Tourism for Us – Taman Nasional (TN) Tanjung Puting di Kalimantan Tengah tidak hanya menawarkan pengalaman bertemu orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) di habitat aslinya. Pengalaman tinggal di tengah alam liar: suasana hening, pemandangan hijau hutan, dan air sungai yang tenang serta menyaksikan kehidupan satwa-satwa liar [more]
Tourism for Us – Kinerja pariwisata Indonesia naik 10 peringkat. World Economic Forum (WEF) merilis Travel and Tourism Development Index (TTDI) terbaru di mana posisi kinerja pariwisata Indonesia kini berada di peringkat ke-22 dari sebelumya di ranking 32. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Juneyao Airlines, dan AirAsia menyelenggarakan kegiatan perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) bagi agen-agen perjalanan dari Tiongkok pada pertengahan bulan Mei 2024.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Perjalanan famtrip bagi agen-agen perjalanan Tiongkok telah dilaksanakan pada 19 sampai dengan 24 Mei 2024. Selama berada di Indonesia, peserta famtrip mengunjungi Bali dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program famtrip tidak hanya diisi dengan mengunjungi daya tarik wisata dan mengalami destinasi. Program Table Top Meeting juga digelar sehingga agen-agen perjalanan dari Tiongkok bisa langsung membahas peluang kerja sama dengan para pelaku pariwisata di destinasi dalam menjual paket-paket wisata.
Peserta famtrip bagi agen perjalanan Tiongkok diikuti oleh Beijing Pipikou International Travel Agency, Beijing Best Service International Travel Service, Shanghai New Comfort International Travel, Shanghai Haha Tour, dan Zhejiang Everbright International Tourism.
Sedangkan pelaku pariwisata Indonesia yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan famtrip ini ada Ayana Komodo Waecicu Beach, Zada Liveaboard, Bali Dyanasty Resort, Canna Bali, dan Impiana Private Villas Bali untuk pengalaman bali spa. Dan Juneyao Airlines dan AirAsia sebagai mitra maskapai resmi pelaksanaan famtrip tersebut.
Table Top Meeting dilaksanakan di Ayana Komodo Waecicu Beach pada 21 Mei 2024 di Ayana Komodo Waecicu Beach. Table top diikuti sembilan sellers pelaku industri pariwisata di Labuan Bajo terdiri dari hotel/resor dan operator kapal pinisi (liveaboard)
Pelaku industri pariwisata yang ikut adalah Ayana Komodo Waecicu Beach, TA’AKTANA Luxury Collection Resort & Spa, Meruorah Komodo Labuan Bajo, Loccal Collection Hotel, Sudamala Resort, Menjaga Bay Resort, Cajoma Indonesia, Plataran Komodo Beach Resort, dan Grand Komodo.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Selasa (21/5/2024), menjelaskan, perlu secara intensif mempromosikan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Sehingga wisatawan Tiongkok juga dapat mengunjungi destinasi di sekitar Bali.
‘’Ini yang kita inginkan untuk menciptakan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Nantinya wisatawan Tiongkok dapat memperpanjang masa tinggal mereka dan meningkatkan pengeluaran di Indonesia,’’ kata Menparekraf Sandiaga.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menyampaikan, dalam memperkuat kunjungan wisatawan Tiongkok penting sekali untuk meningkatkan frekuensi konektivitas langsung. Juneao Airlines telah melayani 113 penerbangan langsung ke Bali pada periode 20 Januari-16 Mei 2024 dan membawa 18.281 penumpang.
‘’Kami yakin penerbangan langsung Juneyao Airlines ke Bali dapat menjadi stimulus besar bagi wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke destinasi ‘Bali add-on’, khususnya Labuan Bajo. Oleh karena itu, kami sangat mendorong Juneyao Airlines untuk meningkatkan frekuensi sekaligus membuka rute baru ke kota-kota lain di Indonesia, termasuk Labuan Bajo,’’ kata Made Marthini.
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Raden Wisnu Sindhutrisno berharap, program famtrip ini daapat membuat agen-agen perjalanan Tiongkok lebih mengenal Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi unggulan Wonderful Indonesia. Dan dapat mendorong eksplorasi lebih lanjut peluang kolaborasi dengan pelaku parekraf Indonesia.
Wisnu meyakini, dengan berbagai atraksi, sarana dan infrastruktur yang dimiliki Labuan Bajo dapat berkontribusi mengejar capaian target 1,5 juta wisatawan Tiongkok pada 2024. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Jakarta akan tetap menjadi destinasi pariwisata dan MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) terpenting di Indonesia. Sejarah panjang dan infrastruktur serta geliat bisnis tidak akan menghentikan daya tariknya. Walaupun kota megapolitan ini tidak lagi menyandang status ibukota negara Republik Indonesia. Penyelenggaraan ASITA [more]
Tourism for Us – Pemangku kepentingan pariwisata di Jawa Barat mengambil langkah strategis untuk kembali mempromosikan destinasi. Dan pada saat yang sama provinsi ini menghadapi isu keselamatan berwisata di destinasi. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata [more]
Tourism for Us – Dalam rangka memperkenalkan program ‘Indonesia Spice Up the World’ (ISUTW) yang bertujuan untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke seluruh dunia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Sales Mission (misi dagang) ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Doha, Qatar pada pertengan bulan Mei 2024. Misi penjualan di masing-masing kota dihadiri oleh pelaku industri kuliner termasuk pemilik restoran dan jaringan toko swalayan.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Sales Mission khusus kuliner ini dilaksanakan secara maraton pada 8-12 Mei 2024. Kemenparekraf membawa 10 jenama (brand) dari Indonesia yakni Lemonilo, Imago, La Moringa, Gulapa, Ladang Lima, Bali Chai Tea, Murni, Mahorahora, Noozkav Kopi Indonesia, dan Health Today Indonesia.
