Author: admin

LANGKAH-LANGKAH MEMPERBAIKI PENGALAMAN WISATA DI PANGANDARAN AGAR PENGALAMAN WISATAWAN TIDAK ANTI KLIMAKS

LANGKAH-LANGKAH MEMPERBAIKI PENGALAMAN WISATA DI PANGANDARAN AGAR PENGALAMAN WISATAWAN TIDAK ANTI KLIMAKS

Tourism for Us – Kawasan wisata pantai di Kabupaten Pangandaran selalu mengalami peningkatan jumlah pengunjung setiap kali liburan panjang, terutama saat libur Lebaran dan perayaan tahun baru. Namun, meskipun lonjakan pengunjung ini sudah terukur, kemacetan yang panjang menuju dan di dalam kawasan wisata pantai selalu [more]

MENGUNGKAP MISTERI BATU BERNADA DI SITUS GUNUNG PADANG, CIANJUR

MENGUNGKAP MISTERI BATU BERNADA DI SITUS GUNUNG PADANG, CIANJUR

Tourism for Us – Keunikan situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, salah satunya terletak pada beberapa batuan yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyian bernada. Suara lembut dari desau rumpun bambu dan pepohonan di sekitarnya menambah keindahan, menciptakan harmoni musik alam yang terasa magis dan menawan.   [more]

STRATEGI DPD ASITA JAWA BARAT MENINGKATKAN PARIWISATA DI TENGAH KRISIS GLOBAL

STRATEGI DPD ASITA JAWA BARAT MENINGKATKAN PARIWISATA DI TENGAH KRISIS GLOBAL

Tourism for Us – Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah tidak hanya mengganggu perjalanan internasional, tetapi juga berdampak pada perjalanan domestik. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat sektor perjalanan domestik melalui dukungan yang tepat dan stimulus yang efektif. Selain itu, intensifkasi promosi dan penciptaan permintaan di pasar regional terdekat, seperti Asia Tenggara dan Asia Pasifik, akan sangat membantu dalam mengatasi dampak negatif tersebut.  

(Foto: Birkompublik Kemenpar)

Menanggapi situasi yang berkembang saat ini, DPD ASITA Jawa Barat menyatakan sikapnya bahwa asosiasi akan semakin memperkuat segmen pariwisata domestik dan menjadikan Jawa Barat menjadi destinasi wisata utama yang aman dan terjangkau bagi wisatawan Nusantara.

“Kita harus memperkuat pasar domestik. Ketika akses internasional terhambat biaya tinggi, Jawa Barat harus menjadi destinasi utama yang aman dan terjangkau bagi warga kita sendiri. Inilah saatnya memperkuat narasi ‘Bangga Berwisata di Indonesia’,” ujar Daniel Guna Nugraha, S.IP, Ketua DPD ASITA Jawa Barat.

Oleh karena itu, DPD ASITA Jawa Barat mendorong anggotanya untuk membuat paket-paket wisata yang lebih efisien (compact), dan inovatif serta berbasis darat; mengulang kembali tren perjalanan darat guna meminalisir ketergantungan pada komponen biaya tiket pesawat yang fluktuatif; dan mendiversifikasi pasar dengan mengalihkan fokus promosi ke pasar wisatawan mancanegara (wisman) yang tidak melewati jalur konflik Timur Tengah, seperti penguatan pasar Australia, India, dan sesama negara ASEAN.

“Saya menghimbau seluruh anggota ASITA untuk mulai menyusun paket wisata yang lebih compact dan berbasis darat (tren overland) guna meminimalisir ketergantungan pada komponen biaya tiket pesawat yang fluktuatif,” kata Daniel.

Insentif energi untuk industri pariwisata Indonesia

Agar perjalanan domestik berjalan optimal, pelaku industri pariwisata mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemberian insentif atau stabilisasi harga avtur domestik guna menjaga konektivitas antarpulau tidak terputus akibat lonjakan harga minyak dunia.

