Tourism for Us – Jetstar Asia secara resmi mengumumkan akan melayani penerbangan langsung dari Singapura ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 20 Maret 2025. Layanan baru Jetstar Asia ini akan beroperasi dua kali seminggu pada hari Kamis dan Minggu. Pesawat berangkat dari Bandara [more]
Tourism for Us – Tujuh prinsip menjadi fondasi bersama dalam menjalankan tugas baru yang diamanahkan kepada para pejabat baru di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Ketujuh prinsip itu sejalan dengan nilai-nilai Sapta Pesona. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian [more]
Tourism for Us – Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) memproyeksikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) naik antara 10 persen sampai 15 persen pada 2025. Pemberitaan negatif terhadap pariwisata Indonesia pada akhir tahun 2024 dan awal 2025 tidak terlihat mempengaruhi pemesanan yang diterima oleh para operator tur inbound di sini.
Dr. Paul Edmundus Talo, Ketua Umum IINTOA. (Foto: dok. pribadi)
Dr. Paul Edmundus Talo, Ketua Umum IINTOA, menerangkan bahwa penilaian proyeksi itu melihat pada indikator pemesanan-pemesanan awal yang dilakukan tour operators dan tour wholesalers dari luar negeri kepada mitra-mitranya di sini telah dilakukan sejak tahun 2024. Jumlah pemesanan yang diterima oleh anggota IINTOA menunjukkan kenaikan.
‘’Pariwisata 2025 akan lebih baik daripada 2024. Kami memperkiraan kenaikan jumlah wisatawan sekitar 10 hingga 15 persen. Kami pun yakin setelah itu, pada hari-hari selanjutnya, akan datang permintaan-permintaan lainnya. Dan penanganan permintaan-permintaan tersebut akan kami lakukan secara tailor-made,’’ ujar Paul.
Adjie Wahjono, Operations Manager Aneka Kartika Tours & Travel, mengatakan bahwa tren waktu pemesanan untuk liburan musim panas (summer) dengan periode perjalanan April-Oktober masih sama, yakni mulai dari bulan November sampai April. Pemesanan paling banyak datang pada periode Februari-Maret.
‘’Kami masih harus menunggu sampai bulan Maret untuk melilhat kinerja pemesanan untuk musim panas tahun ini,’’ kata Adjie.
Ketua Umum IINTOA merasa prihatin dengan kejadian-kejadian yang menimpa wisman yang sedang berlibur di sini. Kejadian-kejadian itu tentu saja mencoreng citra baik Indonesia sebagai destinasi pariwisata.
‘’Saya sangat prihatin. Baik pelecehan maupun pemerkosaan, kejadian-kejadian itu memang sangat memprihatinkan. Semoga polisi dapat segera menangkap para pelaku lalu diberikan hukuman berat,’’ tambah Paul.
Permintaan perjalanan ke Indonesia masih positif sampai saat ini, meskipun didera pemberitaan buruk dan kejadian kriminal yang dialami oleh wisman secara bertubi-tubi. Seperti yang disampaikan oleh Adjie, perusahaannya belum melihat ada indikasi untuk menghindari bepergian ke Bali.
Terkait penanganan wisman secara tailor-made, Aneka Kartika semakin memantapkan layanan immersive culture experience. Immersive activity ini juga merupakan hal penting dalam sustainable tourism.
Adjie menerangkan, ‘’Immersive activity merupakan salah satu elemen penting dalam program-program terutama bagi turis-turis Eropa. Mereka sangat menghargai kegiatan-kegiatan otentik dan keterlibatan dengan budaya lokal.’’
Menurutnya, seorang operator tur harus bisa menciptakan sebuah program yang mengandung elemen-elemen ini dalam itinerary yang ditawarkan kepada mitra-mitra kerjanya. Operator-operator tur inbound Indonesia sudah banyak yang melakukannya dan menjalankannya sejak lama.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kepulauan Riau (Kepri) memiliki peran dan posisi strategis dalam menunjang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Provinsi kepulauan ini merupakan satu dari tiga pintu masuk terbesar wisman setelah Bali dan Jakarta. Fasilitas kemudahan perjalanan baik bagi warga negara Singapura maupun warga [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyiapkan lima program terobosan untuk mencapai target 2025 dan pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2029. Untuk tahun 2025, Kemenpar menargetkan: kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 14,6 juta sampai 16 juta orang; 1,08 miliar pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus); [more]
Tourism for Us – Sejumlah indikator kinerja sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2024. Di antaranya, kontribusi pariwisata terhadap PDB pada paruh pertama 2024 sebesar 4,01 persen. Angka ini melebihi kontribusi di tahun 2023 sebesar 3,9 persen.
(Foto: Birkompublik Kemenpar)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga Oktober 2024 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) telah mencapai 11,6 juta orang dan diyakini jumlahnya akan terus bertambah hingga Desember 2024.
Sedangkan pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) pada Januari hingga Oktober 2024 mencapai 839,4 juta perjalanan. Ini pun diyakini akan masih bertambah hingga akhir tahun. Angka itu juga sudah mendekati realisasi pergerakan wisnus di tahun 2023 sebesar 839,7 juta perjalanan.
Sementara perolehan devisa dari sektor pariwisata hingga triwulan ketiga tahun 2024 telah mencapai 12,63 miliar dollar AS. Dan jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor pariwisata dari semester I/2024 sebanyak 24,5 juta orang.
Realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pada periode Januari-September 2024 sebesar 2,4 miliar dollar AS atau setara dengan RP 35,43 triliun. Realisasi investasi tersebut terdiri dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).
PMA didominasi investasi dari Singapura, Australia, India, Jepang dan Perancis. Dan sektor usaha paling diminati adalah hotel bintang, restoran, apartemen hotel, bar dan area permainan.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana optimis pencapaian sektor pariwisata di tahun 2024 tidak hanya akan melampaui kinerja tahun 2023 tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pemerataan pembangunan dan pelestarian alam dan budaya.
‘’Hal ini sesuai dengan arahan pengembangan sektor pariwisata berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yakni menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru dengan prinsip program pembangunan yang mengarah pada pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,’’ ujar Menpar Widiyanti dalam ‘’Jumpa Pers Akhir Tahun 2024’’ (JPAT), Jumat (20/12/2024), di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Pada kesempatan yang sama Menpar Widianti juga menjelaskan Program Quick Win atau program jangka pendek yang menjadi prioritas yang dijalankan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pertama adalah program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) akan diintensifikan. Kemudian, penyesuaian harga tiket pesawat agar lebih terjangkau. Lalu menjalankan Tourism 5.0 dalam pemasaran pariwisata serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelaku usaha.
Dalam program BBWI, Kemenpar telah melaksanakan tujuh kegiatan Road to Gerakan Wisata Bersih. Kegiatan ini untuk membangkitkan kesadaran masyarakat, wisatawan dan pelaku pariwisata atas isu penting ini.
‘’Kami juga sudah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawal ini. Program ini akan diluncurkan secara resmi pada Rakornas Pariwisata pada Februari 2025,’’ kata Menpar.
Salah satu realisasi program terkait BBWI adalah Kemenpar hadir dan memberi dukungan dalam kegiatan apresiasi dan pameran. Seperti saat Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2024. Di situ Kemenpar hadir untuk mempromosikan produk wisata Indonesia mulai dari akomodasi hingga transportasi wisata untuk menarik minat lebih banyak wisatawan nusantara.
‘’Pencapaian-pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Tahun 2025 dipahami sebagai momentum penting untuk membangun fondasi quality tourism, sebuah pendekatan yang berfokus pada nilai-nilai keberlanjutan dan nilai tambah,’’ tutur Menpar Widiyanti.