Buyers yang hadir di misi penjualan di kedua kota sebanyak 40 orang. Mereka yang hadir merupakan para pemilik restoran, pengusaha kuliner, jaringan toko swalayan (supermarket) dan distributor yang ada di kota Dubai dan Doha.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024), mengatakan, Sales Mission digelar di Dubai dan Doha untuk memperkenalkan program ‘Indonesia Spice Up the World’ (ISUTW) yang bertujuan untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke seluruh dunia.
‘’Lewat Sales Mission ini diharapkan pasar Timur Tengah bisa semakin mengenal kuliner Indonesia. Sehingga kuliner Indonesia bisa menjadi magnet untuk menarik kedatangan wisatawan dan investor Timur Tengah ke Indonesia,’’ kata Sandiaga.
Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf Erwinta Dianti menambahkan, kegiatan ini diharapkan juga mampu meningkatkan kesadaran pasar Timur Tengah terkait kekayaan kuliner Indonesia.
‘’Indonesia punya kuliner beraneka ragam dan patut kita perkenalkan dalam kegiatan ini. Sehingga ketertarikan pasar Timur Tengah terhadap kuliner Tanah Air bisa meningkat,’’ kata Erwita. Lalu pungkasnya, ’’Lewat porgram ini, kami berharap akan tumbuh kesempatan-kesempatan kerja sama bisnis baru. Sehingga kuliner Indonesia dapat semakin mendunia.’’ ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Penyelenggaraan World Water Forum (WWF) 2024 memberikan destination exposure yang efektif untuk Bali. Hingga 19 Mei 2024, jumlah delegasi yang hadir telah mencapai 20.000, ditambah dengan total rombongan dan pendamping kemungkinan mencapai 50.000 orang. Mereka berasal dari 170 negara termasuk Indonesia. [more]
Tourism for Us – Bali memperkenalkan budayanya kepada delegasi yang mengikuti World Water Forum (WWF) ke-10 lewat ‘’Bali Street Carnival’’. Karnaval budaya ini merupakan side event WWF. Forum air terbesar di dunia itu berlangsung pada 18-25 Mei 2024 di Bali. Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]
Tourism for Us – Deklarasi ‘’Wonderful Indonesia 2030’’ merupakan komitmen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama perwakilan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dalam mewujudkan sektor parekraf yang berkualitas dan regeneratif.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendeklarasikan ‘’Wonderful Indonesia 2030’’ bersama asosiasi-asosiasi parekraf Indonesia di sela-sela pembukaan Jakarta Marketing Week ke-12 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2024).
‘’Ini adalah sebuah deklarasi yang menunjukkan peta jalan Wonderful Indonesia sebagai branding pariwisata Indonesia, dan diperluas parekraf Indonesia, untuk menuju pariwisata yang berdampak positif atau regeneratif,’’ ujar Sandiaga.
Menparekraf mengungkapkan, deklarasi ini diharapkan dapat dipatuhi oleh seluruh ekosistem parekraf Indonesia. Sehingga pada 2030 sektor parekraf Indonesia bisa berkembang dengan mengacu pada prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.
Selain parekraf yang berkualitas, Sandiaga berharap, deklarasi ini bisa menjadi dasar komitmen dalam mewujudkan sektor parekraf yang regeneratif dan ramah lingkungan. Sebab Indonesia telah berkomitmen untuk menekan emisi karbon sektor parekraf dari delapan persen menjadi empat persen pada 2035. Dan completely net zero emission pada 2060.
Berikut ini adalah poin-poin yang dideklarasikan dalam ‘’Wonderful Indonesia 2030’’:
Melakukan tata kelola yang berorientasi pada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi antarstakeholders secara inklusif untuk mewujudkan sektor pariwisata yang berkontribusi dalam perwujudan SDGs 2030 di Indonesia.
Menjalankan praktik quality-oriented tourism sebagai media edukasi wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata yang bertanggung jawab terhadap destinasi dan sekitarnya.
Menjadikan sektor pariwisata sebagai alat peningkatan kesejahteraan pelaku industri dan masyarakat lokal serta melakukan pengelolaan sumber daya alam lingkungan yang berdampak positif bagi destinasi pariwisata dalam jangka waktu yang panjang.
‘’Ini perlu kita dorong dengan deklarasi yang baru saja kami lakukan. Untuk kita bisa menggunakan lebih banyak energi baru dan terbarukan, melakukan pengelolaan sampah dan seiring dengan World Water Forum yang diselenggarakan di Bali, kita juga akan mendorong penggunaan air yang lebih berdampak kepada setiap properti atau kesenjangan bersama,’’ tutup Sandiaga. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki berbagai jenis potensi wisata air. Seperti kawasan ekowisata mangrove, sungai dan danau. Potensi wisata danau misalnya. Indonesia memiliki 840 danau dengan tipologi sangat bervariasi. Sejumlah danau yang ada telah menjadi atraksi wisata kelas dunia. Melalui kepemimpinan [more]