Author: admin

KEMENPAR OPTIMIS RAIH 20% LEBIH BANYAK WISMAN DARI WTM LONDON 2024

KEMENPAR OPTIMIS RAIH 20% LEBIH BANYAK WISMAN DARI WTM LONDON 2024

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi di World Travel Market (WTM) London 2024 dan memfasilitasi 46 usaha jasa pariwisata meliputi biro perjalanan wisata dan usaha jasa akomodasi yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Bursa pariwisata tahunan terbesar di penghujung tahun itu [more]

LMDI GELAR PAMERAN FOTO KOLABORASI FOTOGRAFER INDONESIA DAN CINA PADA NOVEMBER 2024 – JANUARI 2025

LMDI GELAR PAMERAN FOTO KOLABORASI FOTOGRAFER INDONESIA DAN CINA PADA NOVEMBER 2024 – JANUARI 2025

Tourism for Us – La Maison de L’Indonésie (LMDI) atau House of Indonesia di Paris akan menjadi tuan rumah pameran foto karya dua fotografer dari Indonesia dan Cina. Pameran foto bertajuk “TRANSIT” yang mengangkat tema Urbanisme dan Identitas akan berlangsung mulai dari 16 November 2024 [more]

MICE INDONESIA MENUJU KEBERLANJUTAN: PEMERINTAH DAN SEKTOR BISNIS BERSATU UNTUK TAHUN 2025

MICE INDONESIA MENUJU KEBERLANJUTAN: PEMERINTAH DAN SEKTOR BISNIS BERSATU UNTUK TAHUN 2025

Tourism for Us – Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Indonesia tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya di pasar global.

Dengan adanya pameran Indonesia Exhibition Industri Expo (INDES) dan Indonesia Business Event Forum (IBEF) yang sudah berlangsung pada 5-6 November 2024 di Jakarta Convention Center, asosiasi dan pemerintah Indonesia semakin yakin bahwa sektor MICE, khususnya industri pameran, memiliki potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Penyelenggaraan event INDES telah memasuki tahun ke-4 dan IBEF tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-9. Kedua event tersebut menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara sektor bisnis dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri MICE.

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), menegaskan bahwa pameran INDES dan IBEF bukan hanya sekadar ajang bisnis, tetapi juga merupakan perwujudan komitmen industri MICE untuk semakin dikenal di mata dunia.  

“Ini adalah show of force dari ASPERAPI untuk menunjukkan bahwa industri pameran Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. MICE memiliki potensi besar dan sangat berdampak pada perekonomian,” ujar Andre sapaan akrab Ketum ASPERAPI.

Dalam kesempatan ini, ASPERAPI berharap pemerintah dapat lebih memahami sektor MICE, terutama untuk mendukung pengembangan industri ini dalam lima tahun ke depan. “Tantangan terbesar kami adalah bagaimana menjaga kolaborasi dan sinergi antara bisnis dan pemerintah. Jika kita bisa bersatu, industri ini akan tumbuh lebih pesat,” tambahnya.

Mewakili unsur pemerintah, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Firnandi Gufron mengungkapkan bahwa pemerintah sangat mendukung sektor MICE. Karena kontribusinya yang signifikan terhadap pariwisata berkualitas.

“Satu event MICE bisa mendatangkan hingga 2.000 peserta internasional yang langsung berdampak pada sektor ekonomi seperti akomodasi, transportasi, dan restoran,” jelas Firnandi.

Pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keberlanjutan sektor MICE. “Kami sedang memetakan venue-venue yang sudah memenuhi standar keberlanjutan dan akan meng-up grade yang belum sesuai dengan standar internasional,” tambahnya.

Firnandi juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat pengembangan MICE yang berkelanjutan dengan target kesiapan pada 2030. Meskipun roadmap sektor ini direncanakan hingga 2050. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada keberlanjutan dalam setiap aspek industri.

Guna mendukung pengembangan sektor MICE, pemerintah melalui Kemenpar juga memperkenalkan platform MICE.id. Platform ini bertujuan untuk menjadi pusat informasi dan agregator yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan dalam industri MICE.

“MICE.id menyediakan data terkini tentang venue, jumlah kamar hotel, serta fasilitas lainnya untuk memudahkan para pelaku industri mendapatkan informasi yang dibutuhkan,” kata Firnandi.

Melalui MICE.id diharapkan seluruh sektor yang terlibat dapat mengakses informasi secara lebih efisien. Sehingga platform tersebut mendukung keputusan bisnis yang lebih tepat dan mempercepat pengembangan sektor ini.

Di kesempatan yang sama, Mark Cochrane, Regional Director Asia/Pacific dari UFI (Global Association of the Exhibition Industry), memberikan pandangannya tentang perkembangan industri pameran di Indonesia.

Menurut Mark, Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat menjanjikan di Asia dengan pertumbuhan yang sangat pesat. “Investasi besar dalam infrastruktur, seperti venue baru dengan kapasitas hingga 60.000 m², akan menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan industri pameran di Indonesia,” ujar Mark.

Namun, Mark juga menyoroti tantangan dari melambatnya ekonomi global, terutama di Cina, yang dapat berdampak pada banyak pameran internasional. Meski demikian, Indonesia masih menjadi pasar yang menarik bagi banyak pemain internasional yang ingin memperluas jangkauan di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari upaya global menuju keberlanjutan, UFI juga mengadopsi Net Zero Carbon Events, sebuah komitmen untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. “Kami mengajak semua anggota untuk berpartisipasi dalam upaya global ini,” jelas Mark.

Dengan semakin banyaknya pemain internasional yang tertarik dengan pasar Indonesia, serta dorongan untuk menghadirkan acara yang lebih berkelanjutan, prospek industri pameran Indonesia semakin cerah.

Semua pihak berharap bahwa kolaborasi antara sektor bisnis, pemerintah, dan organisasi internasional seperti UFI akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri MICE di Asia.

Melihat ke depan, acara INDES dan IBEF di 2025 akan semakin besar dan lebih beragam, dengan partisipasi internasional yang lebih banyak. Rencananya, kedua acara ini juga akan digabungkan dengan Kongres Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) pada November 2025 yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi industri MICE Indonesia.

Dengan berbagai inisiatif dan upaya yang sedang berjalan, sektor MICE Indonesia semakin siap untuk berkembang lebih pesat dan menjadi pemain kunci di pasar global. “Kami yakin bahwa acara ini akan semakin memperlihatkan bahwa Indonesia siap bersaing di level internasional,” pungkas Andre. ***(Yun Damayanti) 

HOTEL SANTIKA BATAM RAYAKAN HUT DENGAN GELAR FOOD CARNIVAL DAN KOMITMEN TERHADAP LINGKUNGAN

HOTEL SANTIKA BATAM RAYAKAN HUT DENGAN GELAR FOOD CARNIVAL DAN KOMITMEN TERHADAP LINGKUNGAN

Tourism for Us – Salah satu rangkaian kegiatan memperingati hari jadi hotel yang ke-2, Hotel Santika Batam menggelar Santika Batam Food Carnival pada 31 Oktober hingga 3 November 2024. Festival kuliner ini bertujuan untuk merayakan keanekaragaman kuliner khas nusantara dan internasional. Selain itu juga memberikan [more]

INDONESIA ECOTOURISM FAIR 2024: ETALASE PRAKTIK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN OLEH MASYARAKAT, BANGKITKAN KEBANGGAAN LOKAL

INDONESIA ECOTOURISM FAIR 2024: ETALASE PRAKTIK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN OLEH MASYARAKAT, BANGKITKAN KEBANGGAAN LOKAL

Tourism for Us – Dengan artificial intelligent (AI) orang mudah sekali mendapatkan informasi. Tetapi dalam lansekap pariwisata, khususnya di subsektor ekowisata, kemudahan itu tidak serta merta membuat wisatawan menemukan orang yang baik dan tepat untuk pengalaman ekowisata sesungguhnya. Maka ajang pameran khusus ekowisata Indonesia Ecotourism [more]

KEMENTERIAN PARIWISATA BERKOMITMEN AKAN MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN EVENT DI DAERAH DAN INDONESIA IP-BASE EVENT

KEMENTERIAN PARIWISATA BERKOMITMEN AKAN MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN EVENT DI DAERAH DAN INDONESIA IP-BASE EVENT

Tourism for Us – Pemerintah akan semakin memperhatikan penyelenggaraan event di Indonesia. Event sebagai instrumen untuk menggerakan perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) dan menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Event yang IP base-nya Indonesia juga akan diperbanyak. Dan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di daerah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan memberikan pendampingan dan pelatihan dengan melibatkan pelaku industri penyelenggara kegiatan seperti para back stagers berpengalaman dan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI).   

Pada pembukaan Explore Kalimantan Fair 2024 (XKF) yang menjadi highlight di Indonesia Ecotourism Fair 2024 (IEF), Sabtu (2/11/2024), di Sarinah Thamrin Jakarta, Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, mengatakan, event merupakan instrumen yang dapat mengumpulkan massa dan menjadi forum transaksional. Kalau ada event pasti ada bazaar yang melibatikan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dari acara itu mereka dapat meningkatkan pendapatan. Dan pada gilirannya memberi dampak terhadap ekonomi daerah dengan menggeliatnya kegiatan bisnis lokal. 

‘’Komitmen dari Menteri Pariwisata Ibu Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisata Ibu Ni Luh adalah bagaimana event-event yang kita miliki diperbanyak dari segi kuantitasnya juga ditingkatkan dari segi kualitasnya. Kualitas penyelenggaraannya dan kualitas dampaknya,’’ ujar Vinsen

Vinsen menerangkan lebih lanjut, ’’Bukan hanya event daerah tetapi juga event nasional dan internasional. Bahkan beliau juga berpesan bahwa kita harus menciptakan event-event yang IP-base-nya Indonesia.’’

IP-base event maksudnya adalah event itu memang asli Indonesia. Dia mencontohkan beberapa event musik nasional sudah menjadi event internasional seperti Java Jazz, Jakarta Warehouse dan Hammersonic Festival. Dengan semakin banyak event yang IP-base-nya Indonesia diharapkan dapat menjadikan negeri ini juga menjadi destinasi event kelas dunia.

‘’Kita berharap event-event seperti XKF bisa menginspirasi pulau-pulau lain di Indonesia untuk sama-sama menerapkan prinsip-prinsip konservasi dalam pengembangan pariwisatanya. Mudah-mudahan event seperti ini akan menjadi template di pulau-pulau lain di seluruh Indonesia,’’ kata Vinsen dalam sambutannya.

Sejak beberapa bulan terakhir Kemenpar sudah menghimbau kepada kepala-kepala dinas pariwisata di tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten untuk memasukan event-event di daerahnya ke kementerian. Event-event di daerah itu akan dikurasi sebelum dimasukkan dalam program Karisma Event Nusantara (KEN). Selain itu, event-event non-KEN juga akan diperbarui.

Kemenpar menetapkan tiga variabel utama dalam mengkurasi event di daerah untuk dimasukkan dalam program KEN. Ketiga variabel itu yakni event daerah yang masuk dalam KEN harus mampu menggerakan wisnus dan mendatangkan wisman. Dan event tersebut harus memberikan dampak terhadap sosial-ekonomi dan perkembangan budaya Indonesia.   

Kualitas penyelenggaraan event di daerah dinilai masih minim. Oleh karena itu Kemenpar akan memberikan pendampingan dengan mengundang back stagers berpengalaman dan ASPERAPI. Mereka akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagaimana menyelenggarakan event berkualitas. Pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kualitas mulai dari tampilan panggungnya hingga promosi event.

Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggara Kegiatan mengungkapkan, Kemenpar sudah menyediakan petunjuk teknis (juknis) terkait event berkualitas. Pemerintah menginginkan penyelenggaraan event di Indonesia mempunyai standar kualitas yang sama.   

Explore Kalimantan Fair memasuki penyelenggaraan kedua tahun ini. Peserta pameran XKF tahun lalu melaporkan bahwa mereka memperoleh transaksi kunjungan wisatawan ke destinasi tidak lama setelah pameran. Dan berangkat dari kesuksesan tersebut, tidak hanya penyelenggaraan XKF yang berlanjut tetapi juga mendorong digelarnya Indonesia Ecotourism Fair.

Ary S. Suhandi, Chairman, Executive Director Indecon, mengatakan, XKF memberi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain mau ikut berpameran. Mereka mendorong agar pameran diperluas agar komunitas-komunitas di seluruh Indonesia juga bisa menampilkan destinasi dan produk-produknya.

Indonesia Ecotourism Fair 2024 dengan highlight Explore Kalimantan Fair 2024 telah berlangsung pada 2-3 November 2024 di Sarinah Thamrin Jakarta. Pameran khusus ekowisata pertama ini diikuti oleh 35 komunitas yang menempati 22 booth.

Penyelenggaraan XKF 2024 didukung oleh Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Kalimantan. TFCA adalah Divisi Program dari Yayasan Kehati. Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Berau turut menjadi kontributor pengisi konten pameran.

Indonesian Ecotourism Network (INDECON) menginisiasi sekaligus mengorganisasi penyelenggaraan XKF dan IEF. Dan sehari sebelumnya digelar Temu Jaringan Ekowisata Indonesia (TJEI) di Tebet Eco Park, Jumat (1/11/2024). TJEI tahun ini merupakan pertemuan ke-10. Pertemuan jaringan ekowisata Indonesia itu adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh INDECON.***(Yun Damayanti)

ITB ASIA 2024 RAIH REKOR KUNJUNGAN BISNIS, PERKUAT POSISINYA SEBAGAI AJANG WAJIB DIKUNJUNGI PARA PROFESIONAL PERJALANAN DI ASIA PASIFIK

ITB ASIA 2024 RAIH REKOR KUNJUNGAN BISNIS, PERKUAT POSISINYA SEBAGAI AJANG WAJIB DIKUNJUNGI PARA PROFESIONAL PERJALANAN DI ASIA PASIFIK

Tourism for Us – ITB Asia 2024 memecahkan rekor kunjungan bisnis pada penyelenggaraan tahun ini. Pameran dagang perjalanan terkemuka di Asia itu sudah berlangsung pada 23-25 Oktober 2024 di Sands Expo and Convention Centre, Marina Bay Sands, Singapura. Selama tiga hari pameran berlangsung berhasil menyelenggarakan [more]

40 PERSEN PELAKU USAHA PERJALANAN INDONESIA SUDAH ADOPSI AI UNTUK SOLUSI DIGITAL

40 PERSEN PELAKU USAHA PERJALANAN INDONESIA SUDAH ADOPSI AI UNTUK SOLUSI DIGITAL

Tourism for Us – Sekitar 40 persen pelaku usaha perjalanan Indonesia sudah mengadopsi penggunaan AI sebagai solusi digital. Para pelaku usaha perjalanan yang menggunakan AI mengatakan teknologi digital membantu kinerja operasional perusahaan. Selain itu, penggunaan teknologi juga membantu memahami profil pelanggan. Perusahaan dapat merencanakan target [more]

PENGAKUAN DUNIA UNTUK PELAKU INDUSTRI PARJALANAN MEWAH INDONESIA DI THE WORLD LUXURY AWARDS 2024

PENGAKUAN DUNIA UNTUK PELAKU INDUSTRI PARJALANAN MEWAH INDONESIA DI THE WORLD LUXURY AWARDS 2024

Tourism for Us – The World Luxury Awards, puncak penghargaan bagi industri perhotelan mewah global, sukses menyelenggarakan dua acara gala besar minggu lalu. AYANA Bali yang ikonik dan Galgorm, Irlandia Utara yang glamor menjadi latar belakang bergengsi untuk penganugerahan penghargaan ini. Masing-masing Gala diselenggarakan pada tanggal 16 dan 19 Oktober 2024.

Pada tanggal 16 Oktober 2024, AYANA Bali menyambut tamu-tamu terhormat dari seluruh dunia untuk malam yang tak terlupakan dengan keanggunan tropis. Suasana tepi pantai yang mewah memberikan suasana sempurna untuk memberikan pengakuan kepada tempat-tempat mewah terbaik. Para hadirin disuguhi pertunjukan budaya Bali yang spektakuler, termasuk tarian tradisional, kuliner lezat yang menampilkan hidangan lokal, dan semuanya dalam suasana cahaya dan kemewahan yang mempesona.

Hanya tiga hari berselang, acara penyerahan penghargaan dipindahkan ke Galgorm yang mempesona di Ballymena, Irlandia Utara. Pada tanggal 19 Oktober 2024, kawasan yang luas tersebut, yang terkenal dengan tamannya yang rimbun dan interiornya yang mewah, menjadi tuan rumah bagi malam perayaan yang mewah. Acara gala tersebut mengusung warisan budaya Irlandia Utara yang kaya, dengan pertunjukan musik langsung, jamuan makan gourmet, dan acara perpisahan khas Irlandia di McKendry’s Bar setelah acara penutupan.

Upacara di Galgorm untuk menghormati pencapaian luar biasa dalam perjalanan mewah, santapan lezat, pengalaman kesehatan yang dipesan lebih dahulu, dan yang terbaik di sektor perjalanan mewah. Para tamu terhormat berkumpul untuk merayakan pencapaian tersebut, berbicara di depan kamera, dan berjejaring dengan rekan-rekan mereka.

Pemenang dalam berbagai kategori mulai dari hotel mewah dan tempat peristirahatan kesehatan hingga restoran berbintang Michelin dan fasilitas perjalanan premium diumumkan di tengah tepuk tangan. Malam itu merupakan penghargaan bagi inovasi, keunggulan, dan pengejaran kesempurnaan tanpa henti di sektor perhotelan mewah.

Kedua malam gala tersebut menggarisbawahi komitmen World Luxury Awards untuk mengakui dan menghargai keunggulan dalam industri perjalanan mewah. Acara tersebut menyediakan platform bagi para pemimpin industri untuk memamerkan prestasi mereka, berbagi cerita, dan menginspirasi orang lain.

“Kami sangat senang telah menyelenggarakan perayaan yang luar biasa seperti itu di AYANA Bali dan Galgorm,” kata Anton Perold, Direktur Pelaksana World Luxury Awards.

“Acara ini merupakan bukti dedikasi dan semangat dari perusahaan-perusahaan mewah yang terus menetapkan standar baru keunggulan. Kami menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada semua pemenang dan peserta,’’ tambahnya.

Berikut daftar pemenang penghargaan tertinggi The World Luxury Awards 2024:

  • Global Travel Establishment of the Year – The Red Sea, Saudi Saudi
  • Restaurant of the Year – JAAN by Kirk Westaway, Singapura
  • Global Spa of the Year – The Spa at Carden, Inggris Raya
  • Global Hotel of the Year – The Ritz Hotel, London

Tahun ini juga menandakan untuk pertama kalinya penghargaan Hospitality Excellence diberikan. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang tak tergoyahkan terhadap keunggulan layanan perhotelan di seluruh bidang, dinominasikan untuk berpartisipasi dengan hotel, spa, dan restoran mereka. Dan penghargaan itu diberikan kepada Viceroy Bali, Akoya Spa, dan Apéritif Restaurant.

