TRANSAKSI POTENSIAL MENJANJIKAN DARI AIME 2025 MELBOURNE, AUSTRALIA
Tourism for Us – Partisipasi Indonesia dalam pameran B-to-B MICE terbesar di Australia, The Asia Pacific Incentives and Meetings Events (AIME) 2025, menghasilkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) potensial lebih dari 1000 persen. Sektor MICE telah terbukti menjadi salah satu pendorong utama dalam menarik kunjungan wisman ke Indonesia.
The Asia Pacific Incentives and Meetings Events 2025 sudah berlangsung pada 10-12 Februari 2025 di Melbourne, Australia. Sebanyak 16 pelaku industri dari Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) mengisi Paviliun Indonesia. Pelaku industri yang berpartisipasi terdiri dari akomodasi (hotel), stand alone venue, dan DMC. Mereka mempromosikan berbagai fasilitas MICE dan destinasi wisata di Bali, Batam, Bintan dan Jakarta.
Keenam belas pelaku industri pariwisata yang berpartisipasi adalah Bali Beach Hotel, The Heritage Collection & The Meru Sanur; The Mulia Resort & Villas Nusa Dua; The Apurva Kempinski Bali; Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa; Melia Bali; W Bali; Merusaka Nusa Dua; Movenpick Resort & Spa Jimbaran; Holiday Inn Resort Baruna; Courtyard by Marriott; Bali Nusa Dua Convention Center; Melali MICE & DMC; Desa Potato Head; Panbil Hospitality Group Batam; Montigo Resort; dan Bintan Resort.
Selama tiga hari pemeran berlangsung, eksibitor dari Indonesia rata-rata bertemu dengan 18-30 mitra potensial. Selain dari Australia, mereka juga bertemu dengan pelaku industri MICE dari Tiongkok, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, India, Malaysia, Selandia Baru, Vietnam, Thailand, dan masih banyak lagi.
Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/3/2025), Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, mengatakan bahwa patisipasi Indonesia dalam pameran B-to-B MICE terbesar di Australia ini merupakan salah satu upaya pemerintah bersama industri untuk terus memperkuat pengembangan sektor pariwisata, khususnya MICE, sebagai salah satu tulang punggung pendongkrak kunjungan wisman ke Indonesia.
‘’Perkiraan kunjungan potensial lebih dari 24.096 wisman. Jumlah ini meningkat dari pencapaian potensial tahun sebelumnya sebanyak 1.579 wisatawan,’’ ujar Vinsensius Jemadu.
Berdasarkan data yang telah dihimpun, transaksi potensial dapat mencapai lebih dari Rp 155 miliar. Transaksi potensial ini juga meningkat daripada capaian dari keikutsertaan tahun lalu sebesar Rp 56 miliar.
‘’Dengan berpartisipasi pada pameran AIME 2025, Kemenpar berharap dapat meningkatkan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata, khususnya MICE, terhadap perekonomian nasional,’’ kata Vinsensius.
AIME 2025 merupakan pameran MICE terbesar di Asia Pasifik yang dihadiri oleh lebih dari 4.500 pengunjung dan 700 eksibitor. Di dalamnya juga terselenggara lebih dari 20.000 pertemuan. Selain kolaborasi Kemenpar dan pelaku industri, keikutsertaan Indonesia di pameran ini didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne. ***(Yun Damayanti)