Tag: campervan

CAMPERVAN DAN TREKKING, PRODUK BARU PARIWISATA NTT 2022

CAMPERVAN DAN TREKKING, PRODUK BARU PARIWISATA NTT 2022

Tourism for Us – Perjalanan overland di Pulau Flores muncul jadi tren perjalanan baru wisatawan domestik (wisdom) di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahap awal pelonggaran kegiatan masyarakat. Perjalanan darat ini pada umumnya dilakukan oleh grup perusahaan dan insentif. Overland mulai dari Labuan Bajo di [more]

WISNUS MASIH MEMILIH WISATA ALAM PADA 2022

WISNUS MASIH MEMILIH WISATA ALAM PADA 2022

Tourism for Us – Wisatawan nusantara (wisnus) masih memilih wisata alam pada tahun 2022. Daya tarik dan aktivitas yang diminati tidak murni wisata alam tetapi dekat dengan kota atau desa, dan tersedia utilitas dasar seperti air dan listrik. Wisnus akan bepergian bersama keluarga atau teman, [more]

PERMINTAAN CAMPERVAN/MOTORHOME MENINGKAT SELAMA PANDEMI

PERMINTAAN CAMPERVAN/MOTORHOME MENINGKAT SELAMA PANDEMI

Ini dia hal-hal yang perlu diketahui sebelum membuat campervan dan motorhome

Tourism for Us – Permintaan pembuatan kendaraan rekreasi jenis campervan dan motorhome di Indonesia terus naik terutama sejak 2018. Delima Jaya, salah satu karoseri pembuat campervan dan motorhome di Bogor, melihat kenaikan permintaan sampai 20 persen pada 2020/2021. Dan permintaan kendaraan rekreasi jenis ini diprediksi masih akan meningkat tahun depan, minimal 10 persen.  

Delima Jaya,salah satu karoseri pembuat campervan dan motorhome di Indonesia.(Foto: Yun Damayanti)

Delima Jaya mulai menerima pesanan pembuatan campervan sejak 2013. Campervan yang dibuat belum selengkap seperti produksi sekarang. Setelah keluarga Kusmajadi mengunggah pengalaman perjalanan keliling Indonesia dengan motorhome di YouTube pada medio 2018, permintaan terhadap kendaraan rekreasi jenis ini semakin ramai. Perjalanan keluarga Kusmajadi turut memperkenalkan campervan dan motorhome kepada masyarakat Indonesia. Sebelumnya, baru segelintir masyarakat yang telah mengetahui dan merasakan keseruan perjalanan dengan campervan dan motorhome yang bagus dan nyaman di luar negeri.

“Delima Jaya membuat motorhome untuk keluarga Kusmajadi. Itu awal mula jenis motorhome yang lengkap dan bagus yang pernah kami bangun. Semenjak itu, permintaan semakin meningkat. Selain perjalanan keluarga Kusmajadi yang viral, grup-grup campervan dan motorhome mulai bermunculan di grup-grup Whatsapp, Facebook, dan Instagram. Itu semua mempromosikan motorhome dan campervan sehingga ikut menumbuhkan permintaan. Pada tahun 2013 keinginan orang Indonesia punya campervan atau motorhome sudah ada tapi belum seramai seperti pada 2018. Apalagi semenjak pandemi, kendaraan jenis ini semakin disukai, “ ujar Syahril dari tim pemasaran Delima Jaya menjelaskan.

Campervan X Motorhome

Campervan menitikberatkan pada memodifikasi bagian dalam kendaraan. Untuk memodifikasinya tidak memerlukan membangun body dari awal. Jika diperlukan modifikasi pada bagian luar pun tidak banyak. Pada umumnya campervan menggunakan kendaraan berukuran lebih kecil. Oleh karena itu, fitur-fitur di dalam kabin biasanya tidak selengkap seperti yang ada di motorhome.

Walaupun sama-sama memodifikasi kendaraan, untuk membangun sebuah motorhome dimulai dari membuat kabin sasis hingga body. Pada umumnya kendaraan yang digunakan berukuran lebih besar daripada campervan sehingga memungkinkan fitur-fitur di dalam kabin selengkap rumah. Maka motorhome bisa dikatakan rumah berjalan.

Sebelum membangun sebuah campervan atau motorhome, pemilik harus mempunyai Surat Keterangan Rancang Bangun (SKRB), Surat Ubah Bentuk, dan Surat Uji Tipe (Srut). Setelah selesai, kendaraan rekreasi ini juga harus mempunyai KIR. Izin yang diberikan untuk campervan dan motorhome adalah delivery van niaga (delvan niaga) yang mengizinkan kendaraan bisa membawa penumpang sekaligus barang-barang. Pengurusan perizinan bisa dibantu oleh karoseri yang membuat campervan dan motorhome.

Baik campervan dan motorhome bisa menggunakan berbagai jenis kendaraan. Namun, pemilik sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu terkait SKRB yang dimiliki oleh karoseri. Seperti Delima Jaya, mereka akan mengarahkan pelanggannya untuk menggunakan kendaraan yangmana mereka memiliki izin untuk rancang bangun. Karoseri ini memiliki izin di antaranya untuk kendaraan Isuzu Elf, Mitsubishi engkol, dan L300. Hal ini diperlukan agar pemilik tidak kesulitan dalam mengurus perizinan.

“Semua kendaraan bisa. Tapi, nanti terbentur regulasi dan perizinannya. Jangan sampai pelanggan sudah mengeluarkan biaya besar, karena KIR tidak keluar, campervan atau motorhome-nya malah tidak bisa dipakai,“ tambah Syahril.

Untuk membuat satu unit campervan biaya yang dihabiskan antara Rp 150 juta sampai Rp 300 juta. Biaya yang dikeluarkan tergantung pada jenis mobil dan spesifikasi campervan yang dibuat.

Sedangkan untuk membangun satu unit motorhome biayanya mulai dari Rp 800 juta. Sama seperti campervan, biaya yang dikeluarkan tergantung juga pada jenis kendaraan dan spesifikasi motorhome yang dibangun.*** (Yun Damayanti)

MOTORHOME BUKAN TREN SESAAT, GRUP BIS SAN SIAP TANGKAP PELUANG

MOTORHOME BUKAN TREN SESAAT, GRUP BIS SAN SIAP TANGKAP PELUANG

Tourism for Us – Dengan motorhome, kita tidak meninggalkan kenyamanan rumah selama bepergian. Selain daripada itu, dua kebutuhan utama perjalanan, transportasi dan akomodasi, terpenuhi hanya dengan satu alat saja. Motorhome adalah salah satu dari jenis kendaraan rekreasi di darat selain campervan dan karavan. Layaknya sebuah [more]