12 ASOSIASI PARIWISATA DAN ACCOR INDONESIA SIAP DUKUNG PENGGUNAAN GENOSE C19 DALAM PEMULIHAN PARIWISATA

Tourism for Us – Sebanyak 12 asosiasi pariwisata menandantangani nota dukungan kepada Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Perdagangan untuk ikut mempromosikan dan memanfaatkan alat deteksi dini GeNose C19 di kepariwisataan Indonesia, Jumat (19/2/2021), di Raffles Hotel Jakarta pada kesempatan peluncuran GeNose C19 ‘Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia’ yang dilaksanakan secara hybrid.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan, GeNose C19 digunakan untuk mendukung memulihkan mobilitas masyarakat dengan tetap mengikuti protokol kesehatan 3M secara disiplin. Dengan demikian mobilitas masyarakat bisa lebih bergerak sehingga memulai upaya pemulihan ekonomi.

Genose C19 alat deteksi dini yang diharapkan dapat mendukung pemulihan mobilitas masyarakat.(Foto: Kemenparekraf)

Penggunaan GeNose C19 di lapangan tentu harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan 3M. Kami berharap dengan penegakan standar kewaspadaan dan disiplin dari penyelenggara pariwisata dalam mendeteksi wisatawan akan memberikan nilai dan daya ungkit untuk bangkitnya industri pariwisata di Indonesia. Wisatawan yang datang terjamin kesehatannya dan kembali pun sehat,“ ujar Vivi Setiawaty, Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Chairman of Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar menyambut baik keberadaan GeNose C19 yang dikembangkan oleh Universitas Gajah Mada. Dia  memastikan insan pariwisata siap mendukung dan mempromosikan produk inovasi Indonesia.

Accor group berencana akan menggunakan GeNose C19 di semua hotel yang berada di bawah manajemennya di seluruh Indonesia. Accor telah memesan 100 unit GeNose C19.  

“Segala upaya kita lakukan untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam kebijakannya menjaga sektor pariwisata,“ ucap Garth Simmos, Chief Executive Officer Accor South East Asia, Japan, and South Korea.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pendantanganan nota kesepahaman tentang kemitraan dalam promosi dan pemanfaatan produk riset dan inovasi untuk mendukung pemulihan ekonomi di bidang jasa perhotelan antara Kemenristek/BRIN diwakili oleh Sekretaris Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito dengan PT AAPC Indonesia yang diwakili oleh Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia and Malaysia Adi Satria.***(Yun Damayanti) 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *