Tourism for Us – Perubahan tren perjalanan global memberikan peluang bagi Indonesia untuk meraih manfaat melalui berbagai strategi, seperti mendesain ulang paket wisata dan menyeimbangkan antara peluang dan tantangan. Dengan pendekatan ini, diharapkan investasi di sektor pariwisata dapat tetap menguntungkan dan berkelanjutan. Deputi Bidang Industri [more]
Tourism for Us – Salah satu kesepakatan yang dicapai dalam ‘’The 36th Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific & The UN Tourism Commission for South East Asia’’ (CAP-CSA) adalah pendidikan kepariwisataan dan investasi pariwisata mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan [more]
Tourism for Us – Seiring dengan melesatnya peringkat Travel and Tourism Index (TTDI) 2024, Indonesia berharap akan berdampak juga terhadap peningkatan investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya di acara ‘’Apresiasi Peningkatan Peringkat TTDI 2024’’, Rabu (19/6/2024), di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, mengatakan, posisi Indonesia saat ini di mata dunia akan menentukan minat investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia.
Menparekraf meyakini, melesatnya peringkat Indonesia di TTDI 2024 akan berdampak terhadap peningkatan investasi di Tanah Air khususnya di sektor parekraf.
Indonesia dalam laporan yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF) pada 21 Mei 2024 masuk dalam 10 negara dengan kinerja TTDI paling baik sejak 2019 dengan peningkatan skor sebesar 4,5 persen.
Hal itu membuat Indonesia berhasil menempati peringkat 22 dari 119 negara. Sedangkan di kawasan Asia Pasifik Indonesia berada di peringkat ke-6 dan peringkat ke-2 di kawasan ASEAN. Tentunya capaian ini berkat kolaborasi seluruh stakeholders di sektor pariwisata.
‘’Sebab TTDI merupakan suatu indeks yang didapatkan melaluil proses kualitatif dan kuantitatif, melibatkan institusi-institusi ternama dunia dan dikalkulasikan oleh WEF. Jadi sulit sekali kita untuk meningkatkan indeksnya tanpa gerak yang betul-betul masif,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo menambahkan, dari pencapaian yang baik ini masih ada indikator-indikator penilaian yang perlu ditingkatkan yakni health and hygiene, tourist service and infrastructure, ICT readiness, openess to T & T, dan human resources and labor market serta enviromental sustainability.
Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, dalam menjadi global player diperlukan penggunaan global standard. TTDI ibarat sertifikat di bidang pariwisata yang telah diakui dunia. Arief pun mengapresiasi capaian yang diraih Indonesia hingga berhasil mencapai peringkat 30 besar TTDI 2024.
‘’Karena dalam persaingan kita harus tahu posisi kita. Kenali dirinya, kenali dirimu, maka akan memenangkan perang. Dan ranking 22 ini beyond my expectation. Usulan saya, jaga konsistensi dalam meningkatkan dan mempertahankan posisi dan prestasi Indonesia di mata dunia,’’ kata Arief Yahya. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Salah satu capaian yang berhasil dibuat di Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 adalah penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) dengan total nilai investasi sebesar Rp 862 miliar. ‘’Ini total investasinya Rp 862 miliar, dan kalau total investasi dari kuartal pertama 2024 [more]
Tourism for Us – Sektor ekonomi kreatif Indonesia juga mendapat perhatian serius dari para investor yang hadir di Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF) 2024. Salah satunya adalah penandatanganan kerja sama antara JTA Internasional Investment Holding dengan Hanung Bramantyo, salah seorang sutradara film kenamaan Indonesia, untuk [more]
Tourism for Us – Penyelenggaraan Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 untuk kedua kalinya di Indonesia menjadi platform untuk menghubungkan para pemangku kepentingan terkait peluang dan tantangan dalam penerapan investasi hijau.
