Tourism for Us – Seiring dengan permintaan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sedang memproses Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata. Peningkatan kualitas SDM dibutuhkan untuk mencapai pariwisata yang berkualitas. Kedua [more]
Tourism for Us – Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, telah menerima berbagai penghargaan. Meskipun demikian, desa ini tidak pernah berhenti mengeksplorasi potensinya. Pengelola desa terus mengembangkan pengalaman-pengalaman baru sehingga wisatawan tidak pernah bosan berkunjung ke sana. Dan desa wisata paling terkenal di Pulau [more]
Tourism for Us – Penerbangan langsung dari India ke Indonesia akan segera bertambah lagi. Vistara secara resmi mengumumkan akan melayani rute New Delhi-Denpasar, Bali, mulai 1 Desember 2023. Dengan tambahan penerbangan langsung, kunjungan wisatawan dari India ditargetkan bisa meningkat hingga 25 persen.
(Foto: airvistara.com)
Vistara, maskapai penerbangan dengan layanan lengkap terbaik di India dan perusahaan patungan antara grup Tata dan Singapore Airlines (SIA), mengumumkan penerbangan non-stop harian antara Delhi dan Bali mulai 1 Desember 2023. Hal ini menjadikan Vistara satu-satunya maskapai penerbangan yang menawarkan konektivitas langsung antara kedua kota tersebut saat ini.
Vistara akan menggunakan pesawat A321LR miliknya. Armada dikonfigurasi memiliki tiga kelas yang memberikan pelanggannya pilihan untuk terbang di kabin Bisnis, Ekonomi Premium, atau Ekonomi saat bepergian dengan pesawat tersebut di rute Delhi-Denpasar, Bali.
Pulau Bali telah menjadi tujuan liburan yang semakin dicari oleh wisatawan India karena aksesibilitasnya, kedekatannya, dan fasilitas visa saat kedatangan (visa on arrival/VoA) yang bebas repot.
Menanggapi pengenalan destinasi baru ini, Vinod Kannan, Chief Executive Officer Vistara, mengatakan, “India adalah sumber wisatawan asing terbesar kedua ke Bali. Dengan kemudahan visa kedatangan, Bali tetap menjadi salah satu destinasi liburan pilihan masyarakat India, selain populer untuk tujuan MICE. Apalagi, sebagai negara tujuan perdagangan terbesar kedua India di kawasan ASEAN, pejalan India juga menunjukkan potensi besar untuk perjalanan bisnis. Kami senang menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang menawarkan penerbangan langsung konektivitas antara Delhi dan Bali. Kami yakin bahwa pelanggan akan menghargai pilihannya bepergian dengan maskapai penerbangan layanan penuh terbaik India pada rute tersebut.”
Vistara adalah maskapai penerbangan India dengan peringkat tertinggi di Skytrax dan TripAdvisor, dan telah menjadi pemenang beberapa penghargaan ‘Maskapai Penerbangan Terbaik’. Selain itu, maskapai ini juga diakui sebagai ‘Maskapai Penerbangan Terbaik di India dan Asia Selatan’ selama tiga kali berturut-turut,
TATA SIA Airlines Limited, dikenal dengan nama mereknya Vistara, menyatukan keramahtamahan legendaris Tata dan SIA serta keunggulan layanannya yang terkenal dan menawarkan pengalaman penerbangan dengan layanan lengkap terbaik di India.
Vistara memulai operasi komersialnya pada 9 Januari 2015 dengan tujuan untuk menetapkan standar baru dalam industri penerbangan di India. Dan saat ini maskapai menghubungkan tujuan-tujuan di seluruh India dan luar negeri.
Saat ini, maskapai memiliki armada sebanyak 63 pesawat, termasuk 48 Airbus A320neo, 10 Airbus A321, dan 5 Boeing 787-9 Dreamliner dan telah menerbangkan lebih dari 50 juta pelanggan sejak mulai beroperasi.
Pemesanan penerbangan dibuka secara bertahap di semua saluran, termasuk situs resmi Vistara, aplikasi seluler, dan melalui agen perjalanan.
Target peningkatan kunjungan wisatawan India
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikkan, penerbangan Delhi-Bali akan meningkatkan kunjungan wisatawan India. Dengan penerbangan langsung semakin bertambah, kunjungan wisatawan India ditargetkan bisa naik antara 20 hingga 25 persen. Hal itu disampaikannya pada ’The Weekly Briefing with Sandi Uno’’, Senin (23/10/2023), di Jakarta.
