. Pemerintah Indonesia ingin mereka juga mengunjungi destinasi-destinasi lain selama berlibur di sini, terutama ke lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Dalam pertemuan dengan agen perjalanan terbesar di Australia Flight Center Travel Group dan Infinity Holidays, Senin (19/2/2024), di Sydney, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak pelaku agen-agen perjalanan Australia untuk membuat paket-paket perjalanan wisata ke berbagai destinasi di Indonesia, terutama ke lima destinasi pariwisata super prioritas.

Menparekraf menekankan pentingnya mengembangkan empat destinasi wisata super prioritas yakni Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Mandalika sebagai strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan memperkuat posisi Indonesia di kancah pariwisata global.

‘’Flight Centre belum memiliki paket ke destinasi lain di luar Bali. Karenanya kami mendorong Flight Centre untuk membuka paket ke destinasi baru yakni ke lima DPSP,’’ kata Menparekraf dalam keterangannya, Selasa (20/2/2024).

Lebih lanjut Menparekraf mengatakan, paket tersebut bisa dirangkum dalam paket ‘’Bali Add-on Destination’’. Di dalam paketnya menawarkan perjalanan wisata ke Bali sebagai destinasi favorit wisatawan Australia kemudian dirangkai ke destinasi lainnya seperti Lombok, Labuan Bajo, dan Yogyakarta.

Potensi kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan minat kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia. Jumlah kunjungan tahun 2023 mencapai 1.431.177 orang.

‘’Kunjungan wisatawan Australia ini terutama sesuai dengan target peningkatan kualitas dan keberlanjutan dari sektor parekraf kita. Mulai dari penyebaran wisman, meningkatnya lama tinggal, juga pengeluaran wisman. Diharapkan akan lebih erat lagi kerja sama antara Indonesia dan Australia,’’ ujar Sandiaga.

Merespon ajakan Menparekraf tersebut, Flight Centre menyampaikan rekomendasi untuk memperkuat proses edukasi bagi agen-agen perjalanan Australia. Langkah ini dianggap strategis untuk memperdalam pemahaman mereka tentang kekayaan destinasi-destinasi wisata di Indonesia. Dengan begitu, Indonesia dapat meningkatkan kunjungan wisatawan internasional sebagaimana yang diinginkan.

Pungutan Wisatawan Asing di Bali

Dalam kesempatan itu, Menparekraf juga menyampaikan informasi mengenai kebijakan pungutan bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali (Bali Tourist Levy) mulai 14 Februari 2024. Pungutannya sebesar Rp 150.000,00.

Penarikan pungutan dari wisman itu bertujuan untuk melindungi kebudayaan dan lingkungan di Bali. Hal ini sejalan dengan prinsip pariwisata sekarang yang selalu mendukung upaya keberlanjutan lingkungan dan kelestarian budaya. Dan agar setiap wisman berkontribusi nyata dalam melindungi kebudayaan dan lingkungan di Pulau Dewata.

Pungutan tersebut juga digunakan untuk pengelolaan sampah di Bali. Selain digunakan untuk melestarikan warisan budaya seperti melindungi adat istiadat, tradisi, seni dan kearifan lokal.

‘’Penarikan pungutan diharapkan dapat meningkatkan layanan informasi kepariwisataan dan budaya Bali, sekaligus membangun infrastruktur dan sarana, prasarana transportasi publik yang berkualitas. Bahkan, aturan pungutan di Bali juga bertujuan untuk menciptkan kebersihan, ketertiban, kenyamanan, dan keamanan selama berwisata di Pulau Dewata,’’ kata Menparekraf Sandiaga. ***(Yun Damayanti)

LABUAN BAJO BERSIAP SAMBUT 1 JUTA WISATAWAN MULAI TAHUN 2024

LABUAN BAJO BERSIAP SAMBUT 1 JUTA WISATAWAN MULAI TAHUN 2024

Tourism for Us – Kota pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersiap untuk menyambut satu juta wisatawan pada tahun 2024. Salah satu destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) itu akan mengaktifkan penerbangan charter untuk memenuhi kebutuhan aksesibilitas menuju destinasi. Selain itu juga akan [more]

KEMENPAREKRAF KEMBANGKAN PETA JALAN DEKARBONISASI SEKTOR PARIWISATA DI 5 DPSP

KEMENPAREKRAF KEMBANGKAN PETA JALAN DEKARBONISASI SEKTOR PARIWISATA DI 5 DPSP

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf didukung United Nations Development Program (UNDP) melalui Climate Promise Project menyusun ‘’Peta Jalan (roadmap) Dekarbonisasi untuk Sektor Pariwisata.’’ Dokumen yang akan menjadi acuan bersama untuk menyusun rencana strategis dalam menjalankan aksi [more]

KEMENATR/BPN TERBITKAN SERTIFIKAT HPL PARAPUAR LABUAN BAJO, INVESTOR BISA MULAI PERENCANAAN

KEMENATR/BPN TERBITKAN SERTIFIKAT HPL PARAPUAR LABUAN BAJO, INVESTOR BISA MULAI PERENCANAAN

Tourism for Us – Kementerian Agraria dan Tata Ruang telah menerbitkan SK MenATR/BPN Nomor 110 tentang Pemberian Hak Pengelolaan atas nama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) seluas 129,609 hektar. Penerbitan sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Zona 1 Parapuar, Labuan Bajo, ini diharapkan dapat meyakinkan para investor dalam merencanakan investasinya di sana.

