Author: admin

SEKTOR PARIWISATA BERKONTRIBUSI BESAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, INI YANG AKAN DILAKUKAN KEMENPAR

SEKTOR PARIWISATA BERKONTRIBUSI BESAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, INI YANG AKAN DILAKUKAN KEMENPAR

Tourism for Us – Sektor pariwisata tumbuh sebesar 11,31% pada Kuartal II tahun 2025, dan  berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,12% (Year on Year) dalam Kuartal II tahun 2025. Pertumbuhan di sektor ini menjadi yang tertinggi karena didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan [more]

KEMENPAR, DAN, PADI GELAR PELATIHAN KESELAMATAN WISATA SELAM DI RAJA AMPAT

KEMENPAR, DAN, PADI GELAR PELATIHAN KESELAMATAN WISATA SELAM DI RAJA AMPAT

Tourism for Us – Raja Ampat, Papua Barat Daya, adalah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) di mana aktivitas wisata selam menjadi salah satu daya tarik utamanya. Pelatihan “Diving Safety 1000 Initiatives” yang diselenggarakan di awal bulan Agustus 2025 merupakan bagian dari langkah menuju [more]

RENCANA PERJALANAN PRAKTIS UNTUK LIBURAN SINGKAT DI BATAM

RENCANA PERJALANAN PRAKTIS UNTUK LIBURAN SINGKAT DI BATAM

Tourism for Us – Geliat pariwisata di perbatasan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin menggembirakan. Pulau Batam, yang telah dikenal sebagai destinasi liburan akhir pekan, juga mengalami lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari Singapura dan Malaysia, selama musim liburan sekolah pada Juni-Juli 2025.

(Foto: Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam)

Tren kenaikan kunjungan wisman ke Batam ini diamini oleh Yossie, Marketing & Branding Manager Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam. ‘’Ya, betul meningkat. Karena bulan lalu periode school holidays di Singapura. Bulan ini juga ramai karena ada Singapore National Day yang jatuh di weekend,’’ kata Yossie.

Untuk menarik perhatian wisatawan dari Singapura dan Malaysia, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam memberikan beberapa saran tentang cara menikmati liburan singkat di Pulau Batam, yang hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan laut. Rekomendasi ini juga sangat cocok untuk rencana perjalanan wisatawan domestik yang ingin merasakan pesona Batam.

Perjalanan 2 hari 1 malam ke Batam adalah pilihan ideal bagi traveler yang ingin menikmati liburan menyenangkan tanpa perencanaan yang rumit. Dengan jarak yang dekat dengan Singapura dan Malaysia, Batam menawarkan berbagai destinasi menarik, mulai dari wisata belanja, kuliner lokal yang beraneka ragam, hingga spa ala Bali.

Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, terletak di pusat bisnis dan entertainment Nagoya, memiliki akses langsung ke pusat perbelanjaan terbesar di Batam, Grand Batam Mall. Di pusat perbelanjaan ini, pengunjung dapat dengan mudah menikmati beragam aktivitas menarik, mulai dari menikmati berbagai pilihan kuliner yang menawarkan hidangan lokal, internasional, hingga camilan ringan. Setelah makan, luangkan waktu untuk belanja di butik lokal, toko perhiasan, atau bermain bowling dan arcade game.

Grand Batam Mall juga seringkali menyelenggarakan kegiatan menarik bagi pengunjungnya, seperti pertunjukan musik, bazaar kuliner bertema khusus, hingga indoor basketball yang diadakan di main atrium, untuk menambah keseruan.

Selain itu, hotel juga merekomendasikan Pasar Pujabahari di kawasan Nagoya untuk dikunjungi. Di pasar ini, wisatawan dapat menemukan jajanan khas Batam seperti luti gendang, yakni roti goreng dengan isian utamanya ikan, ada beberapa pilihan rasa, dan bisa dijadikan sebagai oleh-oleh; otak-otak seafood, asinan, atau kerupuk udang. Dari pasar, jangan lupa untuk mampir ke kafe lokal, seperti Common Space Coffee untuk menikmati sajian biji kopi Indonesia yang terkenal nikmat.

Salah satu tempat untuk menikmati spa di Batam adalah AESPA yang berada tepat di sebelah Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam. Spa ini dikenal memiliki terapis berpengalaman dan layanan mulai dari spa, massage, refleksiologi, lulur, stone therapy, hingga foot pressure point therapy. Tamu yang menginap di Oakwood akan mendapatkan diskon 20% dan fasilitas ruang VIP gratis (menyesuaikan ketertersedian) jika pemesanan dilakukan melalui resepsionis hotel. Pengalaman spa ini memberikan kenyamanan setara dengan Bali, namun lebih mudah untuk dijangkau.

Kunjungan ke Batam tidak lengkap tanpa menikmati makan siang seafood di Nagoya Food Court atau A2 Food Court yang terkenal dengan seafood segar, aneka kuliner lokal serta peranakan. Karena lokasinya strategis, wisatawan bisa tetap santai tanpa terburu-buru untuk mengejar jadwal ferry pulang.

Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menawarkan fasilitas ekslusif seperti kamar yang luas dengan berbagai tipe pilihan, serta kolam renang infiniti dengan pemandangan indah. Jika tiba lebih pagi sebelum waktu check-in, tamu bisa menitipkan kopernya di hotel dan mulai menjelajah Batam tanpa beban.

Pada sore hari, tamu bisa bersantai dengan berenang di kolam infiniti Oakwood. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan malam di Oakbistro yang menyajikan menu lokal dan internasional olahan chef profesional dalam suasana tenang dengan pemandangan matahari terbenam. Lapis Surabaya premium dari Oakbistro yang dinikmati oleh tamu pada saat menginap juga bisa dipesan dan dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke rumah.

Bagi anggota ASR baru dapat menikmati diskon kamar sebesar 25% dan 15% untuk a la carte menu di Oakbistro. Tamu juga dapat menikmati diskon $2 melalui aplikasi mobile Sindo Ferry jika memesan dengan kode promo “OAKWOODXSINDO”. Hotel menyarankan kepada tamu-tamu dari Singapura dan Malaysia agar memesan tiket feri dan hotel lebih awal, terutama saat akhir pekan.

Dalam situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam (disbudparbatam.go.id), jumlah kunjungan wisman selama bulan Juni 2025 tercatat sebanyak 167.469 orang. Jumlah kunjungan wisman ke Batam pada Juni 2025 naik 22,31 persen dibandingkan Mei 2025 (month-to-month), dan naik 29,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Total kunjungan wisman ke Kepri selama Juni 2025 sebanyak 215.722 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata menyampaikan bahwa Batam masih menjadi gerbang utama kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau. ‘’Hingga saat ini, kontribusi Batam terhadap total kunjungan wisman di Kepri mencapai 77,63 persen,’’ ujarnya.

Dia berharap, jika kebijakan Visa on Arrival (VoA) dapat digratiskan kembali, maka potensi kunjungan akan semakin besar karena itu akan menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Batam di mata wisatawan asing. ***(Yun Damayanti)  

PERAN MISI PENJUALAN: LEBIH DARI SEKADAR TARGET DAN PROMOSI

PERAN MISI PENJUALAN: LEBIH DARI SEKADAR TARGET DAN PROMOSI

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata di berbagai destinasi di Indonesia menghadapi kesulitan ketika pemerintah menerapkan efisiensi anggaran dan mendorong pelaku industri untuk mencari alternatif lain. Dengan ketangguhan yang sudah teruji dalam menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, DPD ASITA Jawa Barat mulai memfungsikan misi [more]

MOMEN ABADI DI HOUSE OF TUGU, OLD TOWN JAKARTA YANG MENAKJUBKAN

MOMEN ABADI DI HOUSE OF TUGU, OLD TOWN JAKARTA YANG MENAKJUBKAN

Tourism for Us – Setelah bertahun-tahun penuh dedikasi dan kurasi yang cermat, House of Tugu, Old Town Jakarta kini telah membuka pintunya, mengundang para tamu ke dunia di mana sejarah, budaya, dan seni berpadu sempurna untuk menceritakan kisah-kisah Batavia kuno yang terlupakan. Properti luar biasa [more]

WISH, PROGRAM BARU KEMENPAR UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS USAHA PARIWISATA

WISH, PROGRAM BARU KEMENPAR UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS USAHA PARIWISATA

Tourism for Us – Seiring dengan produk dan layanan pariwisata di Indonesia yang semakin berkembang dan beragam jenisnya, pelaku usaha pariwisata memerlukan kemampuan untuk bisa melihat potensi dan pemetaan bisnis sesuai special interest market dan special interest product. Bila pelaku usaha pariwisata di destinasi mempunyai kemampuan itu maka apa yang ditawarkan bisa sesuai dan tepat sasaran dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan.

(Foto: Birkompublik Kemenpar)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program baru bertajuk “Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH) 2025” di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2025). Program ini hadir sebagai platform pendampingan dan akselerasi bagi pelaku industri agar ekosistem usaha pariwisata semakin kondusif, sehingga skala usaha meningkat, jaringan pasar meluas, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional juga semakin besar.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani dalam sambutannya mengatakan bahwa inisiasi ini lahir untuk merespons sejumlah tantangan yang masih dialami pelaku usaha pariwisata saat ini, terutama dalam hal akses pembiayaan dan pemanfaatan teknologi.

Apalagi produk dan layanan pariwisata di Indonesia kini semakin beragam. Pelaku usaha pariwisata memerlukan kemampuan untuk bisa melihat potensi dan pemetaan bisnis sesuai special interest market dan special interest product, sehingga apa yang ditawarkan bisa sesuai dan tepat sasaran dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan.

“Melalui WISH ini, kita ingin mendorong tumbuhnya produk-produk baru yang kemudian bisa menggaet pasar-pasar baru atau pasar lama yang tertarik ke hal-hal yang baru sekarang. Semoga program WISH ini ke depan terus berkelanjutan,” ujar Rizki Handayani.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kementerian Pariwisata Hanifah Makarim melihat bahwa salah satu yang bisa membantu untuk mendongkrak kinerja pariwisata adalah meningkatkan kapasitas industri pariwisata yang ada di destinasi-destinasi pariwisata.

Oleh karena itu, WISH hadir untuk membantu pelaku usaha agar semakin berkembang dengan menghadirkan inovasi-inovasi baru dan diharapkan hal ini bisa menarik lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“Jadi, pengembangan usaha ini bisa mengikuti akses pasar maupun akses permodalan. Karena kita melihat, permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha itu bukan hanya akses permodalan tapi juga akses pasar,” kata Hanifah.

WISH juga diharapkan dapat menjadi hub kolaborasi antarpelaku dalam ekosistem seperti pemerintah, pelaku usaha, pembiayaan, dan komunitas.

Program WISH pada tahun 2025 terkonsentrasi pada tiga sektor prioritas Kemenpar yakni usaha gastronomi, wellness, dan bahari. Adapun tahapan-tahapan yang harus diikuti oleh calon peserta adalah sebagai berikut:

  1. Open Call, pendaftaran dibuka pada 24 Juli – 15 Agustus 2025.
  2. Tahapan seleksi 500 besar
  3. Pengumuman peserta Top 100
  4. Pengumuman peserta Top 50
  5. Pengumuman peserta Top 25
  6. Peningkatan kapasitas hingga forum pitching yang akan dilaksanakan selama bulan September 2025
  7. Penyerahan penghargaan akan diberikan pada 1 Oktober 2025.

“Kami berharap, dari program ini akan banyak muncul kemitraan-kemitraan baru. Nantinya dari program ini, pelaku usaha yang terpilih akan kami buatkan katalog. Kami masukkan dalam katalog, dan katalog ini akan kami sampaikan ke Deputi Pemasaran di Kemenpar. Merekalah yang nanti akan membantu mempromosikan pelaku usaha pariwisata itu di event-event pemasaran,” kata Hanifah.

Program WISH menyasar semua pelaku usaha sektor pariwisata yang masuk ke dalam 13 bidang usaha pariwisata seperti akomodasi, hotel, restoran, kafe, rumah makan, hingga transportasi. Untuk ketiga belas bidang usaha tersebut dapat dilihat pada laman sisupar.kemenparekraf.go.id.

Adapun sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha pariwisata yang ingin menjadi bagian dari program perdana WISH di antaranya, memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha), maturitas usaha minimal dua tahun, serta skala usaha dengan minimal omzet Rp 1 miliar per tahun.

“Setelah program ini, kami akan melakukan monev (monitoring dan evaluasi). Kita akan melihat, apakah setelah acara ini usahanya berkembang sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Kemudian, kita akan melihat misalnya, apakah investor deal-nya bisa beberapa bulan atau setahun kemudian. Itu tetap akan kita pantau. Kita berharap semuanya bisa menemukan mitra bisnis di WISH ini,” tutur Hanifah.

Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftar dan mendapatkan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi laman indonesia.travel/wish.

