25HOURS HOTEL JAKARTA THE ODDBIRD RESMI DIBUKA, OPTIMISME TERHADAP MASA DEPAN INDUSTRI PERHOTELAN INDONESIA

Tourism for Us – 25hours Hotel Jakarta The Oddbird telah resmi membuka pintunya bagi wisatawan dan business travelers pada 22 November 2024. Hotel ini menawarkan hal-hal baru yang menyegarkan dengan konsep dan desainnya yang tidak biasa. Kehadiran hotel itu menandai debut konsep perhotelan yang dinamis di Jakarta.

25hours Hotel Jakarta The Oddbird hadir di District 8, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD). Hotel berada di atas pusat perbelanjaan ikonik ASHTA Mall. Properti setinggi 38 lantai ini menawarkan 210 kamar hotel dan 135 residensial serta menghadirkan perpaduan unik antara kreativitas, kenyamanan, dan nostalgia di jantung pusat bisnis dan gaya hidup kota metropolitan.

“Pembukaan 25hours Hotel Jakarta The Oddbird tidak hanya menjadi hotel baru yang luar biasa, tetapi juga komitmen jangka panjang untuk memperkaya lanskap perjalanan bagi semua generasi. Asia terus menjadi pasar yang berkembang pesat dan kami bersemangat untuk berperan dalam sektor pariwisata yang sedang berkembang di kawasan ini. Indonesia adalah kunci bagi ekspansi regional Accor. Tidak hanya sebagai destinasi yang ramai bagi wisatawan lokal dan global, tetapi juga sebagai landasan strategi pertumbuhan kami,” kata Garth Simmons, Chief Operating Officer of Accor’s Premium, Midscale and Economy Division in Asia.

Jesper Soerensen, General Manager 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, berkomentar, “Kami tidak hanya menciptakan tempat untuk menginap, tetapi juga pengalaman tak terlupakan, menetapkan standar baru sekaligus memberikan kebebasan bagi tamu untuk mengekspresikan diri mereka. Terinspirasi oleh urban jungle yang diambil alih oleh alam Indonesia, hotel ini adalah taman bermain penuh kemungkinan. Di mana keanehan menjadi keistimewaan. Ini adalah Paradise of Paradoxes.”

Optimisme terhadap masa depan industri perhotelan Indonesia

Simmons menilai, perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan terus-menerus. Adapun pemilihan lokasi akomodasi gaya hidup seperti 25hours Hotel Jakarta The Oddbird di tengah kawasan bisnis prestise yang juga dikelilingi area hiburan di sekitarnya membuat daerah tersebut sensasional.

’Indonesia is looking good. I’m super excited about the market. Not only the high market but market in general. The economy of Indonesia looks more growing. I think this continues to grow and grow. It isn’t just Jakarta but accross Europe. This district is sensational. I’m sure a lot more coming in,’’ tutur Simmons.

Alex Kusuma, CEO ASRI, mengatakan, tetap ada peluang secara keseluruhan di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang melambat.

‘’Indonesia sebenarnya sedang berkembang. Semua orang melihat Indonesia. Terserah pada kita bagaimana memanfaatkan tekanan ini. Bagaimana memanfaatkan fokus baru ini,’’ kata Alex.

Dia pun menyampaikan, semakin banyak bisnis baru diperkenalkan di Indonesia. Banyak investasi masuk seperti pendirian pabrik-pabrik. Dan secara keseluruhan itu akan terus mendorong pertumbuhan.

‘’Bagaimana dampaknya terhadap hotel mewah? Karena akan ada banyak orang yang datang maka akan ada lebih banyak bisnis untuk hotel. Dan industri hospitality sangat menikmatinya. Dan itu benar-benar berkembang pesat bagi kami,’’ imbuhnya.

‘’Berkali-kali Jakarta di-outlook sama internasional. Jadi kita memang dari dulu berpikir, kenapa Jakarta tidak bisa menjadi nomor satu. Di District 8 itu banyak yang pertama. Salah satu yang kita sudah buka adalah Langham Hotel yang pertama di Asia Tenggara. Kemudian kita buka The Ashta. Banyak brand yang pertama di Indonesia hadir di kawasan ini. Dan finally kita bisa menghadirkan 25hours Hotel yang pertama di Asia,’’ ungkap Alex.  

Bruno Martin, EVP Brand Marketing of Ennismore, menjelaskan, perjalanan 25hours Hotel bermula dari pergulatan, ‘’Why should hotel room feel not as comfortable as the place you built yourself.’’

Hotel ini berakar dari European heritage. Apa yang dicoba untuk dilakukan oleh 25hours Hotels adalah menemukan sesuatu yang sedikit banyak membawa pada nostalgia. Dan di atas semua itu adalah untuk menciptakan akomodasi yang tidak terasa seperti sebuah hotel.

’We have no idea what’s going on here. But, we can do it. Let’s do the first hotel in Asia. We have one hotel outside Europe in Dubai. But there’s only 3 hours different time. 5 hours of flight. So, this is a different ball game for us. So we’re very proud, the 25hours Hotel here is the first in Asia, the tallest 25hours Hotel existing, and the biggest 25hours Hotel,’’ ucap Martin.  

Martin menegaskan, hal terpentig bagi 25hours Hotel adalah story telling. Lokasi hotel ini bisa berada di manapun di dunia. Oleh karena itu, mereka selalu mencoba melakukan pendekatan-pendekatan yang berbeda. ‘’We interprate as much as possible in the neighbourhood. Collaboration with as much local people involved in the creation of the hotel.’’

Dia menggambarkan kota metropolitan Jakarta bagai sebuah paradox di surga. ‘’You find some dodgy corners. In the end, in the corners you have beautiful nature, beautiful buildings. Then you have the best food in the world. This is a paradox for us.’’

’Just delivering a hotel, booking, sleeping, that’s not us. This is certainly to extend an entertainment area that we have to fill that area with entertainment. We need more event here. We need things going on regular basis. We need activation with our partners,’’ pungkas Soerensen.

25hours Hotel Jakarta The Oddbird menawarkan dimensi baru dalam dunia perhotelan, di mana keaslian bertemu inovasi. Dengan perpaduan desain unik, kenyamanan tak tertandingi, dan karakter lokal yang khas, hotel ini siap menjadi landmark di dunia perhotelan Jakarta yang terus berkembang.

Para tamu yang ingin menjadi yang pertama merasakan 25hours Hotel Jakarta The Oddbird dapat menikmati harga pembukaan eksklusif mulai dari Rp 2.800.000,00 net, termasuk sarapan untuk dua orang. Ini tersedia mulai 22 November 2024 hingga 30 April 2025. ***(Yun Damayanti)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *