Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajukan tambahan pagu anggaran untuk tahun 2025. Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Kamis (13/6/2024), di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kemenparekraf mengajukan tambahan pagu indikatif tahun anggaran 2025 sebesar Rp [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama kementerian/lembaga terkait membentuk Tim Profesional Pariwisata Nasional (TPPN) periode 2024-2025. Tim ini guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata unggul dan berdaya saing global sesuai dengan standar kompetensi profesional pariwisata [more]
Tourism for Us – Penyelenggaraan Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 untuk kedua kalinya di Indonesia menjadi platform untuk menghubungkan para pemangku kepentingan terkait peluang dan tantangan dalam penerapan investasi hijau.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali bekerja sama dengan UN Tourism menyelenggarakan Indonesia Tourism Investment Forum. ITIF 2024 berlangsung pada 5-6 Juni 2024 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta. Forum ini dihadiri kurang lebih 600 peserta mulai dari pembuat kebijakan, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, investor, serta pemilik proyek. Dan tahun ini forum mengangkat tema ‘’Elevating Tourism Investment for a Sustainable Growth’’.
Di dalam penyelenggaraan ITIF 2024 terdapat sederet rangkaian kegiatan mulai dari high level talks hingga roundtable session dengan beberapa delegasi negara seperti India dan Rusia terkait investasi di sektor parekraf. Selain itu juga penandatanganan sejumlah kerja sama. Dan roundtable terkait dengan potensi peluang Indonesia secara umum.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno secara resmi membuka ITIF 2024, Rabu (5/6/2024). Dalam sambutannya pada opening ceremony, Menparekraf mengatakan, sebagai respon terhadap perkembangan pariwisata yang dinamis dan dipengaruhi isu-isu global saat ini, ITIF 2024 berupaya memperkuat inovasi, ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan dengan mengutamakan people, planet dan prosperity.
‘’Karenanya kami berharap ITIF 2024 dapat menjadi platform untuk memberikan solusi dalam rangka mempercepat investasi pariwisata,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Capaian nilai investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tahun 2023 telah melebihi target yang ditetapkan yakni sebesar 3.064 juta dollar AS dari target 2.680 juta dollar AS. Realisasi investasi ini memberikan kontribusi terhadap realisasi investasi nasional sebesar 3,2 persen.
Memasuki tahun 2024, hasil dari kwartal pertama sudah mencapai 31,45 persen. Realisasi mencapai 943,40 juta dollar AS dari target tahun ini sebesar 3.000 juta dollar AS. Dan hotel berbintang, restoran, serta hotel dan apartemen masih menjadi tiga sektor teratas paling banyak dicari investor asing.
‘’Kami yakin dapat menciptakan investasi tiga kali lebih banyak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,’’ kata Sandiaga.
Menparekraf Sandiaga menyebutkan, wisata medis juga akan menjadi fokus pengembangan pariwisata di masa mendatang. Pemerintah Indonesia membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai pusat layanan kesehatan berkelas dunia.
UN Tourism menekankan pentingnya berinvestasi terhadap people, planet and prosperity dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan dan sejahtera.
‘’Karenanya tren pariwisata ke depan menitikberatkan pada pelestarian alam, budaya dan lingkungan serta keterlibatan masyarakat lokal sangat diperlukan,’’ kata Menparekraf Sandiaga.
Semenjak pandemi, Indonesia telah menerapkan perubahan paradigma pariwisata yang lebih personalized, customized, localized dan smaller in size. Hal ini yang membawa Indonesia mendapat pengakuan internasional.
Indeks kinerja pariwisata Indonesia kembali melesat naik 10 peringkat dari ranking 32 menjadi peringkat 22 dunia. Selain itu, Indonesia kembali menduduki peringkat teratas sebagai destinasi ramah muslim versi MasterCard Crescenrating Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2024.
‘’Peringkat ini mencerminkan upaya dan pencapaian Indonesia dalam mempromosikan dan menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan,’’ kata Sandiaga.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, investasi dipengaruhi global challenges seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim hingga digitalisasi. Karenanya diperlukan konsolidasi yang sehat untuk mencapai tujuan nasional Indonesia. Dalam hal ini adalah pembangunan pariwisata.
‘’Indonesia memiliki peluang meningkatkan kualitas dan kuantitas dari industri pariwisata karena dianugerahi kekayaan sumber daya alam, kekayaan budaya, dan bahkan pariwisata halal,’’ ujar Sri Mulyani.
Akan tetapi, pariwisata Indonesia perlu berupaya lebih dalam menarik wisatawan untuk bisa kembali ke angka saat sebelum pandemi. KEK yang dibangun Pemerintah Indonesia akan menjadi peluang meningkatkan pariwisata Indonesia dan menarik para investor untuk berinvestasi.
Selain itu, peran pemerintah daerah juga perlu dimaksimalkan dengan sejumlah insentif melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik untuk menjaga dan melestarikan destinasi di daerah masing-masing. Ini meliputi perbaikan area amenitas dan daya tarik atau atraksi wisata hingga peningkatan kapasitas SDM.
‘’Sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat sangatlah penting. Dengan begitu masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja dan tentunya bisa mendapatkan penghasilan,’’ kata Sri Mulyani.
Hadir dalam kesempatan tersebut Executive Director UN Tourism Natalia Bayona, Duta Besar Indonesia untuk Pasifik Tantowi Yahya, Duta Besar Switzerland untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Ollivier Zehnder, UNDP Resident Representative in Indonesia Norimasa Shimomura, serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Juneyao Airlines, dan AirAsia menyelenggarakan kegiatan perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) bagi agen-agen perjalanan dari Tiongkok pada pertengahan bulan Mei 2024. Perjalanan [more]
Tourism for Us – Pemangku kepentingan pariwisata di Jawa Barat mengambil langkah strategis untuk kembali mempromosikan destinasi. Dan pada saat yang sama provinsi ini menghadapi isu keselamatan berwisata di destinasi. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata [more]
Tourism for Us – Dalam rangka memperkenalkan program ‘Indonesia Spice Up the World’ (ISUTW) yang bertujuan untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke seluruh dunia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Sales Mission (misi dagang) ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Doha, Qatar pada pertengan bulan Mei 2024. Misi penjualan di masing-masing kota dihadiri oleh pelaku industri kuliner termasuk pemilik restoran dan jaringan toko swalayan.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Sales Mission khusus kuliner ini dilaksanakan secara maraton pada 8-12 Mei 2024. Kemenparekraf membawa 10 jenama (brand) dari Indonesia yakni Lemonilo, Imago, La Moringa, Gulapa, Ladang Lima, Bali Chai Tea, Murni, Mahorahora, Noozkav Kopi Indonesia, dan Health Today Indonesia.
Buyers yang hadir di misi penjualan di kedua kota sebanyak 40 orang. Mereka yang hadir merupakan para pemilik restoran, pengusaha kuliner, jaringan toko swalayan (supermarket) dan distributor yang ada di kota Dubai dan Doha.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024), mengatakan, Sales Mission digelar di Dubai dan Doha untuk memperkenalkan program ‘Indonesia Spice Up the World’ (ISUTW) yang bertujuan untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke seluruh dunia.
‘’Lewat Sales Mission ini diharapkan pasar Timur Tengah bisa semakin mengenal kuliner Indonesia. Sehingga kuliner Indonesia bisa menjadi magnet untuk menarik kedatangan wisatawan dan investor Timur Tengah ke Indonesia,’’ kata Sandiaga.
Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf Erwinta Dianti menambahkan, kegiatan ini diharapkan juga mampu meningkatkan kesadaran pasar Timur Tengah terkait kekayaan kuliner Indonesia.
‘’Indonesia punya kuliner beraneka ragam dan patut kita perkenalkan dalam kegiatan ini. Sehingga ketertarikan pasar Timur Tengah terhadap kuliner Tanah Air bisa meningkat,’’ kata Erwita. Lalu pungkasnya, ’’Lewat porgram ini, kami berharap akan tumbuh kesempatan-kesempatan kerja sama bisnis baru. Sehingga kuliner Indonesia dapat semakin mendunia.’’ ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Bali memperkenalkan budayanya kepada delegasi yang mengikuti World Water Forum (WWF) ke-10 lewat ‘’Bali Street Carnival’’. Karnaval budaya ini merupakan side event WWF. Forum air terbesar di dunia itu berlangsung pada 18-25 Mei 2024 di Bali. Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]
Tourism for Us – Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki berbagai jenis potensi wisata air. Seperti kawasan ekowisata mangrove, sungai dan danau. Potensi wisata danau misalnya. Indonesia memiliki 840 danau dengan tipologi sangat bervariasi. Sejumlah danau yang ada telah menjadi atraksi wisata kelas dunia. Melalui kepemimpinan [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melaksanakan misi penjualan (sales mission) di Busan, Korea Selatan (Korsel), guna meningkatkan kembali brand ‘Wonderful Indonesia’ dan menjaring wisatawan Korsel untuk datang ke Indonesia.
Perwakilan Garuda Indonesia kantor Korsel memperkenalkan flag carrier Indonesia kepada buyers yang hadir di Misi Penjualan di Busan. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Misi penjualan berlangsung di Busan Indonesia Center, pada Selasa, 7 Mei 2024. Misi penjualan sehari itu diikuti 9 sellers dari Indonesia dan dihadiri 30 buyers dari Korsel.
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Raden Wisnu Sindhutrisno dalam keterangannya, Selasa (7/5/2024), mengatakan, misi penjualan di Busan mendapat respon positif dari para mitra strategis travel agent/tour operator dan DMC Korsel yang hadir.
‘’Pasar wisatawan Korea Selatan masih menjadi salah satu pasar potensial bagi industri pariwisata di Indonesia,’’ kata Wisnu.
‘’Sementara, untuk tahun 2024 target kunjungan wisatawan Korsel ke Indonesia ditetapkan sebanyak 344.752 wisatawan, atau naik 43,58 persen dibandingkan target tahun 2023,’’ tambahnya.
Wisatawan Korsel yang berkunjung ke Indonesia tahun 2023 sebanyak 347.185. Tren kunjungan wisatawan dari Negeri Ginseng terus menunjukkan tren yang positif. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Indonesia kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan International Tourism Investment Forum (ITIF). ITIF 2024 akan digelar pada 5-6 Juni 2024 di Swissotel Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Dalam ’The Weekly Brief with Sandi Uno’’, Senin (13/5/2024), di Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]