Tourism for Us – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyampaikan, sosialisasi ‘Dos & Donts’ di Bali telah menunjukkan hasil yakni pelanggaran yang dilakukan oleh wisatawan mancanegara (wisman) mengalami penurunan. Bahkan pemerintah provinsi berencana mensosialisasikannya tidak hanya pada saat kedatangan tetapi juga sebelum [more]
Tourism for Us – Indonesia akan menggelar forum khusus investasi di sektor pariwisata untuk pertama kali. International Tourism Investment Forum (ITIF) akan digelar pada 26-27 Juli 2023 di Hotel Merusaka Nusa Dua Bali. Forum internasional khusus investasi pariwisata ini akan menjadi ruang untuk memperkenalkan dan [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar familiarization trip (famtrip) bagi influencer India. Famtrip kali ini fokus pada memperkenalkan destinasi super prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Water front Labuan Bajo. (Foto: Birkompublik Kemenprekraf)
Famtrip dilaksanakan pada 24-29 Juni 2023. Famtrip diikuti oleh tiga influencers perempuan India yaitu Anupriya (IG @anupriyakapur), Rashmi Chadha (IG @rashmichadha), dan Mahi Sharma (IG @maahieway). Perjalanan India-Indonesia didukung oleh Singapore Airlines dan perjalanan domestik Jakarta-Labuan Bajo didukung oleh Garuda Indonesia.
Peserta famtrip tiba di Jakarta pada 24 Juni 2023. Mereka bermalam di Anara Airport Hotel Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta sebelum melanjutkan penerbangan ke Labuan Bajo pada keesokan hari.
Di Labuan Bajo, peserta famtrip mengunjungi Taman Nasional Komodo (TNK). Selama berada di taman nasional, mereka melihat komodo di Pulau Komodo, kemudian ke pink beach. Lalu hiking ke puncak di Pulau Padar dan berhenti di gosong pasir di Taka Makassar. Peserta merasakan pengalaman seru live on board di atas kapal phinisi Sea Safari VII yang dioperasikan oleh Sea Safari Cruise selama menjelajahi TNK.
Di daratan, peserta merasakan pengalaman akomodasi yang ditawarkan oleh Labuan Bajo sebagai salah satu DSP. Mereka menginap di Plataran Resort & Spa dan Meruorah Labuan Bajo yang merupakan tempat penyelenggaraan ASEAN Summit pada bulan Mei 2023 lalu.
Selain melihat komodo sebagai salah satu atraksi utama, peserta juga diajak mengeksplorasi daratan Pulau Flores di mana Labuan Bajo berada. Mereka mengunjungi Desa Wisata Wae Rebo bersama Grand Komodo Tours.
Menurut catatan Kemenparekraf, segmentasi wisatawan India yang datang ke Indonesia terdiri dari pasangan, keluarga, generasi milenial dan generasi Z (Gen MZ). Labuan Bajo dipilih karena menawarkan daya tarik wisata eksotik, aktivitas yang beragam, dan tersedia berbagai tipe akomodasi mulai dari homestay sampai resor mewah. Destinasi ini dinilai dapat ditawarkan kepada segmen pasar Gen MZ India yang menggemari petualangan.
‘’Melalui famtrip ini, kami ingin menyampaikan pesan agar wisatawan mancanegara khususnya dari India dapat menambahkan destinasi Labuan Bajo dalam perjalanan wisata mereka ke Indonesia. Sangat mudah menuju ke sana. Bisa melalui Jakarta langsung ke Labuan Bajo dengan menempuh dua jam penerbangan. Bahkan tidak sampai satu jam menggunakan pesawat dari Bali,’’ kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan tertulisnya.
Penyelenggaraan famtrip bagi influencers India merupakan tindak lanjut dari keikutsertaan Indonesia pada pameran pariwisata internasional South Asia Travel and Tourism Exchange (SATTE) 2023 di New Delhi pada bulan Februari 2023 lalu.
