Tag: wisatawan india

CANDI PRAMBANAN, JEMBATAN BUDAYA ANTARA INDIA DAN YOGYAKARTA

CANDI PRAMBANAN, JEMBATAN BUDAYA ANTARA INDIA DAN YOGYAKARTA

Tourism for Us – Kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Candi Prambanan di Yogyakarta minggu lalu memberikan banyak makna. Kunjungan ini juga bertepatan dengan peluncuran proyek restorasi di kompleks Candi Prambanan. Proyek restorasi ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan India. Selain itu, [more]

WISATAWAN INDIA SUKA KE CANDI BOROBUDUR, SELAIN BALI

WISATAWAN INDIA SUKA KE CANDI BOROBUDUR, SELAIN BALI

Tourism for Us – Kini, wisatawan India suka sekali berkunjung ke Candi Borobudur. Mereka terpesona oleh keindahan candi Buddha terbesar di dunia ini, yang juga diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Candi Borobudur menjadi daya tarik favorit setelah Bali. Seiring dengan meningkatnya jumlah [more]

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

Tourism for Us – Lebih dari 28,2 juta warga negara India bepergian keluar negeri pada 2024, dan angka tersebut diprediksi akan melonjak hingga 80 juta wisatawan pada 2040, menurut data McKinsey. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 710.688 wisatawan India berkunjung ke Indonesia pada tahun 2024, dengan rata-rata lama tinggal (length of stay) selama tujuh hari. Oleh karena potensinya yang besar itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfasilitasi familiarization trip (famtrip) beberapa travel agents dari India untuk pengayaan pengalaman perjalanan budaya dan wisata kota di Bali dan Jakarta, sekaligus untuk mendukung Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2025.

Kemenpar memfasilitasi famtrip bagi lima agen perjalanan India di Bali dan Jakarta, sebagai dukungan terhadap BBTF 2025 dan kota Jakarta. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Perjalanan Wisata Pengenalan (Familiarization Trip/fam trip) bagi travel agent/tour operator (TA/TO) asal India telah dilaksanakan pada 10-15 Juni 2025 di Bali dan Jakarta. Destinasi-destinasi tersebut dipilih karena mengingat keduanya merupakan pintu masuk utama wisatawan India saat ini.

Selama berada di Bali, agen-agen perjalanan dari India diajak untuk mengeksplorasi potensi wisata pernikahan, bulan madu, hingga wisata keluarga, MICE, dan perjalanan mewah. Mereka mengunjungi Goa Gajah, mencoba wahana ayunan dan coffee testing di Alas Harum, menikmati high tea di Omma Dayclub dengan pemandangan Air Terjun Tegenungan, serta menyaksikan pertunjukan tari kecak di Pura Uluwatu, dan belajar melukis wayang dan membuat parfum bersama Avana Creatives.

Di Jakarta, peserta diajak untuk merasakan pengalaman wisata urban. Peserta diajak ke Jalan Sabang yang terkenal sebagai salah satu kawasan wisata kuliner legendaris, mengenal seni bela diri pencak silat di Salihara Art Center, dan mengunjungi Murugan Temple, kuil Hindu pertama di Jakarta. Selain itu, peserta juga menjajal transportasi publik dengan naik MRT dan merasakan atmosfir kehidupan urban metropolitan Jakarta pada Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin.

Famtrip ini diikuti oleh lima orang perwakilan perusahaan TA/TO India, yakni  Wovoyage Travel Pvt. Ltd., Pickyourtrail, R K Vacations, Outbound Marketing Pvt. Ltd., dan Globeverse Vacations.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/6/2025), mengatakan bahwa India merupakan pasar outbound yang terus berkembang pesat. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat upaya promosi ke pasar India agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

“Kombinasi daya tarik wisata yang ditawarkan oleh kedua destinasi ini diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan target segmen untuk pasar India yang kian strategis. Khususnya segmen wedding, honeymoon, family, MICE, dan luxury,” kata Made.

“Fam Trip ini adalah bagian dari strategi intensif promosi Indonesia ke pasar India yang memiliki potensi besar secara jumlah dan kualitas wisatawan. Kami ingin memperkuat persepsi bahwa Indonesia tidak hanya indah, tetapi juga siap secara infrastruktur, layanan, dan pengalaman yang relevan bagi wisatawan India,” tambahnya.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar Dedi Ahmad Kurnia menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan Fam Trip selama di Bali sekaligus untuk mendukung acara Bali & Beyond Tourism Fair (BBTF) yang berlangsung pada 11-13 Juni 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Peserta Famtrip juga hadir sebagai trade buyers di BBTF 2025.

Sementara, pelaksanaan program di Jakarta didukung dan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang berkomitmen untuk mendukung peningkatan konektivitas dan pengembangan destinasi wisata kota.

“Dengan pertumbuhan wisatawan outbound India yang sangat pesat, Indonesia harus hadir lebih agresif dan relevan dalam menyasar kebutuhan pasar ini. Fam Trip juga merupakan strategi konkret untuk memperkuat jejaring bisnis antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan India, serta membuka lebih banyak peluang pemasaran paket wisata Indonesia di pasar India,” kata Dedi. ***(Yun Damayanti) 

SATTE 2025 INDIA: STRATEGI INDONESIA MEMPERKUAT POSISI DI PASAR WISATAWAN ASIA SELATAN

SATTE 2025 INDIA: STRATEGI INDONESIA MEMPERKUAT POSISI DI PASAR WISATAWAN ASIA SELATAN

Tourism for Us – Kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun terutama pascapandemi. Dalam rangka memperkuat eksistensi pariwisata Indonesia di kawasan Asia Selatan dan meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Indonesia khususnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mengikuti South Asia’s Travel and [more]

INDIGO TAMBAH RUTE BARU, HUBUNGKAN BANGALORE-DENPASAR, BALI SETIAP HARI

INDIGO TAMBAH RUTE BARU, HUBUNGKAN BANGALORE-DENPASAR, BALI SETIAP HARI

Tourism for Us – Konektivitas antara Pulau Bali dan India semakin kuat dengan bertambahnya layanan penerbangan langsung. Maskapai penerbangan India IndiGo resmi melayani rute baru Bengaluru (sebelumnya Bangalore) ke Denpasar mulai akhir Maret 2024. IndiGo Airlines resmi melayani penerbangan langsung Bangalore-Denpasar mulai tanggal 29 Maret [more]

PROMOSI WONDERFUL INDONESIA DI SATTE 2024, INDONESIA INGIN WISATAWAN INDIA DATANG LEBIH BANYAK

PROMOSI WONDERFUL INDONESIA DI SATTE 2024, INDONESIA INGIN WISATAWAN INDIA DATANG LEBIH BANYAK

Tourism for Us – Tahun 2024, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) fokus mengikuti pasar-pasar wisata utama di dunia, di antaranya South Asia’s Travel & Tourism Exchange (SATTE) di New Delhi, India. Ini merupakan salah satu strategi promosi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Taman Safari Indonesia, salah satu official partner Wonderful Indonesia di SATTE 2024. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Paviliun Wonderful Indonesia kembali hadir di SATTE 2024 yang berlangsung pada 22-24 Februari 2024 di India Expo & Mart, Greater Noida, New Delhi. Tema yang diangkat ‘’Keep the Wonder’’ dengan desain Candi Borobudur dan Prambanan dan Yogyakarta. Ini merupakan bentuk konsistensi Kemenparekraf dalam mempromosikan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Marriott Indonesia dan Taman Safari Indonesia hadir sebagai official partner Wonderful Indonesia di SATTE 2024. Total 41 pelaku industri pariwisata ikut berpartisipasi pada perhelatan tahun ini. Sellers terdiri dari operator tur, DMC, hotel, restoran dan atraksi wisata.

Jumlah kunjungan wisatawan India ke Indonesia mencapai 607.000 orang pada 2023. Jumlah kunjungan ini naik 125,8 persen daripada jumlah kunjungan pada tahun sebelumnya. India menempati urutan ke-6 dalam jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Dan negara terbesar di kawasan Asia Selatan itu menyumbang wisman terbesar ke-2 setelah Australia di Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat memberikan sambutan pada acara pembukaan SATTE 2024, Kamis (22/2/2024), mengatakan, ‘’Strategi promosi internasional Kemenparekraf berfokus pada pasar-pasar wisata utama, termasuk di India. Karena kunjungan wisatawan dari negara ini meningkat pesat. Peningkatan tidak hanya dari jumlah wisatawan yang datang tetapi juga diharapkan peningkatan kualitas wisman yang datang dapat membuka lebih banyak peluang usaha serta menciptakan lapangan kerja baru.’’

