Author: admin

KETUA BALICEB: MANFAAT EKONOMI MICE HARUS BISA DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT LUAS

KETUA BALICEB: MANFAAT EKONOMI MICE HARUS BISA DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT LUAS

Tourism for Us – Pengurus Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan Ketua Umum BaliCEB periode 2026-2031 Ketut Jaman akan fokus pada lima agenda utama. Kelima agenda itu meliputi penguatan posisi Bali sebagai destinasi MICE global berbasis budaya dan keberlanjutan, peningkatan [more]

AI DAN ALGORITMA UBAH CARA WISATAWAN MEMILIH, KEPERCAYAAN TETAP DITENTUKAN OLEH MANUSIA

AI DAN ALGORITMA UBAH CARA WISATAWAN MEMILIH, KEPERCAYAAN TETAP DITENTUKAN OLEH MANUSIA

Tourism for Us – Saat wisatawan mencari destinasi di internet, pilihan yang muncul di layar gawai mereka kini semakin dipengaruhi oleh algoritma, mulai dari rekomendasi di media sosial hingga hasil pencarian. Teknologi perlahan mengubah cara orang menemukan, mempertimbangkan hingga memilih tempat untuk berwisata. Di tengah [more]

KAMPUNG NAGA TUTUP SAMPAI BULAN AGUSTUS 2026, PENGUNJUNG DIHIMBAU PATUHI PERATURAN TERBARU

KAMPUNG NAGA TUTUP SAMPAI BULAN AGUSTUS 2026, PENGUNJUNG DIHIMBAU PATUHI PERATURAN TERBARU

Tourism for Us – Masyarakat adat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya menutup kunjungan ke kampung mulai dari bulan Juni sampai dengan Agustus 2026. Selama masa penutupan akan digunakan untuk memulihkan kondisi kampung.

Selama tiga bulan ini, kampung adat akan menata ulang area parkir yang berada di pinggir jalan raya Tasikmalaya-Garut. Selain itu, pemangku adat di kampung pun akan menata ulang peraturan kunjungan ke dalam Kampung Naga.

Salah seorang pemangku adat Kampung Naga yang kami hubungi menerangkan bahwa setelah Kampung Naga dibuka kembali, setiap tamu yang mau berkunjung ke Kampung Naga harus bersilaturahmi atau datang (survey) dahulu sebelum waktu kunjungan tiba. Ini dimaksudkan agar warga di dalam kampung mengetahui akan kedatangan tamu dan berapa orang jumlahnya.

Selain itu, pengunjung juga tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar ke dalam Kampung Naga. Hal ini untuk menjaga lingkungan kampung tetap bersih, terutama dari sampah yang dibuang sembarangan.   

Kampung Naga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Penutupan sementara ini dilakukan demi kebaikan bersama. ***(Yun Damayanti)

GUNUNG DUKONO, PERMATA BARU PARIWISATA HALMAHERA UTARA, AKAN DITATA ULANG UNTUK JADI DESTINASI PENDAKIAN YANG AMAN

GUNUNG DUKONO, PERMATA BARU PARIWISATA HALMAHERA UTARA, AKAN DITATA ULANG UNTUK JADI DESTINASI PENDAKIAN YANG AMAN

Tourism for Us – Dari area camping yang terletak antara tiga dan empat kilometer dari kawah Gunung Dukono di Halmahera Utara, wisatawan dapat merasakan langsung pengalaman unik berada di dekat gunung berapi yang sedang erupsi. Semburan lava pijar berwarna merah yang menyala di bawah langit [more]

KEMENPAR GELAR FAMTRIP BAGI TA/TO MALAYSIA KE KEPRI UNTUK TINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DI PERBATASAN

KEMENPAR GELAR FAMTRIP BAGI TA/TO MALAYSIA KE KEPRI UNTUK TINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DI PERBATASAN

Tourism for Us – Selama ini, Malaysia memang menjadi salah satu pasar utama wisatawan mancanegara (wisman) bagi Indonesia. Batam, Kepulauan Riau (Kepri), bahkan tercatat sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara asal Malaysia terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD) tahun 2025, [more]

SAAT RASA MENJADI CERITA DESTINASI DI BBTF 2026

SAAT RASA MENJADI CERITA DESTINASI DI BBTF 2026

Tourism for Us – Alokasi anggaran wisatawan untuk menikmati pengalaman kuliner lokal semakin menunjukkan tren positif. Selain itu, beberapa makanan khas Indonesia telah mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Dengan kekayaan ribuan kuliner yang dimiliki Indonesia, Bali & Beyond Travel Fair mengangkat tema gastronomi sebagai bagian dari upaya meningkatkan visibilitas destinasi wisata di kalangan pelaku industri pariwisata global.

