Tourism for Us – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah mengeluarkan peraturan yang berisi tatanan baru bagi wisatawan asing yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2025. Peraturan tatanan baru ini mulai diterapkan pada 21 Maret 2025, khusus untuk wisatawan asing. Peraturan itu mencakup [more]
Tourism for Us – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) genap berusia 50 tahun pada 20 April 2025. Sejak pertama kali diresmikan pada tahun 1975, TMII telah mengalami perjalanan panjang. Taman budaya terbesar di Indonesia ini sekarang dikelola dengan pendekatan yang segar dan relevan. #WajahBaruTMII mencerminkan [more]
Tourism for Us – Indonesia masih menjadi destinasi wisata pilihan bagi wisatawan asal Perancis, berkat keindahan alamnya yang memukau, budaya yang kaya, serta keramahan penduduknya. Namun, untuk mempertahankan posisi ini, penting untuk terus melakukan promosi terhadap destinasi-destinasi yang ada. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah menjalin kerja sama dengan operator tur Perancis yang tengah merayakan ulang tahun ke-20 mereka. Melalui kolaborasi ini, Indonesia dapat memanfaatkan jaringan dan pengalaman operator tur tersebut untuk memperkenalkan paket wisata yang menarik dan sesuai dengan selera wisatawan Perancis.
Promosi ekslusif pariwisata Indonesia dalam perayaan 20 tahun Shanti Travel, salah satu operator tur asal Perancis yang telah mendatangkan banyak tamu ke Indonesia. (Foto: LMDI)
Eka Moncarre, pendiri La Maison De L’Indonesie (LMDI/Rumah Indonesia Paris), dalam pernyataan tertulisnya mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi La Maison De L’Indonesie ditunjuk sebagai mitra perayaan 20 tahun Shanti Travel, operator tur Perancis spesialis Asia, dan sudah banyak mendatangkan tamu-tamu dari Perancis ke Indonesia.
Perayaan hari jadi ke-20 Shanti Travel berlangsung di sebuah kapal pesiar yang sedang bersandar di Sungai Seine, Paris, Kamis (10/4/2025), waktu setempat. Sekitar 200 orang menghadiri acara tersebut. Di antara tamu undangan juga hadir para mitra kerja dan wisatawan yang pernah bepergian dengan operator tur ini.
Shanti Travel menampilkan tiga corner dari empat negara yang merupakan Top Destination-nya, yaitu Indonesia, Thailand, India, dan Jepang dalam merayakan hari jadinya. Setiap negara menampilkan masing-masing makanan khasnya. Di acara ini, LMDI menyajikan nasi goreng, sembilan kopi indonesia dari sembilan daerah, jamu kunyit asam dan jahe, dan empat macam cokelat indonesia.
LMDI selaku event organizer perayaan hari jadi Shanti Travel juga menghadirkan penyanyi diaspora Indonesia di Paris yang membawakan lagu-lagu dangdut dan menggelar corner massage indonesia di mana pengunjung bisa menikmati pijat tradisional selama 10 menit.
Perayaan hari jadi sebuah perusahaan perjalanan yang telah membawa banyak wisatawan Perancis menjelajahi Indonesia merupakan momen untuk memperkenalkan budaya Indonesia, seperti seni, kuliner khas, dan destinasi unggulan, sehingga dapat menarik lebih banyak perhatian dan minat dari pasar wisatawan Perancis.
Dengan strategi promosi yang tepat dan kerja sama yang solid, Indonesia dapat terus menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Perancis. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Shanti Travel
Shanti Travel berdiri pada tahun 2005. Para pendirinya, Jeremy Grasset dan Alexandre Lebeuan, adalah travel enthusiasts yang percaya pada pengalaman perjalanan otentik. Operator tur ini dibangun dari kecintaan dan pengalaman perjalanan Jeremy pada budaya India dan perjalanan petualangan Alexandre di gurun Rajasthan dan pegunungan Himalaya. Bersama-sama, mereka mengadaptasi kesuksesan model perjalanan yang dikembangkan di India ke destinasi-destinasi lain di Asia, termasuk Indonesia.
Pengalaman langsung mempengaruhi keotentikan pengalaman perjalanan. Selain kantor pusat di Paris, Shanti Travel juga membuka kantor-kantor agensi lokal yang saat ini ada di New Delhi, India; Kolombo, Sri Langka; Bali, Indonesia; Hanoi, Vietnam; Manila, Filipina; dan Tokyo, Jepang. Agensi-agensi lokal itu didukung oleh total 59 ahli perjalanan (travel experts) yang menjadi fasilitator dan didorong oleh visi keberlanjutan yang sama.
Visi Shanti Travel memfasilitasi pertemuan antara tamu dan tuan rumah untuk memberikan dampak positif bagi keduanya. Dalam membuat produk-produk perjalanannya, operator tur ini mengutamakan penghormatan terhadap daerah dan penghuninya, baik warga lokal maupun faunanya.
Di dalam situsnya dijelaskan bahwa mereka memilih akomodasi dan penyedia jasa aktivitas yang menghormati lingkungan dan warga lokal. Mereka pun berkolaborasi dengan mitra-mitra yang berkomitmen pada perlindungan hewan serta mendukung beberapa asosiasi sosial dan lingkungan.
Selain itu, operator tur ini aktif berpartisipasi dalam upaya mengurangi atau menetralisasi efek rumah kaca dalam setiap produk perjalanannya. Bahkan, mereka juga merilis laporan tahunan dari kegiatan kontribusi pengurangan jejak karbonnya.
Travel and local experts dengan pengetahuan mendalam terhadap destinasi sudah mengetes pelayanan yang diberikan. Mereka dapat diandalkan untuk mendukung, memberikan saran-saran, dan menolong guna memastikan pengalaman perjalanan imersif dan otentik. Mereka semua juga menguasai bahasa perancis.
Shanti Travel memastikan tamu-tamunya tidak hanya ditunjukkan keindahan alam, budaya, dan sejarah, tetapi juga akan bertemu dengan warga lokal yang memperkaya pengalaman perjalanan mereka. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pengalaman menginap wisatawan di hotel di daerah akan semakin lengkap dengan menikmati hidangan kuliner lokal. Seperti Mercure Garut City Center yang mengangkat kebanggaan lokal melalui menu “Aneka Domba” sebagai sajian iftar selama bulan Ramadhan. Menu ini merupakan hidangan khas yang menggambarkan [more]
Tourism for Us – Dalam menyambut musim libur Lebaran 2025, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau PT TWC (InJourney Destinations) menyusun beragam kegiatan yang menawarkan pengalaman menarik dan penuh makna bagi pengunjung di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko. [more]
Tourism for Us – Novotel, salah satu merek hotel dalam grup Accor, berkolaborasi dengan Paris Saint-Germain (PSG), klub sepak bola kebanggaan warga Paris, memilih Jakarta sebagai venue peluncuran global pertama ‘Legendary Rooms’. Inisiatif terbaru dari jaringan hotel asal Perancis ini menawarkan pengalaman imersif di kamar yang dirancang untuk mengormati para legenda klub sepak bola tersebut. Kamar para legenda PSG hanya ada delapan di dunia, dan salah satunya ada di Indonesia.
Peluncuran Novotel Legendary Rooms telah berlangsung di Novotel Jakarta Cikini, Kamis (20/3/2025). Javier Pastore sendiri hadir langsung di peluncuran tersebut. (Foto: Accor/PSG)
Sebagai bagian dari inisiatif global Novotel Legendary Rooms, Novotel Jakarta Cikini terpilih untuk menghadirkan Legendary Room Javier Pastore. Kamar hotel yang imersif dan dirancang secara khusus ini menghadirkan warisan pencapaian kesuksesan salah satu pemain paling ikonik PSG. Menempati salah satu kamar tipe suite, tamu akan merasakan pengalaman unik dan berbeda yang memadukan kisah inspiratif, desain, dan keramahan, serta sisi glamor sepak bola dunia.
Legendary Room di Novotel Jakarta Cikini merupakan penghormatan bagi Javier Pastore, yang dikenal atas kontribusinya untuk PSG dan dunia sepak bola. Dirancang untuk memikat para penggemar dan wisatawan, Legendary Room di hotel ini menampilkan memorabilia, konten digital interaktif, serta dekorasi yang terinspirasi dari perjalanan hidup dan karier sepak bola Javier Pastore.
Saat memasuki kamar, tamu akan disambut oleh warna ikonik Paris Saint-Germain yang didominasi merah dan biru, serta diperkaya dengan sentuhan tematik eksklusif. Javier Pastore mempersembahkan beberapa barang miliknya yang menjadi memorabilia penting di dalam kamar. Untuk melengkapi pengalaman menginap, hotel sudah menyiapkan konten digital tentang kisah legendanya bersama PSG.
Garth Simmons, Chief Operating Officer of Accor’s Premium, Midscale, and Economy Division in Asia, mengungkapkan antusiasmenya dan mengatakan,“Javier Pastore bukan hanya seorang pahlawan sepak bola, tetapi juga sumber inspirasi bagi para penggemar di seluruh dunia. Kami sangat bangga merayakan warisan pencapaian kesuksesannya melalui pengalaman unik di Novotel Jakarta Cikini, Indonesia – salah satu hotel unggulan Novotel di Asia – dengan menghadirkan perjalanan tak terlupakan yang memungkinkan para tamu merasakan kisah legendarisnya secara mendalam.”
“Di Novotel, kami percaya bahwa sebuah perjalanan bukan sekadar tentang destinasi, tetapi juga tentang semangat, pengalaman, dan momen yang tak terlupakan. Inilah salah satu momen tersebut,” ujarJean-Yves Minet, Global Brand President for Novotel at Accor.
Dia menerangkan lebih lanjut, “Legendary Room melanjutkan kesuksesan luar biasa La Suite Novotel by ALL.com di Parc des Princes, yang telah memikat imajinasi para penggemar di seluruh dunia. Konsep kamar pengalaman terbaru kami bersama PSG memperluas visi ini, menciptakan kesempatan bagi para penggemar di berbagai belahan dunia untuk lebih dekat dengan permainan yang mereka cintai melalui pengalaman inovatif dan tak terlupakan yang merayakan para legenda mereka. Ini lebih dari sekadar menginap – ini adalah perjalanan menelusuri kisah sepak bola.”
Nadia Benmokhtar, Diversification and Merchandising Director of Paris Saint-Germain, menambahkan, “Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang unik dan berkesan bagi para penggemar, memungkinkan mereka menghidupkan kembali momen-momen penting dalam sejarah Paris Saint-Germain melalui para legenda terbesarnya. Merupakan suatu kehormatan untuk merayakan Javier Pastore dan warisannya melalui sebuah proyek yang melampaui batas geografis serta mencerminkan semangat dan kebesaran Paris Saint-Germain.”
Peluncuran Novotel Legendary Rooms telah berlangsung di Novotel Jakarta Cikini, Kamis (20/3/2025). Javier Pastore sendiri hadir langsung di peluncuran tersebut.
Legendary Room di Novotel Jakarta Cikini kini tersedia untuk pemesanan secara eksklusif di ALL.com mulai hari ini, 22 Maret 2025, sampai satu tahun ke depan. Untuk merasakan pengalaman imersif dan megahnya sepak bola Eropa di Jakarta, tamu dapat menginap di suite khusus ini mulai dari Rp 2,3 juta per malam. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di sini. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kinerja sektor pariwisata di awal tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan Januari 2025 mencapai satu juta orang, meningkat sebesar 32 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 sebanyak 760 ribu wisatawan. Namun, perlu [more]
Tourism for Us – Idul Fitri merupakan puncak dari rangkaian musim liburan yang dinanti-nanti di Indonesia. Semua orang berusaha memanfaatkan kesempatan ini untuk berkumpul dengan keluarga, merayakan kebersamaan, dan menjalani tradisi yang telah diwariskan. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan beberapa strategi Kementerian Pariwisata [more]
Tourism for Us – Secara global, industri pariwisata petualangan mengalami pemulihan yang signifikan. Permintaan untuk petualangan ringan (soft adventure) dan perjalanan menggunakan sepeda listrik (e-bike) semakin meningkat. Ini menunjukkan bahwa berpetualang tidak selalu harus melakukan kegiatan yang memompa adrenalin dan berisiko tinggi. Para petualang kini tengah mencari pengalaman baru yang tidak hanya memberikan kepuasan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi diri mereka sendiri dan destinasi yang dikunjungi.
Perjalanan ke TN. Tanjung Puting untuk melihat orangutan kalimantan dan hutan hujan tropis merupakan salah satu produk petualangan terkenal di Indonesia dan tinggi peminatnya. Produk yang ditawarkan mulai dari paket standar hingga paket yang dipersonalisasi sesuai minat wisatawan. Foto: Yun Damayanti)
Russell Walters, Regional Director North America Adventure Travel Trade Association (ATTA), menyampaikan paparan outlook industri periwisata petualangan global terkini dan tren perjalanan petualangan di hampir seluruh kawasan pada webinar ‘’Adventure America 2025’’ bagi mitra-mitra di Asia Tenggara, Rabu (12/3/2025). Webinar ini merupakan kolaborasi antara Getting Global, ATTA, dan US Commercial Service-ASEAN, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Berikut ini rangkuman paparannya.
Adventure Travel Trade Association melakukan survei terhadap anggotanya dan hasilnya begini: 66% responden mengatakan bahwa net profit usaha mereka pada tahun 2024 meningkat dibandingkan tahun 2023. Dan sebanyak 67% responden mengungkapkan bahwa net profit pada tahun 2024 telah melampaui net profit aktual tahun 2019 atau sebelum pandemi COVID-19.
ATTA juga merekam persebaran tour operator/travel agent (TO/TA) perjalanan petualangan sebanyak 35% berada di kawasan Amerika Utara, 23% di kawasan Eropa, 13% di kawasan Asia, dan 19% di kawasan Amerika Selatan, serta selebihnya di Amerika Tengah/Karibia, Timur Tengah, Pasifik, dan Afrika.
Kemudian, data berikutnya menunjukkan bahwa 38% TO/TA adalah inbound tour operators (suppliers), 30% outbound tour operators (buyers), dan selebihnya adalah outbound dan inbound tour operators.
Pasar terbesar perjalanan petualangan adalah mereka yang berada di rentang usia 45-54 tahun (38%) dan 55-64 tahun (35%).
‘’Karena merekalah orang-orang yang mempunyai cukup uang dan waktu luang,’’ ujar Walters.
Sedangkan generasi Milenial atau direntang usia 35-44 tahun yang melakukan perjalanan petualangan hanya 16%, dan 2% dari Gen Z atau direntang usia 25-34 tahun yang melakukan perjalanan petualangan.
Menurut data yang diambil pada tahun 2023, ATTA mengelompokkan bahwa pada umumnya wisatawan petualang ialah pasangan. Secara global, rata-rata wisatawan berpetualang bersama pasangannya (36%), bersama grup dengan minat yang sama (24%), bersama keluarga (21%), dan solo traveling (17%).
Mengutip dari paparan Walters, khususnya di kawasan Asia, wisatawan yang berpetualang bersama pasangannya sebanyak 33%, bersama grup dengan minat yang sama 26%, bersama keluarga 24%, dan solo traveling 16%.
Beberapa kawasan menjadi tujuan populer di kalangan kelompok petualang tertentu, seperti kawasan Afrika yang populer di kalangan solo traveler dan perjalanan grup. Sementara itu, Timur Tengah dan Asia populer untuk perjalanan grup.
Fakta menarik adalah aktivitas petualangan yang terkesan maskulin itu justru paling banyak dijalani oleh wanita. Data ATTA menunjukkan bahwa wisatawan petualang didominasi oleh wanita (53%) dibandingkan dengan laki-laki (46%). Dan wisatawan wanita yang berpetualang itu 55% melakukannya dengan solo traveling dibandingkan dengan 38% laki-laki yang melakukannya dengan solo traveling.
Para pelaku industri perjalanan petualangan sedang mendiversifikasi basis pasarnya. Mereka meningkatkan fokus pada wisatawan keluarga (44%), wanita (38%), dan lansia di atas 50 tahun (37%), serta pasar-pasar lainnya.
Strategi jitu pemasaran perjalanan petualangan
Walters mengatakan bahwa promosi dari mulut ke mulut (words of mouth) merupakan taktik pemasaran paling menolong dalam industri perjalanan petualangan. ‘’Tidak ada perubahan dalam pemasaran perjalanan petualangan. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Khususnya di Amerika Serikat, email marketing menjadi pemasaran strategis setelah promosi dari mulut ke mulut,’’ katanya.
