Tourism for Us – Taiwan merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia pada Januari-Juni 2026 mencapai 108.989 kunjungan dan menempatkan Taiwan pada urutan ke-13 negara penyumbang wisatawan ke Indonesia. Potensi pasar tersebut masih [more]
Tourism for Us – Promosi destinasi Indonesia akan berlangsung tanpa henti selama delapan hari di Paris, dimulai pada 10 September 2026. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pelaku industri pariwisata, diaspora Indonesia di Prancis, serta komunitas internasional. Kegiatan promosi ini sejalan dengan beberapa [more]
Tourism for Us – Wisatawan asal Yordania umumnya hanya mengenal Bali sebagai tujuan wisata utama. Ketiadaan penerbangan langsung dari Amman ke Indonesia, termasuk ke Jakarta, menyebabkan banyak warga Yordania tidak mengetahui destinasi lain di luar Bali. Oleh karena itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Yordania dan Palestina proaktif dengan menyelenggarakan seminar yang diikuti sesi business matching, bertujuan untuk memperkenalkan destinasi DKI Jakarta sebagai ibukota Republik Indonesia dan Jawa Barat sebagai destinasi wisata menarik lainnya di Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina menyelenggarakan seminar yang diikuti sesi business matching, bertujuan untuk memperkenalkan destinasi DKI Jakarta sebagai ibukota Republik Indonesia dan Jawa Barat sebagai destinasi wisata menarik lainnya kepada agen perjalanan/operator tur Yordania. (Foto: Exotic Java Trails)
Seminar bertajuk ‘’Discover Indonesia: Jakarta and West Java Tourism Showcase’’ digelar di Signia by Hilton Hotel Amman, Senin 20 Juli 2026. Delegasi pelaku industri pariwisata Indonesia menjelaskan daya tarik yang dimiliki destinasi Jakarta dan Jawa Barat, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, wisata kuliner, destinasi belanja, hingga situs-situs bersejarah.
Selain itu, aksesibilitas di antara dua destinasi bertetangga ini juga sangat baik, dengan berbagai pilihan transportasi yang memudahkan perjalanan, sehingga wisatawan dapat menjelajahi keindahan keduanya. Walaupun untuk sementara ini, wisatawan dari Yordania harus transit dahulu di negara tertentu untuk mencapai berbagai destinasi wisata di Indonesia.
Seminar ini diikuti oleh pelaku industri pariwisata Yordania. Mereka kemudian mengikuti sesi business matching dan bertemu langsung dengan enam pelaku industri pariwisata dari Jakarta dan Jawa Barat.
Delegasi sellers dari Jawa Barat diwakili oleh Exotic Java Trails, Rex Tours, dan perwakilan dari DPD PUTERI Jawa Barat. Sementara, delegasi sellers dari Jakarta diwakili oleh Marintur Indonesia (perwakilan dari DPD IINTOA DKI Jakarta), Fokus Indonesia, dan Nuansa Mandiri Tours.
Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, menyampaikan bahwa seminar ini mencerminkan hubungan kerja sama pariwisata yang semakin erat di antara kedua negara. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang lebih kuat antarpemerintahan, sekaligus membuka peluang bussiness-to-business (B-to-B) yang lebih luas untuk meningkatkan pertukaran wisatawan, baik dari Yordania maupun Indonesia.
KBRI pun menegaskan komitmennya untuk mempromosikan lebih banyak lagi destinasi wisata Indonesia ke pasar Yordania. Selain itu, momentum ini menjadi pendorong pengembangan paket wisata yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan Timur Tengah, khususnya Yordania.
Daniel N. Nugraha dari Exotic Java Trails, yang juga Ketua DPD ASITA Jawa Barat, mengungkapkan bahwa pelaku industri pariwisata Yordania menyambut baik inisiatif ini. Salah satu umpan balik penting adalah banyak agen perjalanan Yordania belum mengenal destinasi Jawa Barat. Mereka bahkan ada yang belum mengetahui kawasan Puncak merupakan salah satu tujuan wisata utama di kalangan wisatawan dari Timur Tengah.
‘’Mereka menyambut baik dan antusias mau datang ke Jawa Barat. Kita ini jadi destinasi baru bagi mereka. Itu artinya kita memang berkewajiban untuk memasarkan dan mempromosikan destinasi Jawa Barat, apalagi dengan adanya dukungan dari pemerintah,’’ ujar Daniel.
‘’Selama ini yang mereka tahu hanya Bali. Ketika mereka ditawari destinasi DKI Jakarta dan Jawa Barat, mereka tidak tahu kedua destinasi ini ada di mana. Namun, setelah kita presentasi, dengan menampilkan bahwa di Jawa Barat memiliki lembah, sungai, dan hutan yang hijau, juga ada pantai, mereka tampak tertarik. Rata-rata, mereka memang tertarik untuk melihat yang hijau-hijau,’’ kata Joseph Irianto dari Rex Tours, yang juga Ketua DPD ASTINDO Jawa Barat.
Selain itu, menurut penilaian Joseph, warga Yordania yang melakukan perjalanan rata-rata dari kelas menengah-atas. Kebutuhan dan preferensi mereka tinggi, salah satunya adalah pilihan akomodasi di hotel bintang 5.
Ketiadaan penerbangan langsung dari Amman, Yordania ke Jakarta menjadi salah satu tantangan dalam mempromosikan paket wisata ke Jawa Barat. Penerbangan transit membuat harga tiket lebih tinggi dan waktu perjalanan yang lebih lama.
‘’Bagaimanapun, kita sedang berusaha. Saya sendiri tengah menyusun paket-paket menarik yang mengangkat kelebihan-kelebihan yang dimiliki Jawa Barat dan memenuhi ekspetasi yang mereka cari,’’ pungkas Joseph.
Acara tersebut ditutup dengan jamuan makan malam dan sesi jejaring (networking dinner). Delegasi Jawa Barat dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan. Sementara, wakil dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta memimpin delegasi Jakarta. Selain itu, misi dagang ini juga dihadiri oleh Presiden Yordania-Indonesia Business Council (JIBC) Suhail Saidi. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – The 12th Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 baru saja berlangsung. Selama tiga hari mulai 28 hingga 30 Mei 2026, lebih dari 407 buyer dari 44 negara bertemu dengan 286 seller dari 4 negara yang mewakili Indonesia, Malaysia, Cina, dan [more]
Tourism for Us – Pacific Asia Travel Association (PATA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan TOP25 Restaurants, sebuah sistem pemeringkatan perjalanan berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan panduan perjalanan untuk berbagai atraksi wisata. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Noor Ahmad Hamid, CEO PATA, dan Bernard Metzger, Pendiri dan [more]
Tourism for Us – Pertumbuhan pariwisata di Jawa Barat menunjukkan tren positif, pemerintah provinsi berkomitmen untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Untuk mencapai tujuan ini, kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk promosi ke luar daerah dan luar negeri akan diperkuat.
Kereta cepat Jakarta Bandung. (Foto: KCIC)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, hingga September 2025, perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) mencapai 158,53 juta perjalanan, meningkat 29,25 persen dibandingkan periode yang sama 2024. Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bandung menjadi tujuan dengan kontribusi terbesar.
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dengan kereta cepat Whoosh tercatat 19.867 orang pada bulan September 2025. Total kunjungan wisman melalui Whoosh mencapai 144.217 orang pada periode Januari-September 2025. Sementara itu, wisman yang datang melalui pintu Bandara Internasional Kertajati tercatat hanya 263 orang pada September 2025 dan sebagian besar berasal dari Singapura.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat kini membidik arus wisatawan yang datang ke Jawa Barat. Tren kenaikan mobilitas wisatawan domestik dan internasional ini menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi Jawa Barat sebagai destinasi prioritas.
‘’Promosi daerah, kerja sama lintas negara, dan kegiatan pemasaran pariwisata menjadi strategi yang dipersiapkann untuk mengoptimalkan potensi tersebut,’’ kata Iendra.
DPD ASITA Jawa Barat menyambut baik arah kebijakan pemprov ini. Hal tersebut juga sejalan dengan program asosiasi yang menggeber kegiatan promosi pariwisata Jawa Barat secara intensif.
‘’Tidak ada akhir tahun. Kami terus berpromosi di bulan Desember ini. Januari, Februari, Maret tahun depan pun kita sudah siap bergerak untuk berpromosi,’’ ujar Daniel G. Nugaraha, Ketua DPD ASITA Jawa Barat.
‘’Supaya pertumbuhan ekonomi berjalan melalui pariwisata, tidak ada pilihan lain, harus mendatangkan wisatawan mancanegara. Kalau wisatawan Nusantara selalu mengeluhkan harga tiket pesawat domestik yang mahal, kita berharap bisa lebih baik dengan kehadiran wisman,’’ tambahnya.
Selain itu, promosi pariwisata Jawa Barat yang intensif saat ini diharapkan dapat menyampaikan kondisi sebenarnya di Indonesia, terutama bahwa destinasi di pulau-pulau lain, seperti Jawa, tetap aman untuk dikunjungi. Hal ini penting untuk dilakukan di tengah berita mengenai bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
‘’Jangan sampai wisatawan membatalkan rencana perjalanannya atau takut bepergian ke Indonesia,’’ kata Daniel.
Dukungan atas upaya promosi pariwisata Jawa Barat yang digerakkan oleh pelaku industri tidak hanya datang dari Pemprov Jawa Barat melalui Disparbud, tetapi juga dari perwakilan Indonesia di luar negeri seperti KBRI di Kuala Lumpur, KJRI di Johor dan Pulau Penang, serta Bank Indonesia. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kunjungan wisatawan asal Perancis ke Bali masih menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun pertumbuhan penjualan paket wisata ke Bali mengalami penurunan pada tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Beberapa faktor telah berkontribusi terhadap melambatnya pertumbuhan penjualan paket wisata ini. [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan kampanye baru ‘‘Wonderful Indonesia: Go Beyond Ordinary’’ untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di pasar internasional. Kampanye ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi merek Wonderful Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang otentik, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi. Inisitatif itu juga [more]
Kami menyediakan platform yang efektif untuk mempromosikan produk dan acara yang akan membawa mitra bisnis potensial kepada Anda.
Kami menjangkau pelaku industri perjalanan dan pariwisata di seluruh Indonesia
Kami menghubungkan pelaku pariwisata mikro dengan pelaku industri menengah dan besar dan sebaliknya
Anda bisa menjangkau lebih banyak mitra bisnis potensial dengan cepat
Produk dan acara Anda akan ditampilkan kepada audiens yang tepat
Apa yang bisa Anda promosikan bersama kami?
Paket-paket perjalanan umum, trip minat khusus, tailor-made/customized tour, perjalanan insentif
Daya tarik dan pengalaman wisata
Produk-produk terkait perjalanan [koper, aksesoris, dll.], MICE dan ekonomi kreatif
Acara khusus [festival, konser, pameran, KTT, seminar/workshop dll.]
Profil usaha dan personal
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjangkau mitra bisnis potensial baru dan meningkatkan penjualan Anda. Mulailah memanfaatkan setiap momen untuk mempromosikan produk dan acara Anda.
Kami siap membantu untuk mewujudkan impian Anda. Hubungi kami di sini.
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi di World Travel Market (WTM) London 2024 dan memfasilitasi 46 usaha jasa pariwisata meliputi biro perjalanan wisata dan usaha jasa akomodasi yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Bursa pariwisata tahunan terbesar di penghujung tahun itu [more]