Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 16 juta hingga 17,60 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan devisa pariwisata sebesar 22 hingga 24,7 miliar dolar AS pada 2026. Sementara itu, perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) di dalam negeri ditargetkan 1,18 miliar. Pernyataan tersebut disampaikan [more]
Tourism for Us – Setiap sub sektor dalam industri pariwisata di Indonesia telah mengembangkan produk-produk uniknya sendiri. Namun, produk-produk ini belum sepenuhnya terintegrasi satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan kolaborasi dalam penyusunan paket perjalanan agar potensi masing-masing sub [more]
Tourism for Us – Musim liburan sekolah tiba. Pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata di musim liburan sekolah.
Pantai Ancol merupakan salah satu tujuan wisata keluarga favorit di Jakarta, (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
“Saya mengimbau kepada seluruh keluarga yang akan menggunakan masa libur sekolah pada tahun ini agar tetap mengutamakan keselamatan sehingga liburan sekolah kali ini betul-betul menjadi liburan yang penuh arti,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, di Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Ia menyarankan, salah satunya, masyarakat hendaknya memilih transportasi publik yang laik jalan dan berizin sehingga perjalanan wisata bersama keluarga akan semakin aman, nyaman, juga menyenangkan.
Menteri Pariwisata juga menekankan, faktor keamanan dan kenyamanan harus menjadi perhatian utama dari seluruh pelaku usaha terkait pariwisata baik di sisi transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, dan lainnya, agar tercipta layanan yang optimal bagi masyarakat.
“Pilihlah transportasi publik yang laik jalan dan berizin, sehingga perjalanan wisata bersama keluarga akan semakin aman,” kata Menteri Pariwisata.
Dalam rangka menyelenggarakan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan pada saat libur sekolah tahun ini, Menteri Pariwisata juga telah mengirimkan Surat Edaran Menteri Pariwisata kepada pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata disertai 23 modul panduan mitigasi risiko.
Koordinasi bersama pemangku kepentingan terkait dan pemerintah juga terus ditingkatkan selama masa liburan sekolah, untuk memastikan terciptanya keamanan, ketertiban, dan implementasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata masing-masing daerah.
Libur sekolah menjadi salah satu momen terbesar pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus), selain libur mudik Lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Musim libur ini diharapkan akan berdampak positif terhadap percepatan pencapaian target 1,08 miliar perjalanan wisnus, meningkatkan perekonomian daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini.
Pemerintah, sebelumnya, telah meluncurkan paket stimulus berbasis konsumsi domestik untuk meningkatkan mobilitas wisnus selama liburan sekolah yang berlangsung pada bulan Juni dan Juli 2025. Terdapat lima stimulus program yang dimulai pada Kamis, 5 Juni 2025, dengan nilai paket sebesar Rp24,44 triliun.
Adapun sejumlah stimulus tersebut di antaranya, diskon transportasi seperti tiket kereta api (30%) untuk 2,8 juta penumpang, tiket pesawat kelas ekonomi (6%), dan angkutan laut (50%), yang berlaku selama masa libur sekolah dengan total anggaran sebesar Rp 940 miliar.
Di samping itu, ada juga potongan tarif tol (20%) yang menargetkan sekitar 110 juta pengguna jalan tol selama Juni–Juli 2025, dengan anggaran sebesar Rp 650 miliar.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap melaksanakan program stimulus tersebut dengan menyiapkan sejumlah program kerja pendukung. Di antaranya, memaksimalkan kampanye #DiIndonesiAja untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata tanah air serta event-event daerah.
Selain itu, Kemenpar berkolaborasi dengan pelaku industri untuk memaksimalkan promosi paket-paket libur sekolah yang telah dibuat oleh industri.
Menpar berharap, kebijakan stimulus benar-benar mampu mendatangkan dampak positif bagi pencapaian target wisnus dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Mari manfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah yang akan berlaku pada periode awal hingga akhir masa liburan sekolah. Kami berharap, liburan sekolah kali ini akan menjadi liburan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi keluarga Indonesia. Selamat berlibur,” ujar Menteri Pariwisata. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) meningkat antara 10 hingga 20 persen selama libur akhir pekan panjang (long weekend) Hari Raya Idul Adha 1445 H. Tren peningkatan perjalanan wisnus diperkirakan juga akan berada di kisaran yang sama selama periode libur sekolah yang akan [more]
Tourism for Us – Libur sekolah sebentar lagi tiba. Guna menyambut masa liburan sekolah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghimbau kepada seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dan wisatawan untuk mengedepankan keselamatan dan keamanan saat berwisata nanti. Selama periode liburan sekolah tahun [more]
Tourism for Us – Pergerakan masyarakat secara nasional pada periode libur Lebaran 2024 berpotensi mencapai 71,7% dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran 2023 yakni 123,8 juta orang. Demikian menurut hasil survey yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
(Foto: BKIP Kemenhub)
Dikutip dari situs Kementerian Perhubungan, Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta melibatkan para pakar dan akademisi di bidang transportasi telah mengadakan survei potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2024 (Idul Fitri 1445 H).
Hasil survei menunjukkan, daerah asal perjalanan terbanyak yaitu Jawa Timur sebesar 16,2% (31,3 juta orang), disusul Jabodetabek sebesar 14,7% (28,43 juta orang), dan Jawa Tengah sebesar 13,5% (26,11 juta orang).
Sementara itu, daerah tujuan terbanyak yaitu Jawa Tengah sebesar 31,8% (61,6 juta orang), Jawa Timur sebesar 19,4% (37,6 juta orang), dan Jawa Barat sebesar 16,6% (32,1 juta orang).
Sedangkan minat masyarakat terhadap pemilihan penggunaan angkutan untuk mudik lebaran terbanyak adalah kereta api sebesar 20,3% (39,32 juta), bus 19,4% (37,51 juta), mobil pribadi 18,3% (35,42 juta), dan sepeda motor sebesar 16,07% (31,12 juta).
Menurut hasil survey tersebut, minat masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pandemi COVID-19 sudah berakhir, ekonomi keluarga, cuti bersama, liburan anak sekolah, peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana transportasi, serta kondisi cuaca.
Wisatawan domestik mulai mengalir ke Yogyakarta sejak level PPKM di Jawa Bali diturunkan. (Foto: Yun Damayanti)
Sedangkan hasil kajian strategis Kemenparekraf menunjukkan, pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) akan mengikuti tujuan mudik masyarakat. Karena mudik sekarang juga dimaknai sebagai waktunya berwisata.
Merujuk pada hasil survey Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, destinasi-destinasi di Jawa Tengah berpotensi dikunjungi 61,6 juta orang. Begitupun destinasi-destinasi di Jawa Timur berpotensi akan dikunjungi 37,6 juta orang dan Jawa Barat 32,1 juta orang.
Pelaku perjalanan atau wisnus berasal dari daerah Jawa Timur 16,2 persen, Jabodetabek 14,7 persen, dan Jawa Tengah 13,5 persen.
Para pemudik yang sekaligus calon wisnus itu akan melihat kemungkinan berwisata yang dapat dijangkau dengan menggunakan moda transportasi yang digunakannya untuk mudik. Maka destinasi dan daya tarik yang terjangkau dengan keempat moda transportasi paling banyak dipilih pemudik tersebut berpeluang untuk dikunjungi.
Preferensi daya tarik wisata di musim libur Lebaran 2024 menurut hasil analisis sementara dan survei yang dilakukan oleh Kemenparekraf adalah pantai/danau, pusat kuliner, pegunungan/agrowisata, taman rekreasi/kebun binatang, dan pusat perbelanjaan.
Destinasi-destinasi wisata favorit masyarakat di musim libur Lebaran tahun ini belum menunjukkan pergeseran daripada tahun-tahun sebelumnya. Di D.I. Yogyakarta, kawasan Malioboro dan pantai Parangtritis masih menjadi tujuan wisata favorit. Di Jawa Tengah, Candi Borobudur juga masih menjadi primadona. Melihat matahari terbit di Bromo merupakan pengalaman paling diinginkan di Jawa Timur. Sedangkan di Jawa Barat, kawasan Ciwidey dan Lembang di Bandung, kawasan pantai Pangandaran, serta kawasan Puncak, Bogor-Cianjur dan Kebun Binatang Ragunan Jakarta akan diserbu lagi oleh wisatawan dari Jabodetabek.
Masih menurut hasil kajian strategis Kemenparekraf, rata-rata durasi berwisata wisnus di musim libur Lebaran 2024 mulai dari perjalanan satu hari (daytrip) hingga menginap antara 2 hingga 4 hari.
Kemenparekraf bekerja sama dengan Jasa Marga dan PT KAI untuk mengamplifikasi ajakan liburan #DiIndonesiaAja. (Foto: Yun Damayanti)
Melihat pola perjalanan dan preferensi moda transportasi yang dipilih oleh pemudik, Kemenparekraf bekerja sama dengan Jasa Marga dan PT KAI untuk mengamplifikasi ajakan liburan #DiIndonesiaAja.
‘’Dalam rangka menggelorakan lebaran, kami bekerja sama dengan mitra yakni Jasa Marga, Kereta Api Indonesia dan Damri. Bersama Jasa Marga kami menyediakan banner di rest area jalan tol yang memuat informasi destinasi wisata serta paket wisata Nusantara (Pakwisnu),’’ ujar Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Yohanes De Britto Titus Haridjati pada ‘’The Extended Weekly Brief with Sandi Uno’’, Senin (1/4/2024), di Manhattan Hotel, Jakarta.
Merujuk pada pengalaman tahun lalu, Kemenparekraf telah memperbaharui E-Katalog Mudik Jelajah Masjid. E-Katalog tahun lalu memuat informasi 27 masjid di empat jalur utama mudik. E-Katalog tahun ini memuat lebih banyak informasi. E-Katalog Mudik Jelajah Masjid adalah sebuah panduan berisi daftar masjid yang terletak di sekitar jalur mudik juga memiliki potensi sebagai destinasi pariwisata.
Proyeksi perputaran ekonomi tidak lepas dari potensi pergerakan masyarakat selama periode libur Lebaran 2024. Dari 193,6 juta orang yang melakukan mobilitas selama libur lebaran, Kemenparekraf memproyeksikan perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan mencapai Rp 276,11 triliun. Jumlah ini meningkat 15 persen dibandingkan dengan perputaran ekonomi pada libur lebaran tahun sebelumnya sebesar Rp 240,01 triliun. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyatakan optimis bahwa capaian kerja pada tahun 2023 akan melampaui target. Dari capain-capaian yang ada, beberapa hal akan dikaji ulang seperti indikator penghitungan wisatawan Nusantara (wisnus). Sampai Oktober 2023, wisatawan mancanegara [more]
Tourism for Us – Pemerintah memprediksi 123,8 juta orang bergerak pada libur Lebaran 2023. Pergerakan yang utamanya adalah pulang ke kampung halaman itu juga akan mendorong kunjungan ke sejumlah destinasi wisata, terutama di wilayah Pulau Jawa. Hasil survey Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan, [more]
Tourism for Us – Pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) menjadi andalan memulihkan pariwisata nasional tahun 2022. Pemerintah menargetkan 260 sampai 280 juta pergerakan wisnus tahun ini. Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional 2022 diharapkan dapat mencapai 4,3 persen.
The Kaldera Danau Toba.(Foto: Kemenparekraf)
‘’Di tengah pandemi ini, terdapat secercah harapan yaitu tingginya antusiasme wisatawan Nusantara yang menjadi roda penggerak geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini,’’ ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya membuka diskusi virtual Urban Forum-Forum Wartawan Daerah (FORWARDA), Kamis (20/1/2022).
Dalam diskusi bertajuk Tourism & Hospitality Outlook 2022 ‘’New Normal, Saatnya Bangkit dari Tidur Pulas’’, Menparekraf juga mengungkapkan, Badan Pusat Statistik mencatat, pergerakan wisnus mengalami peningkatan 12 persen pada 2021 dibandingkan tahun 2020. Kontribusi PDB pariwisata 2021 pun diperkirakan mencapai 4,2 persen atau meningkat 37,4 persen dibandingkan pada tahun 2020.
Pada kesempatan yang sama, Maulana Yusron, Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), menyoroti, pemerintah sebaiknya fokus pada industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Menurutnya, dari perspektif hotel dan restoran segmen MICE wisnus lebih tinggi daripada leisure saat ini. Segmen MICE memberi kontribusi 70 persen dibandingkan 30 persen dari segmen leisure dan minat khusus.
Narasumber lainnya, Yuwono Imanto, Direktur PT Propan Raya ICC mengkritisi, selayaknya sebagai orang Indonesia harus bangga dengan jati dirinya dalam melakukan inovasi-inovasi membangun sarana pariwisata. Produk-produk cat Propan telah dipakai mulai dari bangunan hotel hingga homestay.
Sementara, Yunan Subrata, pengelola Hutan Organik Megamendung, Bogor, mengatakan, kunjungan wisatawan di tempatnyamulai bergeliat sejak tahun lalu. Dia berharap, semakin banyak wisnus mencintai dan mengunjungi lokasi wisata lokal sehingga menghidupkan perekonomian masyarakat di desa wisata.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) antara 1,8 juta sampai 3,6 juta pada 2022. Sedangkan pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) ditargetkan dapat mencapai 260 hingga 280 juta dengan nilai tambah ekonomi Rp [more]