‘’Megibung Nusantara Culinary’’ menjadi tema jamuan makan malam pada pembukaan BBTF 2026. Megibung adalah tradisi makan bersama di Bali Timur yang mempunyai makna kebersamaan, kesetaraan, penghormatan, dan pengalaman yang dibangun bersama. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Dengan mengangkat tema “Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage,” Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 tidak hanya berbicara tentang makanan, tetapi tentang bagaimana rasa, budaya, sejarah, dan keberlanjutan dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang bernilai.

Semangat tersebut terasa sejak malam pembukaan BBTF 2026 pada Kamis (28/5/2026), di Heritage Garden, The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Marriott Bonvoy dan The Westin Resort Nusa Dua memilih tema ‘’Megibung Nusantara Culinary’’ untuk jamuan makan malam. Dalam jamuan itu dihidangkan ragam hidangan Nusantara dan pilihan makanan penutup Indonesia yang merepresentasikan cita rasa lokal dalam kemasan yang elegan. Megibung sendiri mempunyai makna kebersamaan, kesetaraan, penghormatan, dan pengalaman yang dibangun bersama. Konsep megibung dalam konteks hospitality internasional dikenal sebagai family-style dining.

Kekayaan rasa Indonesia tampil dalam berbagai sajian, mulai dari Seblak Bandung yang merepresentasikan energi street food perkotaan Jawa Barat, hingga Nasi Campur Bali yang memadukan identitas kuliner Bali dengan ragam inspirasi rasa dari berbagai daerah Indonesia. Kehadiran hidangan ini menunjukkan bahwa gastronomi Indonesia dapat bergerak lentur – dari tradisi, street food, hingga interpretasi modern yang tetap berpijak pada akar budaya.

Malam pembukaan BBTF 2026 juga menjadi ajang memperkenalkan bahwa Indonesia memiliki teknik fermentasi tradisional yang menghasilkan minuman beralkohol yang telah dikenal masyarakat. Arak Karangasem, salah satu minuman tradisional Bali, hadir menemani suasana makan malam. Selain itu, Matahari cocktail yang diciptakan dari perasan jeruk keprok, markisa, dan arak Bali menghadirkan rasa segar, berwarna cerah, dan uplifting. Kedua minuman itu membuktikan bahwa minuman tradisional Bali bisa diinterpretasi ulang dan dikemas secara modern dan elegan. Kekayaan minuman produk lokal Bali tersebut semakin memperkuat pengalaman gastronomi Indonesia.

Sementara itu, Sababay Winery memperkenalkan wine yang diproduksi secara lokal di Bali. Sababay dikenal luas sebagai artisan wine dan winery yang dipimpin oleh seorang perempuan. Wine lokal Bali ini dibuat dengan pendekatan yang terinspirasi dari filosofi anggur Perancis, vin de garage. Kehadirannya menunjukkan bahwa Bali tidak hanya memiliki budaya dan alam, tetapi juga kemampuan menghasilkan produk wine yang memiliki karakter, cerita, dan menjadi kebanggaan lokal.

Pengalaman gastronomi Bali semakin lengkap dengan cokelat Jembrana, Jungle Pod, dan Kopi Akasa Kintamani. Tanaman kopi dan kakao tumbuh subur di Pulau Dewata. Masing-masing dari produk cokelat dan kopi lokal tersebut membawa cerita tentang tanah, petani, proses produksi, dan identitas daerah. Kehadiran produk-produk ini memperlihatkan bahwa gastronomi Indonesia tidak berdiri sendiri sebagai hidangan, tetapi juga sebagai ekosistem yang menghubungkan petani, produsen, komunitas, pelaku hospitality, dan destinasi.

Gastronomi menjadi bahasa universal yang mudah dipahami pasar global. Di balik sebuah hidangan, terdapat cerita tentang tanah, laut, rempah, tradisi, keluarga, upacara, komunitas, dan cara hidup masyarakat setempat. Dengan ribuan pulau dan keragaman budaya yang sangat luas, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang tidak hanya menarik untuk dicicipi, tetapi juga layak dikembangkan sebagai produk wisata yang terstruktur dan dapat dijual. Inilah kekuatan Indonesia.