Menparekraf menambahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menjajaki penerbangan langsung India-Indonesia selama enam bulan. Selain itu, Kemenparekraf telah melakukan berbagai aktivitas pemasaran ke pasar India seperti hadir di SATTE, roadshow dan sales mission.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun yang hadir secara daring mengatakan, stakeholders pariwisata di Bali terus mengkomunikasikan bahwa Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi kepada outbound travel agents India. Sekarang sekitar 200 ribu wisatawan India datang ke Bali.
‘’Kami juga membuat travel pattern untuk wisatawan India,’’ pungkas Kepala Dinas Pariwisata Bali.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Dorna Sports mengapresiasi perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh Indonesia. Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Indonesia pada 13-15 Oktober 2023 berjalan lancar dan lebih baik daripada tahun lalu. Untuk penyelenggaraan tahun depan, Dorna Sports berharap ada lebih banyak penerbangan internasional [more]
Tourism for Us – Pemerintah menargetkan jumlah akomodasi di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat meningkat 20 hingga 30 persen tahun depan. Saat ini, jumlah kamar yang tersedia di kawasan Mandalika sebanyak 2000 kamar. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan [more]
Tourism for Us – Dalam memanfaatkan potensinya, desa-desa wisata menghadapi banyak masalah dan tantangan. Terutama bagaimana meningkatkan daya tarik wisata, memasarkannya, lalu mengolah sampah yang dihasilkan. Dan bagaimana agar produk-produk ekonomi kreatif yang dibuat oleh masyarakat lokal mampu membuat pengunjung tertarik untuk membelinya.
Menparekraf Sandiaga S.Uno (tengah) menyerahkan DPUP secara simbolis kepada empat desa wisata di NTB disaksikan oleh Wakil Walikota Mataram TGH. Mujiburrahman (ketiga dari kiri) dan sejumlah pejabat dari pemda di NTB dan Kemenparekraf serta perwakilan dari OJK dan Bank NTB Syariah. (Foto: Yun Damayanti)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyerahkan bantuan dana Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) kepada empat desa wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (14/10/2023), di Desa Wisata Taman Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Bantuan ini merupakan program tindak lanjut dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021 dan 2022.
Kriteria pemberian DPUP adalah bantuan diberikan kepada desa-desa pemenang ADWI sebelumnya; desa-desa wisata yang telah mengikuti rangkaian pendampingan dan pelatihan serta bantuan pemasaran; dan usaha-usaha pariwisata di desa wisata sudah berkembang.
Empat desa wisata di NTB yang mendapatkan DPUP tahun 2023 adalah Desa Wisata Sesaot, Kabupaten Lombok Barat; Desa Wisata Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah; Desa Wisata Senaru, Kabupaten Lombok Utara; dan Desa Wisata Loang Baloq, Kota Mataram.
‘’Saya harap agar bantuan, baik dana dan pendampingan dalam literasi keuangan, ini bisa difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan produk-produk ekonomi kreatif, peningkatan destinasi wisata sehingga kunjungan wisatawan itu lebih berkualitas dan lebih berkelanjutan,’’ ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.
Penggunaan dana bantuan tersebut diawasi oleh badan usaha milik desa (BUMDes) bersama pemerintah kota/kabupaten dan pemerintah provinsi.
‘’Karena ini bentuknya dana pendukungan maka diharapkan dana ini akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bsa membuka lapangan usaha dan lapangan kerja. Sehingga ekonomi di level yang paling ekonomi rakyat dengan ini akan dapat meningkat’’ kata Menparekraf Sandiaga.
Wakil Walikota Mataram TGH. Mujiburrahman menyampaikan, Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah sebuah kota yang tidak begitu luas. Panjang pantainya hanya 9 kilometer. Dengan terpilihnya Desa Wisata Loang Baloq di ajang ADWI, kelengkapan fasilitas untuk pengunjung dan kualitas SDM di sana akan ditingkatkan.
‘’Dengan bantuan tadi, kebutuhan-kebutuhan yang memang sangat bisa menarik minat pengunjung datang akan dipenuhi, lebih dilengkapi. Selain meningkatkan kualitas kepariwisataannya, dengan dana tersebut juga bisa meningkatkan kualitas SDM pengelolanya, pokdarwisnya,’’ kata Wakil Walikota Mataram.
Dalam hal pendampingan literasi keuangan, Kemenparekraf menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank NTB Syariah. Karena banyak para UMKM membutuhkan literasi keuangan dan tambahan permodalan. Apalagi bila ada penjualan yang meningkat, mereka juga membutuhkan pelatihan dan pendampingan.
