Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyatakan optimis bahwa capaian kerja pada tahun 2023 akan melampaui target. Dari capain-capaian yang ada, beberapa hal akan dikaji ulang seperti indikator penghitungan wisatawan Nusantara (wisnus). Sampai Oktober 2023, wisatawan mancanegara [more]
Tourism for Us – Kota pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersiap untuk menyambut satu juta wisatawan pada tahun 2024. Salah satu destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) itu akan mengaktifkan penerbangan charter untuk memenuhi kebutuhan aksesibilitas menuju destinasi. Selain itu juga akan [more]
Tourism for Us – Reli layar internasional ‘Sail to Indonesia’ merupakan acara bahari terpanjang, terlama, dan terbesar di dunia yang digelar dalam satu negara. Sail to Indonesia sudah berlangsung selama 20 tahun. Penyelenggaraan event ini tidak pernah terhenti/terputus. Dan event tersebut telah diikuti oleh pelayar dari lebih dari 15 negara.
Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melepas peserta Sail to Indonesia 2023 yang dikemas dalam Gala Dinner Farawell Party. (Foto: Raymond Lesmana)
Sail to Indonesia mencakup 90 persen wilayah laut Indonesia. Reli layar internasional ini telah berkembang menjadi event series yakni Sail to Indonesia, West Sumatera Rally, dan East Indonesia Rally.
Peserta yang mengikuti seri Sail to Indonesia rata-rata tinggal selama empat hari di setiap destinasi yang disinggahi. Menurut catatan International Yacht Rally Organizer, pengeluaran pelayar internasional selama berlayar di Indonesia sebesar Rp 1.000.000,00 per hari.
Rinciannya, biaya untuk Meals Experience sebesar USD 50 atau sekitar Rp 750.000,00 per orang; biaya selama di darat untuk tur, sewa kendaraan, kunjungan dan lain-lain rata-rata Rp 500.000,00 per orang. Dan biaya-biaya tersebut belum termasuk donasi, perbaikan teknis kapal, pelayanan informal dan lain-lain.
Bila di satu destinasi disinggahi kapal layar (yacht) selama 5 hari dan membawa 3 orang maka potensi pendapatan yang diterima oleh publik sebesar 3 x Rp 1.000.000 x 5 = Rp 15.000.000,00 per kapal. Jumlah tersebut tentu sangat berarti bagi masyarakat di pulau-pulau kecil.
Dengan kapal layar memungkinkan pelayar (wisatawan) dapat mengakses dan mengunjungi tempat-tempat yang sulit dijangkau atau bahkan tidak memiliki akses. Perlu juga dipahami, ketika berlayar maka daratan atau pulau terdekat menjadi bagian utama dalam perencanaan pelayaran. Karena, kapal dan awak membutuhkan pasokan logistik, beristirahat, dan tempat perlindungan ketika mengadapi cuaca buruk dan/atau terjadi masalah dengan kapal.
International Yacht Rally Organizer menyimpulkan, melalui event reli layar internasional (yacht rally) Indonesia bisa memantau, mendata, dan mengevaluasi hal-hal berikut:
Implementasi kebijakan
Pelayanan prima
Kesiapan destinasi di semua sektor terkait
Kebutuhan informasi kemaritiman (marine information)
Kebutuhan infrastruktur wisata bahari
Pemantauan keamanan dan kenyamanan
Dampak ekonomi langsung kepada warga lokal
Pengembangan wawasan dan membuka kesempatan memperoleh edukasi informal bagi warga lokal
Mengembangkan usaha perbengkelan dan industri kapal layar
Mengangkat harkat negara dan bangsa
Pemerintah daerah beserta pemangku kepentingan di destinasi yang disinggahi dalam rute seri Sail to Indonesia bisa menggelar Welcome atau Farawell Ceremony dengan menyajikan makanan khas daerah dan pagelaran seni budaya tradisional. Acaranya tidak dituntut untuk dibuat mewah dan megah. Para pelayar akan sangat menghargai penampilan yang orisinal dan dapat berbaur dengan warga lokal. Ini menjadi kegiatan promosi paling terjangkau sekaligus menjangkau ke beberapa negara.
Para pelaku pariwisata dan masyarakat lokal dapat mengambil manfaat ekonomi dari kunjungan yacht dengan mencari tahu dan mempelajari hal-hal yang dicari dan kebutuhan para pelayar.
Tidak hanya itu. Terutama di pulau-pulau kecil, kehadiran yacht dan pelayar membuka akses untuk memperoleh edukasi dan keterampilan yang mungkin tidak ada di sana sebelumnya. Dan tentu juga menjadi media promosi usaha lokal dan lain sebagainya.
Raymond T. Lesmana, Founder International Yacht Rally Organizer, mengungkapkan, event yacht rally mempunyai misi membangun aktivitas internasional wisata layar di Indonesia.
‘’Sayangnya, belum mendapat perhatian serius dari destinasi-destinasi terkait, juga belum bersahabatnya pelayanan kebijakan di banyak titik pelayanan. Sehingga sampai saat ini, yacht hanya melintasi Indonesia saja, paling lama enam bulan. Dan kemudian mereka akan tinggal di Malaysia selama 4-8 tahun,’’ ujar Raymond.
Sebelum pandemi Covid-19, Indonesia hanya mampu mendatangkan sekitar 3000 kapal layar dunia. Setelah pandemi, tentu jumlah kapal layar yang datang menurun.
‘’Untuk membangun dan menjadikan Indonesia ‘The Best Sailing Ground on Earth’, tentunya bukan hanya mengikuti acara saja diperlukan, tetapi juga sinergi dari semua pihak yakni kementerian koordinator, kementerian terkait, pemerintah daerah, masyarakat, professional organizer, dan promosi yang benar. Sehingga kita perlu menata strategi bersama untuk mencapai visi dan misi negara kepulauan terbesar di dunia,’’ tambah Raymond.
Seri Sail to Indonesia 2023 total diikuti 91 kapal layar dengan rincian sebagai berikut: 10 kapal mengikuti West Sumatera Rally 2023, 73 kapal berpartipasi dalam Sail to Indonesia 2023, dan 8 kapal ikut dalam East Indonesia Rally 2023.
International Yacht Rally Organizer sudah mengeluarkan jadwal West Sumatera Rally 2024, Sail to Indonesia 2024 , dan East Indonesia Rally 2024. West Sumatera Rally 2024 akan berlangsung mulai dari 4 Maret hingga 21 Juni 2024. Sail to Indonesia 2024 mulai dari 15 Juli hingga 5 November 2024. Dan East Indonesia Rally 2024 pada 2 September sampai 24 November 2024.
‘’Pemilu, perang di kawasan Timur Tengah dan Ukraina-Rusia, tidak berpengaruh signifikan terhadap Sail. Namun, event ini perlu sentuhan dari kementerian yang lebih serius,’’ pungkas Raymond. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Prospek pariwisata inbound Indonesia tahun 2024 secara umum lebih cerah dibandingkan 2023. Asosiasi inbound tour operator Indonesia (IINTOA) memprediksikan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) akan naik sekitar 15-20 persen pada tahun 2024. Kenaikan tersebut terutama dari pasar wisatawan Asia dan Oceania. Kabar [more]
Tourism for Us – Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan di Indonesia, khususnya dalam bidang investasi, harus memperhatikan isu-isu keberlanjutan lingkungan dalam konsep investasi hijau sebagai kunci sukses utama. Indonesia dengan berbagai potensi sumber daya alam dan keragaman budaya memiliki potensi yang tinggi [more]
Tourism for Us – Seiring dengan permintaan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sedang memproses Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata. Peningkatan kualitas SDM dibutuhkan untuk mencapai pariwisata yang berkualitas.
Konvensi Nasional Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata usai digelar di Hotel Santika Premier Slipi Jakarta, Selasa (24/10/2023). Setelah konvensi, Kemenparekraf dapat menetapkan SKKNI sebagai acuan pelaksanaan program Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)
Kedua belas Rancangan SKKNI yang tengah digodok meliputi bidang Pondok Wisata atau Homestay, Angkutan Transportasi Pariwisata, Jasa Konsultasi Pemasaran Pariwisata, Jasa Boga, Pengelolaan Golf, Pemandu Wisata Taman Rekreasi, Desa Wisata, Perencanaan Destinasi Wisata, Pemandu Geo Wisata, Rumah atau Warung Makan, Pemandu Wisata Snorkeling, serta Jasa Impresariat dan Promotor.
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) merupakan indikator untuk menentukan apakah seseorang dapat dikatakan kompeten atau tidak dalam bidang yang menjadi keahlian dan kemampuannya.
Sepanjang tahun 2022-2023, Kemenparekraf telah memfasilitasi penyelesaian Rancangan SKKNI total 34 bidang. Tahun 2022 berhasil tersusun Rancangan SKKNI 10 bidang pariwisata dalam jangka waktu 4 bulan. Kemudian, pada 2023 batch pertama tersusun Rancangan SKKNI untuk 12 bidang dalam jangka waktu 4 bulan. Dan pada batch kedua tahun 2023 tersusun Rancangan SKKNI untuk 12 bidang lagi dalam jangka waktu 4 bulan.
‘’Tentunya kita harapkan agar transisi ini, konsep ini, menjadi kesadaran sendiri bagi para pelaku pariwisata. Wisatawan nanti akan melihat siapa yang sudah memiliki sertifikat kompetensi dan pemerintah bisa ikut mendorong ke arah sana. Jadi yang penting, semuanya bisa memahami bahwa ini adalah bagian dari upaya peningkatan pelayanan pariwisata dann peningkatakan kekuatan SDM pariwisata kita,’’ kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada pembukaan acara Konvensi Nasional Rancangan SKKNI 12 Bidang Pariwisata yang digelar di Hotel Santika Premier Slipi Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Martini Mohamad Paham menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program untuk menjamin keberlanjutan pasokan tenaga kerja terampil bagi sektor pariwisata. Konvensi menjadi tahap pembakuan dari rangkaian penyusunan Rancangan SKKNI yang diikuti oleh komponen Pentahelix.
Setelah konvensi, Kemenparekraf dapat menetapkan SKKNI sebagai acuan pelaksanaan program Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata. Dengan demikian dapat terwujud tenaga kerja pariwisata kompeten yang memiliki kemampuan kerja mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, keahlian, serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas untuk memenuhi kebutuhan industri dan dunia usaha pariwisata.
Konvensi diikuti oleh unsur industri, lembaga pendidikan dan pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, Kementerian Tenaga Kerja, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), perwakilan dari Kemenko Maritim dan Investasi, Kamar Dagang Indonesia (Kadin), World Bank, Project Management Support, dan Tim Penyusun Rancangan SKKNI Kemenparekraf.***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Dalam memanfaatkan potensinya, desa-desa wisata menghadapi banyak masalah dan tantangan. Terutama bagaimana meningkatkan daya tarik wisata, memasarkannya, lalu mengolah sampah yang dihasilkan. Dan bagaimana agar produk-produk ekonomi kreatif yang dibuat oleh masyarakat lokal mampu membuat pengunjung tertarik untuk membelinya. Kementerian Pariwisata [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan pelatihan ‘’Digital Youth Entrepreneurship’’ untuk memaksimalkan potensi generasi muda Nusa Tenggara Barat (NTB) agar menjadi wirausahawan handal di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata [more]
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan Planogram di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dengan mengangkat tema ‘’Planogram Goes to Mandalika 2023’’, planogram tersebut berada di area lobi di mana penumpang yang baru datang maupun yang akan berangkat dapat melihatnya.
Keberadaan Planogram di BIZAM/BIL mencuri perhatian penumpang. Mereka tidak sekedar melihat-lihat tapi juga ada yang membeli langsung di tempat. (Foto: Yun Damayanti)
Planogram di bandara itu untuk mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2023 yang berlangsung pada 13-15 Oktober 2023. Planogram juga menjadi ruang promosi bagi produk-produk ekonomi kreatif UMKM. Produk-produk yang dipamerkan sudah dikurasi sebelumnya.
Planogram dilengkapi informasi mengenai produk, foto-foto dan QR Code yang tersambung dengan akun resmi pelaku ekraf di marketplace ataupun platform penjualan lainnya (media sosial, situs resmi produk, dan lain-lain). Sehingga wisatawan dan penonton MotoGP Mandalika 2023 dapat memillih wisata belanja sesuai minatnya di Lombok.
Sistem pembayarannya dapat dilakukan secara cashless menggunakan QRIS yang didukung oleh Bank Indonesia. Produk akan dikirim ke lokasi pembeli melalui jasa ekspedisi pengiriman barang. Selain itu, pengunjung juga bisa membeli langsung produk yang dipamerkan di Planogram.
Planogram di bandara internasional di Lombok menampilkan 100 jenama (brand) mulai dari busana, kriya, kuliner, perhiasan dari mutiara dan lain-lain. Produk ekraf yang ditampilkan adalah produk-produk lokal buatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan juga ada beberapa produk dari daerah lainnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada saat meninjau ‘Planogram Goes to Mandalika 2023’ di BIZAM, Sabtu (14/10/2023), mengatakan, planogram menawarkan kemudahan akses belanja dan jangkauan yang lebih luas. Strategi ini menjadi andalan Kemenparekraf dalam menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Konsumen sekaligus dapat merasakan langsung pengalaman digital di booth Planogram.
‘’Kami menargetkan transaksi hingga Rp 3 miliar. Tapi baru sampai kemarin (13/10/2023), transaksinya sudah mencapai Rp 2,9 miliar,’’ ujar Sandiaga.
PJ. Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Gita Ariadi mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Kemenparekraf. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberdayakan UMKM ekraf di wilayahnya.
‘’Pemberdayaan UMKM akan terus dipacu dan ditingkatkan kualitasnya sehingga customer baik secara online ataupun offline dapat terpuaskan,’’ kata Gita Ariadi.
Direktur Departemen Regional Bank Indonesia Prijono menyampaikan, Bank Indonesia mendukung program Planogram dengan harapan produk ekraf dapat mendukung tugas Bank Indonesia mempertahankan stabilitas ekonomi nasional khususnya dalam bidang ekspor.
‘’Ke depannya, kolaborasi dapat terus terlaksana dengan memanfaatkan binaan Bank Indonesia yang tersebar dan kerja sama bisa dari hulu ke hilir,’’ ucap Prijono.
Kemenparekraf akan terus mendorong pelaku UMKM di sektor parekraf untuk dapat terus beradaptasi dengan perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf didukung United Nations Development Program (UNDP) melalui Climate Promise Project menyusun ‘’Peta Jalan (roadmap) Dekarbonisasi untuk Sektor Pariwisata.’’ Dokumen yang akan menjadi acuan bersama untuk menyusun rencana strategis dalam menjalankan aksi [more]