Tourism for Us – Kawasan regional Sunda Kecil, yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia. Wilayah ini telah terbukti mampu menarik wisatawan dari berbagai kalangan. Untuk mengoptimalkan potensi [more]
Tourism for Us – Opsi akses ke Pulau Jawa bagi warga di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini bertambah. Lion Group membuka rute baru dari Kupang ke Semarang dan Solo mulai awal November 2023. Selain itu, akses ke Jakarta dan Denpasar, Bali, juga bertambah [more]
Tourism for Us – Perjalanan overland di Pulau Flores muncul jadi tren perjalanan baru wisatawan domestik (wisdom) di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahap awal pelonggaran kegiatan masyarakat. Perjalanan darat ini pada umumnya dilakukan oleh grup perusahaan dan insentif. Overland mulai dari Labuan Bajo di Manggarai Barat, ke Manggarai, bahkan ada yang sampai Manggarai Timur.
NTT menawarkan roadtrip atau overland Flores plus campervan sebagai hot product bagi pasar wisdom.(Foto: Flobamor Tours)
Perjalanan darat dan menggunakan kendaraan pribadi merupakan pilihan paling masuk akal untuk bisa menjalankan protokol kesehatan. Kegiatan-kegiatan di luar ruang seperti berkemah, trekking dan lain-lain diperkirakan masih akan jadi pilihan wisdom sepanjang 2022. Khusus kegiatan berkemah, orang-orang mulai melirik campervan dan motorhome sekarang. Kedua jenis kendaraan rekreasi ini memungkinkan perjalanan dilakukan dalam grup kecil dan kebebasan mengatur perjalanan.
NTT tidak ketinggalan mempersiapkan diri untuk mengakomodasi tren perjalanan itu dan permintaan yang datang. Pejalan bisa memilih beberapa spot di Labuan Bajo, Ende dan Maumere untuk memarkirkan kendaraan dan mendirikan tendanya, maupun campervan, dalam roadtrip di Pulau Flores. Bagi pejalan dalam grup yang ingin overland dan bermalam di penginapan pun tetap dilayani.
Flobamor Tours, satu operator tur lokal di NTT, berkolaborasi dengan komunitas Java Overland siap menyewakan kendaraan camping bagi wisatawan yang hendak merasakan petualangan roadtrip di sana. Biaya sewanya mulai dari Rp 3.000.000,00 per malam per orang. Biaya sudah termasuk sewa mobil, tenda, amenities dasar dan portable toilet.
Puncak Fatu’ulan dan lembah Fatumnasi di Gunung Mutis,Pulau Timor,satu dari dua hot trekking trails terbaru yang ditawarkan NTT. [Foto; Flobamor Tours]
NTT menawarkan trekking trails terbaru di Bukit Hulnani, Alor dan Fatumnasi-Fatu’ulan di Gunung Mutis, Pulau Timor. Bukit Hulnani juga telah ditetapkan sebagai titik awal penerbangan paralayang. Trekking sebenarnya bukan kegiatan wisata baru. Aktivitas luar ruang ini sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam sebagian besar produk wisata NTT. Provinsi itu sekarang ingin menunjukan, trekking trails bukan hanya ada di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, sekitar Labuan Bajo dan menuju Kampung Adat Wae Rebo saja. Kedua trekking trails baru menambah opsi pilihan aktivitas dan pengalaman bagi wisatawan maupun pelaku industri pariwisata.
Kita semua tahu NTT kaya pantai-pantai cantik dan perawan. Tahun depan provinsi ini akan memperkenalkan satu pantai tersembunyinya kepada publik, pantai Liman di Pulau Semau. Pulau itu berjarak 15 menit menyeberang dengan ferry dari Kota Kupang. Bahkan sudah ada warga lokal yang memulai usaha akomodasi homestay di sana. Dalam rangka pengembangan produk wisata bahari, kini pemerintah daerah mendorong pelaku usaha pariwisata lokal untuk mengembangkan wisata memancing di Alor, selain penyelaman.
Pantai Liman di Pulau Semau.Pantai perawaran yang akan diperkenalkan kepada publik yang lebih luas pada 2022. [Foto; Abed Frans]
Labuan Bajo di masa PPKM level 1
Ketua DPD ASITA NTT Abed Frans mengabarkan, wisdom mulai meramaikan Labuan Bajo. Semakin banyak wisdom yang tidak takut berlayar dengan kapal-kapal live on board (LOB). Paket wisata LOB paling diminati berdurasi 4 hari 3 malam. Wisdom berlayar selama 2 malam di perairan TNK dan sekitar Labuan Bajo, lalu menginap semalam di darat.
