Author: admin

KEMENPAR GANDENG QATAR AIRWAYS PERLUAS PROMOSI PARIWISATA INDONESIA

KEMENPAR GANDENG QATAR AIRWAYS PERLUAS PROMOSI PARIWISATA INDONESIA

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng maskapai asal Qatar, yakni Qatar Airways untuk bekerja sama dalam upaya memperluas promosi dan pemasaran pariwisata Indonesia di pasar global. Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pariwisata dengan Qatar Airways pada [more]

INDONESIA PERKENALKAN PARIWISATA NAIK KELAS MELALUI WORLD EXPO 2025 OSAKA, JEPANG

INDONESIA PERKENALKAN PARIWISATA NAIK KELAS MELALUI WORLD EXPO 2025 OSAKA, JEPANG

Tourism for Us – Indonesia kembali berpartisipasi di ajang pameran internasional bergengsi “Expo 2025” di Osaka, Kansai, Jepang. Pameran internasional yang juga dikenal sebagai World Expo berlangsung pada 13 April hingga 13 Oktober 2025 dan terbuka untuk umum. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) turut berperan karena keikutsertaan [more]

MENGASAH KESADARAN LINGKUNGAN DI TANJUNG UMA, BATAM

MENGASAH KESADARAN LINGKUNGAN DI TANJUNG UMA, BATAM

Tourism for Us – Ada beragam cara merayakan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April. Seperti Ascott Regional Batam yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih di Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Acara ini melibatkan perusahaan-perusahaan, termasuk perhotelan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Mereka bersama-sama membersihkan pantai dan lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Ascott Regional Batam merayakan Hari Bumi 2025 dengan mengasah kesadaran lingkungan di Tanjung Uma, Batam. (Foto: Ascott Regional Batam)

BatamOn Global Group sebagai inisiator, bersama dengan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Sekretaris Lurah Tanjung Uma, membuka kegiatan perayaan Hari Bumi 2025 di Tanjung Uma. Sebanyak 25 orang perwakilan dari properti-properti Ascott di Batam turut hadir dan berbaur bersama 175 peserta lainnya dari berbagai lapisan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ascott Regional Batam, termasuk Oakwood Hotel & Apartments Grand, YELLO Hotel Harbour Bay Batam, HARRIS Waterfront Batam, dan HARRIS Batam Center.

Rangkaian kegiatan perayaan Hari Bumi tahun ini meliputi aksi bersih-bersih (Clean Up Day), edukasi anak melalui pertunjukan boneka tentang pengelolaann sampah, pengumpulan barang bekas (waste to go), serta pemeriksaan kesehatan gratis yang dibayar dengan menggunakan sampah sebagai media edukasi tentang nilai daur ulang.

Partisipasi ini merupakan wujud nyata dari keseriusan program Ascott Care, sebuah inisiatif global dari The Ascott Limited yang menginitegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam operasional dan pengembangan bisnisnya.

Komitmen Ascott terhadap keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melaluil kegiatan sosial seperti Hari Bumi, tetapi juga tertanam dalam manajemen operasional sehari-hari, mulai dari pengelolaan limbah, efisiensi energi, hingga keterlibatan komunitas lokal. Melalui program ini, Ascott terus memperkuat perannya dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan serta komunitas tempat mereka beroperasi.

Wilayah pesisir Pulau Batam menghadapi tantangan lingkungan yang tinggi. Tanjung Uma dipilih sebagai lokasi kegiatan perayaan Hari Bumi karena kawasan ini menjadi lokasi penumpukan sampah dari berbagai penjuru kota. Kegiatan itu menandai komitmen bersama dalam menangani permasalahan sampah di kawasan tersebut. ***(Yun Damayanti)

MENJARING WISATAWAN BELANDA DENGAN EKOWISATA DI DMI EXPO 2025

MENJARING WISATAWAN BELANDA DENGAN EKOWISATA DI DMI EXPO 2025

Tourism for Us – Wisatawan dari kawasan Eropa merupakan target pasar ketiga terbesar setelah Asia Tenggara dan Asia Pasifik pada tahun 2025. Sejalan dengan target itu, promosi pariwisata di Benua Biru menjadi penting. Melihat kekosongan promosi pariwisata Indonesia di sana, banyak diaspora berinisiatif menggelar berbagai [more]

THAILAND TERAPKAN KARTU IMIGRASI ELEKTRONIK MULAI 1 MEI 2025

THAILAND TERAPKAN KARTU IMIGRASI ELEKTRONIK MULAI 1 MEI 2025

Tourism for Us – Pemerintah Thailand mulai menerapkan kartu imigrasi elektronik dengan memberlakukan Thailand Digital Arrival Card (TDAC) mulai 1 Mei 2025. Semua warga negara asing yang akan masuk ke negara ini melalui moda transportasi udara, darat, dan laut wajib mengisi informasi keimigrasian dan mengirimkannya [more]

KENAPA PASAR LEISURE BELUM MAMPU GANTIKAN PASAR PEMERINTAHAN DI INDONESIA?

KENAPA PASAR LEISURE BELUM MAMPU GANTIKAN PASAR PEMERINTAHAN DI INDONESIA?

Tourism for Us – Kebijakan pengetatan anggaran belanja oleh pemerintah memperlihatkan bahwa pasar rekreasi (leisure market) belum mampu menggantikan peran pasar pemerintahan dalam industri perjalanan dan pariwisata Indonesia. Peningkatan jumlah wisatawan, baik domestik dan mancanegara, memang dapat berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendapatan. Oleh karena itu, pelaku industri diharapkan untuk melakukan diversifikasi produk dan pasar.

Mahasiswa Poltekpar NHI Bandung tidak hanya mempraktikan penyajian hidangan sebagai server tetapi juga manajemen waktu penyiapan dan penyajian hidangan bersama tim Banquet El Hotel Bandung pada saat Welcome Dinner WJTM 2023. Selain itu mereka juga unjuk kebolehan meramu minuman. (Foto: Yun Damayanti)

Menanggapi kondisi terkini yang sedang dihadapi oleh pelaku industri perhotelan di Indonesia, Bayu H. Putera, Corporate Director of Sales, Santika Indonesia Hotels & Resorts, mengungkapkan bahwa pasar rekrasi (leisure market) saat ini belum mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pasar pemerintahan. Setiap pasar memiliki kebutuhan yang unik dan berbeda-beda. Namun, dia percaya bahwa dengan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dapat secara signifikan membantu mengurangi kesenjangan pendapatan yang muncul akibat berkurangnya peran pasar pemerintahan. 

‘’Apakah wisatawan mancanegara bisa menggantikan pasar pemerintahan? Jika menggantikan, rasanya belum bisa digantikan. Karena memang kebutuhannya berbeda. Tapi, untuk menutupi atau mengurangi kesenjangan antara yang sudah ditargetkan dengan kondisi saat ini, kehadiran wisatawan sangat membantu,’’ ujar Bayu.

Ini bisa dipahami karena industri perhotelan tidak hanya menjual kamar. Ada banyak komponen yang berkontribusi terhadap pendapatan hotel, seperti penyewaan ruang pertemuan, penjualan makanan dan minuman, serta fasilitas kebugaran dan lain-lain. Namun, komponen-komponen itu juga tidak bisa serta-merta bisa langsung dijual kepada semua tamu yang menginap di hotel. Selama ini, permintaan terhadap komponen-komponen selain kamar paling banyak datang dari pemerintahan dibandingkan dari swasta dan masyarakat/komunitas.   

Pelaku industri biro dan agen perjalanan juga turut terimbas kebijakan pengetatan anggaran oleh pemerintah. Dampaknya terutama dirasakan sekali oleh mereka yang pelanggan utamanya dari pemerintahan.

Joseph Sugeng Irianto, Managing Director Rex Tours Indonesia, biro perjalanan asal Bandung, berpendapat bahwa pelaku biro dan agen perjalanan perlu mendiversifikasi produk-produknya, salah satunya ke sektor perjalanan inbound atau mendatangkan wisatawan asing. Dengan mendiversifikasi produk, maka akan menutupi kekurangan pemasukan dari pasar pemerintahan yang sedang memperketat pengeluaran anggaran.

‘’’Kenapa inbound? Karena dengan mendatangkan wisatawan asing akan meningkatkan pendapatan negara,’’ kata Joseph.

Dia menerangkan lebih lanjut, arus perjalanan inbound tidak akan terganggu selama hubungan multilateral Indonesia dengan negara-negara lain berjalan tanpa batasan. Hubungan bilateral dan multilateral yang baik akan terus mendorong arus kunjungan wisata.

‘’Arus inbound akan terhenti hanya bila ada kendala luar biasa seperti pemberlakuan PPKM saat pandemi COVID-19,’’ tutur Joseph.

Semua pemangku kepentingan pariwisata di negeri ini harus memiliki pemahaman yang sama bahwa wisatawan yang menentukan pilihan destinasi, sementara destinasi tidak bisa memilih-milih wisatawan. Oleh karena itu, destinasi wisata perlu memiliki strategi pemasaran dan pengelolaan yang efektif untuk menarik dan melayani berbagai jenis wisatawan agar pelaku industri pariwisata benar-benar mampu mendiversifikasi produk dan pasarnya.

Pemerintah sudah semestinya memanfaatkan pengetatan anggaran sebagai kesempatan untuk mengurangi ketergantungan industri terhadap dukungan/peran dari pasar pemerintahan. Dalam proses ini, penting bagi pemerintah untuk lebih mendengarkan suara dan kebutuhan dari sektor industri. Dengan mengikuti saran serta rekomendasi yang diberikan oleh pelaku industri, pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan relevan. ***(Yun Damayanti) 

TABLE TOP 2025 KOTA KINABALU, PROMOSI PARIWISATA INDONESIA PERTAMA DALAM LIMA TAHUN DI SABAH

TABLE TOP 2025 KOTA KINABALU, PROMOSI PARIWISATA INDONESIA PERTAMA DALAM LIMA TAHUN DI SABAH

Tourism for Us – Lima tahun berlalu sejak Indonesia terakhir kali menggelar misi penjualan pariwisata di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Selama itu telah terjadi perubahan-perubahan, di antaranya penerbangan langsung dari Kinabalu ke Denpasar, Bali dan Jakarta. Ketersediaan penerbangan langsung tersebut membuat akses wisatawan dari Sabah [more]

WISATAWAN ASING WAJIB PATUHI ATURAN TATANAN BARU BALI

WISATAWAN ASING WAJIB PATUHI ATURAN TATANAN BARU BALI

Tourism for Us – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah mengeluarkan peraturan yang berisi tatanan baru bagi wisatawan asing yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2025. Peraturan tatanan baru ini mulai diterapkan pada 21 Maret 2025, khusus untuk wisatawan asing. Peraturan itu mencakup [more]

PESTA RAKYAT NUSANTARA DAN DISKON TIKET MASUK 50% DI HUT TMII KE-50

PESTA RAKYAT NUSANTARA DAN DISKON TIKET MASUK 50% DI HUT TMII KE-50

Tourism for Us – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) genap berusia 50 tahun pada 20 April 2025. Sejak pertama kali diresmikan pada tahun 1975, TMII telah mengalami perjalanan panjang. Taman budaya terbesar di Indonesia ini sekarang dikelola dengan pendekatan yang segar dan relevan. #WajahBaruTMII mencerminkan komitmen kuat untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga menjadikannya tidak hanya sebagai taman rekreasi, tetapi juga rumah budaya yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Teater IMAX Keong Mas, TMII. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Dalam rangka memperingati ulang tahun emas TMII, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyelenggarakan rangkaian perayaan bertajuk ‘’Pesta Rakyat Nusantara’’. Kegiatan akan digelar selama 10 hari penuh mulai 18 April hingga 27 April 2025 dan menargetkan lebih dari 200.000 pengunjung. Perayaan hari jadi tahun ini menjadi simbol transformasi TMII menuju destinasi budaya  yang inklusif, dinamis, dan inovatif.

Tema ‘’Pesta Rakyat Nusantara’’ mengusung semangat gotong-royong dan kebhinekaan. Berbagai kegiatan utama menggambarkan keberagaman budaya sekaligus kepedulian sosial. Rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-50 TMII antara lain:

Pengelola TMII berbagi bersama anak yatim dan disabilitas. Kegiatan ini antara lain dengan memberikan tiket masuk gratis bagi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, 500 tiket masuk gratis untuk anak panti asuhan dan yatim piatu dari wilayah penyangga TMII, tiket masuk gratis bagi pemegang KJP Plus, dan kolaborasi aktivasi dengan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS).

Sebagai apresiasi kepada masyarakat, TMII memberikan diskon tiket masuk untuk orang sebesar 50% pada 19-20 April 2025.

Selama 10 hari perayaan berlangsung, pengunjung dapat menyaksikan 50 atraksi budaya Nusantara. Lebih dari 50 pertunjukkan seni dan budaya akan ditampilkan di berbagai anjungan daerah. Pertunjukkan seni dan budaya menampilkan beragam tarian, musik, ritual adat, dan busana tradisional dari seluruh penjuru Indonesia di antaranya, pertunjukan Wayang Orang Baratha, Rampak Kecak Indonesia, dan pertunjukan wayang semalam suntuk.

Selain itu, Kirab Gunungan Keberkahan juga akan digelar. Ini adalah sebuah kirab budaya kolosal yang mengusung simbol ‘’gunungan’’ sebagai lambang kemakmuran dan harapan baik. Kirab melibatkan ratusan peserta dari komunitas adat dan seni yang akan menampilkan 5 Gunungan Keberkahan, 50 Mangku Jero dan Prajurit Keraton, 50 Pakaian Adat Nusantara, Abang None Jakarta, ondel-ondel, Gambang Kromong, dan tanjidor.