Selain capaian kuantitatif di atas, pariwisata Indonesia juga menorehkan kebanggaan dengan meraih 67 penghargaan dari 32 organisasi pariwisata dunia sepanjang tahun 2024. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Berada di dalam hutan mangrove yang masih alami di Teluk Mayalibit, Saupon Mangrove Homestay sudah menjadi destinasi itu sendiri. Kelompok Tani Hutan Waifoi yang mengelola pertanian hutannya dengan mengedepankan kearifan lokal telah menjadikan homestay bukan sekedar penginapan biasa. Kelompok tani hutan [more]
Tourism for Us – Perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) operator tur (tour operator) dan influencer Portugal ke Labuan Bajo pada awal Desember 2024 menjadi momen penting untuk memperkenalkan destinasi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke pasar Portugal dan wilayah Eropa selatan pada umumnya. Perjalanan pengenalan destinasi pariwisata [more]
Tourism for Us – Industri agen perjalanan (travel agent) tahun 2025 masih akan berjalan sangat baik secara global. Digitalisasi semakin diperkuat dengan kehadiran artificial intelligent (AI). Teknologi dalam industri ini menjadi alat bantu yang mempercepat proses operasional tur, meningkatkan layanan pelanggan dan mendukung pekerjaan staf lebih efisien.
Pauline Suharno, Ketua Umum ASTINDO. (Foto: Dokumen pribadi)
Setiap wisatawan itu unik dan mempunyai preferensi berbeda-beda. Digitalisasi menambah opsi bagi wisatawan bagaimana mereka mau mengatur perjalanannya.
Produk-produk perjalanan yang dibeli secara daring (online) terbukti efektif untuk point-to-point traveling yang pada umumya merupakan perjalanan domestik. Perjalanan jauh ke destinasi tunggal masih bisa dilakukan secara daring. Sedangkan untuk perjalanan jarak jauh (long haul) dengan rencana perjalanan yang kompleks ke multidestinasi wisatawan tetap mencari dan menggunakan jasa agen perjalanan.
Pada the 1st General Assembly and Board Meeting World Travel Agents Association Alliance (WTAAA) pertengahan bulan November 2024 lalu di Athena, Yunani, agen-agen perjalanan di Amerika Serikat (AS) dan Kanada mengungkapkan, mereka kebanjiran pemesanan. Menurut mereka, produk-produk perjalanan yang dibeli secara daring cukup baik untuk point-to-point traveling yang pada umumya merupakan perjalanan domestik. Tetapi tidak untuk perjalanan jarak jauh.
Di pasar wisatawan AS terungkap, mereka mengkalkulasikan waktu yang digunakan untuk riset sebelum bepergian dengan upah kerja per jam. Mereka berpikir lebih baik bekerja dan mendapatkan upah daripada membuang upah itu. Sehingga mereka tidak enggan membayar travel consultant untuk berkonsultasi dan membeli produk-produk agen perjalanan.
Menurut hasil survey yang pernah dilakukan oleh MMGY pada 2014, atau 10 tahun lalu, sebanyak 30 persen responden generasi milenial di AS menggunakan agen perjalanan. Sebaliknya, hanya 15 persen responden gen X dan 13 persen generasi baby boomers menggunakan agen perjalanan.
Alasan generasi milenial menggunakan agen perjalanan untuk menjamin pengalaman perjalanan mereka lebih dari sekedar melihat-lihat (sightseeing). Mereka menginginkan pengalaman perjalanan yang lokal, etnik dan terhubung dengan lingkungan yang dikunjunginya.
Dalam situs asuransi Allianz menyebutkan beberapa alasan wisatawan tetap menggunakan agen perjalanan di antaranya, saat mereka bepergian ke destinasi terpencil (remote destination) dan mempunyai kebutuhan perjalan yang unik.
American Society of Travel Advisors (ASTA) mencatat, wisatawan tetap menggunakan agen perjalanan karena ingin menghindari stres, menghemat waktu untuk perjalanan internasional yang kompleks, mendapatkan pemandu terbaik, mengamankan reservasi, dan penyokong bila terjadi masalah selama perjalanan.
ASTA juga mengadvokasi calon wisatawan dalam memilih agen perjalanan. Mereka menyarankan calon wisatawan dapat bekerja sama dengan travel advisor yang terverifikasi oleh ASTA. Para travel advisor yang terverifikasi itu telah berkomitmen terhadap standar industri dan memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mendalam.
‘’Travel agent di AS sudah bertindak sebagai travel consultant. Dibayarnya per jam. Layaknya seorang lawyer (pengacara),’’ ujar Pauline Suharno, Ketua Umum ASTINDO, yang hadir di the 1st General Assembly and Board Meeting World Travel Agents Association Alliance.
