Tourism for Us – Taiwan merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia pada Januari-Juni 2026 mencapai 108.989 kunjungan dan menempatkan Taiwan pada urutan ke-13 negara penyumbang wisatawan ke Indonesia. Potensi pasar tersebut masih [more]
Tourism for Us – Keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memberikan pelayanan kepada wisatawan. SDM yang kompeten merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengalaman berwisata yang berkualitas dan berkesan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi [more]
Tourism for Us – Jakarta semakin menegaskan posisinya bukan lagi sekedar kota transit atau bisnis. Kota ini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang kaya pengalaman. ‘’Ape yang lu mau, gue punya,’’ begitu kira-kira kata orang Betawi.
Jakarta Sales Mission Malaysia 2025 yang berlangsung di tiga kota di Malaysia pada 19-21Agustus 2025 merupakan inisiasi kolaboratif antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dengan DPD IINTOA Jakarta. (Foto: Ist.)
Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan bahwa betapa pentingnya kegiatan Jakarta Sales Mission Malaysia 2025. Menurutnya, ibu kota negara saat ini harus terus memperkenalkan diri pada dunia melalui berbagai kanal sesuai bidang. Salah satunya adalah melalui penjualan langsung yang bekerja sama dengan DPD Indonesia Inbound Tour Operator Association (IINTOA) Jakarta.
‘’Jakarta kini bukan lagi sekedar kota transit atau bisnis. Kota ini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang kaya pengalaman. From heritage to high-rise, from street food to fine dining. Jakarta has it all,’’ kata Andhika.
Jakarta Sales Mission Malaysia 2025 yang berlangsung di tiga kota di Malaysia merupakan inisiasi kolaboratif antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dengan DPD IINTOA Jakarta. Misi penjualan ini juga didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor. Mengusung tema ‘Enjoy More the Unexpected of Jakarta’, delegasi misi penjualan langsung ini membawa 20 sellers terdiri dari 10 hotel, 8 operator tur dan agen perjalanan, dan 2 atraksi wisata/destinasi.
Sales Mission diawali di Johor Bahru pada 19 Agustus 2025 dan dihadiri oleh 30 agen perjalanan dari Malaysia dan empat agen perjalanan dari Singapura. Hari kedua misi digelar di Melaka pada 20 Agustus 2025 dan dihadiri oleh 30 agen perjalanan dari Melaka dan Negeri Sembilan. Dan hari terakhir misi penjualan diselenggarakan di Kuala Lumpur pada 21 Agustus 2025 dan dihadiri oleh 25 agen perjalanan.
‘’Mengacu pada penyelenggaraan Sales Mission IINTOA beberapa waktu lalu di Vietnam dan Thailand, greget IINTOA lebih terasa, baik sellers maupun buyers merasa terpuaskan dengan kualitas masing-masing seller yang datang maupun dari pemilihan buyers yang juga bukan kaleng-kaleng yang dibawa oleh IINTOA Jakarta,’’ ujar Jongki Adiyasa, Ketua DPD IINTOA Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Buyers yang dihadirkan pada Jakarta Sales Mission Malaysia 2025 telah melalui proses kurasi dan verifikasi sebelumnya. Selama tiga hari misi penjualan berlangsung terungkap bahwa wisatawan Malaysia ingin mencari sesuatu yang baru.
‘’Kepulauan seribu akan tren ke depan. Begitu pun dengan paket-paket perjalanan Jakarta-Bandung dengan menggunakan kereta cepat Whoosh akan semakin banyak,’’ tuturnya.
Menurut Jongki, pemerintah hendaknya lebih melihat efek domino dari Sales Mission ini dan memperhatikan peningkatan dukungan terhadap pelaksanaan dalam hal akomodasi, transportasi, komunikasi, dan diplomasi dengan para pemangku kepentingan di masing-masing negara.
Kolaborasi dan kerja sama antara Disparekraf DKI Jakarta dengan IINTOA membuktikan bahwa promosi langsung tetap bisa dilakukan walaupun di tengah perekonomian nasional yang masih lesu imbas dari pengetatan anggaran pemerintah. Penetrasi pasar tidak bisa ditunda-tunda untuk mendongkrak arus kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya dari Negeri Jiran Malaysia. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Asosiasi operator tur inbound, Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA), berkomitmen untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Anggotanya tidak pernah berhenti memasarkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia [more]
Tourism for Us – Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) memproyeksikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) naik antara 10 persen sampai 15 persen pada 2025. Pemberitaan negatif terhadap pariwisata Indonesia pada akhir tahun 2024 dan awal 2025 tidak terlihat mempengaruhi pemesanan yang diterima oleh para operator [more]
Tourism for Us – Jakarta akan mengikuti jejak kota New York. Kota metropolitan terbesar di Indonesia ini dalam proses bertransformasi dari ibukota negara menjadi kota global. Dan sektor pariwisata akan menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi kota.
Pemprov DKI Jakarta bersinergi dengan KJRI New York menggelar Jakarta Tourism Business Matching di Ruang Pancasila di kantor KJRI New York, Rabu, 21 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri 12 TO/TA di New York. (Credit to Disparekraf DKI Jakarta/KJRI New York)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersinergi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York menggelar Jakarta Tourism Business Matching di Ruang Pancasila di kantor KJRI New York pada 21 Agustus 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Jakarta International Fair 2024 di New York, Amerika Serikat (AS). Selain sebagai ajang mempromosikan destinasi Jakarta, kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan Indonesia dan Amerika Serikat.
Konsul Jenderal (Konjen) RI di New York Winanto Adi mengatakan, Jakarta dan New York memiliki kemiripan yakni sebagai tempat peleburan budaya, tradisi dan modernitas. Ia berharap, Jakarta Tourism Business Matching akan mendorong wisatawan dari kota Big Apple untuk tidak ragu-ragu lagi berkunjung ke Jakarta terutama untuk aktivitas MICE dan wisata minat khusus.
Dia pun percaya bahwa kolaborasi antara bisnis pariwisata Indonesia dan operator-operator tur dari AS dapat menciptakan situasi yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat
Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Marullah Matali yang memimpin delegasi Jakarta ke New York menyampaikan, Jakarta yang tidak lagi menjadi ibukota telah mengarah menjadi kota global. Sektor pariwisata akan menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Kota Jakarta.
Marullah menjelaskan lebih lanjut, dalam misi penjualan (sales mission) kali ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta fokus pada tiga segmen utama yaitu wisata mewah di Kepulauan Seribu, sport tourism dan MICE. Ketiga segmen tersebut diyakini akan sangat menarik bagi pasar Amerika Serikat. Khusus untuk sektor MICE, Jakarta sedang gencar memperkenalkan inisiatif #JakartaNIceforMICE.
‘’Kami berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai destinasi internasional utama untuk kegiatan MICE melalui pendekatan business-to-business (B-to-B),’’ kata Marullah.
Disparekraf DKI Jakarta menghadirkan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) Hosea Andrea Rungkat dan Ketua Umum Indonesia Inbound Tour Operators Asscociation (IINTOA) Paul Edmundus Tallo sebagai narasumber pada Jakarta Tourism Business Matching.
Ketum IINTOA mengapresiasi promosi destinasi Jakarta di New York. Kegiatannya tidak hanya table top (business matching) tetapi juga ada Jakarta Day yang digelar di jalan dan menarik banyak sekali pengunjung.
‘’It’s wonderful. Ini menguasai sekali. Di table top kami mempromosikan destinasi Jakarta dan Jakarta & Beyond. Ada 12 tour operators/travel agents (TO/TA) di New York yang hadir. Dan mereka antusias,’’ ujar Paul.
Dia menyarankan agar di masa mendatang pelaksanaan promosi B-to-B juga memperhatikan waktu yang tepat bagi pelaku bisnis di AS untuk dapat mengikutinya.
AS termasuk negara penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak ke Indonesia pada tahun 2023. Oleh karena itu, Jakarta membidik wisatawan AS menjadi pasar utama untuk mengembangkan pariwisata kotanya.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Vietnam menjadi sumber pasar potensial wisatawan mancanegara (wisman) dari ASEAN bagi Indonesia pascapandemi. Pertumbuhan jumlah kunjungannya cukup signifikan. Pada tahun 2022, jumlah wisatawan asal Vietnam sebanyak 68.067. Pada tahun 2023, jumlahnnya meningkat menjadi 121.879 wisatawan, atau naik 79 persen. Angka tersebut [more]
Tourism for Us – Prospek pariwisata inbound Indonesia tahun 2024 secara umum lebih cerah dibandingkan 2023. Asosiasi inbound tour operator Indonesia (IINTOA) memprediksikan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan naik sekitar 15-20 persen pada tahun 2024. Kenaikan tersebut terutama dari pasar wisatawan Asia dan Oceania. Kabar [more]
Tourism for Us – Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) bekerja sama dengan Thai Travel Agents Association (TTAA), asosiasi agen perjalanan outbound Thailand, baru saja menyelenggarakan IINTOA Table Top 2023, Senin (28/8/2023), di Mandarin Hotel by Centre Point, Bangkok. Pertemuan business-to-business (B-to-B) yang diinisiasi dan diorganisasikan oleh asosiasi operator tur inbound Indonesia itu mendapat apresiasi pelaku-pelaku industri pariwisata Thailand karena mendatangi pasar dan menyampaikan informasi terkini mengenai keadaan destinasi-destinasi di Indonesia setelah pandemi Covid-19.
IINTOA dan non-anggota asosiasi kompak mempromosikan pariwisata Indonesia ke pasar Thailand. (Foto: IINTOA)
Sebanyak 83 buyers menghadiri IINTOA Table Top 2023. Mereka bertemu dengan 37 sellers dari Indonesia terdiri dari 20 anggota IINTOA dan 17 sellers di luar anggota asosiasi. IINTOA juga terbuka dan mengajak pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia ikut berpartisipasi dalam misi table top.
Pertemuan bisnis tidak selesai sampai di table top. Pada hari kedua, sellers dari Indonesia melanjutkannya dengan sales call ke 15 travel agent yang tidak hadir di acara IINTOA Table Top 2023.
Candi Borobudur dan Bali masih menjadi highlight destinasi di pasar Thailand. Dari IINTOA Table Top 2023 diketahui, ada banyak permintaan dari wisatawan Thailand mau mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan air terjun Tumpak Sewu di Jawa Timur.
Selain itu, buyers sudah mendengar perihal destinasi Labuan Bajo. Tetapi, mereka masih memperhitungkan akses menuju destinasi dari Thailand. Mereka masih mempertimbangkan sebelum mengirimkan tamu-tamunya ke sana.
Ketua Umum IINTOA Paul Edmundus Talo mengatakan, respon buyers dari Bangkok sangat positif. Pasar Thailand besar. Namun, penerbangan dari Thailand hanya tersedia menuju Bali, Jakarta, dan Medan. Sampai saat ini, belum ada penerbangan ke Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Palembang, Padang dan kota-kota lainnya.
‘’Yang kurang adalah konektivitas. Bagaimanapun, kami dihargai karena mendatangi pasar, menceritakan keadaan Indonesia setelah pandemi Covid-19. Kami datang, ketuk pintunya. Kami menawarkan layanan dan memberikan informasi terbaru,’’ ujar Paul.
Senada dengan Ketum IINTOA, Monas Tjahjono, Ketua Panitia IINTOA Table Top 2023 di Bangkok, juga mengatakan, respon sangat positif datang dari buyers. Mereka mau menjual paket-paket perjalanan ke Indonesia dengan akomodasi hotel bintang 4.
‘’Karena tamu-tamu mereka maunya hotel bintang 4. Jadi mereka juga tidak pernah kasih ke tamunya hotel bintang 3. Mereka menganggap, tamu-tamunya ialah VIP. Maka yang dipakai oleh agen-agen di Thailand minimal hotel bintang 4. Tidak mau bintang 3,’’ tutur Monas.
Sukses menggelar IINTOA Table Top 2023 di Bangkok, IINTOA berencana untuk menggelar table top di Vietnam, Laos, Filipina dan lain-lain. Sementara, sasaran dititikberatkan pada menggarap pasar terdekat yakni regional ASEAN. Event yang akan dilaksanakan sama yakni mempertemukan anggota IINTOA dengan tour operators/travel agents dari negara asal wisatawan.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) berinisiatif ‘’jemput wisatawan’’ dengan mendatangi ke sumber pasarnya langsung. Asosiasi perusahaan perjalanan inbound ke Indonesia ini menggandeng Thailand Travel Agents Association (TTAA), asosiasi perusahaan perjalanan outbound Thailand, menggelar pertemuan bisnis (table top) di Bangkok, Thailand, [more]