Tag: aksesibilitas

INJOURNEY DAN PEMPROV BALI-NUSRA: MEMBANGUN PARIWISATA BERSAMA

INJOURNEY DAN PEMPROV BALI-NUSRA: MEMBANGUN PARIWISATA BERSAMA

Tourism for Us – Kawasan regional Sunda Kecil, yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia. Wilayah ini telah terbukti mampu menarik wisatawan dari berbagai kalangan. Untuk mengoptimalkan potensi [more]

SALAMAIR SIAP TERBANG LANGSUNG DARI MUSCAT, OMAN KE MEDAN, SUMATERA UTARA MULAI JULI 2026

SALAMAIR SIAP TERBANG LANGSUNG DARI MUSCAT, OMAN KE MEDAN, SUMATERA UTARA MULAI JULI 2026

Tourism for Us – Destinasi Sumatera Utara akan mendapatkan tambahan penerbangan langsung tahun ini. SalamAir, maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Oman, telah mengumumkan peluncuran rute baru yang menghubungkan Muscat, Oman dengan Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Layanan ini dijadwalkan akan dimulai pada 3 Juli 2026 dan [more]

KAMPANYE ’‘WONDERFUL INDONESIA: GO BEYOND ORDINARY’’ TERKENDALA AKSESIBILITAS DAN ANGGARAN PROMOSI

KAMPANYE ’‘WONDERFUL INDONESIA: GO BEYOND ORDINARY’’ TERKENDALA AKSESIBILITAS DAN ANGGARAN PROMOSI

Tourism for Us – Aksesibilitas dan promosi destinasi merupakan tantangan utama yang dihadapi sektor pariwisata Indonesia sepanjang tahun 2025. Jika tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan dari pemerintah, pelaku industri pariwisata akan terus menghadapi masalah serupa pada tahun 2026.

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Dalam refleksi akhir tahun 2025, Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) menekankan pentingnya infrastruktur yang memadai dan terjangkau, terutama dalam hal aksesibilitas, untuk menarik lebih banyak wisatawan ke destinasi. Selain itu, promosi pariwisata menjadi hal yang esensial dan harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta.

Hal tersebut diungkapkan pada seminar daring yang diselenggarakan oleh ASITA, Rabu (24/12/2025), melalui saluran Zoom. Seminar bertajuk ‘’Refleksi Pergerakan Wisatawan Domestik dan Internasional 2025: Tantangan dan Peluang Industri Pariwisata Indonesia’’ menyoroti infrastruktur konektivitas yang masih menjadi kendala di banyak daerah dan kurangnya anggaran dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

Kendala dalam konektivitas menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya harga tiket perjalanan domestik, seperti tiket menuju Labuan Bajo. Tingginya harga tiket sering kali menghalangi niat wisatawan untuk mengunjungi destinasi tersebut. Sebagai negara kepulauan, keberadaan transportasi udara sangat krusial dalam mendukung sektor pariwisata di Indonesia.

Kemudian, strategi pemasaran pariwisata harus memprioritaskan promosi dan pengenalan destinasi. Berbagai acara promosi, baik online maupun offline, dan partisipasi dalam pasar pariwisata global terus direncanakan dan dilaksanakan. Tanpa adanya promosi, pengelolaan sektor pariwisata akan mengalami kemunduran yang signifikan.

Target pariwisata Indonesia 2026

Dedi Ahmad Kurnia, S.ST.Par, M.M., Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengatakan bahwa pemerintah menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2026 antara 16 hingga 17,6 juta. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, pangsa pasar wisatawan dari kawasan ASEAN ditargetkan sekitar 30 persen dari total target wisman, atau sekitar 5,5 sampai 6 juta wisatawan. Pengeluaran belanja wisman ditargetkan dapat mencapai antara 1.372 hingga 1.404 dolar AS per orang per kunjungan. Sementara itu, pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) ditargetkan sebanyak 1,18 miliar perjalalanan.  

Kemenpar akan mendukung kampanye Wonderful Indonesia terbaru ‘’Go Beyond Ordinary’’, yang diluncurkan di WTM London 2025, dengan mempublikasikan informasi melalui media, menyoroti transportasi dan destinasi, serta memperbarui konten di situs web indonesia.travel dengan dukungan AI. Selain itu, Kemenpar tetap menjalin kolaborasi dengan mitra co-branding dan berpartisipasi dalam pameran internasional untuk menjangkau pasar mancanegara. Sebagai bagian dari inisiatif ini, Kemenpar juga akan meluncurkan program Visit Indonesia Year 2027.

Hadir sebagai pembicara pertama pada seminar refleksi akhir tahun 2025 ASITA ‘’Refleksi Pergerakan Wisatawan Domestik dan Internasional 2025: Tantangan dan Peluang Industri Pariwisata Indonesia’’, Dedi menyoroti tren pariwisata dunia pada 2026 yakni pariwisata budaya, kuliner dan gastronomi, pariwisata ramah lingkungan, wisata alam dan yang berbasis petualangan, serta bleisure (business leisure).

Generasi Milenial dan Z akan menjadi segmen teratas dalam pasar pariwisata Indonesia pada tahun 2026, mencakup baik wisman maupun wisnus, termasuk juga pelancong keluarga. Dedi berharap agar para pelaku industri pariwisata dapat menyiapkan produk yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Pada kesempatan yang sama, I Putu Winastra, S. AB., M.A.P., Ketua DPD ASITA Bali, menekankan pentingnya pengelolaan citra destinasi (PR) yang baik untuk melawan informasi yang tidak akurat di media sosial. Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan akan penerbangan langsung yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Indonesia untuk meningkatkan aksesibilitas dan menarik lebih banyak wisatawan.

‘’Kita tidak bisa mengintervensi maskapai penerbangan internasional. Sementara, konektivitas kita sangat bergantung pada maskapai-maskapai penerbangan asing,’’ ujar Winastra.

Ketua DPD ASITA Jawa Barat Daniel G. Nugraha juga menyampaikan hal yang serupa, yakni wisatawan asal Malaysia dan Singapura berharap penerbangan langsung ke Bandung bisa beroperasi kembali. Pola perjalanan wisatawan dari kedua negara ini mulai berkembang menjadi Beyond Bandung. Selain ke Bandung, mereka pun kini tertarik untuk mengunjungi Bogor, Bekasi, Pangandaran, dan Cirebon.   

Oyan Kristian, Ketua DPD ASITA Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkapkan bahwa harga paket wisata ke NTT mahal karena aksesibilitas antarpulau yang masih terbatas.

‘’Keterbatasan akses ini menyebabkan harga transportasi tinggi sehingga membuat harga paket wisata ke NTT menjadi mahal,’’ kata Oyan.

Ia juga menambahkan, pasar Eropa masih menjadi pangsa pasar utama untuk pariwisata NTT. Meskipun demikian, destinasi ini juga membuka kesempatan untuk pasar wisnus dan pasar wisatawan mancanegara lainnya seperti Malaysia dan Singapura.

Di akhir seminar, Dr. Masrura Ram Idjal, Pd.D., selaku moderator, menyatakan bahwa ASITA yang menaungi perusahaan agen perjalanan di Indonesia siap untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Karena promosi pariwisata merupakan bagian strategi yang penting dalam memajukan pariwisata dan upaya untuk memperoleh devisa yang akan menimbulkan efek berganda terhadap sektor ekonomi secara umum. ***(Yun Damayanti)

AKSES LABUAN BAJO SEMAKIN LUAS! WINGS AIR SIAP TERBANG LANGSUNG DARI KUPANG, LOMBOK, DAN BIMA

AKSES LABUAN BAJO SEMAKIN LUAS! WINGS AIR SIAP TERBANG LANGSUNG DARI KUPANG, LOMBOK, DAN BIMA

Tourism for Us – Akses ke dan dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan semakin luas mulai pertengahan bulan Juli 2025. Maskapai Wings Air dari Lion Group mengumumkan siap menghubungkan langsung salah satu destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) ini dengan ibukota provinsi Kupang, serta [more]

MEMBANGUN MASA DEPAN PARIWISATA GARUT MELALUI AKSESIBILITAS

MEMBANGUN MASA DEPAN PARIWISATA GARUT MELALUI AKSESIBILITAS

Tourism for Us – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Garut terus bertambah, terutama setelah infrastruktur aksesibilitas darat semakin membaik.   Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut mencatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai 3,3 juta pada 2024. Jumlah itu melebihi target tiga juta wisatawan. Seiring dengan [more]

AIRASIA, CHINA SOUTHERN AIRLINES DAN STARLUX AKAN MENAMBAH PENERBANGAN LANGSUNG KE INDONESIA

AIRASIA, CHINA SOUTHERN AIRLINES DAN STARLUX AKAN MENAMBAH PENERBANGAN LANGSUNG KE INDONESIA

Tourism for Us – Indonesia akan mendapat tambahan penerbangan langsung dari beberapa maskapai penerbangan internasional. Tambahan penerbangan langsung itu dijadwalkan akan beroperasi dalam waktu dekat. Dengan demikian, ketersediaan kursi pesawat juga akan bertambah sehingga dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

(Foto: AirAsia)

AirAsia akan melayani rute Bandar Seri begawan, Brunei – Jakarta, Indonesia mulai 2 Agustus 2024. Rute ini dilayani sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Selain itu, maskapai budget terbaik dunia ini juga akan mulai mengoperasikan rute Kinabalu, Malaysia – Denpasar, Bali mulai 9 Agustus 2024 sebanyak tiga kali sepekan. Kemudian diikuti pembukaan rute Phuket, Thailand – Denpasar, Bali mulai 10 Agustus 2024 yang juga dilayani tiga kali sepekan. Lalu rute Cairns, Australia – Denpasar, Bali dioperasikan mulai dari 15 Agustus 2024 dengan jadwal penerbangan tiga kali sepekan.

AirAsia pun akan terbang dari Kinabalu ke Manado, Sulawesi Utara mulai 1 September 2024 dengan jadwal tiga kali sepekan. Dan rute Kuala Lumpur – Labuan Bajo akan dilayani mulai 2 September 2024 dengan jadwal tiga kali sepekan.

China Southern Airlines telah merencanakan membuka rute Shenzhen-Denpasar mulai akhir Juli 2024. Rute ini akan dilayani tujuh kali sepekan.

Maskapai penerbangan full service baru asal Taiwan Starlux akan membuka rute baru Taipei – Jakarta mulai 1 September 2024. Menurut rencana, rute ini akan dilayani lima kali dalam sepekan.

Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf dalam ‘’The Weekly Brief with Sandi Uno’’ yang berlangsung secara hybrid, Senin (29/7/2024), di Jakarta, mengatakan, penambahan jumlah kunjungan wisman khususnya wisatawan berkualitas akan memberikan dampak yakni peningkatan nilai devisa pariwisata.

‘’Kami tentunya menyampaikan terima kasih kepada airlines yang telah membantu pencapaian target-target kunjungan wisatawan mancanegara. Semoga ini akan betul-betul membantu pencapaian target wisman ke Indonesia,’’ ujar Nia.

Pemerintah menetapkan target jumlah kunjungan tahun 2024 antara 9,5 juta hingga 14,3 juta wisman. ***(Yun Damayanti)  

LION GROUP JALIN CODE SHARE DENGAN JEJU AIR, TAWARKAN MULTI CITY FLIGHT BAGI WISATAWAN KOREA SELATAN DAN INDONESIA

LION GROUP JALIN CODE SHARE DENGAN JEJU AIR, TAWARKAN MULTI CITY FLIGHT BAGI WISATAWAN KOREA SELATAN DAN INDONESIA

Tourism for Us – Lion Group dan Jeju Air menawarkan konsep penerbangan multi city bagi wisatawan Korea Selatan dan Indonesia dengan disepakatinya code share di antara kedua maskapai penerbangan tersebut. Dengan adanya code share ini menawarkan solusi perjalanan semakin praktis, ekonomis, dan menarik bagi wisatawan [more]

JEJU AIR DAN LION GROUP SIAP TAMBAH PENERBANGAN INTERNASIONAL KE SEJUMLAH DESTINASI DI INDONESIA

JEJU AIR DAN LION GROUP SIAP TAMBAH PENERBANGAN INTERNASIONAL KE SEJUMLAH DESTINASI DI INDONESIA

Tourism for Us – Jeju Air, Batik Air Malaysia dan Super Air Jet yang tergabung dalam Lion Group, memastikan akan menambah penerbangan internasional ke beberapa destinasi di Indonesia. Batik Air Malaysia akan membuka rute penerbangan dari Kuala Lumpur ke Surabaya, Lombok, Padang, dan Pekanbaru. Kapasitas [more]

INDIGO TAMBAH RUTE BARU, HUBUNGKAN BANGALORE-DENPASAR, BALI SETIAP HARI

INDIGO TAMBAH RUTE BARU, HUBUNGKAN BANGALORE-DENPASAR, BALI SETIAP HARI

Tourism for Us – Konektivitas antara Pulau Bali dan India semakin kuat dengan bertambahnya layanan penerbangan langsung. Maskapai penerbangan India IndiGo resmi melayani rute baru Bengaluru (sebelumnya Bangalore) ke Denpasar mulai akhir Maret 2024.

(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

IndiGo Airlines resmi melayani penerbangan langsung Bangalore-Denpasar mulai tanggal 29 Maret 2024. Rute ini diterbangi setiap hari dengan frekuensi satu hari sekali. Maskapai mengoperasikan pesawat Airbus A320 Neo berkapasitas 186 penumpang yang berangkat dari Bangalore pukul 00.50 IST (waktu India) dan tiba di Denpasar, Bali pada pukul 10.20 WITA.

Bali adalah destinasi kedua setelah Jakarta dalam ekspansi rute penerbangan IndiGo ke Indonesia. Rute terbaru ini akan meningkatkan aksesibilitas bagi wisatawan India yang ingin berlibur ke Pulau Dewata.

Dalam keterangan pers, Vinay Malhotra, Kepala Penjualan Global, IndiGo mengatakan, “Kami dengan bangga mengumumkan dimulainya penerbangan langsung antara Bengaluru dan Bali, salah satu tujuan yang sangat populer di kalangan wisatawan. Bali adalah tujuan kedua di Indonesia yang bergabung dengan jaringan 6E kami, setelah Jakarta, dan menawarkan pilihan perjalanan yang lebih beragam. Koneksi baru ini akan memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan antara India dan Indonesia, sekaligus mempromosikan pariwisata dan membina potensi kolaborasi bisnis. IndiGo tetap berkomitmen untuk memenuhi janjinya mengenai pengalaman perjalanan yang terjangkau, tepat waktu, sopan, dan bebas repot melalui jaringan yang tak tertandingi.”

Operator-operator tur inbound di Bali yang pangsa pasar utamanya adalah India menanggapi positif penambahan rute oleh IndiGo. Eddie Tarsisius dari Absolute Indonesia DMC dan Ni Luh Werdiani dari PT Tria Uma Wisata, dua operator tur spesialis India di Bali, mengatakan, prospek rute Bangalore-Denpasar PP oleh IndiGo bagus.

‘’Kami juga dikabari load factor rute ini mencapai lebih kurang 85 persen,’’ ujar Eddie.

Keduanya mengungkapkan, New Delhi, Mumbai, Bangalore, Chennai, Hyderabad, Ahmedabad, Kerala dan Kolkata merupakan kota-kota di India yang menjadi sumber pasar bagi pariwisata Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya, Jumat (29/3/2024), di Jakarta, mengatakan, penambahan penerbangan langsung ini menjadi stimulus bagi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2024.

Penumpang penerbangan perdana IndiGo rute Bangalore-Denpasar disambut oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenprekraf Dessy Ruhati yang hadir dalam seremoni penerbangan IndiGo rute Bangalore-Denpasar tersebut mengatakan, ‘’Adanya kemudahan konektivitas ini tentunya senantiasa kami dukung secara berkelanjutan, sehingga dapat terus bertambah ke depannya.’’

‘’Dengan adanya rute penerbangan langsung dari Bangalore ke Denpasar ini diharapkan dapat menyumbangkan lebih banyak kedatangan wisman ke Indonesia, kususnya untuk segmen MICE,’’ tambah Dessy.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, wisatawan India yang berkunjung ke Bali pada tahun 2023 mencapai 440.415 orang dan menempati peringkat kedua setelah Australia. India menempati peringkat ke-6 dalam daftar kunjungan wisman ke Indonesia secara keseluruhan dengan 606.439 wisatawan pada tahun 2023.

Bengaluru merupakan kota metropolitan kelima dan kota dengan populasi penduduk ke-3 terbesar di India. Kota ini telah berkembang menjadi ‘Silicon Valley of India’’ atau pusat industri teknologi India.

Denpasar menjadi tujuan internasional ke-33 dan ke-119 secara keseluruhan yang bergabung dengan jaringan penerbangan internasional IndiGo yang luas, setelah mulai mengoperasikan penerbangan ke Jakarta pada tahun 2023.

Denpasar adalah ibu kota Bali dan berfungsi sebagai pintu gerbang utama ke pulau paling terkenal di Indonesia. Kota yang dinamis ini menawarkan beberapa situs bersejarah dan budaya yang penting dengan beragam pasar yang ramai, kuil yang menakjubkan, dan museum untuk dijelajahi pengunjung. Kota ini juga merupakan rumah bagi beberapa restoran terbaik di Bali, menyajikan hidangan lokal yang lezat dan masakan internasional. ***(Yun Damayanti)

TRANSNUSA KONEKSIKAN MANADO, AMBON, SORONG DAN TIMIKA MULAI APRIL 2024

TRANSNUSA KONEKSIKAN MANADO, AMBON, SORONG DAN TIMIKA MULAI APRIL 2024

Tourism for Us – Maskapai penerbangan TransNusa mengumumkan, akan mulai melayani rute-rute baru yang menguhubungkan Manado (Sulawesi Utara), Ambon (Maluku), Sorong (Papua Barat Daya) dan Timika (Papua Tengah) mulai bulan April 2024. Rute-rute baru ini dirancang tidak hanya untuk memperluas aksesibilitas bagi wisatawan tetapi juga [more]