OJK memberikan materi literasi keuangan terkait ‘’Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal dan Pengenalan Produk Layanan Jasa Keuangan’’. Kemudian, OJK memberikan materi ’’Perencanaan dan Pencatatan Keuangan bagi UMKM dan Simulasi pencatatan Transaksi Keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK’’. Sedangkan dari Bank NTB Syariah memberikan materi ‘’Pencatatan dan Pengelolaan Keuangan Mikro’’.
Peserta yang mengikuti literasi keuangan ialah para perwakilan dari empat desa wisata yang memperoleh DPUP.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana mengatakan, program peningkatan literasi keuangan yang dihadirkan Kemenaparekraf diharapkan dapat memperkuat manfaat dari bantuan dana DPUP. Pelaku usaha dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha dengan lebih baik sehingga usahanya siap untuk dipertemukan dan mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan baik perbankan maupun non-perbankan.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan pelatihan ‘’Digital Youth Entrepreneurship’’ untuk memaksimalkan potensi generasi muda Nusa Tenggara Barat (NTB) agar menjadi wirausahawan handal di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan Planogram di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dengan mengangkat tema ‘’Planogram Goes to Mandalika 2023’’, planogram tersebut berada di area lobi di mana penumpang yang baru datang maupun [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf didukung United Nations Development Program (UNDP) melalui Climate Promise Project menyusun ‘’Peta Jalan (roadmap) Dekarbonisasi untuk Sektor Pariwisata.’’
Pura Ulun Danu di Danau Berata, Bedugul, Bali. (Foto: Kemenparekraf)
Dokumen yang akan menjadi acuan bersama untuk menyusun rencana strategis dalam menjalankan aksi iklim di sektor pariwisata yang ramah lingkungan, rendah emisi, dan mencapai net zero emission telah ditandatangani di tengah kegiatan Ministrial Meeting AIS Forum 2023 di Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC) 1, Selasa (10/10/2023).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, peta jalan dekarbonisasi merupakan komitmen dan wujud tanggung jawab terhadap keberlanjutan dan resiliensi iklim yang merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan visi dan misi pariwisata Tanah Air yang berkualitas dan berkelanjutan.
‘’Kemenparekraf ingin menyampaikan komitmen sektor pariwisata dalam mengeksplorasi best practice terkait dekarbonisasi dan climate action di sektor pariwisata,’’ kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Secara keseluruhan, program dekarbonisasi bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi, sekaligus mengurangi jumlah sampah dan limbah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga membahas secara komprehensif berbagai isu yang dilaporkan, diseminasi aksi, dan mekanisme yang menjadi tantangan dalam industri pariwisata.
Berdasarkan peta jalan, agenda yang harus segera ditindaklanjuti adalah mengukur baseline dan menghitung target penurunan emisi dari sektor pariwisata. Dan menyiapkan sistem pelaporan dalam mendampingi perjalanan pariwisata menuju nol emisi.
Sebagai aksi tindak lanjut dari roadmap tersebut, Kemenparekraf bekerja sama dengan Kemenkomarves serta Kementerian ESDM di bawah Climate Promise Project akan melakukan survei pengelolaan energi dan limbah ke 20 hotel di ITDC Nusa Dua Bali. Survei ini akan dilanjutkan dengan pengembangan rencana aksi mitigasi.
‘’Aksi serupa akan diperluas ke lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) dan diharapkan dapat direaplikasikan ke wilayah lain, dengan menggabungkan aksi mitigasi di dalam negeri dan kotribusi sektor tersebut terhadap NDC Indonesia (dokumen yang memuat komitmen dan aksi iklim sebuah negara yang dikomunikasikan kepada dunia),’’ kata Sandiaga.
‘’Peta Jalan Dekarbonisasi Sektor Pariwisata’’ merupakan langkah awal dan gambaran umum yang akan selalu diperbarui di masa mendatang untuk tetap selaras dengan perkembangan dinamika sektor energi, pengelolaan limbah dan perkembangan dalam industri pariwisata secara keseluruhan.
Kemenparekraf berkomitmen untuk bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, lembaga pemerintah terkait, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menyempurnakan peta jalan yang dimaksud.
‘’Cakupan roadmap juga akan ditingkatkan, program yang ada diperbarui secara berkala, bahkan obyektif dapat diubah untuk mencapai emisi nol agar lebih cepat. Pekerjaan besar itu dimulai hari ini untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang kami sebut sebagai green tourism job,’’ kata Sandiaga. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meyakini KTT AIS Forum 2023 yang mengundang partisipasi dari 51 negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia dan diikuti 1000 peserta memberikan dampak positif pada sektor pariwisata [more]