DAFTAR ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA 2021 AKAN MASUK DALAM JARINGAN DESA WISATA INDONESIA
Tourism for Us – Pemerintah akan memberikan penghargaan kepada desa-desa wisata di Indonesia melalui ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA 2021. Seluruh desa wisata yang terdaftar dalam penghargaan ini akan masuk dalam Jaringan Desa Wisata Indonesia atau Jadesta.

Pendaftaran untuk mengikuti ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA 2021 sudah dibuka sejak 7 Mei dan akan ditutup pada 26 Juni 2021. Pendaftaran melalui situs resmi jaringan desa wisata jadesta.com. Pemenang anugerah akan diumumkan pada 7 Desember 2021.
Kategori penilaian ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA 2021 meliputi homestay, toilet, suvenir, desa digital, implementasi CHSE/K4, konten kreatif, dan daya tarik wisata.
Penilaian anugerah desa wisata didasarkan pada empat pilar pengembangan pariwisata berkelanjutan yaitu tata kelola, ekonomi lokal, budaya, dan pelestarian lingkungan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memetakan ada 1200 potensi desa wisata di tanah air. Desa-desa itu siap dikembangkan secara berkelanjutan karena memiliki nilai kearifan lokal dan budaya yang kuat.
Secara umum, desa wisata di Indonesia diklasifikasikan dalam tiga kategori yaitu desa wisata rintisan, desa wisata maju dan berkembang, dan desa wisata mandiri. Desa wisata mandiri adalah desa wisata yang sudah mampu melakukan inovasi masyarakat dalam mengembangkan potensi desa menjadi unit kewirausahaan mandiri.
Dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan sebanyak 244 desa wisata telah tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.
Pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata guna meningkatkan daya saing desa dan menaikan level menjadi destinasi berkelas dunia. Seluruh desa wisata yang terdaftar dalam Anugerah Desa Wisata 2021 akan masuk dalam daftar resmi jaringan desa wisata Indonesia atau jadesta. Desa-desa di dalam jaringan juga akan dipromosikan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.***(Yun Damayanti)