I Putu Winastra, S.AB, M.A.P.,Ketua Panitia BBTF 2026, menerangkan bahwa gastronomi diposisikan sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi secara lebih mendalam di BBTF 2026. Bali, misalnya, sekarang tidak hanya menghadirkan keindahan alam dan budaya saja, tetapi juga melalui kekayaan rasa yang hidup dalam tradisi, upacara, desa, pasar, dapur keluarga, hingga meja makan modern. Di luar Bali, semangat Bali and Beyond pun membuka ruang bagi destinasi lain di berbagai daerah untuk memperlihatkan identitas kuliner mereka sebagai bagian dari daya tarik wisata.

“Dalam konteks tema gastronomi, BBTF 2026 menampilkan kekayaan destinasi kuliner dan budaya dari berbagai daerah. Tahun ini, kita hadirkan 12 provinsi yang menampilkan cerita dari Bali, Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timut, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Papua dan Lampung. Narasi rempah dan kuliner Nusantara juga kita hadirkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi gastronomi berbasis budaya dan pengalaman lokal,” kata I Putu Winastra.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika wisatawan global tidak lagi hanya mencari tempat untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang bermakna. Mereka ingin mengetahui asal-usul makanan, bertemu dengan komunitas lokal, belajar memasak, mencicipi produk daerah, memahami rempah, dan membawa pulang cerita yang lebih personal dari sebuah perjalanan.

Melalui travel exchange (travex), pertemuan buyers dan sellers, serta program post-tour, BBTF 2026 memberi ruang bagi gastronomi Indonesia untuk bergerak dari sekadar promosi menjadi peluang bisnis. Produk seperti heritage dining, spice routes, market visits, cooking class, farm-to-table, sea-to-table, wine tasting, hingga pengalaman kuliner desa dapat dikembangkan sebagai paket wisata yang lebih kuat dan bernilai.

Pada akhirnya, gastronomi bukan hanya tentang apa yang disajikan di atas piring. Gastronomi adalah cara Indonesia menceritakan dirinya kepada dunia – melalui rasa, budaya, keramahan, dan keberlanjutan. Di BBTF 2026, pesan itu menjadi jelas: Indonesia tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi juga kaya untuk dirasakan, dipelajari, dan dialami. ***(Yun Damayanti)

BBTF 2026 PERKUAT POSISI INDONESIA SEBAGAI TUJUAN PARIWISATA BERKUALITAS DAN MITRA STRATEGIS GLOBAL

BBTF 2026 PERKUAT POSISI INDONESIA SEBAGAI TUJUAN PARIWISATA BERKUALITAS DAN MITRA STRATEGIS GLOBAL

Tourism for Us – The 12th Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 baru saja berlangsung. Selama tiga hari mulai 28 hingga 30 Mei 2026, lebih dari 407 buyer dari 44 negara bertemu dengan 286 seller dari 4 negara yang mewakili Indonesia, Malaysia, Cina, dan [more]

IATA LUNCURKAN SISTEM KOMUNITAS BAGASI (BCS) UNTUK MODERNISASI PENGIRIMAN PESAN BAGASI GLOBAL

IATA LUNCURKAN SISTEM KOMUNITAS BAGASI (BCS) UNTUK MODERNISASI PENGIRIMAN PESAN BAGASI GLOBAL

Tourism for Us – Pertukaran pesan yang cepat, akurat, dan aman antara maskapai penerbangan, bandara, petugas penanganan darat, dan penyedia solusi merupakan tulang punggung/dasar untuk meningkatkan operasi bagasi. Pesan Bagasi Modern atau Baggage Information eXchange (BIX) melacak bagasi melalui tahapan-tahapan penting perjalanan, termasuk check-in, pemeriksaan, [more]

PATA DAN TOP25 RESTAURANTS MENJALIN KEMITRAAN UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATAWAN

PATA DAN TOP25 RESTAURANTS MENJALIN KEMITRAAN UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATAWAN

Tourism for Us – Pacific Asia Travel Association (PATA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan TOP25 Restaurants, sebuah sistem pemeringkatan perjalanan berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan panduan perjalanan untuk berbagai atraksi wisata.

Bernard Metzger, Pendiri dan Ketua, TOP25 Restaurants (kiri); Henry Oh, Ketua, PATA (tengah); dan Noor Ahmad Hamid, CEO, PATA (kanan), sesaat setelah penandatanganan MoU antara PATA dan TOP25 Restaurants.
(Foto: PATA)

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Noor Ahmad Hamid, CEO PATA, dan Bernard Metzger, Pendiri dan Ketua TOP25 Restaurants, dan disaksikan oleh lebih dari 300 profesional perjalanan dan pariwisata pada PATA Annual Summit 2026 di Gyeoungju, Korea Selatan, minggu lalu.