Eskalasi di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga minyak mentah dunia secara signifikan. Bagi industri perjalanan dan pariwisata, kenaikan biaya avtur secara otomatis akan melambungkan harga tiket pesawat, baik di rute domestik maupun internasional. Selain itu, dengan penutupan ruang udara di wilayah konflik memaksa maskapai melakukan rerouting yang berarti menambah durasi penerbangan dan meningkatkan biaya operasional yang dibebankan kepada konsumen.

Penurunan daya beli masyarakat global maupun domestik adalah risiko nyata yang harus dimitigasi bersama. Ketidakpastian situasi geopolitik saat ini berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi nasional dan melemahkan nilai tukar Rupiah. Dalam situasi di mana biaya hidup meningkat akibat inflasi energi, pariwisata — sebagai kebutuhan tersier — akan mengalami tantangan besar.

‘’Krisis kali ini tidak hanya berimbas terhadap pelaku industri perjalanan inbound semata, tetapi juga dirasakan oleh pelaku industri perjalanan outbound dan domestik,’’ tutur Daniel.

Dia tetap optimis bahwa pariwisata Indonesia telah teruji melalui berbagai krisis, mulai dari pandemi hingga bencana alam. ‘’Kami yakin, dengan sinergi antara pelaku industri dan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, pariwisata Jawa Barat akan tetap tegak berdiri sebagai pilar ekonomi rakyat. Tetap tenang, tetap kreatif, dan mari kita jaga momentum pemulihan ini dengan strategi yang adaptif,” pungkasnya. ***(Yun Damayanti)

KONEKTIVITAS DILI-KUPANG: JEMBATAN KERJA SAMA TIMOR LESTE DAN INDONESIA

KONEKTIVITAS DILI-KUPANG: JEMBATAN KERJA SAMA TIMOR LESTE DAN INDONESIA

Tourism for Us – Perkembangan transportasi darat antara Dili, ibukota Timor Leste, dan Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, telah berlangsung pesat dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Saat ini, terdapat tujuh operator bus yang melayani rute ini setiap hari. Kemajuan yang cepat [more]

BISNIS OPERATOR TUR DAN DMC DI ERA DIGITALISASI DAN AI

BISNIS OPERATOR TUR DAN DMC DI ERA DIGITALISASI DAN AI

Tourism for Us – Transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah beberapa fungsi pekerjaan di industri pariwisata, terutama dalam bidang administratif. Perubahan ini secara signifikan mempengaruhi lanskap industri dan memerlukan penyesuaian peran yang lebih terdefinisi dan profesional. Meskipun demikian, aspek kreativitas, manajerial, dan layanan [more]

IMIGRASI SIAGA, ANTISIPASI DAMPAK PENUTUPAN RUANG UDARA DI KAWASAN TIMUR TENGAH

IMIGRASI SIAGA, ANTISIPASI DAMPAK PENUTUPAN RUANG UDARA DI KAWASAN TIMUR TENGAH

Tourism for Us – Wisatawan asing maupun penumpang internasional lainnya yang belum bisa keluar dari wilayah Republik Indonesia akibat gangguan penerbangan pulang karena konflik di Timur Tengah diimbau untuk terus memperbarui informasi dengan maskapai penerbangan serta mengurus surat keterangan dari maskapai atau otoritas bandara. Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas izin tinggal khusus selama menunggu penerbangan dan tidak akan mengenakan biaya overstay akibat situasi tersebut.  

(Foto: imigrasi.go.id)

Direkrorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) udara menyusul eskalasi konflik militer di kawasan Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan wilayah udara di sejumlah negara, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran. Situasi ini berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional dari dan menuju Indonesia.

Berdasarkan laporan pemantauan hingga Sabtu (28/2/2026) pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak delapan penerbangan internasional di tiga bandara utama (Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Kualanamu) mengalami pembatalan atau penundaaan. Hal ini berdampak pada total 2.228 penumpang, yang terdiri dari 1.644 warga negara asing (WNA) dan 584 warga negara Indonesia (WNI).

