Author: admin

‘SANTIKA ICONIC FOOD 2023’ SELAMA SEBULAN DI SELURUH JARINGAN HOTEL SANTIKA INDONESIA

‘SANTIKA ICONIC FOOD 2023’ SELAMA SEBULAN DI SELURUH JARINGAN HOTEL SANTIKA INDONESIA

Tourism for Us – Kekayaan khasanah kuliner Nusantara merupakan salah satu keunggulan industri perhotelan di Indonesia. Bagi hotel berjaringan, ini merupakan kesempatan memberikan pengalaman autentik dari setiap merek yang berada di destinasi yang berbeda-beda. Siapa yang tidak mengenal enaknya cita rasa Nusantara yang disuguhkan di [more]

KEMENPAREKRAF GANDENG QATAR AIRWAYS UNTUK PROMOSI BERSAMA DAN TINGKATKAN KONEKTIVITAS KE INDONESIA

KEMENPAREKRAF GANDENG QATAR AIRWAYS UNTUK PROMOSI BERSAMA DAN TINGKATKAN KONEKTIVITAS KE INDONESIA

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggandeng Qatar Airways untuk melakukan promosi bersama (joint promotion) dan meningkatkan konektivitas wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Kerja sama antara Kemenparekraf dengan Qatar Airways ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilakukan oleh [more]

BERSATU DALAM KEBERAGAMAN DI CAP GO MEH – BOGOR STREET FESTIVAL

BERSATU DALAM KEBERAGAMAN DI CAP GO MEH – BOGOR STREET FESTIVAL

Tourism for Us – Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 menjadi wajah kekuatan keberagaman dan toleransi di Kota Bogor. Masyarakat dari beragam lapisan sosial maupun budaya berbaur menjadi satu menikmati parade di sepanjang Jalan Suryakencana dan Jalan Siliwangi, Kota Bogor, Minggu (5/2/2023).

Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 dihadiri oleh Wamenparekraf Angela Tanoesoedibyo [ketiga dari kiri], Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil [kedua dari kanan] dan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto [paling kanan] serta Ketua Umum PHRI dan forkompinda dan sejumlah tokoh lainnya. [Foto; Birkompublik Kemenparekraf]

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (wamenparekraf) Angela Tanoesoedibyo menjelaskan, Cap  Go Meh adalah malam kelima belas setelah Tahun Baru Imlek atau penutup perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan disertai harapan supaya semua mendapat berkah dan kebaikan dari Yang Maha Kuasa. 

“Saya bangga karena even ini masuk kalender event nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Semoga semakin banyak even yang masuk dalam kalender pariwisata kita. Dan kami akan support event-event dengan kearifan lokal ini,” ujar Wamenparekraf Angela.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 sebagai wajah terbaik dalam menjaga keberagaman.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan semua warga yang hadir menonton Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 tak hanya mencari hiburan atau berburu kuliner.

“Yang membedakan Cap Go Meh-Bogor Street Festival dengan even lain adalah untuk merayakan keberagaman. Dari ujung sana ke sana hadir untuk merayakan persaudaraan,” tuturnya.

Dia juga menyebut Cap Go Meh terselenggara dan bisa dirayakan bersama bukan sekadar hasil perencanaan 1-2 hari atau 1-2 bulan tapi merupakan buah adat kota Bogor sejak beratus tahun lalu.

“DNA Kota Bogor adalah cinta keberagaman. Karenanya, Cap Go Meh-Bogor Street Festival menyampaikan pesan dari Bogor untuk Indonesia, bersatu dalam keberagaman,” tambahnya.  

Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mengatakan, Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara ini positif. Karena festival itu menjadi acuan bagi seluruh kalender kegiatan di seluruh Indonesia.

‘’Ke depannya, kami juga akan mendorong lebih banyak event semacam ini di Indonesia dan bisa dikerjasamakan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,’’ kata Hariyadi.

