Tag: kementerian pariwisata

KEMENPAR DAN PEMPROV DKI JAKARTA SEPAKAT BERKOLABORASI PERKUAT SEKTOR PARIWISATA

KEMENPAR DAN PEMPROV DKI JAKARTA SEPAKAT BERKOLABORASI PERKUAT SEKTOR PARIWISATA

Tourism for Us – Selama ini, Jakarta memiliki peran strategis bagi pariwisata Indonesia. Posisinya merupakan salah satu pintu gerbang utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Selain itu, berbagai event internasional berlangsung di sini, sehingga semakin mengukuhkan peran strategisnya dalam ekosistem pariwisata nasional. Menteri Pariwisata (Menpar) [more]

INDONESIA PROMOSIKAN POTENSI MICE KE TIONGKOK

INDONESIA PROMOSIKAN POTENSI MICE KE TIONGKOK

Tourism for Us – Keberhasilan Indonesia menyelenggarakan berbagai event internasional meningkatkan kepercayaan diri dalam pemulihan sektor pariwisata sekaligus menarik lebih banyak wisatawan, khususnya wisatawan yang datang untuk kegiatan bisnis. Potensi ini ditawarkan kepada pelaku pariwisata di Tiongkok, khususnya yang bergerak dalam industri meeting, incentive, convention, [more]

MENPAR WIDIANTI: TARGET KITA ZERO ACCIDENT DI SELURUH DESTINASI PARIWISATA INDONESIA

MENPAR WIDIANTI: TARGET KITA ZERO ACCIDENT DI SELURUH DESTINASI PARIWISATA INDONESIA

Tourism for Us – Keselamatan wisatawan adalah isu lintas sektor yang membutuhkan perhatian dan aksi bersama. Karena tanpa sistem keselamatan yang kuat, pariwisata Indonesia tidak akan berkelanjutan, apalagi mampu bersaing di kancah global.

“Rapat Koordinasi K/L Terkait Isu Keselamatan Wisatawan di Destinasi Wisata” secara daring, Rabu (2/7/2025), (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan langkah kolaboratif yang erat dari lintas sektor Kementerian/Lembaga (K/L) dalam upaya mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan di destinasi wisata.

Menpar Widiyanti saat membuka kegiatan “Rapat Koordinasi K/L Terkait Isu Keselamatan Wisatawan di Destinasi Wisata” secara daring, Rabu (2/7/2025), mengatakan bahwa keselamatan wisatawan adalah isu lintas sektor yang membutuhkan perhatian dan aksi bersama.

“Tanpa sistem keselamatan yang kuat, pariwisata tidak akan berkelanjutan apalagi mampu bersaing secara global,” ujar Menpar Widiyanti.

Kemudian Menpar merinci sejumlah isu keselamatan untuk bisa didalami bersama. Mulai dari isu keselamatan transportasi, perhatian dan pengawasan teknis dalam pengelolaan daya tarik wisata, keselamatan dalam pengelolaan daya tarik wisata, pengaturan tingkat kapasitas pengunjung, keselamatan wisatawan terutama di destinasi yang ekstrem, dan isu lainnya.

“Target kita jelas yaitu zero accident di seluruh destinasi pariwisata Indonesia. Satu kejadian saja dapat merusak kepercayaan wisatawan dan mencoreng citra Indonesia di mata dunia,” katanya menjelaskan.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta komunitas lokal untuk menjadikan keselamatan sebagai komitmen bersama yang tidak bisa ditawar dalam menciptakan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Rapat Koordinasi K/L Terkait Isu Keselamatan Wisatawan di Destinasi Wisata” bertujuan untuk memetakan isu keselamatan prioritas berdasarkan jenis destinasi, menyelaraskan kebijakan, regulasi, dan standar antar-K/L secara operasional.

Selain itu juga menyusun rencana aksi terpadu termasuk mitigasi risiko, sistem peringatan dini, respons darurat, juga memperkuat pengawasan berkelanjutan dari wahana hiburan, hingga ekowisata dan wisata petualangan.

“Perizinan, pengawasan, dan penertiban perlu dilakukan. Kita juga perlu meningkatkan kapasitas SDM untuk menjaga ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap, hari ini kita bisa bersama-sama menyepakati kebijakan yang dapat ditindaklanjuti dari masing-masing dan diteruskan dengan penyusunan standar operasi, sosialisasi, dan implementasi kebijakan tersebut. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan setiap wisatawan merasa aman, dihargai, dan terlindungi,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto mengungkapkan bahwa Kemenpar berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait telah menetapkan 43 jenis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang kepariwisataan. Dari jumlah tersebut, 14 SKKNI masuk dalam kategori keselamatan tinggi, 7 SKKNI masuk dalam kategori keselamatan menengah, dan selebihnya 22 SKKNI masuk dalam kategori keselamatan rendah.

“Masing-masing tentu menjadi perhatian kita, bagaimana standarnya di lapangan bisa sesuai harapan kita,” kata Hariyanto. 

Rakor kemudian dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing perwakilan kementerian/lembaga. Salah satunya dari Kasubdit Pengerahan Potensi dan Pengendalian Operasi Basarnas Emy Freezer, yang menyoroti sejumlah area utama yang perlu ditingkatkan, berkaca dari kecelakaan wisatawan di Gunung Rinjani beberapa waktu lalu.

Di antaranya, terkait masih banyaknya tujuan wisata yang tidak memiliki rute evakuasi standar, sistem pemantauan terpadu, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) tanggap darurat antarlembaga. Selain itu, juga adanya kebutuhan penting untuk pelatihan standar bagi pemandu lokal dan pendirian titik penyelamatan yang siap sedia di area wisata, serta tidak adanya sistem peringatan dini dan peta risiko pariwisata yang komprehensif dan signifikan menghambat langkah-langkah keselamatan proaktif.

“Isu keselamatan wisata bukan sekadar tanggung jawab pengelola, tapi tanggung jawab kolektif lintas sektor. Basarnas siap menjadi mitra aktif dalam upaya peningkatan keselamatan destinasi wisata Indonesia. Selain itu, diperlukan peta jalan lintas sektor ‘Safe Tourism Roadmap 2025-2030’,” kata Emy. ***(Yun Damayanti) 

PASTIKAN KESIAPAN DESTINASI, MENPAR SOSIALISASIKAN SURAT EDARAN LIBUR SEKOLAH 2025 KEPADA KEPALA DAERAH DAN KADISPAR

PASTIKAN KESIAPAN DESTINASI, MENPAR SOSIALISASIKAN SURAT EDARAN LIBUR SEKOLAH 2025 KEPADA KEPALA DAERAH DAN KADISPAR

Tourism for Us – Guna memastikan kesiapan destinasi menyambut musim liburan sekolah tahun 2025, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana terus menyosialisasikan Surat Edaran, agar pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata dapat menghadirkan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan. Menpar dalam ‘’Rapat Koordinasi Libur [more]

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

Tourism for Us – Lebih dari 28,2 juta warga negara India bepergian keluar negeri pada 2024, dan angka tersebut diprediksi akan melonjak hingga 80 juta wisatawan pada 2040, menurut data McKinsey. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 710.688 wisatawan India berkunjung ke Indonesia [more]

MENTERI PARIWISATA: UTAMAKAN KESELAMATAN SAAT LIBURAN SEKOLAH

MENTERI PARIWISATA: UTAMAKAN KESELAMATAN SAAT LIBURAN SEKOLAH

Tourism for Us – Musim liburan sekolah tiba. Pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata di musim liburan sekolah.

Pantai Ancol merupakan salah satu tujuan wisata keluarga favorit di Jakarta,
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

“Saya mengimbau kepada seluruh keluarga yang akan menggunakan masa libur sekolah pada tahun ini agar tetap mengutamakan keselamatan sehingga liburan sekolah kali ini betul-betul menjadi liburan yang penuh arti,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Ia menyarankan, salah satunya, masyarakat hendaknya memilih transportasi publik yang laik jalan dan berizin sehingga perjalanan wisata bersama keluarga akan semakin aman, nyaman, juga menyenangkan.

Menteri Pariwisata juga menekankan, faktor keamanan dan kenyamanan harus menjadi perhatian utama dari seluruh pelaku usaha terkait pariwisata baik di sisi transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, dan lainnya, agar tercipta layanan yang optimal bagi masyarakat.

“Pilihlah transportasi publik yang laik jalan dan berizin, sehingga perjalanan wisata bersama keluarga akan semakin aman,” kata Menteri Pariwisata.

Dalam rangka menyelenggarakan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan pada saat libur sekolah tahun ini, Menteri Pariwisata juga telah mengirimkan Surat Edaran Menteri Pariwisata kepada pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata disertai 23 modul panduan mitigasi risiko.

Koordinasi bersama pemangku kepentingan terkait dan pemerintah juga terus ditingkatkan selama masa liburan sekolah, untuk memastikan terciptanya keamanan, ketertiban, dan implementasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata masing-masing daerah.

Libur sekolah menjadi salah satu momen terbesar pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus), selain libur mudik Lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Musim libur ini diharapkan akan berdampak positif terhadap percepatan pencapaian target 1,08 miliar perjalanan wisnus, meningkatkan perekonomian daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini.

Pemerintah, sebelumnya, telah meluncurkan paket stimulus berbasis konsumsi domestik untuk meningkatkan mobilitas wisnus selama liburan sekolah yang berlangsung pada bulan Juni dan Juli 2025. Terdapat lima stimulus program yang dimulai pada Kamis, 5 Juni 2025, dengan nilai paket sebesar Rp24,44 triliun.

Adapun sejumlah stimulus tersebut di antaranya, diskon transportasi seperti tiket kereta api (30%) untuk 2,8 juta penumpang, tiket pesawat kelas ekonomi (6%), dan angkutan laut (50%), yang berlaku selama masa libur sekolah dengan total anggaran sebesar Rp 940 miliar.

Di samping itu, ada juga potongan tarif tol (20%) yang menargetkan sekitar 110 juta pengguna jalan tol selama Juni–Juli 2025, dengan anggaran sebesar Rp 650 miliar.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap melaksanakan program stimulus tersebut dengan menyiapkan sejumlah program kerja pendukung. Di antaranya, memaksimalkan kampanye #DiIndonesiAja untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata tanah air serta event-event daerah.

Selain itu, Kemenpar berkolaborasi dengan pelaku industri untuk memaksimalkan promosi paket-paket libur sekolah yang telah dibuat oleh industri.

Menpar berharap, kebijakan stimulus benar-benar mampu mendatangkan dampak positif bagi pencapaian target wisnus dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Mari manfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah yang akan berlaku pada periode awal hingga akhir masa liburan sekolah. Kami berharap, liburan sekolah kali ini akan menjadi liburan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi keluarga Indonesia. Selamat berlibur,” ujar Menteri Pariwisata. ***(Yun Damayanti) 

KEMENPAR DUKUNG PROGRAM MBG LEWAT PELATIHAN PENGELOLAAN DAPUR SPPI

KEMENPAR DUKUNG PROGRAM MBG LEWAT PELATIHAN PENGELOLAAN DAPUR SPPI

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemberian pelatihan dan pendampingan pengelolaan dapur terintegrasi kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam kunjungannya ke Poltekpar NHI Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/06/2025), mengatakan [more]

MASYARAKAT JEPANG ANTUSIAS HADIRI PROMOSI WELLNESS TOURISM INDONESIA DI WORLD EXPO 2025

MASYARAKAT JEPANG ANTUSIAS HADIRI PROMOSI WELLNESS TOURISM INDONESIA DI WORLD EXPO 2025

Tourism for Us – Pariwisata wellness kini menjadi salah satu daya tarik utama bagi Indonesia dalam menarik wisatawan berkualitas. Dengan fokus pada pengalaman yang menyehatkan dan menyegarkan, sektor ini menawarkan berbagai layanan dan kagiatan yang mendukung kesehatan fisik dan mental. World Expo 2025 yang sedang [more]

BBTF 2025 SEMAKIN KUKUHKAN POSISINYA SEBAGAI GERBANG PROMOSI PARIWISATA INDONESIA KE KANCAH GLOBAL

BBTF 2025 SEMAKIN KUKUHKAN POSISINYA SEBAGAI GERBANG PROMOSI PARIWISATA INDONESIA KE KANCAH GLOBAL

Tourism for Us – Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) semakin memperkuat posisinya sebagai platform business-to-business (B-to-B) terkemuka dalam mempromosikan pariwisata Indonesia di tingkat global. Pada BBTF 2025, Jembrana, Buleleng, dan Banyuwangi menjadi sorotan guna mendistribusikan kunjungan wisatawan secara lebih merata.

(Foto: Birkompublik Kemenpar)

Penyelenggaraan BBTF memasuki edisi ke-11. Pameran pariwisata yang diinisiasi oleh DPD ASITA Bali digelar pada 11-13 Juni 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua. Tema tahun ini adalah “Indonesia Preserving Green Nature and Cultural Heritage for The World”. Hal ini mencerminkan komitmen mendalam untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai destinasi global dengan identitas yang kuat dan daya tarik berkelanjutan.

