Tourism for Us – Pendakian gunung semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Aktivitas luar ruang (outdoor) ini kemudian berkembang menjadi aktivitas rekreasi atau wisata. Dan perkembangannya sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan yang pesat itu memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat dan perekonomian lokal. [more]
Tourism for Us – Daftar ‘’merah’’ penerbit panduan perjalanan Fodor telah menyentak publik Indonesia. Pasalnya, media tersebut menempatkan Bali di urutan pertama destinasi yang tidak layak dikunjungi tahun 2025. Salah satu alasan yang dikemukakannya adalah pariwisata berlebih (overtourism) di pulau ini. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti [more]
Tourism for Us – Setelah hujan salju pertama turun, Flavours of Indonesia siap menghangatkan musim dingin di Paris, Perancis.
(Sumber: LMDI)
Le Maison De L’Indonesie (LMDI/Rumah Indonesia Paris) akan kembali mengadakan promosi gastronomi Indonesia selama bulan Desember 2024. Kegitan promosi gastronomi itu akan dilakukan lewat beberapa program dalam tema Flavours of Indonesia.
Setiap program berisi memperkenalkan cita rasa Indonesia lewat produk-produk kuliner. Produk-produk kuliner yang diangkat akan menghangatkan musim dingin di Paris. Selain itu juga mempromosikan produk-produk Indonesia lainnya. Dan setiap program membawa tema yang unik.
Program pertama adalah ‘Special Tasting Chocolate’ yang akan berlangsung selama tiga hari pada 6-8 Desember 2024 bertempat di kafe LMDI. Untuk program ini LMDI berkolaborasi dengan Chef Stanly Rutten dari Rumah Rasa di Belanda. Selama program Tasting berlangsung pengunjung dapat mencicipi sensasi rasa cokelat yang belum pernah ada sebelumnya.
Chef Stanly Rutten menyiapkan berbagai varian rasa cokelat seperti cokelat rendang, cokelat lapis legit, cokelat durian, cokelat sambal, cokelat cendol, cokelat klepon dan lain-lain. Cokelat akan disajikan bersama pilihan minuman khas indonesia.
‘’Pengunjung bisa memilih menu ‘Special Tasting Chocolate’ dengan pilihan minuman indonesia seperti jamu, teh atau kopi,’’ kata Eka Moncarre, Founder Le Maison De L’Indonesie.
Program berikutnya, LMDI akan mengikuti Christmas Market pada hari Sabtu, 14 Desember 2024 di Place de la Bastille. Ini adalah event pertama dan merupakan Pasar Natal Internasional terbesar di Paris. Dan pasar itu akan diikuti oleh ratusan negara.
LMDI yang akan mewakili Indonesia menyiapkan hidangan rendang, kopi susu gula aren, kopi tubruk, dan jamu. Kemudian juga membawa produk-produk Indonesia lainnya. Pasar Natal tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Setiap hari dari Selasa sampai Minggu, makanan indonesia juga disajikan di kafe LMDI. Eka mengungkapkan, menu-menu Indonesia sudah disukai oleh banyak orang yang mayoritas belum pernah ke Indonesia, baik itu orang Perancis ataupun turis internasional.
Dia berharap, semoga melalui program-program gastro-diplomasi semacam ini akan membantu meningkatkan citra Indonesia di publik internasional. Sehingga dapat menarik minat wistawan mancanegara mau berkunjung ke Indonesia. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – 25hours Hotel Jakarta The Oddbird telah resmi membuka pintunya bagi wisatawan dan business travelers pada 22 November 2024. Hotel ini menawarkan hal-hal baru yang menyegarkan dengan konsep dan desainnya yang tidak biasa. Kehadiran hotel itu menandai debut konsep perhotelan yang dinamis di [more]
Tourism for Us – Perjalanan insentif (incentive travel) masih relevan sampai sekarang. Banyak perusahaan masih percaya bahwa perjalanan insentif merupakan cara yang bagus untuk mengakui dan mendorong kinerja positif karyawan maupun rekan bisnis. Dalam dekade terakhir, dengan meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim dan tanggung jawab [more]
Tourism for Us – Desa-desa di Indonesia yang berhasil mengembangkan pariwisata kembali meraih penghargaan di level global. Tahun ini Desa Jatiluwih, Bali dan Desa Wukirsari, D.I. Yogyakarta meraih penghargaan Best Tourism Villages by UN Tourism 2024. Perwakilan dari masing-masing desa menerima langsung penghargaan tersebut, Jumat (15/11/2024), di Kolombia.
(Foto: Birkompublik Parekraf)
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas kualitas desa wisata yang ada di Indonesia. Sebelumnya, Desa Nglanggeran, D.I. Yogyakarta, meraih penghargaan yang sama pada tahun 2021. Kemudian Desa Penglipuran, Bali meraih penghargaan sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia pada tahun 2023.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/11/2024), menyambut baik penghargaan yang diberikan oleh UN Tourism kepada dua desa wisata di Indonesia yang masuk dalam daftar 55 Best Tourism Villages by UN Tourism 2024.
‘’Saya sangat bangga dan optimis penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa wisata-desa wisata lainnya di Indonesia untuk terus mengoptimalkan potensi kekayaan alam, warisan budaya, serta pemberdayaan masyarakat desanya menuju pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan,’’ kata Menpar Widiyanti.
Program pengembangan desa wisata telah menjadi program unggulan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan desa yang tertuang dalam prioritas nasional Asta Cita Kabinet Merah Putih.
‘’Tentunya tidak boleh berpuas diri atas capaian ini. Kami di Kemenpar akan terus berupaya memperkuat ekosistem desa wisata di dalam negeri melalui komitmen kolektif demi kemajuan pariwisata Indonesia,’’ ucap Menpar.
Desa Jatiluwih dan Desa Wukirsari terpilih dari 260 kandidat desa wisata di lebih dari 60 negara anggota UN Tourism. Nomine dari Indonesia dipilih dari desa wisata yang sudah memiliki sertifikasi berkelanjutan pada periode 2019-2024. Indikator penilaian sertifikasi mewakili sembilan area evaluasi Best Tourism Villages.
Program Best Tourism Villages diadakan untuk menjaring desa-desa percontohan yang berhasil mengembangkan pariwisata dengan memberdayakan komunitas masyarakat setempat dan melestarikan tradisi serta warisan lokal.
Hingga tahun 2024, tercatat 245 desa telah menjadi anggota Best Tourism Villages Network. Jaringan ini diharapkan bisa menjadi bagian dari jaringan desa wisata global terbesar.
Bagi desa wisata yang belum masuk dalam Best Tourism Villages, UN Tourism memberikan program pendampingan berupa up grade programme untuk 20 desa wisata terpilih. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pesantren ke depannya dapat menjadi pusat pelatihan bagi para kreator konten digital di tanah air dan berkontribusi sebagai penggerak bangkitnya ekonomi daerah dan nasional. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak para santri meningkatkan peran dan kontribusi [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi di World Travel Market (WTM) London 2024 dan memfasilitasi 46 usaha jasa pariwisata meliputi biro perjalanan wisata dan usaha jasa akomodasi yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Bursa pariwisata tahunan terbesar di penghujung tahun itu [more]
Tourism for Us – La Maison de L’Indonésie (LMDI) atau House of Indonesia di Paris akan menjadi tuan rumah pameran foto karya dua fotografer dari Indonesia dan Cina. Pameran foto bertajuk “TRANSIT” yang mengangkat tema Urbanisme dan Identitas akan berlangsung mulai dari 16 November 2024 hingga 19 Januari 2025.
(Sumber: LMDI)
“TRANSIT” adalah sebuah pameran foto yang mengeksplorasi konsep transit – ruang pergerakan, transisi, dan pencarian identitas di tanah asing. Pameran menampilkan karya-karya dari dua fotografer yakni Dan Umareta (Jakarta, Indonesia) dan Toni Wang (Chengdu, China). Pameran ini mengajak pengunjung merenungkan kompleksitas hidup jauh dari kampung halaman.
Sebanyak 16 foto akan dipamerkan. Karya-karya yang dipamerkan mencakup street photography karya Dan Umareta. Karya-karya Dan menggambarkan suasana perkotaan di Jakarta dan Paris. Sementara potret-potret intim karya Toni Wang mendokumentasikan individu-individu yang tinggal jauh dari tanah kelahiran mereka.
Melalui pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi, kedua fotografer menghadirkan pandangan yang kontras namun harmonis tentang bagaimana ruang fisik dan budaya mempengaruhi identitas di dunia yang terus bertransisi.
Dalam keterangan tertulis Dan mengungkapkan, tema “Transit” sangat selaras dengan perjalanan pribadinya dan esensi street photography yang dibuatnya.
‘’Sebagai seseorang yang telah tinggal di berbagai negara, saya selalu tertarik pada ruang-ruang sementara di mana orang-orang menavigasi identitas, budaya, dan tempat. Melalui karya saya, saya ingin menangkap momen-momen halus namun bermakna yang sering kali terlewatkan dalam kehidupan perkotaan,’’ tutur Dan.
Ditambahkannya lagi, ‘’Bekerja sama dengan Toni telah menambah kedalaman yang tidak akan saya capai sendiri. Karya potret Toni melengkapi pemandangan jalanan saya dengan indah, menghadirkan sisi personal dan manusiawi dari tema ‘’Transit’’ melalui wajah-wajah mereka yang juga menjalani hidup jauh dari kampung halaman. Saya sangat bersyukur atas kolaborasi ini karena, bersama-sama, karya kami mengundang penonton untuk mengeksplorasi makna hidup ‘dalam transit’—baik secara fisik, budaya, maupun emosional.’’
Dan mengaku sangat senang menampilkan proyek ini di La Maison de L’Indonésie.
‘’Karena Indonesia adalah akar saya. La Maison de L’Indonésie menyambut pengunjung internasional, menjadikannya ruang transit yang sesungguhnya bagi nomad seperti kami. Tempat ini memberi kami kebebasan untuk menghadirkan cerita-cerita yang melampaui batasan, selaras dengan karya potret Toni tentang individu yang hidup di negeri asing dan mengeksplorasi jalan mereka sendiri menuju identitas dan rasa memiliki,’’ pungkasnya.
Pameran ini gratis dan terbuka untuk umum dari hari Selasa hingga Minggu, pukul 10:00 – 18:00. Lokasi La Maison De L’Indonésie berada di 5 rue Jean Zay, 75014 Paris (dekat Montparnasse).
Sebagai salah satu program rutin La Maison de L’Indonésie, pengunjung juga dapat menikmati makanan, kopi, dan jamu khas Indonesia di Paris. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Indonesia tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya di pasar global. Dengan adanya pameran Indonesia Exhibition Industri Expo (INDES) dan Indonesia Business Event Forum (IBEF) yang sudah berlangsung pada 5-6 November 2024 di Jakarta Convention [more]