Sejumlah penari membawa cai lahang,welcome drink khas sunda bagi tamu-tamu undangan.(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Cap Go Meh adalah hari terakhir perayaan Tahun Baru Imlek bagi warga keturunan Tionghoa baik yang beragama Buddha, Konghucu, maupun lainnya. Di Cina, perayaan Cap Go Meh ditandai dengan festival lampion.

Di Kota Bogor, perayaan Cap Go Meh umumnya ditandai dengan pawai gotong tandu patung para dewa serta permainan barongsai dan naga. Pada awalnya pawai itu merupakan sebuah pesta rakyat. Perhelatannya melibatkan siapa saja tanpa ada sekat. Semakin lama pawai tersebut berkembang dan menjadi sebuah festival seni budaya Indonesia. Karena digelar di jalan, pesta rakyat tersebut di-rebranding menjadi Cap Go Meh-Bogor Street Festival sekitar tahun 2008.

Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 dimulai dengan para inohong (sesepuh) Bogor membacakan ruwatan serta kesenian hadrah. Sebagai pembuka, lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan bersama.

Kemudian dilanjutkan doa bersama yang dibawakan oleh semua tokoh agama. Para tokoh agama yang memimpin doa lintas agama dimulai dari K.H. T.B. Muhyidin, Romo Mikail Endro Susanto, Pr. Pdt. Arif Multi Ardania, bhiksu Y.M. Bhante Dharmarakkhita Sthavira, pandita J.M. Made Sutem, dan Ws. Yudi Brata.

Lalu para tamu undangan minum cai lahang yakni minuman penyambut tamu khas Sunda. Minuman ini dibuat dari air nira. Cai lahang dibawakan oleh sejumlah penari. Dan pemukulan gong sebagai tanda Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 resmi dibuka.

Parade seni budaya dimulai dengan Drumband Pusdikzi, Menong Pangbagea Purwakarta, dan Buroq Cirebon. Kemudian disusul penampilan Jamparing Pamanah Rasa dari Komunitas Empang Tandang Kaheman, drumband Sekolah Mardi Yuana, dan penampilan Ngaraksa dari Komunitas Lengser Ambu Bogor yang lincah. Lalu berturut-turut, Dangiang Pusaka Pajajaran, Ondel-ondel Taokung (CGM), Ondel-ondel Betawi, Angklung Banyumasan, Reog Ponorogo, Ciamis Nyerere, Gendang Belek Lombok, dan Ogoh-ogoh Bali. Drumband Universitas Pertahanan menutup parade budaya.

Parade dihentikan selama 15 menit untuk menghormati masyarakat yang menunaikan ibadah salat maghrib. Setelah parade budaya, pawai lampion, barongsai dan liong, serta gotong toapekong dimulai pukul 19.00 sampai menjelang tengah malam.

Ketua Panitia Cap Go Meh-Bogor Street Festival 2023 Arifin Himawan menambahkan, sebanyak 20 joli atau tandu berhias untuk mengusung patung dewa diarak. Sebanyak 26 kelompok barongsai dan liong tampil di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi. Tidak sedikit warga menyalakan dupa dan berdoa saat arak-arakan lewat. Perhelatan tahun ini didukung sekitar 5.000 pengisi acara.***(Yun Damayanti) 

INI YANG DICARI WISATAWAN SPANISH-SPEAKING DAN WISATAWAN NORWEGIA DI INDONESIA

INI YANG DICARI WISATAWAN SPANISH-SPEAKING DAN WISATAWAN NORWEGIA DI INDONESIA

Tourism for Us – Penjelajahan orang Spanyol, dan yang berbahasa spanyol (spanish-speaking), sekarang adalah untuk sebisa mungkin menjelajahi banyak tempat selama dua minggu liburan di Indonesia. Ekplorasi di setiap destinasi di pulau-pulau yang berbeda memberikan pengalaman setimpal dengan biaya yang dikeluarkan. Penjelajahan mereka di Nusantara [more]