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menambahkan, Bali telah menjadi top of mind bagi wisatawan India. Oleh karena itu di SATTE 2024 Wonderful Indonesia juga menawarkan lima DPSP.

‘’Dalam pameran ini Kemenparekraf berfokus pada empat segmen untuk pasar India antara lain wedding, honeymoon, family dan MICE. Kesemua itu memang menjadi segmen unggulan untuk pasar India. Di samping itu, untuk menyasar segmen luxury di India, para pelaku industri pariwisata Indonesia juga menyiapkan paket-paket wisata ke sejumlah destinasi prioritas yang sesuai dengan karakteristik luxury travelers asal India,’’ kata Made.

Selain segmen-segmen yang menjadi unggulan tersebut, Kemenparekraf juga mempromosikan destinasi-destinasi di Indonesia untuk ditawarkan sebagai lokasi pembuatan film (filming location) kepada industri perfilman India. Platform Indonesia Film Facilitation (IFFa) yang telah diluncurkan akhir tahun lalu akan mempermudah akses para film maker India ke lokasi-lokasi pembuatan film di Indonesia.

‘’Industri perfilman India yang sangat besar merupakan peluang bagi Indonesia yang memiliki beragam destinasi dengan keindahan alam dan keunikan budaya yang menarik untuk dijadikan sebagai lokasi pembuatan film,’’ lanjut Made.

Promosi destinasi melaluil film diharapkan akan memperkenalkan lebih banyak destinasi pariwisata Indonesia di India. Dan itu diharapkan dapat mendorong kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia.

Rangkaian pemasaran pariwisata di pasar India tahun ini akan diakhiri dengan Sales Mission di kota Chandigarh. Sales Mission menurut rencana diadakan pada 26 September 2024 mendatang. Sales Mission tersebut merupakan kolaborasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) di New Delhi untuk memperluas jejaring bisnis pariwisata Indonesia ke kota-kota potensial di India.***(Yun Damayanti)

VISTARA LAYANI RUTE DELHI-DENPASAR, KUNJUNGAN WISATAWAN INDIA DITARGETKAN NAIK HINGGA 25 PERSEN

VISTARA LAYANI RUTE DELHI-DENPASAR, KUNJUNGAN WISATAWAN INDIA DITARGETKAN NAIK HINGGA 25 PERSEN

Tourism for Us – Penerbangan langsung dari India ke Indonesia akan segera bertambah lagi. Vistara secara resmi mengumumkan akan melayani rute New Delhi-Denpasar, Bali, mulai 1 Desember 2023. Dengan tambahan penerbangan langsung, kunjungan wisatawan dari India ditargetkan bisa meningkat hingga 25 persen. Vistara, maskapai penerbangan [more]

TERBANG PERDANA KE INDONESIA, INDIGO BAWA MEDIA DAN INFLUENCERS INDIA ‘ENJOY JAKARTA’

TERBANG PERDANA KE INDONESIA, INDIGO BAWA MEDIA DAN INFLUENCERS INDIA ‘ENJOY JAKARTA’

Tourism for Us – Jakarta memang bukan Bali. Tetapi, hubungan antara Jakarta-India sudah terajut lama sekali. Selain Little India di Pasar Baru, ada juga kawasan Mayestik yang dikenal karena toko-toko kainnya. Bisa dikatakan, toko-toko kain di bilangan Jakarta Selatan itu banyak dimiliki/diusahakan oleh keturunan India. [more]

KEMENPAREKRAF GELAR FAMTRIP MEMPERKENALKAN DSP LABUAN BAJO DAN SEKITARNYA BAGI INFLUENCER INDIA

KEMENPAREKRAF GELAR FAMTRIP MEMPERKENALKAN DSP LABUAN BAJO DAN SEKITARNYA BAGI INFLUENCER INDIA

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar familiarization trip (famtrip) bagi influencer India. Famtrip kali ini fokus pada memperkenalkan destinasi super prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Water front Labuan Bajo. (Foto: Birkompublik Kemenprekraf)

Famtrip dilaksanakan pada 24-29 Juni 2023. Famtrip diikuti oleh tiga influencers perempuan India yaitu Anupriya (IG @anupriyakapur), Rashmi Chadha (IG @rashmichadha), dan Mahi Sharma (IG @maahieway). Perjalanan India-Indonesia didukung oleh Singapore Airlines dan perjalanan domestik Jakarta-Labuan Bajo didukung oleh Garuda Indonesia.  

Peserta famtrip tiba di Jakarta pada 24 Juni 2023. Mereka bermalam di Anara Airport Hotel Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta sebelum melanjutkan penerbangan ke Labuan Bajo pada keesokan hari.

Di Labuan Bajo, peserta famtrip mengunjungi Taman Nasional Komodo (TNK). Selama berada di taman nasional, mereka melihat komodo di Pulau Komodo, kemudian ke pink beach. Lalu hiking ke puncak di Pulau Padar dan berhenti di gosong pasir di Taka Makassar. Peserta merasakan pengalaman seru live on board di atas kapal phinisi Sea Safari VII yang dioperasikan oleh Sea Safari Cruise selama menjelajahi TNK.

Di daratan, peserta merasakan pengalaman akomodasi yang ditawarkan oleh Labuan Bajo sebagai salah satu DSP. Mereka menginap di Plataran Resort & Spa  dan Meruorah Labuan Bajo yang merupakan tempat penyelenggaraan ASEAN Summit pada bulan Mei 2023 lalu.

Selain melihat komodo sebagai salah satu atraksi utama, peserta juga diajak mengeksplorasi daratan Pulau Flores di mana Labuan Bajo berada. Mereka mengunjungi Desa Wisata Wae Rebo bersama Grand Komodo Tours.

Menurut catatan Kemenparekraf, segmentasi wisatawan India yang datang ke Indonesia terdiri dari pasangan, keluarga, generasi milenial dan generasi Z (Gen MZ). Labuan Bajo dipilih karena menawarkan daya tarik wisata eksotik, aktivitas yang beragam, dan tersedia berbagai tipe akomodasi mulai dari homestay sampai resor mewah. Destinasi ini dinilai dapat ditawarkan kepada segmen pasar Gen MZ India yang menggemari petualangan.

‘’Melalui famtrip ini, kami ingin menyampaikan pesan agar wisatawan mancanegara khususnya dari India dapat menambahkan destinasi Labuan Bajo dalam perjalanan wisata mereka ke Indonesia. Sangat mudah menuju ke sana. Bisa melalui Jakarta langsung ke Labuan Bajo dengan menempuh dua jam penerbangan. Bahkan tidak sampai satu jam menggunakan pesawat dari Bali,’’ kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan tertulisnya.

Penyelenggaraan famtrip bagi influencers India merupakan tindak lanjut dari keikutsertaan Indonesia pada pameran pariwisata internasional South Asia Travel and Tourism Exchange (SATTE) 2023 di New Delhi pada bulan Februari 2023 lalu.

Dalam menyelenggarakan famtrip, Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan maskapai Singapore Airlines dan Garuda Indonesia. Kedua maskapai penerbangan ini akan fokus mempromosikan lima Destinasi Super Prioritas. Famtrip juga didukung oleh Plataran Resort & Spa, Sea Safari Cruise, Meruorah Labuan Bajo, Grand Komodo Tours, dan Anara Airport Hotel Terminal 3 Soekarno-Hatta.***(Yun Damayanti) 

INDIGO LAYANI  PENERBANGAN LANGSUNG MUMBAI-JAKARTA, AKSES WISATAWAN INDIA KE INDONESIA BERTAMBAH

INDIGO LAYANI PENERBANGAN LANGSUNG MUMBAI-JAKARTA, AKSES WISATAWAN INDIA KE INDONESIA BERTAMBAH

Tourism for Us – IndiGo, salah satu maskapai berbiaya rendah asal India, mengumumkan, akan melayani penerbangan langsung dari Mumbai ke Jakarta setiap hari efektif mulai 7 Agustus 2023. Ibukota Republik Indonesia menjadi destinasi internasional ke-28 yang dilayani oleh maskapai ini. IndiGo  menjadi maskapai India pertama [more]