Dalam menyelenggarakan famtrip, Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan maskapai Singapore Airlines dan Garuda Indonesia. Kedua maskapai penerbangan ini akan fokus mempromosikan lima Destinasi Super Prioritas. Famtrip juga didukung oleh Plataran Resort & Spa, Sea Safari Cruise, Meruorah Labuan Bajo, Grand Komodo Tours, dan Anara Airport Hotel Terminal 3 Soekarno-Hatta.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – IndiGo, salah satu maskapai berbiaya rendah asal India, mengumumkan, akan melayani penerbangan langsung dari Mumbai ke Jakarta setiap hari efektif mulai 7 Agustus 2023. Ibukota Republik Indonesia menjadi destinasi internasional ke-28 yang dilayani oleh maskapai ini. IndiGo menjadi maskapai India pertama [more]
Tourism for Us – Pada periode Januari hingga April 2023, recovery rate trafik penumpang domestik dan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 83 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada masa sebelum pandemi di tahun 2019. Seiring dengan membaiknya penangangan pandemi Covid-19 [more]
Tourism for Us – Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatatkan sejarah sebagai bandara pertama di Indonesia yang melayani pesawat penumpang komersial reguler terbesar di dunia A380. Di tengah eforia travel revange dan untuk mengakomodasi permintaan perjalanan ke Bali, Emirates mengerahkan armada Airbus A380-800 miliknya untuk melayani rute langsung Dubai-Denpasar. Penerbangan pertama dengan jumbo jet tersebut juga menandai sewindu maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab (UAE), itu beroperasi di Bali.
Inaugural flight A380 di rute Dubai-Bali oleh Emirates merupakan lompatan baru bagi industri penerbangan dan pariwisata di Tanah Air. (Foto: IG ap_aiports)
Pesawat A380-800 Emirates dengan nomor penerbangan EK368 yang berangkat dari Bandara Internasional Dubai pada Kamis (1/6) pukul 03.49 waktu setempat, mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Kamis (1/6) sore pukul 16.35 WITA dengan mengangkut 482 penumpang. Dan pesawat yang sama dengan nomor penerbangan EK369 kembali menuju Dubai pukul 20.28 WITA dengan mengangkut 474 penumpang.
Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi menyambut momen bersejarah ini dengan antusias. ‘’Ini merupakan tonggak sejarah industri penerbangan di Indonesia pada umumnya, serta bagi Angkasa Pura Airports khususnya,’’ katanya.
Country Manager Emirates untuk Indonesia Mohammad Al Attar menyampaikan optimismenya atas beroperasinya A380 di Bali. ‘’Pengerahan pesawat A380 ikonik kami untuk penerbangan ke Denpasar akan memberikan kontribusi signifikan dalam melayani peningkatan permintaan pelanggan. Kami senang dapat mencapai tonggak sejarah ini yang akan memperkuat operasi kami di Indonesia, serta rencana komersial di masa depan untuk pasar Indonesia,’’ ucapnya.
Sampai saat ini, Emirates melayani rute penerbangan langsung Dubai-Denpasar PP dua kali dalam sehari setiap hari. Sebelumnya, Emirates menggunakan pesawat tipe Boeing 777-300ER untuk mengoperasikan dua penerbangan tersebut. Dengan beroperasinya pesawat Airbus A380-800 mulai 1 Juni 2023, armada jumbo tersebut resmi menggantikan peran salah satu dari pesawat Boeing 777-300ER untuk melayani rute Dubai-Bali-Dubai.
Penerbangan Emirates ke Bali dengan pesawat A380-800 berangkat dari Dubai pukul 03.25 waktu setempat dan tiba di Bali pada pukul 16.35 WITA. Sedangkan penerbangan lainnya dengan pesawat B777-300ER berangkat dari Dubai pukul 09.10 waktu setempat dan tiba di Bali pada pukul 22.20 WITA.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali resmi menjadi salah satu dari 53 bandara di dunia yang melayani penerbangan komersial reguler Airbus A380 yang dioperasikan oleh Emirates.
‘’Beroperasinya pesawat Airbus A380-800 yang memiliki daya angkut terbesar dibandingkan pesawat komersial lain yang beroperasi saat ini, tentunya menjadi hal yang berkontribusi positif terhadap peningkatan trafik penumpang rute internasional di Bali. Kami berharap momentum ini dapat menjadi katalisator bagi proses recovery pariwisata dan perekonomian Bali dan juga secara nasional,’’ tutur Faik Fahmi.
Sewindu Emirates menghubungkan Dubai-Bali
Sudah sewindu maskapai Emirates menghubungkan orang-orang dari berbagai belahan dunia menuju Bali. Emirates mendarat pertama kali untuk penerbangan langsung Dubai-Denpasar-Dubai pada Juni 2015.
Sejak tahun pertama melayani rute Dubai-Bali PP, Emirates mengoperasikan pesawat berbadan lebarnya (wide body) Boeing 777. Pada tahun 2015, Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat melayani sebanyak 137 ribu pergerakan penumpang yang diangkut oleh Emirates.
Emirates merupakan salah satu maskapai penyumbang trafik terbesar untuk penerbangan rute internasional di Bali. Jumlah trafik maskapai Emirates yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak tahun 2016 terus mengalami pertumbuhan secara signifikan hingga tahun 2019. Rata-rata pertumbuhan tahunan untuk pergerakan penumpang sebesar 23 persen.
Emirates mencatatkan trafik tertinggi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 510 ribu pergerakan penumpang sepanjang tahun 2018. Pembukaan rute Dubai-Bali-Auckland-Bali-Dubai pada Juni 2018 berpengaruh besar terhadap trafik pada tahun itu.
Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi mengakui, ‘’Emirates merupakan salah satu maskapai tulang punggung peningkatan trafik rute internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sejak beroperasi pertama kali di tahun 2015, jumlah pergerakan pesawat dan penumpang dari dan ke Bali terus mengalami pertumbuhan secara konsisten.’’
‘’Sebagai maskapai yang berbasis di Bandara Internasional Dubai yang merupakann bandara megahub internasional, Emirates mengangkut penumpang dengan ragam demografi dari berbagai negara di dunia. Dalam hal ini, Emirates memilliki peran penting dalam menghubungkan wisatawan global menuju Bali,’’ lanjut Faik Fahmi.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Indonesia menyatakan secara resmi mematuhi Kode Internasional untuk Perlindungan Wisatawan yang disusun oleh organisasi pariwisata dunia United Nations of World Tourism Organization (UNWTO). Kode internasional ini sebagai upaya memberikan jaminan keselamatan bagi wisatawan internasional yang ingin bepergian ke berbagai negara di [more]
Tourism for Us – Buyers mancanegara yang hadir di Bali and Beyond Travel Fair 2023 (BBTF) tampaknya setuju, pariwisata Bali mesti dipromosikan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Selama empat hari berada di Pulau Dewata dalam rangka mengikuti salah satu pasar pariwisata internasional paling ditunggu di [more]
Tourism for Us – Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) berinisiatif ‘’jemput wisatawan’’ dengan mendatangi ke sumber pasarnya langsung. Asosiasi perusahaan perjalanan inbound ke Indonesia ini menggandeng Thailand Travel Agents Association (TTAA), asosiasi perusahaan perjalanan outbound Thailand, menggelar pertemuan bisnis (table top) di Bangkok, Thailand, yang menurut rencana akan berlangsung pada 28 Agustus 2023.
Sumber; IINTOA
IINTOA mengundang 120 buyers anggota TTAA di Bangkok dan sekitarnya. Sedangkan sellers terdiri dari 25 anggota IINTOA dan 15 di luar anggota.
Asosiasi membuka kesempatan kepada tour operators/travel agents di luar anggota IINTOA maupun hotel dan bisnis pariwisata terkait lainnya ikut berpartisipasi di table top di Bangkok nanti. Pendaftaran dibuka sampai dengan awal Juli 2023.
‘’Ini langkah nyata kami untuk menjemput wisatawan. Kami mau mulai dari pasar di kawasan ASEAN dulu,’’ ujar Sekjen IINTOA Ricky Setiawanto. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Mendaki Gunung Agung adalah pendakian suci menuju istana para Dewa. Itu bukanlah suatu pendakian biasa. Jalan menuju puncak tertinggi di Pulau Bali, dalam konteks pariwisata, sudah semestinya memberikan pengalaman naik gunung yang sangat berbeda daripada mendaki gunung-gunung lainnya di Indonesia. Arti [more]