Tag: ekonomi kreatif

EKONOMI KREATIF INDONESIA DIPERLUAS MENJADI 21 SUBSEKTOR, RENCANA INDUK SEBAGAI PEDOMAN PEMBANGUNAN EKRAF

EKONOMI KREATIF INDONESIA DIPERLUAS MENJADI 21 SUBSEKTOR, RENCANA INDUK SEBAGAI PEDOMAN PEMBANGUNAN EKRAF

Tourism for Us – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperluas cakupan ekonomi kreatif dari 17 menjadi 21 subsektor melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045. Perluasan tersebut dilakukan dengan menambahkan empat subsektor baru, yaitu teknologi baru, konten digital, sulih suara, dan modifikasi otomotif agar [more]

KONSEP AKTIVASI KOTA TUA JAKARTA MENURUT WAMENEKRAF: MEMBANGUN IDENTITAS BUDAYA DAN EKONOMI

KONSEP AKTIVASI KOTA TUA JAKARTA MENURUT WAMENEKRAF: MEMBANGUN IDENTITAS BUDAYA DAN EKONOMI

Tourism for Us – Kawasan Kota Tua Jakarta berperan penting sebagai titik awal pembangunan peradaban kota dan memiliki peluang dalam pengembangan koridor ekonomi kreatif (ekraf). Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengapresiasi kawasan Kota Tua Jakarta menjadi destinasi unggulan menuju momentum 500 tahun Jakarta. [more]

KEMENEKRAF BAHAS POTENSI KOLABORASI DENGAN PHRI MANFAATKAN PRODUK EKRAF

KEMENEKRAF BAHAS POTENSI KOLABORASI DENGAN PHRI MANFAATKAN PRODUK EKRAF

Tourism for Us – Irisan antara industri ekonomi kreatif (ekraf) dan industri perhotelan merupakan alasan kuat untuk mensinergikan produk-produk di kedua industri. Dan para pelaku di kedua industri tersebut dapat berkolaborasi untuk menghadirkan properti intelektual (IP) asli Indonesia.   

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf) Irene Umar menerima audiensi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kamis (9/1/2025), di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Dalam kesempatan itu Menekraf mengatakan, antara sektor ekraf dan bisnis perhotelan dan restoran beririsan kuat. Maka diperlukan kerja sama dalam pertukaran data dan mengembangkan kolaborasi event.

Wamenekraf juga menyampaikan potensi kolaborasi yang fokus pada pemanfaatan produk ekraf untuk memenuhi kebutuhan hotel (amenitas, hiburan, dan lain-lain). Selain itu, aktivasi program bersama dalam konteks ekraf bisa mengarah pada pengembang permainan (game), animasi dan pojok bacaan.

‘’Faktanya, sektor ekraf dan pariwisata makin kuat dampaknya dalam penyerapan tenaga kerja. Ekonomi kreatif bisa menjadi mesin pertumbuhan nasional yang dimulai dari daerah. Ke depan, 17 subsektor ekraf harus diberi stimulus untuk terus bergerak dan mendorong ekraf di daerah,’’ ujar Menekraf Riefky.

‘’Potensi kolaborasi sektor ekonomi kreatif akan masuk pada jaringan pemasaran dan bisa kita mainkan IP lokal. Apalagi Kemenekraf sudah punya program Re(Kreasi) Lokal yang menyediakan fasilitas local game console dan local culinary di beberapa hotel Artotel Group yang juga terafiliasi PHRI,’’ tambah Wamenekraf Irene.

PHRI menyambut baik potensi kolaborasi yang bisa diimplementasikan. Selain itu, digitalisasi juga penting untuk memberikan proteksi bagi IP lokal terutama hotel dan restoran. ‘

‘’Banyak sekali keterkaitan atau irisan antara industri kreatif dan pariwisata. Harapan kami kolaborasi ke depan bisa meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi kreatif. Seperti penyelenggaraan event-event festival budaya, festival musik dan festival kesenian lainnya dalam lingkup jaringan hotel dan restoran di Indonesia,’’ kata Haryadi B.S. Sukamdani, Ketua Umum PHRI. ***(Yun Damayanti)

MENEKRAF LUNCURKAN PROGRAM ‘KREASI’, AJAK SANTRI IKUT SEBARKAN PESAN POSITIF MELALUI KONTEN DIGITAL

MENEKRAF LUNCURKAN PROGRAM ‘KREASI’, AJAK SANTRI IKUT SEBARKAN PESAN POSITIF MELALUI KONTEN DIGITAL

Tourism for Us – Pesantren ke depannya dapat menjadi pusat pelatihan bagi para kreator konten digital di tanah air dan berkontribusi sebagai penggerak bangkitnya ekonomi daerah dan nasional. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak para santri meningkatkan peran dan kontribusi [more]

KEMENPAREKRAF DUKUNG KEHADIRAN PENGEMBANG GIM INDONESIA DI TOKYO GAME SHOW 2024

KEMENPAREKRAF DUKUNG KEHADIRAN PENGEMBANG GIM INDONESIA DI TOKYO GAME SHOW 2024

Tourism for Us – Para pengembang gim Indonesia akan berpartisipasi di ajang pameran gim internasional Tokyo Game Show (TGS) 2024. Event gim ini akan dilaksanakan pada 26-29 September 2024 di Makuhari Messe, Prefektur Chiba, Jepang. Dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [more]

NILAI TAMBAH EKONOMI KREATIF TRIWULAN I CAPAI 55,65% DARI TARGET TAHUN 2024

NILAI TAMBAH EKONOMI KREATIF TRIWULAN I CAPAI 55,65% DARI TARGET TAHUN 2024

Tourism for Us – Sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia hingga triwulan I 2024 menunjukkan kinerja yang baik. Nilai tambah ekraf diestimasi mencapai Rp 749,58 triliun atau 55,65 persen dari target Rp 1.347 triliun.

Deputi Bidang Kebijakan Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah melakukan survey kepada pelaku sektor ekraf. Ada tiga subsektor unggulan untuk nilah tambah ekraf yaitu kuliner, fesyen dan kriya.

‘’Semester kedua mudah-mudaha bisa tercapai dan mungkin bisa lebih, syukur alhamdulillah,’’ ujar Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, dalam ’’The Weekly Brief with Sandi Uno’’, Senin (12/8/2024), di Jakarta.

Sedangkan untuk ekspor, pemerintah menargetkan kontribusi ekraf mencapai 27,53 miliar dollar AS.

Berdasarkan data dari Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pada semester I 2024, nilai ekspor ekraf sebesar 12,36 miliar dollar AS. Nilainya meningkat 4,46 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (YoY). Nilai tersebut sebagai dampak dari peningkatan permintaan ekspor kriya dan fesyen. Total ekspor ekraf sudah mencapai 44,89 persen.

Nilai ekspor ekraf berdasarkan komoditas didominasi subsektor fesyen sebesar 6.767,62 juta dollar AS, kriya 4.755,79 juta dollar AS, kuliner 829,66 juta dollar AS, dan penerbitan 6,15 juta dollar AS.

Top 5 negara tujuan ekspor di antaranya ke Amerika Serikat dengan 4.078,09 juta dollar AS, Swiss dengan 908,47 juta dollar AS, Jepang 619,28 juta dollar AS, Hongkong dengan 582,63 juta dollar AS, dan India dengan 541,78 juta dollar AS.

‘’Kalau wisatawan Nusantara di dalam negeri lebih banyak untuk kuliner. Karena masyarakat Indonesia ketika jalan-jalan nomor satu cari makanan yang khas. Nah, beda dengan ekspor, nomor satu adalah fesyen, kemudian kriya, kuliner, dan penerbitan,’’ kata Nia.

‘’Ini adalah data atau pencapaian yang terkait degan sektor ekonomi kreatif khususnya dua komponen yaitu komponen nilai tambah ekonomi kreatif dan komponen ekspor kreatif dari sembilan komponen IKU Kemenparekraf,’’ pungkas Nia. ***(Yun Damayanti) 

PROMOSI POTENSI KEKAYAAN INTELEKTUAL INDONESIA DI PERTEMUAN NEGARA-NEGARA ANGGOTA WIPO DI SWISS

PROMOSI POTENSI KEKAYAAN INTELEKTUAL INDONESIA DI PERTEMUAN NEGARA-NEGARA ANGGOTA WIPO DI SWISS

Tourism for Us – Indonesia sebagai anggota World Intellectual Property Organization (WIPO) mempromosikan potensi kekayaan intelektual Indonesia kepada perwakilan negara-negara anggota WIPO yang sedang mengikuti The 65th Series of Meetings of The Assemblies of the Member States of WIPO, di Jenewa, Swiss. Menteri Pariwisata dan [more]

EKONOMI KREATIF BERPERAN PENTING DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA DAN ASEAN

EKONOMI KREATIF BERPERAN PENTING DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA DAN ASEAN

Tourism for Us – Ekonomi kreatif (ekraf) berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia dan di kawasan ASEAN. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di hadapan peserta sesi Unleashing Soft-Power Sectors in Asia pada ‘’15th Annual Meeting [more]

LMDI RAIH PENGHARGAAN ‘’THE BEST FINE GROCERY  STORE 2024’’, SEBUAH PENGAKUAN ATAS UPAYA MEMPERKENALKAN ‘PRODUCT OF INDONESIA’ DI PERANCIS

LMDI RAIH PENGHARGAAN ‘’THE BEST FINE GROCERY STORE 2024’’, SEBUAH PENGAKUAN ATAS UPAYA MEMPERKENALKAN ‘PRODUCT OF INDONESIA’ DI PERANCIS

Tourism for Us – La Maison De L’Indonesie (LMDI) merupakan 1-stop place untuk mengenal Indonesia di Paris, Perancis. Sebagaimana namanya yang berarti ‘Rumah Indonesia’, ini adalah tempat bagi semua orang yang ingin mengenal Indonesia yang bisa memberikan pengalaman imersif bagi pengunjungnya.

La Maison de l’Indonesie membawa suasana warung khas Indonesia yang guyub-tempat bertemu,minum kopi,jajan makanan enak dan membeli produk-produk Indonesia.(Foto: LMDI)

Dalam pernyataan tertulisnya, LMDI menyampaikan kabar yang membanggakan: La Maison De L’Indonesie baru saja dinobatkan sebagai The Best Fine Grocery Store 2024 di Perancis dengan kategori Favorite Jury.

Penghargaan ini diberikan oleh Pameran Gourmet Selection yang merupakan bagian dari pameran SIAL, jaringan pameran global terbesar yang didedikasikan untuk makanan dan minuman. SIAL merupakan pameran Food & Beverage (F&B) terbesar di dunia. Jejaring dalam industri F&B ini melibatkan 17.000 peserta pameran dan 700.000 profesional buyers dari 200 negara.

Jaringan SIAL sudah ada di beberapa negara yakni SIAL Paris, SIAL Canada di Montreal dan Toronto, SIAL China di Shanghai dan Shenzhen, SIAL Interfood di Jakarta, Indonesia, SIAL India di New Delhi, SIAL Djazagro di Aljazair, dan Pameran Keju dan Produk Susu, Makanan dan Minuman Malaysia by SIAL.

Penetapan LMDI sebagai pemenang kategori Favorite Jury didasarkan pada konsep original, produk-produk berkualitas yang dijual dengan konsep sustainable, dekorasi yang unik yang mengajak orang untuk mengeksplorasi Indonesia, dan kegiatan aktif untuk mempromosikan produk, gastronomi, dan budaya.

Upacara penghargaan akan digelar pada 16 September 2024 mendatang di Expo Salon Gourmet Selection di Porte de Varsailles Paris.

LMDI didirikan oleh Eka Moncarre, seorang diaspora Indonesia di Paris, empat tahun lalu. Konsepnya mengitegrasikan kafe, restoran, fine grocery, workshop, galery dan expo di satu tempat. Tujuannya untuk memperkenalkan produk-produk dari Indonesia ke Perancis sambil mempromosikan pariwisata, budaya dan gastronomi Indonesia.

Selain memberikan pengalaman imersif bagi pengunjung yang ingin mengenal Indonesia, mereka juga bisa mendapatkan produk-produk berkualitas 100%  Made in Indonesia seperti cokelat, teh, jamu, rempah-rempah, dan Indonesian Specialty kopi yang di-roasting di Perancis oleh tim  LMDI.

Eka mengungkapkan, saat ini tamu-tamu yang datang ke LMDI 50% ialah orang-orang Perancis yang tidak tahu Indonesia dan turis-turis internasional yang sedang berkunjung ke Paris; 25% orang-orang Perancis dan warga internasional yang sudah pernah ke Indonesia; dan 25% orang-orang Indonesia baik yang bermukim di Perancis maupun wisatawan Indonesia yang sedang berwisata di Paris.

‘’Setelah 4 tahun buka, luar biasa. Karena LMDI sudah punya langganan, regular client, yang membeli kopi, rempah-rempah dan cokelat. Dan mereka sama sekali tidak tahu Indonesia dan belum pernah ke Indonesia. Mereka menjadi terbiasa dengan produk-produk Indonesia walaupun belum pernah berkunjung ke Indonesia,’’ ujar Eka.

Penghargaan Fine Grocery Store terbaik di Perancis merupakan komitmen, dedikasi, dan hasil kerja keras LMDI selama dua tahun untuk mempromosikan Indonesia secara konkret dan konsisten. Penghargaan ini juga merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia. Karena kenyataannya bahwa Indonesia berada di jajaran negara-negara penghasil kopi, kakao dan teh terbesar di dunia belum diketahui oleh publik global.

‘’Ini merupakan langkah awal untuk membawa produk Indonesia ke higher level. Dan peghargaan ini akan semakin memotivasi kami untuk selalu berusaha sebaik mungkin mewakili Indonesia di Perancis,’’ kata Eka. ***(Yun Damayanti) 

JTA INTERNATIONAL INVESTMENT HOLDING DAN HANUNG BRAMANTYO KERJA SAMA KEMBANGKAN STUDIO ALAM FILM GAMPLONG DI SLEMAN, DIY

JTA INTERNATIONAL INVESTMENT HOLDING DAN HANUNG BRAMANTYO KERJA SAMA KEMBANGKAN STUDIO ALAM FILM GAMPLONG DI SLEMAN, DIY

Tourism for Us – Sektor ekonomi kreatif Indonesia juga mendapat perhatian serius dari para investor yang hadir di Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF) 2024. Salah satunya adalah penandatanganan kerja sama antara JTA Internasional Investment Holding dengan Hanung Bramantyo, salah seorang sutradara film kenamaan Indonesia, untuk [more]