Pengalaman pengunjung semakin interaktif dengan kehadiran Jelajah Swara. TMII bekerja sama dengan Noice mempersembahkan Jelajah Swara yang memberikan pengalaman budaya dan edukasi imersif dengan mempertemukan kekayaan warisan Indonesia dan teknologi. Melalui panduan audio dari Noice dan karakter cerita Nitra, pengunjung diajak untuk menjelajahi landmark ikonik TMII sambil mendalami cerita tradisional yang menyenangkan dan penuh makna. Panduan ini tersedia di Museum Indonesia, Kereta Gantung, dan Anjungan Jawa Tengah.

Pengunjung pun dapat mencicipi hidangan khas daerah dari seluruh provinsi di Pasar Nusantara. TMII berkolaborasi dengan Sarinah menghadirkan Pasar Nusantara yang menyuguhkan ragam kuliner khas dari Sabang sampai Merauke, serta sebagai wadah bagi pengembangan UMKM lokal.

Event olahraga Wastra Berlari turut meramaikan perayaan HUT ke-50 TMII. Ini merupakan kegiatan lari budaya (fun run) yang mengajak peserta mengenakan wastra Nusantara seperti batik, tenun, dan songket sebagai simbol pelestarian budaya dalam gaya hidup modern.

Di usia TMII yang ke-50, Kementerian Kebudayaan akan memberikan penghargaan Pradana Nitya Budaya TMII Award kepada Anjungan Daerah Terbaik di TMII. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemeritah daerah atas kontribusi dan perannya dalam mengembangkan Anjungan Daerah sebagai wujud pelestarian budaya.

Corporate Secretary Group Head InJourney Yudhistira Setiawan dalam pernyataan tertulisnya mengungkapkan, ‘’Sejak peresmian #WajahBaruTMII pada 1 September 2023, TMII kini benar-benar menampilkan perubahan yang sangat signifikan dengan berbagai inovasi, baik dari sisi atraksi, edukasi, dan bahkan lingkungan. Itu sangat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan dalam berwisata di Jakarta dan tentunya dalam mengenal budaya bangsa Indonesia secara lebih inklusif.’’

Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan menambahkan, ‘’Transformasi TMII yang dilakukan pada tahun 2022-2023 tidak hanya berpengaruh pada perubahan infrastruktur, namun juga pengelolaannya menjadi Smart, Green, Inclusive, dan Culture. Dengan rebranding yang telah dilakukan, diharapkan TMII tidak hanya menjadi showcase, tetapi juga gateway of Indonesian destination dan top of mind di kalangan masyarakat yang ingin mengenal Indonesia lebih dalam lagi.’’

’’Lima dekade perjalanan ini adalah dedikasi bagi seluruh masyrakat Indonesia. Di usia emas ini, kami ingin menegaskan bahwa TMII bukan sekadar masa lalu, tetapi juga bagian penting dari cerita baru Indonesia ke depan,’’ kata Direktur Utama TMII Intan Ayu Kartika.

Terkait kolaborasi antara TMII dan Sarinah selama perayaan ulang tahun emas, Selfie Dewiyanti, Direktur Komersial Sarinah, menerangkan, ‘’Kami berkolaborasi dengan TMII untuk menghadirkan Pasar Nusantara sebagai wadah untuk pengembangan UMKM lokal juga sentra kuliner masakan daerah khas Nusantara. Sebanyak 36 UMKM, baik dari anjungan daerah TMII maupun pelaku F&B lokal, menjadi tenant di Pasar Nusantara. Kami hadirkan ini sebagai bentuk sinergi di ekosistem pariwisata untuk melestarikan dan menjaga kebudayaan Nusantara melalui kuliner.’’

‘’Pesta Rakyat Nusantara’’ bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat persatuan dan mengenang sekaligus menatap masa depan. Semua pencapaian dan transformasi TMII selama 50 tahun terakhir adalah persembahan untuk masyarakat Indonesia.

Acara ini turut didukung oleh Bank Raya selaku sponsor utama, serta Bank DKI, Aqua, Bank Jateng, Tempo Scan, Bank Indonesia, dan Smartfren. ***(Yun Damayanti) 

PROMOSI EKSLUSIF PARIWISATA INDONESIA DALAM PERAYAAN 20 TAHUN SHANTI TRAVEL DI PARIS

PROMOSI EKSLUSIF PARIWISATA INDONESIA DALAM PERAYAAN 20 TAHUN SHANTI TRAVEL DI PARIS

Tourism for Us – Indonesia masih menjadi destinasi wisata pilihan bagi wisatawan asal Perancis, berkat keindahan alamnya yang memukau, budaya yang kaya, serta keramahan penduduknya. Namun, untuk mempertahankan posisi ini, penting untuk terus melakukan promosi terhadap destinasi-destinasi yang ada. Salah satu langkah yang dapat diambil [more]