Event juga sudah mulai hadir di Labuan Bajo. Satu di antaranya, konferensi polisi wanita dunia yang berlangsung pada bulan November ini.
“Konektivitas udara ke, dari dan intra NTT semakin membaik. Kami, di industri, sedang mengusahakan agar lebih banyak rute-rute penerbangan yang menghubungkan antara Labuan Bajo dengan daerah-daerah lain di Flores dan Sumba. Sedangkan dari Kupang menuju daerah-daerah lain di NTT bisa dikatakan tidak terlalu jadi masalah lagi,“ ujar Abed.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Nusa Tenggara Timur (NTT) mau menggenjot promosi pariwisata pada 2022. Selama ini promosi pariwisata NTT on-off sehingga membuatnya mudah dilupakan. Jadi tahun depan promosi pariwisatanya akan dilakukan secara berkelanjutan. Resolusi itu dibuat setelah kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT merilis [more]
Tourism for Us – Selama dua hari Alor Creative Market (ACM) berlangsung pada akhir pekan lalu, 31 Oktober-1 November 2020, sudah terjadi transaksi pembelian produk secara langsung maupun daring meskipun masih bersifat lokal. Warga Alor rupanya penasaran juga dengan kreasi produk kuliner dari buah mangga [more]
Alor bukan mengenai taman laut nan indah semata. Sekelompok anak muda di Alor terinspirasi dari lingkungan tempat tinggalnya yang masih natural dan segarnya buah mangga kelapa berinisiatif dan meluncurkan sebuah event yang diberi nama Alor Creative Market (ACM).
Alor Creative Market digagas dan dijalankan oleh sekelompok anak muda Alor untuk menjadi platform pasar kreatif sekaligus mempromosikan pariwisata Alor selain keindahan taman lautnya.(Foto:Alor Creative Market)
Salah seorang inisiator ACM Adi Gerimu menjelaskan, ACM digagas untuk menjadi tempat bertemu dan berbagi pengalaman antarpekerja kreatif sekaligus mempromosikan semua produk kreatif di Kabupaten Alor. Dan menjadi platform market place guna memasarkan produk-produk kreatif dari Alor secara langsung (offline) maupun secara daring (online).
“Kami berharap, ACM ini dapat menjadi role model pembentukan pasar-pasar kreatif di setiap kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian, pasar-pasar kreatif itu bisa diintegrasikan dengan membangun data base semua produk kreatif dari kabupaten/kota. Dengan begitu, NTT akan punya platform kreatif daring sendiri yang dapat mempertemukan para kreator dan penjual produk-produk kreatif di sini dengan calon pembeli dari luar NTT,“ ujar Adi.
Alor Creative Market perdana berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2020, hingga Minggu, 1 November 2020. Menurut rencana, ACM akan dibuka langsung oleh Bupati Alor. Pantai di Taman Suaka Alam Pantai (TSAP) Sebanjar, Desa Wisata Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, menjadi tuan rumah.
Tema yang diangkat di event pertama ini adalah Kreatif Kuliner Mangga Alor. Karena sekarang memang puncak musim buah mangga kelapa atau mangga alor. Buah mangga di Alor berbentuk lebih bulat dan besar mirip buah kelapa.
Pesertanya terdiri dari kelompok kreatif produk perkebunan yang mengolah mangga alor, kelompok kreatif produk pertanian yang memperkenalkan beras hitam dan botok dari Pulau Pantar, dan kelompok kreatif tenun ikat dari Kampung Umapura dan Ternate, Kecamatan Alor Barat Laut.
Selain pameran produk yang dibawa oleh kelompok-kelompok kreatif, salah seorang kreator kuliner mangga alor Santy Maro memperkenalkan olahan kuliner berbahan mangga alor. Di antaranya, salad mangga ikan teri/asin, sup mangga, sushi ikan dan mangga, fish fillet dengan saus mangga, ikan bakar sambal mangga, pepes ikan mangga muda, nasi bakar isi ikan dan mangga, es krim mangga kenari, puding mangga, hingga mango collada yang memadukan sopi –minuman beralkohol khas NTT– dan mangga alor, dan masih banyak lagi. Semua kuliner dan produk selain bisa dibeli langsung di tempat juga bisa dipesan secara daring.
ACM akan dilangsungkan setiap bulan. Untuk saat ini, event difokuskan pada produk-produk kreatif dari Alor. Setelah itu produk-produk kreatif dari kabupaten/kota lainnya di NTT.*** (Yun Damayanti)