CANDI PRAMBANAN, JEMBATAN BUDAYA ANTARA INDIA DAN YOGYAKARTA

Tourism for Us – Kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Candi Prambanan di Yogyakarta minggu lalu memberikan banyak makna. Kunjungan ini juga bertepatan dengan peluncuran proyek restorasi di kompleks Candi Prambanan. Proyek restorasi ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan India. Selain itu, kunjungan ini juga sebagai upaya promosi pariwisata yang memiliki nilai tinggi yang dapat menarik lebih banyak kunjungan dan meningkatkan kesadaran akan warisan budaya Indonesia di kalangan wisatawan India.

Kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026), bertepatan dengan peluncuran proyek restorasi di kompleks Candi Prambanan sekaligus menjadi promosi pariwisata. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Untuk proyek restorasi ini, Pemerintah India bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Indonesia, Badan Warisan Budaya Indonesia, dan Survei Arkeologi India (ASI). Restorasi menargetkan perwara, yaitu kuil-kuil kecil yang mengelilingi tiga kuil utama Candi Prambanan.

ASI sebelumnya telah merestorasi monumen di luar negeri di antaranya, Candi My Son di Vietnam, membantu membangun kembali Candi Ramna Kali di Bangladesh, dan merestorasi sebagian Angkor Wat dan Ta Prohm di Kamboja.

Candi Prambanan merupakan salah satu simbol kedekatan peradaban Indonesia dan India. Kompleks candi Hindu ini tidak hanya warisan arsitektur dan spiritualitas, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai-nilai peradaban India diterima, diolah, dan diperkaya menjadi ekspresi kebudayaan yang khas Indonesia. Momentum kunjungan Perdana Menteri India minggu lalu juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata bernilai tinggi.

‘’Kami ingin menjadikan Prambanan sebagai salah satu jembatan penting dalam memperkuat hubungan pariwisata, budaya, dan spiritual antara Indonesia dan India. Bersama Bali, Prambanan memiliki kedekatan emosional dan spiritual  yang kuat dengan wisatawan India,’’ kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Selain promosi pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menekankan pentingnya memperluas konektivitas antara kota-kota di India dan berbagai destinasi di Indonesia. Penguatan konektivitas tidak hanya diperlukan untuk rute menuju Bali dan Jakarta, tetapi juga Yogyakarta, Jawa Tengah, dan berbagai destinasi pariwisata prioritas lainnya.

Kemudian, Kemenpar turut mendorong pembukaan penerbangan langsung menuju Yogyakarta International Airport (YIA) antara lain, melalui koordinasi dengan pemerintah India untuk membuka rute menuju YIA, dan mendorong Angkasa Pura memberikan insentif berupa pembebasan biaya pendaratan dan parkir pesawat kepada maskapai penerbangan yang melayani rute ini.

Sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan fasilitasi bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Indonesia, Kemenpar terus mendorong agar India dimasukkan dalam skema bebas visa kunjungan (BVK). Usulan tersebut dalam proses pembahasan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi saat ini.

Pemerintah Indonesia pun mulai membidik segmen wisata spiritual dan budaya di pasar India sejak 2025. Salah satunya, mengembangkan peringatan Siwaratri dan Mahasiwaratri sebagai bagian dari kegiatan keagamaan dan budaya yang berpotensi menarik wisatawan asal India.

Berbagai kegiatan lain juga terus dikembangkan untuk memperkuat daya tarik kompleks Candi Prambanan antara lain, Prambanan Shiwa Festival, Prambanan Jazz Festival, dan beragam kegiatan budaya dan pariwisata lainnya.

Jumlah kunjungan wisatawan India ke Indonesia dari Januari sampai Mei 2026 sebanyak 298.450 wisatawan, meningkat 0,40 persen dari tahun sebelumnya pada periode yang sama. Kunjungan wisatawan India pada tahun 2025 sebesar 734.490 orang. Tren pertumbuhan kunjungan wisatawan India tampak positif. Ini menunjukkan minat dan permintaan pasar India terhadap perjalanan wisata ke Indonesia masih tumbuh. ***(Yun Damayanti) 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *