Tourism for Us – Gerakan Masyarakat Pariwisata Online Indonesia (Gempar Online) akan menggelar pelatihan tour planner secara daring selama bulan Februari 2021. Pelatihan berlangsung selama dua hari setiap akhir pekan. Materi yang diajarkan sudah disusun untuk mudah dipahami dan dipraktikan oleh peserta dengan latar belakang [more]
Traveling adalah mengenai pengalaman. Menurut sebuah survey, 50% wisatawan membeli tur, aktivitas/pengalaman, dan layanan lainnya ketika mereka sudah berada di destinasi. hayo.travel adalah platform lokal in-destination sales as service di Indonesia. Platform ini menghubungkan wisatawan domestik dan wisatawan di seluruh dunia dengan operator-operator lokal di [more]
Tourism for Us – Pariwisata, ekonomi kreatif, dan perhubungan memiliki hubungan timbal balik yang erat. Ketiganya saling membutuhkan dan mendukung antara satu dengan yang lain.
Menparekraf Sandiaga Uno meninjau langsung Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Danau Toba.(Foto:Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk berkoordinasi membahas dukungan pengembangan konektivitas terutama di 5 destinasi super prioritas (DSP), Senin (4/1/2021), di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta.
“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan perhubungan memiliki hubungan timbal balik. Di dalam pertemuan kita bicara secara jelas terkait konektivitas di Danau Toba, Borobudur, dan destinasi lainnya yang lebih luas lagi,“ ujar Menparekraf.
“Apa yang kita bangun sesuai dengan pemanfaatan dan jelas peruntukannya. Saya yakin, kita bisa kolaborasikan antara apa yang kita bangun dan operasikan dapat dimanfaatkan untuk pariwisata,“ ditambahkan Menhub.
Baru-baru ini Menparekraf sendiri telah meninjau langsung salah satu prasarana transportasi di salah satu DSP yakni Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Danau Toba, Sumatera Utara. Kementerian Perhubungan telah membangun 13 pelabuhan di Danau Toba.
Sebagai regulator di bidang transportasi, Kementerian Perhubungan bertugas menyiapkan prasarana dan sarana yang memadai agar mendukung mobilitas manusia, kelancaran arus barang, dan mewujudkan sistem transportasi yang efisien dan efektif. Hal yang tidak kalah penting juga adalah bagaimana infrastruktur sarana dan prasarana tersebut dikelola ke depannya sehingga berdampak terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan konektivitas yang aman dan nyaman bagi pengunjung/wisatawan.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Potensi pariwisata olahraga di Indonesia masih sangat besar untuk dikembangkan. Dan pemerintah bermaksud mendorong dan memajukan konsep pariwisata berkualitas melalui berbagai kegiatan olahraga yang dikemas dalam event olahraga prestasi maupun yang bersifat rekreasional. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencoba untuk fokus [more]
Tourism for Us – Implementasi protokol kesehatan di segala lini produk wisata dan mengkomunikasikannya kepada publik secara konsisten melalui berbagai kanal merupakan salah satu cara mempertahankan posisi suatu destinasi di kalangan wisatawan. Melalui program We Love Bali yang berlangsung lebih dari sebulan mulai dari pertengahan [more]
Tourism for Us – “Tahun 2021 adalah momentum tahap awal pemulihan. Tetapi, kita harus disiplin dalam melakukan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4). Pemerintah akan terus lakukan sosialisasi, program kemitraan, hingga dana hibah,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pada “Jumpa Pers Akhir Tahun 2020”, Selasa (29/12/2020).
Pemeriksaan dokumen prokes secara digital untuk meminimalisasikan kontak fisik. Foto; Kemenparekraf.
Menparekraf/Kepala Baparekraf menegaskan, tahun 2021 harus menjadi tahun kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Ada tiga pilar untuk membangkitkan kembali sektor parekraf mulai tahun depan yakni, inovasi dengan pendekatan Big Data; adaptasi dengan membiasakan dan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan CHSE/K4; serta mengembangkan kolaborasi antar lembaga, pemerintah pusat-daerah, pemerintah dan pelaku industri parekraf.
“Inovasi menyeluruh sebagai dasar akselerasi pengembangan pariwisata, mulai dari kesiapan infrastruktur, menciptakan produk-produk, dan layanan unggulan yang berkelanjutan yang menyentuh ekonomi masyarakat,” kata Sandiaga Uno.
Sertifikat CHSE.(Sumber: Kemenparekraf)
“Sertifikasi CHSE punya peran penting bagi sektor parekraf beradaptasi di masa pandemi. Ketika konsumen melihat ada stiker CHSE, mereka akan yakin bahwa lokasi atau destinasi tersebut aman. Ini salah satu cara kita berikan standardisasi penerapan protokol kesehatan dan keamanan,” kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.
Program sertifikasi CHSE akan dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun 2021. Kemenparekraf juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memperluas cakupan E-HAC (Electronic-Health Alert Card) agar dapat memantau pergerakan wisatawan dan pengawasan kerumunan massa.
Kemenparekraf/Baparekraf juga berperan sebagai fasilitator ekosistem industri parekraf untuk mengembangkan inovasi-inovasi yang dilakukan oleh pelaku-pelaku industri parekraf.