WISATAWAN MUSLIM AS NIKMATI WISATA HALAL DI JAKARTA DAN BOGOR

WISATAWAN MUSLIM AS NIKMATI WISATA HALAL DI JAKARTA DAN BOGOR

Tourism for Us – Sekelompok wisatawan muslim asal Amerika Serikat (AS) mengikuti grand tour ke Arab Saudi dan Asia Tenggara di awal tahun 2023. Dengan mengikuti grand tour ini, mereka tidak hanya menapaktilasi asal-usulnya tetapi juga menikmati perjalanan halal dan mengalami kehidupan komunitas Muslim di [more]

WISATAWAN TIONGKOK KEMBALI KE BALI, PELAKU INDUSTRI BERHARAP BISNIS PARIWISATA YANG LEBIH BAIK

WISATAWAN TIONGKOK KEMBALI KE BALI, PELAKU INDUSTRI BERHARAP BISNIS PARIWISATA YANG LEBIH BAIK

Tourism for Us – Wisatawan asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akhirnya kembali ke Bali. Pasar wisatawan internasional terbesar yang diharapkan oleh semua destinasi di Asia Tenggara ini datang ke Pulau Dewata dengan penerbangan charter (sewa). Dan waktunya bertepatan dengan musim liburan tahun baru Imlek.  

Wisatawan Tiongkok yang datang dengan penerbangan charter disambut oleh Kepala Daerah Provinsi Bali, Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI, Kepala Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan jajaran pejabat lainnya.(Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Batch pertama dari tiga grup charter dari Tiongkok yang dijadwalkan telah mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (22/1/2023). Maskapai Lion Air yang disewa membawa 210 wisatawan Tiongkok. Mereka terbang dari Bandara Internasional Bao’an Shenzhen, Guangdong, Cina.

Menurut keterangan DPD ASITA Bali, batch kedua dan ketiga masing-masing tiba di Bali pada 29 Januari 2023 dan 5 Februari 2023. Jumlah wisatawan yang dibawa di setiap batch lebih kurang sama dengan batch pertama.

Sebanyak enam agen perjalanan Bali anggota ASITA mengkoordinasikan tur grup charter wisatawan Tiongkok ini. Mereka adalah para pemain yang sudah berkecimpung menangani wisatawan dari Negeri Tirai Bambu sejak lama. 

Selain wisata pantai dan laut yang menjadi impian setiap wisatawan Tiongkok mau datang ke Bali, mereka yang ikut dalam grup charter juga mengunjungi tempat-tempat yang hot di media sosial seperti Pura Penataran Agung Lempuyang atau dikenal sebagai Pura Lempuyang The Gate of Heaven, pantai-pantai ikonik di Nusa Penida, dan Tanah Lot. Program mengunjungi daya tarik wisata alam lebih banyak.

Ketiga grup charter pertama wisatawan Tiongkok itu menyasar kelas menengah atas (middle-up market). Mereka menginap di hotel bintang 5 dan mengikuti tur layaknya wisatawan-wisatawan dari negara-negara lain. Tentu saja program belanja (shopping) tetap ada dalam tur. Karena tidak mungkin tidak ada program belanja bagi wisatawan Asia pada umumnya.

Komite Pasar Tiongkok Bali Tourism Board menerangkan, untuk saat ini, sebuah pabrik kopi di daerah Jimbaran menjadi tujuan wisata belanja. Hal ini dikarenakan toko-toko lain belum buka.

Paket wisata ke Bali dengan charter tersebut dibuat untuk membuat wisatawan Tiongkok merasakan liburan yang sebenarnya. Mereka lebih banyak melihat keindahan alam dan budaya selama berada di salah satu destinasi terpopuler di dunia. Sebuah pengalaman yang pantas untuk harga yang dibayarkan.