(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali bekerja sama dengan UN Tourism menyelenggarakan Indonesia Tourism Investment Forum. ITIF 2024 berlangsung pada 5-6 Juni 2024 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta. Forum ini dihadiri kurang lebih 600 peserta mulai dari pembuat kebijakan, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, investor, serta pemilik proyek. Dan tahun ini forum mengangkat tema ‘’Elevating Tourism Investment for a Sustainable Growth’’.
Di dalam penyelenggaraan ITIF 2024 terdapat sederet rangkaian kegiatan mulai dari high level talks hingga roundtable session dengan beberapa delegasi negara seperti India dan Rusia terkait investasi di sektor parekraf. Selain itu juga penandatanganan sejumlah kerja sama. Dan roundtable terkait dengan potensi peluang Indonesia secara umum.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno secara resmi membuka ITIF 2024, Rabu (5/6/2024). Dalam sambutannya pada opening ceremony, Menparekraf mengatakan, sebagai respon terhadap perkembangan pariwisata yang dinamis dan dipengaruhi isu-isu global saat ini, ITIF 2024 berupaya memperkuat inovasi, ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan dengan mengutamakan people, planet dan prosperity.
‘’Karenanya kami berharap ITIF 2024 dapat menjadi platform untuk memberikan solusi dalam rangka mempercepat investasi pariwisata,’’ ujar Menparekraf Sandiaga.
Capaian nilai investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tahun 2023 telah melebihi target yang ditetapkan yakni sebesar 3.064 juta dollar AS dari target 2.680 juta dollar AS. Realisasi investasi ini memberikan kontribusi terhadap realisasi investasi nasional sebesar 3,2 persen.
Memasuki tahun 2024, hasil dari kwartal pertama sudah mencapai 31,45 persen. Realisasi mencapai 943,40 juta dollar AS dari target tahun ini sebesar 3.000 juta dollar AS. Dan hotel berbintang, restoran, serta hotel dan apartemen masih menjadi tiga sektor teratas paling banyak dicari investor asing.
‘’Kami yakin dapat menciptakan investasi tiga kali lebih banyak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,’’ kata Sandiaga.
Menparekraf Sandiaga menyebutkan, wisata medis juga akan menjadi fokus pengembangan pariwisata di masa mendatang. Pemerintah Indonesia membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai pusat layanan kesehatan berkelas dunia.
UN Tourism menekankan pentingnya berinvestasi terhadap people, planet and prosperity dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan dan sejahtera.
‘’Karenanya tren pariwisata ke depan menitikberatkan pada pelestarian alam, budaya dan lingkungan serta keterlibatan masyarakat lokal sangat diperlukan,’’ kata Menparekraf Sandiaga.
Semenjak pandemi, Indonesia telah menerapkan perubahan paradigma pariwisata yang lebih personalized, customized, localized dan smaller in size. Hal ini yang membawa Indonesia mendapat pengakuan internasional.
Indeks kinerja pariwisata Indonesia kembali melesat naik 10 peringkat dari ranking 32 menjadi peringkat 22 dunia. Selain itu, Indonesia kembali menduduki peringkat teratas sebagai destinasi ramah muslim versi MasterCard Crescenrating Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2024.
‘’Peringkat ini mencerminkan upaya dan pencapaian Indonesia dalam mempromosikan dan menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan,’’ kata Sandiaga.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, investasi dipengaruhi global challenges seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim hingga digitalisasi. Karenanya diperlukan konsolidasi yang sehat untuk mencapai tujuan nasional Indonesia. Dalam hal ini adalah pembangunan pariwisata.
‘’Indonesia memiliki peluang meningkatkan kualitas dan kuantitas dari industri pariwisata karena dianugerahi kekayaan sumber daya alam, kekayaan budaya, dan bahkan pariwisata halal,’’ ujar Sri Mulyani.
Akan tetapi, pariwisata Indonesia perlu berupaya lebih dalam menarik wisatawan untuk bisa kembali ke angka saat sebelum pandemi. KEK yang dibangun Pemerintah Indonesia akan menjadi peluang meningkatkan pariwisata Indonesia dan menarik para investor untuk berinvestasi.
