Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan VFS Global, perusahaan penyedia jasa pembuatan visa, menghadirkan Wonderful Indonesia Corner di kantornya di Wafi City Mall Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Di situ menjadi pusat sumber informasi satu [more]
Tourism for Us – Pemerintah Indonesia termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus bersinergi untuk memberikan dukungan penuh penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung pada 18-25 Mei 2024 di Bali. WWF 2024 akan diikuti sekitar 50 ribu [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkomitmen untuk mendukung penguatan peran perempuan dalam pembangunan dan kepemimpinan di sektor pariwisata.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Peran perempuan tidak hanya dalam pemberdayaan masyarakat lokal tetapi juga membina hubungan bermakna antara orang dan tempat termasuk kelestarian lingkungan. Dan hal ini dilakukan dengan cara mempromosikan warisan budaya, mengadvokasi pelestarian lingkungan dan memperjuangkan keadilan sosial.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam jumpa pers usai ‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’ di Nusa Dua Bali, Jumat (3/5/2024), mengatakan, forum yang berlangsung selama tiga hari tersebut telah menunjukkan betapa besarnya peranan perempuan dalam mewujudkan masa depan pariwisata berkualitas, inklusif dan berkelanjutan.
‘’Perempuan sangat mendominasi di sektor pariwisata,’’ kata Menparekraf Sandiaga.
Berdasarkan data, pekerja di sektor pariwisata mayoritas perempuan sebesar 54,22 persen dibandingkan dengan pekerja pria sebanyak 45,78 persen. Angka ini sejalan dengan data secara global.
Dengan jumlah yang besar tersebut, kata Sandiaga, perempuan telah menunjukkan kemampuan dalam membuat perubahan positif baik dalam skala lokal maupun global.
Director of the Regional Department for Asia and the Pacific UN Tourism Harry Hwang mengapresiasi kepemimpinan yang dilakukan oleh Kemenparekraf dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata termasuk pelaksanaan konferensi kedua mengenai pemberdayaan perempuan khususnya di wilayah Asia Pasifik. Di mana peran dan kepemimpinan perempuan menjadi fokus utama dalam upaya pengembangan sektor pariwisata ke depan.
‘’The 2nd UN Tourism Regional Conference on the Empowerment of Women in Tourism in Asia and the Pacific’’ dihadiri 450 delegasi dari 42 negara. Dan mereka dipastikan mendapat pengalaman yang sangat baik selama konferensi berlangsung.
‘’Saya pribadi mengatakan bahwa pasti semua orang sangat senang untuk menceritakan kembali pengalaman yang didapat pada perhelatan tersebut, mulai dari pengalaman budaya, kesenian, kuliner dan lainnya,’’ kata Harry. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kesetaraan gender juga menjadi isu dalam pariwisata. Organisasi pariwisata dunia UN Tourism (sebelumnya UNWTO) menggelar konferensi mengenai pemberdayaan perempuan untuk kedua kali. Konferensi kedua berlangsung di Bali pada minggu ini selama tiga hari. ‘’The 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment [more]
Tourism for Us – Perempuan mendominasi pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) khususnya di Indonesia. Oleh karena itu memperkuat sumber daya manusia (SDM) kaum perempuan menjadi penting. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan, [more]
Tourism for Us – Praktik-praktik pariwisata berkualitas dan berkelanjutan menjadi dasar utama dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Ini yang akan dan terus dilakukan dalam mencapai visi ‘’Indonesia Emas 2045’’.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
‘’Melalui ekonomi berbasis pengetahuan juga ekonomi hijau dan biru yang inklusif dan berkelanjutan, Indonesia akan dapat membuka potensi besarnya sebagai tujuan pariwisata global,’’ ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di hadapan forum ‘’AVPN Global’’, Selasa (23/4/2024), di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Menparekraf menjadi salah seorang pembicara di forum ini.
Menparekraf Sandiaga menjelaskan, komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan ditunjukkan melalui berbagai program kementerian yang telah dilaksanakan sepanjang tahun. Beberapa di antaranya, program CHSE, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), penghitungan jejak karbon, dan pendampingan serta bantuan pengelolaan sampah.
Kemudian, Menparekraf memaparkan sejumlah program yang akan mendukung pengembangan ekonomi ke depan di antaranya 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
DPSP merupakan terobosan untuk membantu mempromosikan destinasi wisata selain Bali. Sedangkan KEK Pariwisata menawarkan berbagai peluang investasi seperti akomodasi, makanan dan minuman, wellness and health tour yang berkonsep regeneratif berkelanjutan dan hal-hal menarik lainnya di sektor ekonomi kreatif dan digital.
