PEMERINTAH MENSERIUSI UPAYA DATANGKAN MUSISI KELAS DUNIA UNTUK MENGGELAR KONSER DI INDONESIA
Tourism for Us – Pemerintah Indonesia menseriusi mendatangkan musisi-musisi kelas dunia untuk menggelar konser di Indonesia. Dan kehadiran musisi dunia di sini diharapkan dapat mendorong memajukan industri musik di Tanah Air.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada ‘’The Weekly Brief with Sandi Uno’’, Rabu (13/3/2024), di Gedung Sapta Pesona , Jakarta, menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) untuk melakukan update potensi penyelenggaraan kegiatan event dunia di Indonesia. Bukan hanya musik tapi juga olahraga dan event lainnya.
Dalam upaya pemerintah menggaet musisi kelas dunia untuk tampil di Indonesia di antaranya dengan memberikan kemudahan perizinan. Salah satunya adalah Visa Music Performer yang merupakan terobosan dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Visa ini dapat memudahkan perizinan musisi internasional melakukan konser di Indonesia. Dan kehadiran musisi dunia di sini diharapkan dapat mendorong memajukan industri musik di Tanah Air.
‘’Jadi ini adalah visa Single Entry yang bisa didapatkan secara online. Visa ini telah digunakan oleh Ed Sheeran, Coldplay, Twice dan Jonas Brothers. Kita berikan apresiasi kepada Dirjen Imigrasi karena memudahkan perizinan musisi internasional untuk menggelar konser di Indonesia,’’ kata Menparekraf.
Upaya berikutnya adalah melalui dana pendampingan. Sesuai arahan Presiden, pemerintah tengah membentuk Indonesia Tourism Fund. Dana yang disiapkan sebesar Rp 2 triliun untuk mendukung penyelenggaraan event nasional dan internasional di Indonesia.
‘’Kita berharap dana ini menjadi dana pendampingan yang mampu memfasilitasi dan memberikan insentif kunjungan musisi-musisi juga pelaku-pelaku ekonomi kreatif kelas dunia, termasuk event-event olahraga,’’ kata Menparekraf.
Kemudian, pemerintah juga melakukan akselerasi pelayanan perizinan event melalui digitalisasi. Dan berkolaborasi dengan multipihak dan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan pihak-pihak pengamanan, dalam penyelenggaraan event.
Terkait infrastruktur, Indonesia telah memiliki berbagai venue yang mumpuni seperti Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Candi Prambanan, dan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Venue-venue tersebut terus diperbaiki kekurangannya.
Menparekraf mengatakan, selalu ada ruang untuk perbaikan. Semuanya mengacu pada praktik-praktik terbaik misalnya penggunaan transportasi umum sebagai tulang punggung aksesibilitas menuju dan dari venue.
Upaya berikutnya terkait keselamatan dan keamanan. Menurut Sandiaga, ekosistem bisnis yang sehat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat penting. Hal ini juga bisa menarik musisi kelas dunia seperti Coldplay, Ed Sheeran, Jonas Brothers, dan segera hadir Festival Hammersonic, untuk mau tampil di Indonesia.
‘’Jadi kami langsung menindaklanjuti. Kami mendapatkan informasi dari Australia, Jepang dan dari Singapura. Pada 8 Maret 2024 lalu saya bertemu dengan Menteri Keberlanjutan Lingkungan sekaligus Pejabat Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Grace Fu, di dalamnya ada potensi kolaborasi untuk mendatangkan event berkelas internasional ke Indonesia,’’ kata Menparekraf Sandiaga.***(Yun Damayanti)
