INSPIRASI PERJALANAN DARI WEIGHTLIFTER INDONESIA PERAIH MEDALI OLIMPIADE TOKYO 2020
Tourism for Us – Tiga atlet angkat berat Indonesia berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Mereka berasal dari berbagai daerah. Selepas PPKM atau nanti ketika pandemi berakhir, kita bisa berkunjung ke kampung-kampung halaman mereka.
Lampung

[Foto; Dwifa Pamelia via Piknik Lampung]
Eko Yuli Irawan, legenda baru atlet Indonesia. Eko, atlet angkat berat kebanggaan Indonesia yang lahir di Metro, sebuah kota kecil 45 menit dari Bandar Lampung, meraih medali pertamanya di Olimpiade Beijing 2008. Waktu itu dia menyabet perunggu. Prestasi yang sama diulanginya dengan kembali meraih perunggu di Olimpiade London 2012. Kemudian dia raih medali perak di Olimpiade Rio 2016 dan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Dia menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil meraih empat medali dari empat Olimpiade berturut-turut.
Tidak sedikit atlet-atlet angkat berat andalan Indonesia lahir dari Lampung. Satu padepokan angkat berat, Gajah Lampung namanya, di Pringsewu, merupakan candradimuka angkat berat Indonesia.
Pringsewu adalah sentra penghasil bambu dan produk-produk dari bambu di Lampung. Kabupaten Pringsewu memang rimbun dan sejuk oleh tanaman bambu. Sejak 1970-an daerah ini adalah produsen gedek, tapak dinding dari bambu. Dinding bambu dari Pringsewu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga menerima permintaan dari luar negeri.
Kabupaten Pringsewu berada di Trans Sumatera bagian barat yakni di jalur kota Bandar Lampung menuju Tanjung Setia, Krui, sampai Bengkulu. Kondisi jalan raya cukup baik sehingga perjalanan darat dari pusat kota Bandar Lampung, ibukota Provinsi Lampung, bisa ditempuh sekitar 1-1,5 jam.
Lebih jauh ke pesisir barat, di pantai Tanjung Setia dan Krui para peselancar dari mancanegara bisa tinggal berminggu-minggu untuk menunggu ombak terbaik. Kedua pantai tersebut dikenal sebagai surfing spots menantang dan ekstrim.
Destinasi Lampung sekarang juga sudah ramah milenial. Semenjak Pulau Tegal Mas dan Pahawang hits di media sosial, hal itu tampaknya ikut membangkitkan pantai-pantai lain. Satu di antaranya pantai Sebalang, Tarahan, Lampung Selatan. Pantai ini berada 22 kilometer ke arah selatan dari Bandar Lampung dan bisa ditempuh dengan berkendara selama 44 menit. Pantai tersebut masih berada di daratan Pulau Sumatera.
Lampung juga identik dengan pisang. Produk yang paling dikenal dan ikonik adalah keripik pisang. Sentra produsen keripik pisang ada di Gang PU kota Bandar Lampung. Di satu jalan itu pengunjung bisa memilih aneka keripik sesuai selera dan produk-produk lainnya baik yang terbuat dari pisang maupun buah lain seperti durian.
Aksesibilitas di Lampung pun semakin lengkap. Kapasitas di pelabuhan penyeberangan Bakauheuni dan Bandara Raden Inten II terus ditingkatkan. Dan jalan tol Trans Sumatera telah menghubungkan Lampung ke berbagai daerah di Sumatera dengan waktu tempuh lebih cepat.
Cimahi