Indonesia telah menyuarakan komitmen akan menjalankan praktik-praktik berkelanjutan di forum-forum internasional lainnya seperti saat Presidensi G20 Indonesia 2022 dan Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023.
Dua event tersebut menujukkan kepemimpinan Indonesia dalam pemulihan ekonomi global. Selain itu juga menjelaskan pencapaian Indonesia yang mengesankan kepada dunia menjadi titik awal untuk memulihkan kepercayaan ekonomi pascapandemi di dalam dan luar negeri.
‘’Perekonomian Indonesia saat ini cukup baik dengan rata-rata pertumbuhan tahunan PDB melebihi 5 persen dalam satu dekade terakhir,’’ kata Menparekraf Sandiaga. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Keberpihakan Indonesia terhadap pariwisata regeneratif dan pariwisata yang bisa membantu mengurangi emisi karbon menjadi acuan dalam transformasi pariwisata pascapandemi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan transformasi pariwisata Indonesia pascapandemi di UN General [more]
Tourism for Us – Peningkatan pergerakan masyarakat saat mudik dan libur Lebaran 2024 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Perputaran ekonomi di sektor ini diperkirakan mencapai Rp 369,8 triliun. ‘’Perhitungan ini berdasarkan jumlah perkiraan pergerakan masyarakat yang didata oleh [more]
Tourism for Us – Sebagai negara maritim, Indonesia wajib mempunyai standar prosedur keselamatan dan keamanan wisata bahari. Melalui prosedur keselamatan dan keamanan yang kuat, perkembangan pariwisata bahari di Indonesia bisa semakin meningkat.
Kemenparekraf mendorong para pemangku kepentingan berkolaborasi memperkuat keselamatan dan keamanan wisata bahari di Indonesia. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar focus group discussion (FGD) bertajuk ‘’Marine Tourism Safety’’, Kamis (28/3/2024), di Batavia Marina, Jakarta. Dalam sambutan saat membuka FGD, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pemangku kepentingan terkait memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keselamatan dan keamanan pariwisata bahari (marine tourism) di Indonesia.
‘’Regulasi harus disinkronisasi baik antarkementerian dan lembaga, maupun pemerintah daerah. Belum lagi pengelola destinasi,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Sinkronisasi regulasi perlu disosialisasikan ke pihak-pihak terkait. Sehingga kualitas prosedur keamanan pariwisata bahari meningkat.
‘’Sosialisasi dan edukasi ini perlu dilakukan agar langkah-langkah preventif bisa dipahami. Dan para pemangku kepentingan bisa meningkatkan kualitas keselamatan dan keamanan,’’ kata Sandiaga.
FGD terkait keselamatan dan keamanan wisata bahari selama sehari itu dihadiri oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Rizki Handayani, Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf Syaifullah dan staf-staf ahli menteri.
Selain itu, FGD juga dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari asosiasi-asosiasi pariwisata, indsutri perkapalan dan kepelabuhanan, asuransi, dan perguruan tinggi baik secara langsung maupun daring (online). Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Gabungan Usaha Wisata Bahari (Gahawisri), Jaringan Kapal Rekreasi (JANGKAR), ASITA DKI Jakarta, ASTINDO, Masyarakat Selam Indonesia (MASI), dan Asosiasi Pemancing di Indonesia mewakili pemangku kepentingan pelaku industri pariwisata.
Asosiasi Pengusaha Marina Indonesia (AMARI), Indonesian National Shipowner’s Association (INSA), Pelindo Properti Indonesia (PPI), dan Indonesia Ferry Property Indonesia (IFPRO) mewakili industri perkapalan dan kepelabuhanan.
Keselamatan dan keamanan wisata bahari terkait erat dengan asuransi. Maka FGD tersebut juga dihadiri oleh Surveyor Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), dan Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO). Dan National Maritime Institut (NAMARIN) dan Fakultas Teknologi Kelautan Universitas Persada mewakili ranah akademik. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Pergerakan masyarakat secara nasional pada periode libur Lebaran 2024 berpotensi mencapai 71,7% dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 193,6 juta orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran 2023 yakni 123,8 juta orang. Demikian menurut hasil survey yang [more]