Kunci dalam mengembangkan dan mengintensifkan kolaborasi adalah menekan ego sektoral, terutama di birokrasi. Semua pemangku kepentingan pariwisata harus bisa menjalin kolaborasi, komunikasi, kerja sama untuk bangkitkan sektor pariwisata.
Obyektif 2021
Pembangunan dan pengembangan infrastruktur keras dan lunak di lima Destinasi Super Prioritas (DSP) menjadi target utama program Kemenparekraf pada 2021.
Pemandangan teluk di Labuan Bajo,salah satu destinasi super prioritas dan destinasi premium.(Foto:Kemenparekraf)
Menparekraf telah diminta langsung untuk melakukan koordinasi guna memastikan penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya dieksekusi dengan baik. Termasuk memastikan pariwisata berlangsung berkelanjutan, misalnya melalui pengelolaan sampah menjadi sumber energi ramah lingkungan di destinasi.
Terkait pembangunan infrastruktur, Kemenparekraf berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Terkait aksesibilitas seperti kesiapan bandara maupun interkoneksi menuju lokasi tujuan/daya tarik wisata berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Selain itu juga berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk dukungan jaringan listrik dan lainnya. Sedangkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Detil-detil penunjang lainnya seperti kuliner, busana, kriya, kesenian dan lain-lain juga jadi fokus pembenahan di destinasi pariwisata prioritas selama satu tahun ke depan selagi infrastruktur dibangun. Destinasi-destinasi juga dituntut punya agenda kegiatan yang terjadwal secara rinci dalam Calendar of Event.
Pemerintah masih akan berkonsentrasi menggarap pasar wisatawan Nusantara pada 2021. Pasar domestik yang digarap yakni 55 juta wisnus dari kelas menengah untuk mau beriwisata di dalam negeri.
Vaksinasi vaksin COVID-19 direncanakan dimulai pada kuartal pertama 2021. Sebelum dan selama vaksinasi berlangsung, penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara disiplin dan ketat serta tanpa kompromi oleh semua pihak.
Bantuan insentif pemerintah (BIP) pun akan dilanjutkan, diperluas dan ditambah jumlahnya pada 2021. Bantuan tersebut akan menjangkau para pelaku industri pariwisata yang belum terakomodasi pada tahun 2020, diantaranya para penyelenggara paket-paket wisata.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Sandiaga Salahuddin Uno telah resmi menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Eknonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwsata dan Ekonomi Kreatif. Serah terima jabatan dilaksanakan di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan perubahan susunan [more]
Tourism for Us – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempunyai program penghargaan pariwisata tahunan bagi pemerintah kabupaten/kota dan pelaku industri pariwisata lokal di destinasi-destinasi. Penghargaan diberikan kepada daya tarik wisata, pelaku industri pariwisata, dan dinas pariwisata. Penghargaan pariwisata tahunan East Java Tourism Award 2020 (EJTA) dihelat [more]
Tourism for Us – Standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pariwisata sub bidang biro perjalanan wisata (BPW) selesai direvisi pada akhir tahun 2020. SKKNI baru mulai berlaku pada 2021. Isinya telah diperbaharui dengan mengacu pada standar kompetensi kerja ASEAN. Dan standar kompetensi baru tersebut diyakini dapat mengakomodasi perkembangan dan tantangan-tantangan dalam industri pariwisata nasional ke depan.
SKKNI merupakan panduan berisi elemen-elemen atau unit-unit kompetensi untuk penilaian atau pengujian. Unit kompetensi terdiri dari keahlian, sikap kerja, ilmu pengetahuan, dan keterampilan pekerja. Pengujian kompetensi seseorang atas suatu profesi yang dijalaninya berdasarkan panduan dalam SKKNI.
SKKNI pariwisata sub bidang BPW di Indonesia sudah ada sejak tahun 2004. Namun selama 16 tahun SKKNI sub bidang BPW belum pernah diperbaharui. Sedangkan perkembangan dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam industri pariwisata, di sub bidang BPW, begitu cepat.
“SKKNI revisi mulai berlaku pada 2021. Bagi mereka yang telah memiliki sertifikat kompetensi sebelum SKKNI revisi berlaku tidak perlu memperbaharui sertifikat kompetensinya, kecuali masa berlakunya telah berakhir. Sertifikat kompetensi berlaku selama tiga tahun. Maka bagi yang mengajukan pembaharuan sertifikat kompetensi atau pengajuan baru pada 2021, pengujian kompetensinya menggunakan SKKNI baru,“ ujar Masrura Ramidjal, salah seorang pengurus DPP ASITA.
Revisi SKKNI sub bidang BPW dilakukan bersama-sama oleh pemerintah yakni Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan perwakilan dari asosiasi-asosiasi usaha perjalanan wisata yakni ASITA, ASTINDO dan ASPPI. Selain itu juga melibatkan akademisi yang diwakili, di antaranya, dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung dan STP Trisakti.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) membangun kerja sama dengan AirAsia Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini merupakan upaya kolaboratif meningkatkan pergerakan wisatawan domestik melalui bundling package hotel dan tiket pesawat. Penandatanganan MoU dilakukan [more]