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman, dalam keterangan tertulis, menegaskan bahwa jajarannya telah melakukan langkah cepat dengan melakukan pembatalan perlintasan (pembatalan keberangkatan) baik secara manual maupun sistem bagi penumpang dan kru maskapai yang terdampak.

‘’Ditjen Imigrasi memastikan pelayanan keimigrasian di bandara tetap berjalan optimal dan kondusif. Fokus kami adalah menjaga kelancaran pelayanan, ketertiban pemeriksaan, serta kepastian prosedur bagi penumpang yag terdampak pembatalan atau pengalihan penerbangan,’’ tegas Yuldi.

Ditjen Imigrasi telah menginstruksikan jajaran petugas Imigrasi di bandara untuk merespon situasi terkini penerbangan dengan langkah-langkah berikut:

  • Menyesuaikan penempatan personel pada area kedatangan dan keberangkatan internasional sesuai dinamika penerbangan;
  • Koordinasi intensif dengan otoritas bandara, maskapai, dan instansi terkait  untuk menyikapi perubahan jadwal, perubahan rute dan pembatalan penerbangan;
  • Melakukan monitoring perkembangan penerbangan secara berkelanjutan melalui kanal resmi dan sumber data penerbangan yang kredibel.

Kebijakan penangangan penumpang terdampak dan overstay

Ditjen Imigrasi juga telah menerbitkan Surat Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR/01.01-133 tanggal 1 Maret 2026. Melalui surat tersebut, kantor imigrasi yang membawahi bandara diinstruksikan untuk:

  • Memberikan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) dengan masa berlaku paling lama 30 (tiga puluh) hari dan dapat diperpanjang apabila dibutuhkan sesuai ketentuan;
  • Menerapkan tarif biaya beban Rp 0,00 (nol rupiah) bagi orang asing yang mengalami  overstay akibat kondisi tersebut, dengan melampirkan surat keterangan/declaration dari Aviation Civil Authority (maskapai/otoritas bandara)

‘’Kami mengimbau penumpang internasional, khususnya rute yang terdampak transit kawasan Timur Tengah, untuk selalu mengecek status penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai dan segera berkoordinasi dengan pihak maskapai maupun petugas bandara apabila membutuhkan pendampingan keimigrasian,’’ tutup Yuldi Yusman. ***(Yun Damayanti)

PEMERINTAH DORONG GASTRONOMI INDONESIA MENJADI IP DAN MESIN PERTUMBUHAN BARU

PEMERINTAH DORONG GASTRONOMI INDONESIA MENJADI IP DAN MESIN PERTUMBUHAN BARU

Tourism for Us – Pemerintah mendorong gastronomi Indonesia menjadi intellectual property (IP) agar dapat memberikan nilai tambah. Gastronomi Indonesia semakin diakui sebagai the new engine of growth yang sangat potensial karena bertumpu pada potensi daerah yang memiliki kekuatan budaya dan diferensisi tinggi. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala [more]

PESONA LOKAL MALAYSIA DI GRAND MERCURE KUALA LUMPUR BUKIT BINTANG

PESONA LOKAL MALAYSIA DI GRAND MERCURE KUALA LUMPUR BUKIT BINTANG

Tourism for Us – Dalam mencari pengalaman perjalanan, banyak wisatawan cenderung memilih merek hotel yang sudah mereka kenal dan percayai saat mengunjungi suatu destinasi. Familiaritas dengan layanan dan kualitas hotel, terutama yang tergabung dalam jaringan yang sama, membuat proses reservasi lebih mudah melalui portal resmi [more]

ADA TEMPAT STAYCATION BARU NIH DEKAT SITUGUNUNG, MERCURE CIBADAK SUKABUMI RESORT

ADA TEMPAT STAYCATION BARU NIH DEKAT SITUGUNUNG, MERCURE CIBADAK SUKABUMI RESORT

Tourism for Us – Aksesibilitas ke Sukabumi terus meningkat secara bertahap, yang menarik perhatian para investor, termasuk jaringan hotel internasional yang mulai membuka cabang di daerah ini. Meskipun Sukabumi bukanlah destinasi wisata baru di Provinsi Jawa Barat, tantangan dalam hal aksesibilitas sebelumnya membuatnya kurang kompetitif dibandingkan dengan destinasi Puncak yang berada di wilayah Kabupaten Bogor dan Cianjur.

Mercure Cibadak Sukabumi Resort (Foto: Accor)

Accor Group mengumumkan bahwa Mercure Cibadak Sukabumi Resort telah dibuka pada 1 Februari 2026. Resor ini siap untuk menjadi pintu gerbang bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam Sukabumi. Kehadiran merek dari jaringan hotel asal Perancis itu sekaligus mendukung daya tarik Indonesia sebagai destinasi untuk perjalanan rekreasi maupun pengalaman menginap yang bermakna dengan sentuhan karakter lokal.

Terletak di tengah hamparan hijau yang asri, Mercure Cibadak Sukabumi Resort menghadirkan suasana yang mengajak tamu untuk melambat sejenak, lebih dekat dengan alam, serta menikmati momen penuh perhatian, kenyamanan, dan rasa kebersamaan, dengan akses yang mudah dari Jakarta dan Bogor. Resor ini membawa keramahan khas Mercure yang terinspirasi dari kekayaan lokal ke lanskap alam Sukabumi, Jawa Barat.

Mercure Cibadak Sukabumi Resort memiliki 99 kamar, termasuk akomodasi khas bergaya rumah pohon, serta dilengkapi dengan rangkaian fasilitas yang dirancang untuk dinikmati oleh tamu dari segala usia. Fasilitas tersebut meliputi empat kolam renang, kolam khusus anak-anak, Kids Club, aviary burung, pusat kebugaran, dan lobby lounge.

Sementara itu, untuk kebutuhan pertemuan dan acara, resor ini menghadirkan ballroom serbaguna seluas 198 meter persegi yang dapat menampung hingga 200 tamu, serta Nagara Chapel yang elegan seluas 216 meter persegi, ideal untuk penyelenggaraan pernikahan dan acara sosial dalam suasana resor yang indah.

Dalam pernyataan tertulis, Garth Simmons, Chief Operating Officer, Premium, Midscale & Economy Division for Accor in Asia, mengatakan, “Mercure Cibadak Sukabumi Resort menandai langkah penting dalam memperkuat kehadiran Mercure di Indonesia.”  

“Berlokasi di lingkungan alam yang kaya dan asri, resor ini menghadirkan sentuhan Mercure yang hangat dan berakar pada budaya lokal dalam sebuah destinasi liburan, menciptakan tempat di mana tamu merasa disambut, rileks, dan terhubung dengan kekhasan Sukabumi,” tambahnya.

Accor merupakan operator hotel internasional terbesar di Indonesia, dengan portofolio saat ini yang mencakup 135 hotel dan lebih dari 28.000 kamar. Grup ini juga memiliki pipeline pengembangan yang kuat, dengan 43 hotel tambahan atau lebih dari 9.000 kamar yang direncanakan akan dibuka dalam beberapa tahun ke depan. ***(Yun Damayanti)

INDONESIA OUTING & INCENTIVE TRAVEL EXPO 2026: PLATFORM STRATEGIS KEBUTUHAN OUTING, ENGAGEMENT, DAN PERJALANAN INSENTIF

INDONESIA OUTING & INCENTIVE TRAVEL EXPO 2026: PLATFORM STRATEGIS KEBUTUHAN OUTING, ENGAGEMENT, DAN PERJALANAN INSENTIF

Tourism for Us – Gelaran Indonesia Outing Expo (IOE) tahun ini akan memberikan peluang pertemuan yang lebih luas. Dengan nama baru Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE), acara ini menjadi salah satu platform pameran pariwisata MICE terlengkap di Indonesia, menawarkan sesi B-to-B dan B-to-C [more]