Setelah penandatanganan, CEO PATA Noor Ahmad Hamid mengatakan, “Kami percaya bahwa ketika wisatawan memiliki akses ke informasi yang jelas, andal, dan komprehensif, mereka lebih siap untuk membuat keputusan yang tepat dan menikmati pengalaman yang lebih berkualitas. Inilah sebabnya mengapa kami ingin mendukung kerja TOP25 World, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan kepuasan pengunjung.”

Ia menambahkan, “Selain itu, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TOP25 Restaurants atas kesempatan untuk berkolaborasi, dan berharap ini akan membuka jalan baru untuk proyek bersama di masa mendatang.”

Setelah penandatanganan, Bernard Metzger, Pendiri dan Ketua TOP25 Restaurants, mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan PATA dalam memajukan peran pariwisata gastronomi sebagai penggerak strategis daya tarik destinasi, identitas budaya, dan keterlibatan pengunjung di seluruh kawasan Asia Pasifik. Saat kami menjajaki kemungkinan mengintegrasikan TOP25 Restaurants Awards ke dalam acara PATA, kami bertujuan untuk menciptakan visibilitas internasional yang bermakna bagi destinasi, koki, restoran, dan ekosistem kuliner, sekaligus memberikan nilai tambah pada pengalaman acara secara keseluruhan.”

Ia pun menambahkan, “Saat ini, destinasi semakin bersaing tidak hanya melalui warisan dan atraksi, tetapi juga melalui identitas kuliner dan pengalaman makanan mereka. Dengan mengenali dan mempromosikan keunggulan restoran melalui platform penghargaan kami yang terlihat secara internasional, kami membantu destinasi memperkuat posisi mereka sebagai destinasi wisata gastronomi dan menghasilkan peningkatan eksposur media, digital, dan media sosial.”

Kemitraan ini juga diharapkan dapat menguntungkan Organisasi Manajemen Destinasi (DMO) dan dewan pariwisata di seluruh wilayah Asia Pasifik dengan meningkatkan visibilitas destinasi dan memberikan eksposur bagi industri gastronomi dan makanan lokal.

Berdasarkan MoU, PATA dan TOP25 Restaurants akan berkolaborasi dalam promosi dan partisipasi acara bersama. Selain itu, jika sesuai, masing-masing organisasi akan memprioritaskan perwakilan dari organisasi lain untuk keterlibatan berbicara di acaranya.

TOP25Restaurants.com adalah panduan restoran internasional, platform peringkat kuliner, dan merek media pariwisata gastronomi yang berfokus pada identifikasi, promosi, dan perayaan destinasi gastronomi, restoran, dan koki terkemuka di seluruh dunia. Platform ini menggabungkan kecerdasan buatan, analisis data, kurasi editorial, dan keahlian perhotelan untuk menghasilkan peringkat restoran tahunan, penghargaan, panduan destinasi kuliner, dan konten terkait gastronomi. Komponen berbasis AI dimaksudkan untuk menganalisis volume besar sinyal digital dan data perhotelan, sementara kalibrasi akhir disempurnakan oleh para ahli manusia dan profesional industri.

TOP25 Restaurants mendukung promosi gastronomi yang dirancang untuk mencerminkan empat pilar utama gastronomi yaitu keragaman, keaslian, nilai uang, dan pengalaman bersantap. Ini membantu kota dan destinasi meningkatkan pengeluaran konsumen dan meningkatkan reputasi mereka sebagai destinasi kuliner terbaik. Upacara tahunan Penghargaan TOP25 Restaurants merayakan restoran-restoran paling luar biasa dan menampilkan koleksi tempat makan terbaik di setiap destinasi, bersama dengan bahan-bahan lokal terbaik di wilayah tersebut dan warisan kuliner tradisional. ***(Yun Damayanti)

DESA ADAT JADI BENTENG BUDAYA TANA TORAJA, PENGALAMAN OTENTIK TETAP TERJAGA

DESA ADAT JADI BENTENG BUDAYA TANA TORAJA, PENGALAMAN OTENTIK TETAP TERJAGA

Tourism for Us – Tana Toraja adalah destinasi evergreen di Sulawesi Selatan. Masyarakat setempat, terutama di desa-desa, berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan budaya mereka, sehingga pengalaman yang ditawarkan tetap otentik dan tak lekang dimakan waktu. Kunjungan ke desa adat menjadi agenda yang wajib dilakukan saat [more]