ATTA mengungkapkan 10 taktik pemasaran dan penjualan yang membantu penjualan produk petualangan, yakni promosi dari mulut ke mulut (80%), email marketing (54%), dan iklan media sosial (43%).
Taktik pemasaran berikutnya adalah bekerja sama dengan sesama operator tur (39%), beriklan di Google AdWords (36%), membangun kemitraan dengan agen perjalanan (34%), membuat konten pemasaran (34%), berpartisipasi di pameran perjalanan (32%), bekerja sama dengan media (19%), dan menempatkan iklan di media digital (19%).
Menurut survey yang dilakukan oleh ATTA kepada anggotanya pada 2023 lalu, sebanyak 43% responden menjawab bahwa mereka tidak bekerja sama dengan platform pemesanan online mana pun. Menurut mereka, platform pemesanan online tidak sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan wisatawan petulangan. platform pemesanan online bahkan tidak bisa mencapai setengahnya saja dari layanan yang diberikan oleh operator tur.
Namun, sebagian dari responden juga ada yang bekerja sama dengan platform pemesanan online. Tripadvisor, Viator, dan WeTravel menjadi pilihan platform pemesanan online populer untuk bekerja sama.
Danau kawah Segara Anak dilihat dari Plawangan Sembalun,TN Gunung Rinjani. (Foto: Yun Damayanti)
Tren perjalanan petualangan
ATTA mencatat ada 10 tren perjalanan petualangan yang permintaannya sangat tinggi, yaitu rencana perjalanan yang dipersonalisasi (custom itineraries), petulangan ringan (soft adventure), mengunjungi destinasi/jalur terpencil (remote destinations/trails), petualangan yang berfokus pada kuliner (culinary-focused adventures), perjalanan dengan sepeda listrik (e-bike itineraries), perjalanan bersama ahli atau perjalanan yang dipandu oleh seorang spesialis di bidang tertentu (expert or specialist-guided trips), rencana perjalanan lambat (slow travel itineraries), perjalanan yang lebih hijau, berkelanjutan dan memberikan dampak minimum, serta perjalanan di luar musim puncak liburan, serta perjalanan keluarga dengan anggota multigenerasi.
Menurut Walters, permintaan rencana perjalanan dengan e-bike terus meningkat dan baru saja masuk dalam Top 10 tren petualangan. Begitu pula dengan permintaan petualangan ringan dan petualangan yang berfokus pada kuliner juga baru masuk dalam daftar permintaan teratas.
Hiking/trekking/walking masih menempati aktivitas teratas dalam rencana perjalanan petualangan. Kemudian aktivitas kuliner/gastronomi, budaya, safari atau pengamatan kehidupan liar (wildlife viewing), bersepeda dengan e-bike, fotografi, sepeda gunung dan bersepeda di jalan raya, birdwatching, dan aktivitas yang fokus pada wellness.
Sementara aktivitas petualangan yang menjadi tren khususnya di kawasan Asia adalah hiking/trekking/walking, berkemah (camping), mendaki gunung/panjat tebing, kuliner, dan budaya.
Para pelaku industri perjalanan petualangan perlu memahami motivasi yang sedang tren di kalangan wisatawan petualang saat ini, yaitu mencari pengalaman baru, bepergian ke off the beaten track, travel like a local, dan bertemu dengan budaya baru.
Motivasi berpetualang berikutnya adalah untuk mencapai kesejahteraan fisik dan mental, kesempatan terakhir melakukan perjalanan, menikmati kemewahan, memutuskan keterhubungan dengan dunia untuk sementara waktu (digital detox), dan memompa adrenalin. Pemangku kepentingan pariwisata di destinasi juga perlu mengetahui bahwa perjalanan petualangan sekarang sudah menjadi simbol status seseorang. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Malaysia bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga transit hub bagi warga negara Indonesia. Traveler dari Indonesia perlu tahu bahwa sekarang bertambah lagi satu hotel transit yang terletak dekat dengan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) juga tidak terlalu jauh dari Petronas [more]