DIPLOMASI RASA MELALUI KOPI DAN JAMU INDONESIA DI FOOD INFLUENCERS AWARDS

Tourism for Us – Kopi dan jamu khas Indonesia berhasil memikat sekitar 300 undangan VIP yang menghadiri Food Influencers Awards, Minggu (26/4/2026), di Royal Residence Kedutaan Besar Mesir di Paris, Perancis. Khusus untuk acara ini, La Maison De L’Indonesie (LMDI), salah satu mitra resmi acara, menyajikan beragam kopi Nusantara yang memperoleh apresiasi tinggi. Sementara itu, jamu tradisional, seperti kunyit asam dan jahe, menjadi favorit para tamu.

Partisipasi La Maison De L’Indonesie Paris sebagai mitra resmi dalam Food Influencers Awards 2026 mencerminkan komitmen mereka terhadap soft diplomacy yang dilakukan secara berkelanjutan. Kehadiran kopi dan jamu dalam acara ini menjadi simbol pengakuan global yang semakin meluas terhadap warisan kuliner Indonesia. (Foto: LMDI)

Tamu undangan terdiri dari food influencers, perwakilan agensi PR, diplomat internasional, chef, hingga selebritas. Kehadiran LMDI pada acara ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat Indonesia merupakan satu-satunya brand destinasi yang terlibat di antara berbagai mitra dari sektor kuliner, busana, dan gaya hidup.

Acara dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat, diawali dengan sesi atalier cuisine yang menampilkan tiga chef ternama. Penampilan dua penyanyi finalis The Voice France semakin memeriahkan suasana. Kemudian dilanjutkan dengan peragaan busana karya Iana Heel. Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukan tari French Cancan dan tari perut  khas Mesir.

Food Influencers Awards dikenal sebagai salah satu acara bergengsi di Perancis yang memberikan penghargaan kepada para influencer dan kreator konten (content creator) terbaik di bidang gastronomi, digital, dan gaya hidup (lifestyle). Ajang ini menjadi titik temu para tokoh berpengaruh di industri kuliner dan media sosial, sekaligus ruang ekslusif untuk merayakan inovasi, kreativitas, dan tren terbaru di dunia gastronomi.

Partisipasi LMDI sebagai mitra resmi dalam Food Influencers Awards 2026 mencerminkan komitmen mereka terhadap soft diplomacy yang dilakukan secara berkelanjutan. Kehadiran kopi dan jamu dalam acara ini menjadi simbol pengakuan global yang semakin meluas terhadap warisan kuliner Indonesia.

Pada kesempatan itu, pendiri La Maison De L’Indonesie Eka Moncarre juga menyerahkan buku ‘’L’Indonesie a la Maison’’ kepada Duta Besar Mesir untuk Perancis Tarek Dahroug, sebagai bentuk apresiasi atas undangan dan kepercayaan yang diberikan.

Dalam pernyataan tertulis, Eka mengatakan bahwa partisipasi LMDI di ajang ini diharapkan dapat menjadi jendela budaya yang memperkenalkan cita rasa otentitk Nusantara kepada masyarakat internasional, khususnya publik Perancis yang dikenal memiliki apresiasi tinggi terhadap seni kuliner.

Saat ini, food influencers menjadi salah satu pilar utama marketing gastronomi di Perancis. Mereka adalah sumber rekomendasi nomor satu, di atas Google review. Resep praktis dan ulasan jujur dalam format video pendek di media sosial terasa lebih otentik dibandingkan dengan iklan tradisional. Konten influencers dianggap sebagai kesaksian, bukan iklan. ***(Yun Damayanti)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *