MOTORHOME BUKAN TREN SESAAT, GRUP BIS SAN SIAP TANGKAP PELUANG
Tourism for Us – Dengan motorhome, kita tidak meninggalkan kenyamanan rumah selama bepergian. Selain daripada itu, dua kebutuhan utama perjalanan, transportasi dan akomodasi, terpenuhi hanya dengan satu alat saja.

Motorhome adalah salah satu dari jenis kendaraan rekreasi di darat selain campervan dan karavan. Layaknya sebuah rumah, di dalam motorhome ada: area duduk dengan meja dan kursi atau sofabed, area tidur, area dapur, area kamar mandi, area penyimpanan, dan tentu saja ruang kemudi. Semua fitur kelengkapan rumahnya dibuat dalam ukuran yang lebih kecil namun serba fungsional dan efisien guna menyiasati luas ruang yang terbatas. Selain itu, motorhome juga dilengkapi dengan energi listrik dan air bersih. Fitur-fitur kelengkapan motorhome harus memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penumpang dan barang bawaan selama perjalanan.
Grup PO Bis SAN asal Bengkulu, salah satu operator bis antarkota antarprovinsi (AKAP) Trans Sumatera dan Trans Jawa, sudah selesai membangun satu unit motorhome. Kendaraan yang digunakan Isuzu ELF NLR 55 TLX. Motorhome berukuran 6 x 1,835 x 3,2 meter itu dapat mengakomodasi empat sampai lima orang. Motorhome dibuat untuk keluarga atau kelompok kecil.
Ruang tidur di bagian belakang motorhome bisa diperpanjang saat parkir. Di situ bisa memuat sampai tiga orang dewasa tidur. Sedangkan ruang tidur lainnya berada di atas ruang kemudi. Di sana bisa memuat sampai dua orang. Setiap ruang tidur dilengkapi matras setebal 10 sentimeter dengan tingkat kekerasan medium. Matras cukup nyaman dipakai untuk beristirahat.
Di bagian tengah ada ruang kamar mandi yang dilengkapi dengan toilet duduk dan shower; kitchenette dengan laci-laci dan lemari serta rak-rak tempat penyimpanan; serta empat kursi dan sebuah meja yang bisa dilipat dan digeser. Dua dari empat kursi bisa diputar dan direbahkan (reclined).
Pendingin udara di kabin berasal dari alat penyejuk udara yang dipasang di atap dan blower besar di belakang kursi kemudi. Masing-masing penyejuk udara dapat dikendalikan sendiri. Selain itu, di bagian atap kabin dilengkapi dengan exhaust yang dilapis penutup transparan sehingga cahaya dapat masuk ke dalam ruangan.
Lemari pendingin (fridge), kompor listrik induksi dan microwave adalah fitur-fitur esensial yang ada di kitchenette. Kitchen sink berpenutup menambah ruang di meja kitchenette. Kenop laci dan lemari dengan sistem tekan berfungsi sebagai pengunci sekaligus pegangan untuk membuka dan menutup serta meminimalisasi benda-benda lain tersangkut. Dan sebuah televisi untuk hiburan selama motorhome berjalan.
Untuk melengkapi waktu bersantai saat motorhome parkir, awning selebar sekitar tiga meter yang digerakan secara otomatis dengan listrik memberi keteduhan maksimal. Sebuah meja lipat lainnya dan satu saklar listrik yang tersimpan apik di dalam badan mobil memungkinkan memasak di luar ruang.
Satu genset menambah ketersediaan listrik di dalam motorhome. Untuk keperluan sanitasi, rumah berjalan ini pun dilengkapi dengan tangki penyimpan air tawar bersih dan air pembuangan. Kapasitas genset maupun tangki-tangki penyimpan air dan limbah untuk memenuhi kebutuhan selama dua hari.

Dengan motorhome, traveler tidak meninggalkan kenyamanan rumahnya selama berpergian. [Foto; Yun Damayanti]
Lesandri Adnan dari Grup PO Bis SAN mengatakan, maraknya penggunaan campervan saat ini bukan hanya tren semata tetapi juga peluang bisnis. Dia pun yakin, campervan dan motorhome tidak menjadi tren sesaat saja selama pandemi namun juga bisa menjadi bisnis berkelanjutan di Indonesia.
“Apa yang terjadi sekarang, orang-orang ramai-ramai pakai campervan, itu karena di antaranya, jaringan jalan tol di Pulau Jawa semakin baik. Adanya pandemi mengakselerasi tren ini. Kondisi yang membuat orang-orang merasa lebih aman naik kendaraan pribadi. Ditambah lagi, orang-orang Indonesia yang selama ini tinggal di luar negeri, pernah merasakan traveling dengan campervan dan motorhome, ketika dia harus pulang ke Indonesia, ingin bisa melakukan hal-hal tersebut di sini. Itu juga yang menularkan ketertarikan penggunaan campervan, motorhome, kepada orang-orang Indonesia lainnya,“ ujar Lesandri.
Walapun belum secara tegas dinyatakan, diakuinya, Grup PO Bis SAN memandang serius peluang menjadi operator motorhome dan campervan. Operasionalnya akan memanfaatkan jejaring pool, agen-agen dan kemitraan-kemitraan lain yang telah dibangun di sepanjang rute yang dilayani bis SAN. Dan contoh-contoh sistem pengoperasiannya pun sudah banyak seperti yang ada di Australia dan Selandia Baru.
“Bis, motorhome dan campervan, masing-masing punya pasar. Tipikal penggunaannya juga berbeda-beda. Jadi, jika ditanyakan, apakah antara satu sama lain akan saling ‘memakan’, menurut saya tidak begitu,“ tambah Lesandri.
Motorhome dan campervan disukai oleh banyak traveler di dunia. Karena ini memenuhi dua kebutuhan perjalanan sekaligus, transportasi dan akomodasi. Dengan menggunakan motorhome atau campervan, traveler berkesempatan melakukan perjalanan panjang dan mengeksplorasi destinasi lebih jauh. Dalam perjalanan panjang itu, traveler bisa mengkustom rute perjalanannya, menemukan tempat-tempat yang tidak ramai dikunjungi turis, bertemu dengan lebih banyak orang lokal ketika: berbelanja kebutuhan logistik, saat mencari motorhome/campervan park (bumi perkemahan khusus untuk parkir motorhome dan campervan) atau meminta izin parkir di lahan warga, dan mengunjungi daya tarik-daya tarik lokal.
Kendaraan rekreasi macam ini ditengarai sebagai bentuk adaptasi dari kehidupan nomaden suku Gypsi. Dalam perkembangannya, motorhome, campervan dan karavan merepresentasikan gaya hidup. Baik kendaraan itu digunakan sebagai alat transportasi-akomodasi untuk suatu perjalanan rekreasi ataupun dimanfaatkan sebagai rumah tinggal.*** (Yun Damayanti)

Berapa harga unit lengkao
halo darwis. untuk membangun 1 unit motorhome lengkap budget mulai dari Rp 800 juta. harga tergantung spek yang diinginkan.