(Foto: Kemenparekraf)

Zona 1 merupakan zona budaya yang akan dimanfaatkan sebagai pusat budaya, research center, area UMKM, museum hingga galeri. Lokasinya mempunyai keindahan panorama 360 derajat Labuan Bajo dari ketinggian. Pengelolaan kawasan diharapkan mampu mengedepankan aspek pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

‘’Pada hari ini sudah ada serah terima HPL. Saya berterima kasih kepada Kementerian ATR untuk hal ini. Kita harapkan para investor bisa segera melihat potensi dari kawasan Parapuar ini dan segera membangun. Karena ini Zona 1 yaitu zona budaya sehingga kita harapkan sekitar 20 persen dari kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan-pembangunan yang terkait degan budaya,’’ ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo dalam acara Seremonial Serah Terima Sertifikat HPL Lahan Otorita BPOLBF di Parapuar, Jumat (15/9/2023).

Investor diharapkan dapat berkolaborasi dalam mengembangkan pariwisata inklusif dan bisa melibatkan masyarakat dari tiga desa penyangga Parapuar yakni Desa Golo Bilas, Desa Gorontalo, dan K elurahan Wae Kelambu. Dan pesan dari Presiden Joko Widodo agar pembangunan di Parapuar tidak ada yang mangkrak.

‘’Di sini juga ada tiga desa penyangga, bagaimana kita bisa melibatkan masyarakat di desa untuk tidak hanya terlibat dalam kerjanya tapi bisa pemasoknya juga,’’ kata Wamenparekraf.

Wakil Menteri Kementerian Agraria dan Tata Ruang (WamenATR/BPN) Raja Juli Antoni menyampaikan, salah satu masalah besar investor dalam berinvestasi di Parapuar adalah kepastian hukum.

‘’Inilah yang menjadi tugas utama yang diberikan Pak Presiden kepada kami Kementerian ATR/BPN, bagaimana memberikan legal certainty kepada para investor yang datang untuk kemudian dengan senang hati dan nyaman dengan kepastian dapat berusaha di Indonesia,’’ kata Wamen ATR.

Sementara, Direktur Utama BPOLBF Shana Fatima mengatakan, penerbitan sertifikat HPL Zona 1 Parapuar merupakan langkah strategis yang menandakan awal dari inovasi kepariwisataan di Labuan Bajo, Flores.***(Yun Damayanti) 

KEMENPAREKRAF GELAR FAMTRIP MEMPERKENALKAN DSP LABUAN BAJO DAN SEKITARNYA BAGI INFLUENCER INDIA

KEMENPAREKRAF GELAR FAMTRIP MEMPERKENALKAN DSP LABUAN BAJO DAN SEKITARNYA BAGI INFLUENCER INDIA

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar familiarization trip (famtrip) bagi influencer India. Famtrip kali ini fokus pada memperkenalkan destinasi super prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Famtrip dilaksanakan pada 24-29 Juni 2023. Famtrip diikuti oleh [more]

TEMANGGUNG INGIN GELIATKAN PARIWISATA,UNDANG INVESTOR

TEMANGGUNG INGIN GELIATKAN PARIWISATA,UNDANG INVESTOR

Tourism for Us – Setiap tahun para biksu dan penganut Budha mengambil air suci di Jumprit, Temanggung. Itu merupakan bagian dari ritual perayaan hari Waisak di Candi Borobudur. Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau mengelilingi kabupaten ini dan telah menjadi tujuan para pendaki sebelum naik ke [more]

GERAK CEPAT KOORDINASI PENGEMBANGAN KONEKTIVITAS DI 5 DESTINASI SUPER PRIORITAS

GERAK CEPAT KOORDINASI PENGEMBANGAN KONEKTIVITAS DI 5 DESTINASI SUPER PRIORITAS

Tourism for Us – Pariwisata, ekonomi kreatif, dan perhubungan memiliki hubungan timbal balik yang erat. Ketiganya saling membutuhkan dan mendukung antara satu dengan yang lain.

Menparekraf Sandiaga Uno meninjau langsung Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Danau Toba.(Foto:Kemenparekraf)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk berkoordinasi membahas dukungan pengembangan konektivitas terutama di 5 destinasi super prioritas (DSP), Senin (4/1/2021), di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta.

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan perhubungan memiliki hubungan timbal balik. Di dalam pertemuan kita bicara secara jelas terkait konektivitas di Danau Toba, Borobudur, dan destinasi lainnya yang lebih luas lagi,“ ujar Menparekraf.

“Apa yang kita bangun sesuai dengan pemanfaatan dan jelas peruntukannya. Saya yakin, kita bisa kolaborasikan antara apa yang kita bangun dan operasikan dapat dimanfaatkan untuk pariwisata,“ ditambahkan Menhub.

Baru-baru ini Menparekraf sendiri telah meninjau langsung salah satu prasarana transportasi di salah satu DSP yakni Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Danau Toba, Sumatera Utara. Kementerian Perhubungan telah membangun 13 pelabuhan di Danau Toba.

Sebagai regulator di bidang transportasi, Kementerian Perhubungan bertugas menyiapkan prasarana dan sarana yang memadai agar mendukung mobilitas manusia, kelancaran arus barang, dan mewujudkan sistem transportasi yang efisien dan efektif. Hal yang tidak kalah penting juga adalah bagaimana infrastruktur sarana dan prasarana tersebut dikelola ke depannya sehingga berdampak terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan konektivitas yang aman dan nyaman bagi pengunjung/wisatawan.*** (Yun Damayanti)