SALAMAIR SIAP TERBANG LANGSUNG DARI MUSCAT, OMAN KE MEDAN, SUMATERA UTARA MULAI JULI 2026
Tourism for Us – Destinasi Sumatera Utara akan mendapatkan tambahan penerbangan langsung tahun ini. SalamAir, maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Oman, telah mengumumkan peluncuran rute baru yang menghubungkan Muscat, Oman dengan Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Layanan ini dijadwalkan akan dimulai pada 3 Juli 2026 dan akan beroperasi dua kali dalam seminggu.

Jadwal penerbangan dirancang untuk mendukung koneksi lanjutan yang lancar melalui Muscat. Layanan baru ini didukung oleh jaringan konektivitas yang kuat melalui Muscat dan memungkinkan akses satu kali transit yang nyaman antara Medan dan destinasi utama di seluruh kawasan Teluk, Timur Tengah, dan sekitarnya. Melalui layanan ini, penumpang SalamAir dapat melanjutkan perjalanan ke kota-kota termasuk Jeddah, Dammam, Doha, Kuwait, Sharjah, Baghdad, Beirut, Teheran, Nairobi, dan Salalah.
Pembukaan rute Medan merupakan tonggak penting dalam strategi ekspansi SalamAir di Asia dan memperkuat komitmen maskapai untuk menyediakan pilihan perjalanan yang terjangkau dan mudah diakses di pasar-pasar yang berpotensi tinggi. Rute ini meningkatkan peluang perjalanan antara Oman dan Indonesia sekaligus menawarkan konektivitas tanpa hambatan melalui Muscat ke jaringan SalamAir yang lebih luas di seluruh Timur Tengah. Ekspansi ini sejalan dengan Visi Oman 2040, mendukung tujuan nasional untuk memperkuat konektivitas internasional, mendiversifikasi kemitraan ekonomi, dan memposisikan Kesultanan Oman sebagai pusat penerbangan dan logistik utama yang menghubungkan Asia, kawasan Teluk, dan wilayah sekitarnya.
Medan, ibu kota Sumatera Utara, adalah destinasi yang dinamis dan kaya budaya, terkenal dengan warisan yang beragam, arsitektur era kolonial, dan kuliner yang semarak. Sebagai pintu gerbang utama menuju Danau Toba, salah satu objek wisata alam paling ikonik di Indonesia, dan hutan hujan Bukit Lawang, Medan menawarkan perpaduan yang menarik antara energi perkotaan dan keindahan alam bagi para wisatawan. Karakter multikultural kota ini, yang dibentuk oleh pengaruh Melayu, Tionghoa, India, dan Eropa, menjadikannya destinasi yang semakin menarik bagi wisatawan yang berlibur maupun yang melakukan perjalanan bisnis.
Mengomentari peluncuran tersebut, Steven Allen, Chief Commercial Officer SalamAir, mengatakan, “Peluncuran rute Medan mencerminkan pendekatan strategis kami terhadap perluasan jaringan, yang bertujuan untuk menghubungkan pasar dengan pertumbuhan tinggi namun kurang terlayani dengan potensi permintaan yang kuat. Indonesia merupakan pasar utama untuk pariwisata, perdagangan, dan mobilitas tenaga kerja, dan rute ini memungkinkan kami untuk merangsang arus lalu lintas baru melalui tarif yang kompetitif sambil memanfaatkan Muscat sebagai hub yang efisien. Dengan membuka akses langsung ke Sumatera Utara, layanan Muscat–Medan memperkuat peran SalamAir dalam membuka koridor ekonomi baru antara Asia Tenggara dan kawasan Teluk.”
Mohamad Irzan Djohan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman, menyambut baik rute baru ini, dan mencatat bahwa layanan Muscat–Medan merupakan langkah strategis untuk memperkuat perdagangan, pariwisata, investasi, dan konektivitas antarmasyarakat antara Indonesia dan Oman, sekaligus meningkatkan hubungan udara antara kawasan Teluk dan Pulau Sumatera.
SalamAir, maskapai penerbangan berbiaya rendah Oman, memulai operasinya pada tahun 2017 dan saat ini mengoperasikan armada 15 pesawat Airbus A320/A321, dengan lebih dari 80 penerbangan harian ke 38 destinasi. SalamAir memperkirakan akan mengangkut lebih dari 4 juta penumpang pada tahun 2025, peningkatan 25% dari 3,2 juta penumpang yang diangkut pada tahun 2024. Pada Februari 2025, SalamAir mengumumkan pemesanan 10 pesawat tambahan, dengan pengiriman dimulai pada kuartal kedua tahun 2026, dengan tujuan untuk mengembangkan armadanya menjadi 25 pesawat pada tahun 2028. ***(Yun Damayanti)