Pauline mengatakan, industri agen perjalanan masih sangat baik. Belajar dari pengalaman industri agen perjalanan di AS dengan teknologi yang paling maju, agen-agen perjalanan di sana malah kebajiran pemesanan.
‘’Jadi saya selalu katakan kepada teman-teman, kepada anggota ASTINDO, jangan khawatir. Hal-hal semacam ini yang harus kita edukasi ke masyarakat Indonesia,’’ kata Pauline.
Pauline menjelaskan lebih lanjut, ‘’Sebenarnya, kalau wisatawan Indonesia mau membayar 50 sampai 100 ribu untuk berkonsultasi dengan agen perjalanan, yang sudah mendalami pengetahuan tentang destinasi, mereka tidak akan dapat masalah. Yang terjadi kan mereka bertanya kepada agen perjalanan tetapi tidak mau membeli dari agen perjalanan atau beli secara online. Nanti ketika dapat masalah yang dicari agen perjalanan.’’
Kebiasaan tersebut, mungkin, terjadi karena konsultasi bebas biaya (free consultation) dengan agen perjalanan dan operator tur. Sehingga orang Indonesia kurang menghargai kerja keras serta investasi waktu dan finansial dari sebuah agen perjalanan dan operator tur.
Menurut Pauline, kunci dari sebuah agen perjalanan dan operator tur bertahan adalah sumber daya manusia (SDM) harus senantiasa meningkatkan kapasitasnya.
‘’Harus belajar dan tidak pernah berhenti belajar. Jangan karena kita sudah punya pengalaman di industri ini selama 20 tahun lalu kita berhenti sampai di sini. Pengalaman itu menopang pekerjaan kita. Ada banyak hal baru yang harus dipelajari untuk mendukung pekerjaan kita sekarang dan di masa depan,’’ tuturnya.
SDM di industri agen perjalanan maupun operator tur tidak bisa mengabaikan teknologi, AI, dan lain sebagainya. Digitalisasi, AI, membantu para agen perjalanan dan operator tur dalam menciptakan rencana perjalanan (itinerary). Kehadiran teknologi telah mempercepat berbagai proses dalam menciptakan dan menjalankan tur.
Naluri alamiah manusia adalah akan selalu mencari orang lain untuk berkomunikasi. Menempatkan chatbot di layanan pelanggan secara digital tidak cukup untuk memberikan pengalaman perjalanan yang sempurna (service exellence). Dan destinasi Indonesia mesti memahami kebutuhan ‘’manusia ingin dilayani oleh manusia juga’’.
AI yang dikhawatirkan akan menggantikan peran manusia dan menghilangkan banyak pekerjaan dalam industri perjalanan dan pariwisata tampaknya tidak akan terjadi selama pelaku industri dapat menyambut perubahan yang dibawanya.
Ketua Umum ASTINDO berharap pereknomian Indonesia akan membaik di tahun 2025. Sehingga masyarakat, terutama di kelas menengah, kembali mempunyai daya beli.
‘’Kelas menengah sebetulnya yang membantu menggerakan perekonomian. Ketika kelas ini menurun, itu sangat berpengaruh terhadap industri agen perjalanan di Indonesia. Karena mereka yang mempunyai banyak mimpi. Dan kami ada untuk menciptakan banyak mimpi dan mewujudkan mimpi-mimpi mereka itu,’’ pungkas Pauline.
ASTINDO sekarang tidak hanya menjual tiket dan paket-paket tur keluar negeri saja. Banyak anggotanya yang menjual paket-paket wisata di dalam negeri. Anggota-anggotanya juga ada yang menjual paket-paket perjalanan ke Indonesia (inbound). Dan mereka juga ikut memasarkan berbagai destinasi di Indonesia. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Sejak memasuki hotel hingga ke dalam kamar, 25hours Hotel Jakarta The Oddbird akan membawa tamu-tamu merasakan pengalaman yang kontras dan dinamis metropolitan Jakarta. Desain hotel bintang 5 ini menghadirkan perpaduan unik antara kreativitas, kenyamanan, dan nostalgia di jantung pusat bisnis dan [more]