Selain itu, peran pemerintah daerah juga perlu dimaksimalkan dengan sejumlah insentif melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik untuk menjaga dan melestarikan destinasi di daerah masing-masing. Ini meliputi perbaikan area amenitas dan daya tarik atau atraksi wisata hingga peningkatan kapasitas SDM.
‘’Sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat sangatlah penting. Dengan begitu masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja dan tentunya bisa mendapatkan penghasilan,’’ kata Sri Mulyani.
Hadir dalam kesempatan tersebut Executive Director UN Tourism Natalia Bayona, Duta Besar Indonesia untuk Pasifik Tantowi Yahya, Duta Besar Switzerland untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Ollivier Zehnder, UNDP Resident Representative in Indonesia Norimasa Shimomura, serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Indonesia kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan International Tourism Investment Forum (ITIF). ITIF 2024 akan digelar pada 5-6 Juni 2024 di Swissotel Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Dalam ’The Weekly Brief with Sandi Uno’’, Senin (13/5/2024), di Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi [more]
Tourism for Us – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan berbagai keuntungan berinvestasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia di Annual Investment Meeting (AIM) Congress 2024 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Kongres [more]
Tourism for Us – Banyak investor asal Australia ingin mengetahui keadaan ekonomi dan politik Indonesia pascapemilu.
Bloomberg Media Group memfasilitasi investor round table discussion yang mempertemukan delegasi Kemenparekraf dengan para investor Australia,
Senin (19/2/2024), di Sydney. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Salah satu agenda kunjungan kerja (kunker) sehari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di Sydney, Australia adalah mengikuti investor round table discussion yang difasilitasi oleh Bloomberg Media Group, Senin (19/2/2024). Dan kemudian dilanjutkan dengan wawancara mengenai inisiatif promosi pariwisata ke depannya.
Investor round table discussion dihadiri oleh CEO dan pendiri dari berbagai perusahaan ternama di Australia, termasuk SAS Trustee Corp., FinTech Australia, NSW Start-up Community, Quintessence Labs [Quantum], Perennial Value Management, FootprintLab, Enteruptors, Downer, Grok Ventures, dan Startmate.
Menparekraf Sandiaga Uno menekankan bahwa Indonesia telah berhasil menyelenggarakan pemilihan umum yang sukses dan damai. Keberhasilan pemilu ini tidak hanya memperkuat stabilitas politik tetapi juga menjamin keberlanjutan kondisi ekonomi dan iklim usaha yang kondusif di Indonesia. Hal itu merupakan indikator positif bagi para investor dan pelaku usaha.
‘’Kita sampaikan bahwa semua situasinya kondusif dan ada optimisme yang lebih bagi keberlanjutan pembangunan Indonesia ke depan,’’ ujar Sandiaga.
Menparekraf kemudian mengajak para investor yang hadir untuk tidak ragu menanamkan investasinya di Indonesia. Pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor unggulan penopang ekonomi Indonesia juga merupakan kontributor utama terhadap realisasi investasi nasional pada tahun 2023.
Investasi dari investor Australia di Indonesia mencapai 41.529,3 juta dollar AS pada 2023. Restoran dan hotel berbintang menjadi sektor investasi unggulannya.
Hal ini tidak lepas dari tingginya minat kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia. Jumlah kunjungan dari Negeri Kanguru mencapai 1.431.177 wisatawan sepanjang tahun 2023.
Data terbaru menunjukkan, Indonesia berhasil melampaui Selandia Baru sebagai tujuan pilihan wisatawan Australia.
‘’Ini adalah pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir,’’ pungkas Menparekraf Sandiaga. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Dalam pertemuan bilateral dengan Laos dan Kamboja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak kedua negara melalui masing-masing menteri pariwisatanya untuk memperkuat kerja sama pengembangan situs budaya dalam payung ASEAN Single Destination. Menparekraf [more]