Chairman Award 2024 dengan bangga diberikan kepada Kebun Binatang Australia ang dipilih langsung oleh CEO World Luxury Awards. Penghargaan diberikan atas kontribusi besar mereka terhadap pendidikan kaum muda dunia, zoologi, dan rasa kasih sayang terhadap hewan di fasilitas wisata kelas dunia ini.

Selain Ayana Bali yang menjadi tuan rumah bersama penyerahan penghargaan dan Viceroy Bali yang menerima penghargaan Hospitality Excellence 2024, di dalam daftar pemenang penghargaan The World Luxury Awards 2024 juga terdapat lima perusahaan operator perjalanan Indonesia di kategori Global dan Negara.

Berikut perusahaan-perusahaan dari Indonesia yang masuk dalam daftar pemenang penghargaan The World Luxury Awards 2024:

Global region

  • Bunaken Oasis Dive Resort, Dive Destination
  • come2indonesia, Adventure Tour Company
  • Pacific High, Yacht Charters

Country region, Indonesia

  • Madyan Cruises, Adventure Cruises
  • PinkAlien Food Tours

Norberto Rodriguez Sanchez, Co-founder come2indonesia mengatakan, memenangkan penghargaan The World Luxury Awards 2024 di kategori Global untuk Perusahaan Tur Petualangan merupakan kehormatan besar.

‘’Penghargaan ini akan membantu menunjukkan kerja dan hasrat kami untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang luar biasa. Penghargaan ini menyoroti upaya kami untuk menawarkan petualangan yang berkelanjutan dan budaya yang kaya di Indonesia,’’ ujar Norberto.

Penghargaan ini juga memotivasi seluruh tim come2indonesia untuk terus meningkatkan dan memperluas layanannya di seluruh pulau di Indonesia.

‘’Yang terpenting, penghargaan ini membuktikan bahwa tujuan kami untuk menghubungkan wisatawan dengan keindahan dan budaya Indonesia dihargai di sekitar para wisatawan kami sebelumnya,’’ tambahnya.

Penghargaan The World Luxury Awards juga menyoroti Indonesia sebagai destinasi wisata yang penting. Penghargaan ini menunjukkan betapa besar potensi industri pariwisata negara ini, terutama bagi operator tur dan agen perjalanan yang membantu wisatawan menemukan pengalaman autentik.

‘’Bagi industri pariwisata Indonesia, kemenangan ini mendorong pihak lain untuk meraih tujuan yang lebih tinggi dan menawarkan layanan perjalanan yang lebih baik. Penghargaan ini juga membantu mempromosikan Indonesia di panggung dunia, mendatangkan lebih banyak pengunjung untuk menjelajahi lansekap, budaya, dan petualangannya yang menakjubkan. Selain itu, penghargaan ini menyoroti bagaimana pariwisata yang bertanggung jawab dapat memberi manfaat bagi ekonomi dan masyarakat setempat,’’ tutur Norberto.

Dia juga optimis penghargaan ini akan membantu come2indonesia dalam membangun kepercayaan lebih antara calon prospek dan prospek potensial serta menciptakan peluang lebih baik untuk membuat prospek tersebut menjadi pemesanan nyata.***(Yun Damayanti)

KEBIJAKAN BVK BAGI PR SINGAPURA DISAMBUT BAIK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DI SINGAPURA DAN KEPRI

KEBIJAKAN BVK BAGI PR SINGAPURA DISAMBUT BAIK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DI SINGAPURA DAN KEPRI

Tourism for Us – Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas bebas visa kunjungan (BVK) bagi Permanent Resident (PR) di Singapura. Fasilitasi perjalanan itu guna menarik minat warga negara asing di sana mau berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri). Kebijakan baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan weekenders ke Batam, [more]