KESADARAN TERHADAP ASURANSI PERJALANAN MENINGKAT DI INDONESIA
Tourism for Us – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap asuransi perjalanan terus mengalami peningkatan. Dengan semakin populernya olahraga dan aktivitas luar ruangan sebagai gaya hidup, permintaan akan asuransi perjalanan yang mencakup kegiatan tersebut juga semakin tinggi.

Willy Sutrisno, Wakil Direktur Pemasaran BCA Insurance, menyatakan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi mulai meningkat. Perusahaan kini menawarkan paket asuransi perjalanan yang mencakup kegiatan olahraga, dan produk ini telah diluncurkan sejak tahun 2020.
Permintaan untuk olahraga, baik yang bersifat outbound maupun inbound, semakin meningkat, menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup. ‘’Kami memutuskan untuk terjun ke dalam industri ini hari ini. Namun, kami perlu mempertimbangkan jenis olahraga yang akan kami fokuskan. Jika kita berbicara tentang olahraga yang umum, seperti lari, kami merasa positif. Memanfaatkan pasar yang masih menjadi tren utama dapat menjadi langkah awal yang strategis,’’ ujar Willy.
Permintaan untuk perjalanan hiking dan trekking domestik di Indonesia juga semakin meningkat. Saat ini, BCA Insurance sedang dalam proses memantau dan mempelajari aktivitas luar ruang yang satu ini. ‘’ Kami dapat melakukan penilaian jika diperlukan,’’ katanya.
Pauline Suharno, Ketua Umum ASTINDO, mengungkapkan bahwa olahraga ekstrem memang memiliki banyak penggemar yang antusias. Salah satu contohnya adalah pendakian Gunung Rinjani yang menarik minat banyak orang. Aktivitas hiking di gunung ini sangat populer di kalangan pecinta olahraga petualangan. Keindahan alam dan tantangan yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang mencari pengalaman baru dan menantang.
‘’Kondisi di Indonesia tidak memiliki penilaian atau kepatuhan yang memadai atas keselamatan dan keamanan. Sementara di sektor pariwisata, keamanan merupakan hal yang sangat penting dan mutlak,’’ kata Pauline.
‘’Jadi kita cenderung ragu untuk mencoba aktivitas ekstrem di Indonesia. Banyak orang lebih memilih untuk pergi ke luar negeri, seperti ke Eropa, untuk melakukan kegiatan seperti ski di pegunungan. Sedangkan untuk perjalanan domestik biasanya untuk menikmati keindahan laut,’’ tambahnya.
Pameran Astindo Fair kedua yang diadakan pada pertengahan tahun telah berlangsung dari tanggal 28 hingga 31 Agustus 2025 di PIK Avenue, Jakarta. Acara ini menawarkan berbagai penawaran menarik, terutama dalam hal harga tiket dari berbagai maskapai penerbangan, yang menarik minat pengunjung. Selain itu, pameran ini juga menjadi ajang bagi badan pemasaran pariwisata internasional, seperti dari Taiwan dan Thailand, untuk memperkenalkan pengalaman kuliner yang kaya serta tur jalan kaki yang menarik, sebagai bagian dari promosi wisata kota yang layak dicoba oleh wisatawan Indonesia.
Anggota ASTINDO dari berbagai daerah yang berpartisipasi dalam pameran ini menawarkan berbagai paket wisata yang tengah menjadi tren. Paket-paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para pelancong yang ingin merasakan pengalaman unik dan menarik. Dengan beragam pilihan destinasi yang sedang viral, pengunjung dapat menemukan opsi yang sesuai dengan minat dan preferensi mereka. Setiap paket wisata tidak hanya menonjolkan keindahan tempat yang dikunjungi, tetapi juga mencakup aktivitas menarik yang dapat dilakukan selama perjalanan.
Selain itu, pengunjung yang mencari pengalaman yang lebih personal dapat berkonsultasi dengan anggota ASTINDO untuk mendapatkan informasi mengenai paket perjalanan lainnya. Dengan adanya layanan customized itinerary, pengunjung dapat merancang rencana perjalanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi para wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi yang mereka impikan, sambil memastikan bahwa setiap detail perjalanan dapat disesuaikan dengan preferensi individu.
Dengan adanya pameran ini, diharapkan dapat menambah variasi paket perjalanan yang ditawarkan, melengkapi paket-paket wisata yang sudah populer di kalangan masyarakat. Pengunjung tidak hanya akan mendapatkan informasi mengenai destinasi wisata, tetapi juga kesempatan untuk merasakan langsung keunikan budaya dan kuliner dari negara-negara yang berpartisipasi. Hal ini tentunya akan memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi wisatawan, serta mendorong mereka untuk menjelajahi lebih banyak pilihan liburan yang tersedia. ***(Yun Damayanti)