Target pasar wisatawan Tiongkok

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menargetkan 255.300 wisatawan asal Tiongkok datang berwisata ke Indonesia tahun ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) pada ‘’Weekly Press Briefing Bersama Sandiaga Uno’’ (WBSU) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (24/1/2023), menjelaskan, target 250 ribu ini merupakan target batas bawah.

‘’Kita harapkan di penghujung tahun 2023 angka tersebut bisa meningkat,’’ ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Kemenparekraf optimis kedatangan kembali wisatawan Tiongkok dapat mendukung target 3,5 juta – 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2023. Menparekraf menekankan, akan senantiasa mempromosikan destinasi favorit seperti Bali, Manado dan lima destinasi super prioritas untuk menggaet pasar Tiongkok.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2019 sebelum masa pandemi COVID-19, Tiongkok menjadi penyumbang terbesar kedua kunjungan wisman ke Indonesia.

Tercatat, turis asal Tiongkok mengunjungi Indonesia sebanyak 2.072.079 wisatawan selama tahun 2019 atau 12,8 persen dari total 16.106.954 wisman. Kunjungan wisatawan Tiongkok pada tahun 2019 sedikit menurun dibandingkan capaian tahun 2018 sebanyak 2.139.161 wisatawan.

Reaktivasi penerbangan Tiongkok-Bali

Seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Bali menunggu hasil dari charter flight Tiongkok pada akhir Januari-awal Februari 2023. Penerbangan charter ini merupakan hot new. Semua berfokus ke sana.

Namun, dari penerbangan charter itu belum bisa ditarik kesimpulan perbandingan pasar wisatawan Tiongkok sekarang dengan sebelum pandemi. Dari tiga batch pertama charter ke Bali tersebut mungkin membutuhkan waktu tiga sampai enam bulan untuk melihat kestabilan permintaan dari wisatawan.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace pada kesempatan yang sama di WBSU minggu lalu menjelaskan, ‘’Kami berharap jumlah penerbangan sebelum COVID-19 dari 20 kota di Tiongkok bisa dikembalikan lagi, termasuk jumlah maskapai yang melayaninya yang mencapai 15 maskapai penerbangan. Dan penerbangan langsung dari Tiongkok ke Bali bisa dikembalikan lagi,’’ kata Cok Ace.

‘’Ini kan baru. Semua ada proses. Kita akan lihat feedback-nya. Pelayanan di sini bagaimana. Kalau semua baik-baik saja, pasti mereka akan lebih ini. Menteri juga sudah mengatakan, sedang mendorong Lion Air untuk bisa merambah ke beberapa kota lagi di Tiongkok,’’ tutur Putu Winastra, Ketua DPD ASITA Bali.  

Salah seorang operator tur inbound Bali yang fokus pada pasar Tiongkok Probali Tours optimis, maskapai-maskapai penerbangan juga melakukan kajian-kajian sebelum mereaktivasi penerbangan regulernya ke Bali.

‘’Saya yakin, perusahaan-perusahaan penerbangan yang melayani reguler flights akan melakukan kajian kebutuhan dan penyesuaian kapasitas. Sehingga bila demand tersebut tinggi, mereka bisa meminta agar mendapat slot untuk mendarat di Ngurah Rai. Seperti yang kita lihat contohnya dengan Singapore Airlines,’’ kata Hery Sudiarto, Executive Director Probali Tours.

Handy Heryudhitiawan, General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, dalam keterangan tertulisnya (23/1/2023), dalam menanggapi pertanyaan dari Tourism for Us, menyampaikan, ‘’Sampai dengan saat ini, kami belum mendapatkan konfirmasi dari maskapai-maskapai tersebut (Southern China Airlines dan Eastern China Airlines, red.) terkait penerbangan langsung dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) khususnya mainland.’’

Diterangkannya lebih lanjut, saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melakukan pelayanan penerbangan langsung dari RRT yang dioperasikan oleh Cathay Pacific, China Airlines dan Eva Air.

