HOLIDAY BEACH, HAIKOU: TEMPAT MENIKMATI PANTAI TROPIS NAN NYAMAN DI IBUKOTA PROVINSI HAINAN
Tourism for Us – Hainan adalah salah satu destinasi wisata di China yang sudah cukup dikenal oleh wisatawan Indonesia. Namun, Haikou, sebagai ibukota Provinsi Hainan, masih kurang famliar di kalangan wisatawan dari Indonesia. Saat mengikuti The World Tourism Exchange China 2019 yang berlangsung di Haikou, Hainan, saya memanfaatkan kesempatan untuk melihat-lihat kota ini. Sebelum menjalani agenda acara yang padat, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Holiday Beach yang lokasinya tidak jauh dari hotel tempat saya menginap.

Haikou, yang berarti ‘’mulut laut’’, terletak di tepi barat Sungai Nandu, sungai terpanjang di Pulau Hainan. Kota ini menghadap Selat Hainan dan Semenanjung Leizhou, dengan suhu udara di pertengahan Oktober berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius dan sedikit lembab. Meskipun dikenal sebagai daerah terhangat di seluruh China, saya masih merasakan hawa dingin menjelang musim gugur saat angin bertiup di pedestrian Holiday Beach pada sore hari. Pantai ini menjadi ikon Haikou dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun penduduk lokal.
Jalur pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor membentang di sepanjang Holiday Beach, menghubungkan kawasan resor hingga marina. Jalur pejalan kaki, khususnya, terletak di bawah deretan pohon kelapa dan taman, menciptakan suasana yang nyaman. Wisatawan juga memlliki opsi untuk menyewa sepeda, yang bisa dilakukan dengan mudah melalui pemindaian barcode dan pembayaran menggunakan Alipay.
Tidak ada biaya untuk masuk ke Holiday Beach. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas umum, termasuk gedung untuk bilas dan toilet, restoran, kafe, serta toko swalayan dan toko-toko yang menjual pakaian dan suvenir. Di sepanjang pantai, tempat sampah tersedia setiap lima meter untuk menjaga kebersihan. Selain itu, ada juga fasilitas pemandian air panas di tepi pantai yang dikenakan biaya masuk.
Oktober adalah bulan yang penuh dengan berbagai festival di China. Saya mengikuti suara keramaian dan tiba di pertandingan sepak bola pantai yang baru saja selesai. Holiday Beach menjadi lokasi festival olahraga yang diikuti oleh siswa-siswa sekolah menengah di Hainan.
Setelah itu, saya melanjutkan berjalan di tepi pantai sambil membeli jagung bakar dari pedagang lokal. Tiba-tiba, seorang petugas meniup peluit dan mengingatkan melalui pengeras suara agar pengunjung yang masih berenang di laut segera naik. Cuaca berawan pada hari Minggu sore itu hingga lupa kalau matahari mulai terbenam di ufuk. Akhirnya, saya kembali ke hotel dengan membawa beberapa camilan dan air mineral.
Holiday Beach adalah tempat wisata yang telah mendapatkan akreditasi AAAA. Di China, pemerintah menerapkan sistem akreditasi yang tidak hanya berlaku untuk hotel, tetapi juga untuk berbagai tempat wisata. Sistem ini sangat berguna sebagai panduan bagi wisatawan yang ingin menjelajah secara mandiri. Selain itu, sistem ini juga memberikan penilaian yang bermanfaat bagi pemilik atau pengelola tempat wisata.
Wisatawan Indonesia dapat menikmati kunjungan bebas visa selama 30 hari ke Hainan. Namun, perlu diingat bahwa meskipun bebas visa, wisatawan dari Indonesia tetap disyaratkan untuk menggunakan agen perjalanan resmi yang terdaftar di Hainan agar proses perjalanan menjadi lebih mudah. Wisatawan harus memasuki Hainan melalui pintu masuk internasional di Bandara Phoenix Sanya atau Bandara Meilan Haikou. Selain itu, pastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan, serta membawa tiket pesawat pergi-pulang dan bukti pemesanan akomodasi. Perlu diingat juga bahwa bebas visa ini hanya berlaku untuk tujuan wisata, kunjungan keluarga, atau bisnis. Jika ingin melanjutkan perjalanan ke daerah lain di China, wisatawan harus mengurus visa kunjungan seperti biasa. ***(Yun Damayanti)