Windy Cantika Aisyah, remaja putri asal Cimahi, Jawa Barat, juga membuat bangga. Dialah peraih medali pertama bagi kontingen Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Tiga medali emas di ajang 2020 Asian Youth and Junior Championships di Tashkent, Uzbekistan yang diraihnya pada bulan Mei 2021 memberinya tiket lolos ke ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Cimahi, kota kelahiran Windy, mulai dikenal sejak tahun 1811 saat Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels membangun jalan raya pos Anyer-Panarukan. Belanda merancang Cimahi menjadi pusat pendidikan, pelatihan dan tangsi militer. Di tangan para operator tur, kota ini menjadi kluster khusus destinasi wisata heritage dan sejarah militer.
Stasiun Cimahi adalah penanda pertama dimulainya pembangunan kota militer. Stasiun ini mulai beroperasi pada 17 Mei 1884 bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Cianjur-Bandung oleh perusahaan kereta api negara Staatsporwegen. Jaringan kereta api itu merupakan bagian dari pembangunan jalur kereta api pertama di Priangan. Rutenya Bogor-Bandung-Cicalengka sepanjang 181 kilometer. Stasiun kemudian direnovasi pada 1900-an untuk menampung penumpang lebih banyak. Setelah direnovasi, stasiun beroperasi lagi pada Februari 1905. Dan perjalanan kereta yang melintasi Stasiun Cimahi meningkat lima kali lipat.
Selain wisata heritage militer, wisatawan juga bisa mengunjungi sebuah kampung adat di tengah pemukiman urban di Cimahi. Warga Kampung Cireundeu di Leuwigajah tetap memegang teguh dan masih menjalankan ajaran kepercayaan Sunda Wiwitan. Namun, mereka tidak pula menolak perubahan zaman. Warganya cukup melek teknologi. Bahkan, kampung adat ini telah bersiap-siap menyambut pengunjung selepas PPKM Darurat. Pengelola kampung adat menghadirkan layanan non-tatap muka melalui pemasangan QR Code dan peta kampung agar pengunjung tetap bisa menikmati kunjungannya.

Makassar
Selain Windy, Rahmat Erwin Abdullah dari Makassar ialah atlet angkat berat lainnya yang menyumbangkan medali bagi Indonesia. Dia memulai karir sebagai atlet sejak SMP. Kedua orangtuanya adalah mantan atlet angkat berat elit nasional yang punya prestasi di level internasional.
Makassar, kota kelahiran Rahmat, adalah kota bandar besar yang ramai dan punya sejarah panjang. Kota ini pernah jadi salah satu pelabuhan terpenting di Asia Tenggara. Jejaknya masih dapat dilihat diantaranya di Fort Rotterdam dan pelabuhan rakyat Paotere.
Fort Rotterdam berada tidak jauh dari pusat keramaian dan landmark kota, pantai Losari. Kompleks benteng peninggalan Belanda ini terawat cukup baik. Beberapa bagian bangunan di dalam kompleks difungsikan sebegai Museum La Galigo. I La Galigo adalah karya sastra dari Sulawesi Selatan yang diakui dunia. Selain berisi syair-syair indah, kaya informasi sejarah, juga merupakan karya sastra terpanjang yang pernah ada. Tidak hanya itu, Pangeran Diponegoro dimakamkan di Makassar. Kompleks makam pahlawan nasional ini dirawat dengan baik dan masih berada di dalam kota serta mudah diakses.
Makassar adalah kota MICE nomor empat di Indonesia. Kota ini mempunyai infrastruktur MICE paling memadai di wilayah tengah dan timur Indonesia. Perannya sebagai hub perhubungan udara dan laut nasional sangat menguntungkannya. Pasar MICE di sini didominasi pemerintahan dan korporasi.
Tentu saja Makassar juga punya banyak tempat Instagramable dan kuliner enak. Coto makassar untuk sarapan pagi dan pisang epe sebagai camilan sore adalah dua contoh makanan yang wajib dicoba ketika berkunjung ke sini.

Regenerasi yang diperlihatkan cabang angkat berat di Olimpiade Tokyo 2020 merupakan kabar gembira. Angkat berat konsisten menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia di ajang Olimpiade, setelah bulutangkis. Sejak raihan medali pertama di Olimpiade Sydney 2000, cabang olahraga ini total telah menyumbang 6 medali perak dan 6 medali perunggu. Dan dengan atau tanpa medali, perjuangan atlet-atlet Indonesia di ajang olahraga terbesar dunia paling tidak bisa memberi semangat kepada kita semua menjalani hari-hari yang tidak mudah.***(Yun Damayanti)