Cathay Pacific adalah maskapai penerbangan berbasis di Hongkong melayani rute Hongkong-Bali-Hongkong juga dari kota-kota di Cina daratan. Sedangkan China Airlines dan Eva Air, dua maskapai penerbangan asal Taiwan, melayani rute Taipei-Bali-Taipei. Kedua maskapai Taiwan itu juga melayani penerbangan dari dan ke beberapa kota di Cina daratan.

Di luar dari wisatawan yang datang dengan pesawat charter, Probali Tours mengungkapkan telah mulai menerima wisatawan dari Tiongkok. Mereka datang menggunakan penerbangan reguler dengan transit.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Martini berbincang dengan wisatawan Tiongkok dari charter flight yang baru mendarat di Bali. [Foto; Birkompublik Kemenparekraf]

Diplomasi B-to-B dan B-to-G untuk travel trade Tiongkok-Bali yang lebih baik

Bali Tourism Board maupun asosiasi-asosiasi perjalanan dan para pelaku industri pariwisata Bali berharap, travel trade antara Tiongkok dan Bali pasca pandemi akan lebih baik. Praktik-praktik bisnis ilegal yang menciptakan ‘Zero Dollar Tourism’ di sektor pasar wisatawan Tiongkok telah merusak tatanan niaga pariwisata di Bali dan meninggalkan citra buruk serta ketidakpercayaan wisatawan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah meregulasi dan mengawasi usaha-usaha seperti toko-toko yang menjual produk-produk yang dicari dan digandrungi khususnya oleh wisatawan Tiongkok. Regulasi dan pengawasan dilaksanakan secara terintegrasi dan berwibawa sehingga tidak ada kesan tebang pilih.

Pemerintah selaku regulator perlu memahami, potensi keuntungan dari kue pariwisata ini sangat menggiurkan. Celah-celah pengaturan hukum yang mungkin belum terisi dan pasar yang semakin bebas memungkinkan praktik-praktik ilegal marak terjadi.

‘’Pemerintah harus tertibkan toko-toko itu agar mereka berbisnis dengan baik dan benar di Bali,’’ tegas Mei Lan dari Star Tour Bali yang juga anggota Komite Pasar Tiongkok Bali Tourism Board.

DPD ASITA Bali mengusulkan, tujuan wisata belanja bagi wisatawan Tiongkok harus memuat konten lokal. Salah satunya mengunjungi toko-toko kerajinan-kerajinan lokal yang diusahakan oleh UMKM. Selain itu, pembayarannya pun dilakukan dengan menggunakan platform yang ada dan berlaku di Bali dan Indonesia.

Bali membutuhkan diplomasi G-to-G dan G-to-B Untuk mencapai travel trade yang lebih baik dan berkualitas antara Tiongkok dan Bali. Langkah ini diperlukan untuk memulihkan citra destinasi dan kepercayaan wisatawan Tiongkok bahwa pariwisata di Pulau Dewata adalah pariwisata berkualitas.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf perlu melakukan kerja sama atau MoU G-to-G dengan Tiongkok. Kerja sama ini guna memproteksi jalannya B-to-B kedua negara secara legal dan taat hukum internasional maupun hukum yang berlaku di kedua negara.

Bila kedua negara memiliki kesepakatan maka wisatawan Tiongkok akan ditangani oleh perusahaan-perusahaan yang terdaftar atau legal sejak dari Tiongkok sampai tiba di destinasi Bali. Perusahaan-perusahaan perjalanan di Bali juga legal dan di bawah binaan asosiasi-asosiasi perjalanan yang diakui legalitasnya oleh Pemerintah Indonesia. Baik pemerintah dan swasta di Tiongkok maupun pemerintah dan swasta di Indonesia bisa saling mengawasi. Dengan demikian, keamanan, keselamatan dan kenyamanan wisatawan Tiongkok selama berada di Bali dan di destinasi manapun di Indonesia benar-benar terjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanannya. Seperti wisatawan Indonesia yang berwisata ke Tiongkok yang harus menggunakan agen perjalanan resmi.  

‘’Kita perlu meng-update white list travel agent Indonesia dan Tiongkok. Karena update white list terakhir listing travel agent Indonesia tahun 2016,’’ tambah Hery.

Selain itu juga dibutuhkan diplomasi G-to-B. Seperti kita ketahui, Cina memiliki platform dan sistemnya sendiri. WeChat dan Alipay merupakan platform paling umum digunakan oleh warga Tiongkok termasuk ketika mereka berwisata keluar negeri. Melarang penggunaan kedua platform tersebut di sini mungkin bukan langkah bijak dalam kerangka menarik wisatawan Tiongkok. Tetapi pada saat yang sama, kita juga harus memproteksi pendapatan dari wisman untuk tetap tinggal di Indonesia.

Ini mungkin akan menjadi diplomasi yang lebih sulit dibandingkan update white list travel agent di kedua negara. Tetapi kita harus melakukannya.

‘’Kalau kita mau menjadikan Bali sebagai destinasi berkualitas maka hal seperti sistem pembayaran harus bisa di-maintain dengan regulasi. Jangan dilepas begitu saja,’’ ucap Putu Winastra.

Karena traveltech dan fintech jauh lebih canggih daripada sebelum pandemi, keberadaan online travel agent (OTA) di pasar wisatawan Tiongkok, mungkin lebih sehat daripada offline travel agent. OTA yang dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan rintisan (startup) perlu melakukan promosi-promosi gencar bahkan berani untuk menunjukkan perusahaannya ‘’growth’’. Selain menawarkan kemudahan karena bisa dilakukan di ponsel, promosi-promosinya itu yang menarik konsumen hingga melakukan pembelian.

Keberadaan OTA telah membantu pemasaran dan penjualan destinasi beserta produk-produknya. Tetapi, kita juga tidak boleh terlalu terpukau dengan yang-serba-daring. Dengan semakin canggihnya traveltech dan fintech, pengawasan baik terhadap pelaku pariwisata di dalam ekosistem platform OTA dan pembayarannya akan menjadi lebih rumit. Pelaku industri pariwisata di Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya sudah tentu tidak bisa menjangkau dan melakukannya sendirian.

Di sisi produk perjalanan, pelaku industri pariwisata perlu merancang produk-produk wisatanya lebih inovatif. Sehingga paket-paket wisata baru ke Bali tampak lebih  menarik namun tetap sesuai dengan permintaan dan karakter wisatawan Tiongkok.

Selain itu, paket-paket wisata Bali tidak dijual dengan harga murah. Karena pada akhirnya pelaku industri akan bergelut dalam persaingan tidak sehat. Kemudian para pelaku pariwisata di Bali diharapkan belajar dari pengalaman pandemi sehingga bisa lebih menjaga tata kelola manajemennya lebih profesional dan memahami faktor resikonya.

‘’Paket turnya harus menarik dan lebih berkualitas. Kalau paket tur kita sudah berkualitas dan menarik, mereka mau membeli itu, akan sama-sama mendapat untung. Maka ‘Zero Dollar Tourism’ tidak akan ada lagi. Kami juga sudah sampaikan kepada kementerian bahwa kita harus menyiapkan waktu untuk sales mission ke beberapa kota di Tiongkok guna menarik wisatawan kembali ke sini,’’ pungkas Winastra.***(Yun Damayanti)

J-TEAM Siap Dukung PR Bagi Kreator Produk Pariwisata Indonesia

J-TEAM Siap Dukung PR Bagi Kreator Produk Pariwisata Indonesia

Kreator produk perjalanan dan pariwisata Indonesia perlu tahu bahwa menciptakan citra produk dan membangun citra diri sama pentingnya. Citra produk di zaman media sosial dibangun di atas narasi cerita. Bentuknya yang paling disukai memang berupa visualisasi, foto atau video. Tetapi, bukan berarti artikel atau dalam [more]