Pada peluncuran program WISH juga dihadirkan sesi business talk yang membahas pengembangan bisnis pariwisata, mulai dari tantangan yang dihadapi, peluang yang bisa digali, hingga implementasi strategi inovatif. Hadir sebagai pembicara antara lain, Direktur AVPN Indonesia Charlie Hartono; Manager, Social Impact, Mastercard Center For Inclusive Growth Nur Hasan; Public Policy and Government Relations Manager, South East Asia, Traveloka Syarif Hidayatullah; CEO & Founder Kontrak Hukum Rieke Caroline; CEO & Founder Wise Steps Consulting Mochamad Nalendra; dan CoFounder & Chief Creative Officer OMG Creative Consulting Yoris Sebastian Nisiho. ***(Yun Damayanti) 

FMI LUNCURKAN IMGS UNTUK PENDAKIAN GUNUNG YANG LEBIH AMAN

FMI LUNCURKAN IMGS UNTUK PENDAKIAN GUNUNG YANG LEBIH AMAN

Tourism for Us – Indonesia akan memiliki sistem klasifikasi gunung untuk pertama kalinya. Sistem ini diharapkan dapat menjadi pijakan nasional dalam penyusunan standar prosedur operasional (SOP) kegiatan, pengelolaan destinasi, dan  keselamatan dan keamanan di gunung. Pengurus Besar Federasi Mountaineering Indonesia (PB FMI) secara resmi meluncurkan [more]

MENELUSURI KEINDAHAN ALAM DAN BUDAYA DI BALI BARAT DAN UTARA

MENELUSURI KEINDAHAN ALAM DAN BUDAYA DI BALI BARAT DAN UTARA

Tourism for Us – Bali bagian barat dan utara menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan bersantai. Di sini kunjungan wisatawan relatif tidak seramai daripada di bagian selatan dan tengah. Suasana lingkungan dan interaksi sosial yang lebih [more]

GARUT DAN BANDUNG TUAN RUMAH WJTM 2025

GARUT DAN BANDUNG TUAN RUMAH WJTM 2025

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata Jawa Barat yang dimotori oleh DPD ASITA Jawa Barat akan menggelar West Java Travel Mart (WJTM) 2025 pada 21-24 September 2025. Pada penyelenggaraan tahun ini, WJTM akan berlangsung di Kabupaten Garut dan Kota Bandung.  

(Sumber: DPD ASITA Jawa Barat)

Syaiful Wathan, Ketua Panitia WJTM 2025, mengatakan bahwa panitia menargetkan dapat menarik 60 sellers dan mendatangkan 120 buyers pada WJTM tahun ini.   

‘’Table top digelar di Aryaduta Hotel, Kota Bandung, tetapi tahun ini kami akan ajak peserta buyers mengunjungi Garut dahulu sebelum table top. Jadi kita akan pre-tour, bukan post-tour seperti sebelumnya,’’ ujar Wathan.  

Garut dipilih karena memiliki banyak tujuan wisata yang menarik. Selain alam yang indah, kabupaten ini juga memiliki sejumlah sumber air panas alami, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuat berbagai macam produk seperti kerajinan kulit dan kuliner yang terus berkembang.

Di sisi akomodasi, jumlah ketersediaan kamar dan tingkat layanan semakin bertambah. Kini, Garut mempunyai akomodasi bintang 4 di tengah kota sejak Mercure Garut City Center beroperasi awal tahun 2025.    

Sejalan dengan infrastruktur aksesibilitas darat yang terus dikembangkan di Jawa Barat, konektivitas antardestinasi pun turut meningkat. Salah satunya adalah akses menuju Garut sehingga perjalanan wisatawan semakin mudah. Konektivitas antara Bandung dan Garut ini membuka peluang untuk menciptakan produk wisata baru multidestinasi.

Melalui WJTM 2025, ASITA Jawa Barat bersama dengan pelaku industri pariwisata lainnya mengajak pelaku industri pariwisata dari daerah lain dan mancanegara untuk memperbarui pengetahuan destinasi Jawa Barat dan produk-produknya. Bandung dan Garut adalah dua wilayah yang bertetangga dengan segudang kuliner lezat, beragam pilihan tempat belanja murah dan aktivitas, dan hawa sejuk sepanjang tahun. 

Panitia masih membuka kesempatan bagi pelaku pariwisata maupun pelaku dari sektor usaha lain terkait perjalanan yang mau berpartisipasi di WJTM 2025. ‘’Pendaftaran untuk sellers dan buyers dibuka sampai 5 September 2025,’’ kata Wathan. ***(Yun Damayanti) 

YUK, BERMAIN DAN TELUSURI UANG LEWAT CERITA ANAK DI MUSEUM BANK INDONESIA

YUK, BERMAIN DAN TELUSURI UANG LEWAT CERITA ANAK DI MUSEUM BANK INDONESIA

Tourism for Us – Pameran interaktif di museum memiliki peran krusial dalam menyampaikan pesan yang ingin disampaikan oleh museum. Dengan pendekatan ini, pengunjung, terutama generasi muda, dapat merasakan keterhubungan yang lebih dalam dengan konten yang disajikan, sehingga pengalaman mereka menjadi lebih bermakna dan menarik. Museum [more]