KEMENPAREKRAF DUKUNG PERCEPATAN VAKSINASI BAGI MASYARAKAT DI DESTINASI BANDUNG
Tourism for Us – Dalam kerangka membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di wilayah Bandung, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung percepatan vaksinasi bagi masyarakat di destinasi. Kemenparekraf mendukung pelaksanaan vaksinasi di dua lokasi yakni Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (SESKO AU) yang berlokasi di Lembang, Bandung Barat dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung pada bulan Juli ini. Kedua lokasi sentra vaksin tersebut berada di wilayah padat penduduk.

Kemenparekraf menargetkan 10.000 peserta di Sentra Vaksin Sesko AU. Sesuai data yang diterima saat ini, ada 8000 lebih peserta sudah mendaftar. Sentra Vaksin Sesko AU dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Sesko AU pada 21-25 Juli 2021. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan pada pukul 07.00-13.00 WIB. Pendaftaran hingga observasi dilakukan di lapangan sepakbola, sedangkan penyuntikan vaksin di Grha Widya Dirgantara.
Di Sentra Vaksin Sesko AU, masyarakat bisa menikmati lingkungan asri di taman yang terawat baik dengan deretan pohon pinus dan udara sejuk daerah Lembang. Selain itu, di sini juga terdapat banyak obyek menarik untuk dijadikan latar swafoto mulai dari pintu gerbang, monumen pesawat, sampai dengan bangunan-bangunan yang dipergunakan perwira untuk pendidikan. Meskipun ini adalah sekolah militer tetapi rupanya dibuka juga untuk masyarakat umum.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi keterlibatan Sesko AU. Sentra vaksin di sana menawarkan suasana “vaccine with a view”. Warga yang mengikuti program vaksinasi bisa sekaligus merasakan rekreasi singkat yang belum bisa dilakukan secara bebas di masa PPKM Darurat.
Sedangkan bagi masyarakat yang berdomisili di pusat kota dapat melakukan vaksinasi di Sentra Vaksin Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung. Sentra vaksin ini diresmikan pada 10 Juli 2021. Seluruh aktivitas vaksinasi dipusatkan di DOME NHI. Mulai dari pendaftaran, observasi hingga proses suntik vaksin dilakukan di dalam gedung. Pelaksanaannya dilakukan dengan menerapkan standar prosedur kesehatan yang ketat.***(Yun Damayanti)