BBTF 2025 mempertemukan 529 buyers dari 45 negara dengan 499 sellers yang berasal dari Indonesia, Spanyol, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Namibia, dan Thailand. Penjual dari Indonesia berasal dari 11 provinsi, yakni Bali, Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Lampung, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan.

Adapun nilai transaksi potensial yang ditargetkan pada BBTF 2025 sebesar Rp7,84 triliun atau naik 3 persen daripada tahun lalu.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa BBTF 2025 sebagai platform bussiness-to- business menjadi gerbang dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke kancah global sekaligus menghubungkan Bali dengan destinasi-destinasi pariwisata lainnya di tanah air.

“BBTF adalah gerbang untuk menginspirasi pola perjalanan baru, menghubungkan Bali dengan destinasi di seluruh Indonesia, sekaligus mengundang wisatawan mancanegara (wisman) untuk menemukan keajaiban alam dan budaya Indonesia yang beragam,” ujar Menpar Widiyanti Putri Wardhana saat membuka BBTF 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (11/6/2025).

“Oleh karena itu, kami mendorong mitra Indonesia agar bangga memperkenalkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Kawasan Pariwisata Regeneratif di Indonesia. Dan untuk buyers diharapkan dapat menjelajahi serta turut mempromosikan kekayaan alam dan budaya Indonesia dengan cara yang menginspirasi,” kata Menpar.

Pariwisata Indonesia tercatat tumbuh semakin positif. Pada 2024, kinerjanya meningkat 19 persen, dan pada empat bulan pertama 2025 pertumbuhannya mencapai 9,15 persen year on year.

Menpar Widiyanti optimistis, Indonesia dapat menyambut 16 juta wisatawan mancanegara dan 1 miliar perjalanan wisatawan Nusantara pada 2025. Hal ini, salah satunya, diperkuat dengan kehadiran BBTF 2025.

“Saya sangat berharap, BBTF 2025 dapat menjadi platform yang efektif untuk membangun kerja sama dan kemitraan yang berkelanjutan antara berbagai pihak dalam industri pariwisata dan MICE,” tutur Menpar.

Dalam kesempatan itu, Menpar Widiyanti menyoroti program pariwisata ‘Bali and Beyond’ yang telah diluncurkan pada bulan September 2024. Program ini sebagai upaya mempromosikan perjalanan ke wilayah Bali Raya, yakni Jembrana, Buleleng, dan Banyuwangi untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pariwisata. Dengan demikian, kunjungan ke daya tarik di Bali Utara, Bali Barat, dan Jawa Timur semakin meningkat dan pergerakan wisatawan lebih merata.

Menpar Widiyanti juga mengajak para pengunjung untuk mampir ke Paviliun Wonderful Indonesia yang hadir berkat kolaborasi dengan Bank Indonesia. Di dalamnya, para pengunjung bisa menyaksikan pameran yang menginspirasi dari sejumlah destinasi wisata di Indonesia seperti Pentingsari, Wae Lolos, dan Kelawi.

Ketua Komite Penyelenggara BBTF 2025, yang sekaligus Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra mengungkapkan bahwa pameran yang diadakan setiap tahun ini menghadirkan tiga keunggulan yang membedakannya dengan pameran pariwisata lainnya.

Pertama, adanya program post tour yang berupaya menorehkan kesan mendalam bagi para peserta. Kedua, pembeli yang berpartisipasi dalam BBTF telah dikurasi oleh manajemen profesional secara hati-hati berdasarkan reputasi dan rekam jejak yang dimiliki, serta berkomitmen untuk menjalin kemitraan berkelanjutan.

“Ketiga, BBTF bukan hanya acara internasional tetapi menjadi platform untuk mempromosikan kekuatan destinasi di seluruh Kepulauan Indonesia,” kata Winastra.

Hadir mendampingi Menteri Pariwisata, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini. ***(Yun Damayanti) 

SELAMATKAN RAJA AMPAT: WARISAN LAUT YANG TAK TERNILAI

SELAMATKAN RAJA AMPAT: WARISAN LAUT YANG TAK TERNILAI

Tourism for Us – Raja Ampat telah dikenal luas di kalangan peneliti internasional dan wisatawan mancanegara (wisman) jauh sebelum tahun 2003, saat resmi menjadi kabupaten. Pada bulan Oktober 2015, Provinsi Papua Barat mengumumkan diri sebagai provinsi konservasi pertama di Indonesia dan di dunia, sebuah langkah [more]