LIBURAN TEMATIK BERTAHAN JADI TREN PERJALANAN 2023 DI KALANGAN WISATAWAN BELANDA

LIBURAN TEMATIK BERTAHAN JADI TREN PERJALANAN 2023 DI KALANGAN WISATAWAN BELANDA

Tourism for Us – Bagi wisatawan Belanda tema liburan menjadi jauh lebih penting daripada tujuan/destinasi. Vakantiebeurs melakukan penelitian tentang perilaku pencarian daring (online) konsumen di sekitar hari libur. Tema-tema seperti berkemah, all-inclusive, dewasa saja (adult only) sangat populer. Pada tahun 2022, orang Belanda lebih sering [more]

LEEBONG ISLAND RESORT HADIRKAN VILA DAN BAR DI ATAS LAUT PERTAMA DI BELITUNG

LEEBONG ISLAND RESORT HADIRKAN VILA DAN BAR DI ATAS LAUT PERTAMA DI BELITUNG

Tourism for Us – Sekarang wisatawan bisa menikmati keindahan laut Belitung langsung dari Ocean Villa dan bercengkrama di Ocean Bar.

Ocean Bar, fasilitas terbaru di Leebong Island Resort, Belitung. (Foto: Leebong Island Resort)

Leebong Island Resort menambah lagi fasilitasnya. Setelah menyediakan kemudahan akses menuju pulau dengan membangun helipad pada 2020, kini resor menghadirkan vila dan bar di atas laut pertama di Belitung.

Ocean Bar menempati sebuah bangunan di bagian depan yang menjadi pintu masuk ke resor. Bangunan bercat putih itu tampak menonjol di atas permukaan laut berwarna toska. Interior kayu berwarna cokelat dan putih menciptakan suasana hangat dan santai. Jendela-jendela kaca floor to ceiling menjadi dinding bangunan dan akan membuat tamu-tamu terhubung dengan laut di dalam ruangan yang nyaman dan adem. Tamu-tamu juga bisa bersantai di luar. Bar ini berkapasitas 60 orang untuk private guests.  

Keberadaan Ocean Bar menambah fasilitas kuliner selain restoran dan White Sand Coffee Pirates Cafe. Dua fasilitas kuliner eksisting berada di daratan pulau. Restoran berada di area depan dan kafe berada di area pantai di bagian belakang pulau.

Dua unit Ocean Villa akan menambah sarana penginapan di Leebong Island Resort. Sementara, baru satu unit Ocean Villa selesai dibangun. Fasilitas penginapannya saat ini total ada enam vila dan empat kamar tipe lodge.   

Bangunan Ocean Villa didominasi material kayu, sama seperti vila di darat. Di satu sisi yang menghadap ke laut dipasang jendela dan pintu geser kaca floor to ceiling. Di lantainya dipasang kaca tempered sehingga tamu bisa melihat ikan-ikan berseliweran di bawah vila. Di unit vila ini dilengkapi dengan dua double bed dan bisa mengakomodasi empat orang. Di luar vila ada dek dengan lounger chairs.

Leebong Island Resort berada di Pulau Lebong. Pulau ini tidak berpenghuni. Pulau kecil itu dianugerahi pantai landai berpasir putih dan halus. Hingga beberapa ratus meter dari daratan, hanya pasir putih terbentang tanpa terumbu karang. Dengan arus relatif tenang dan bebas sampah, di sana merupakan salah satu tempat yang sangat bagus untuk berenang di perairan laut Belitung.  

Tidak jauh dari resor ada gosong pasir dan pulau-pulau karang kecil yang juga tidak berpenghuni dengan vegetasi bakau yang rimbun. Perairan di antara pulau-pulau kecil itu membentuk kanal-kanal dan menjadi tujuan kayak dan standup paddleboarding (SUP).

Lokasi pulau resor ini terbilang dekat dengan daratan utama Pulau Belitung. Pelabuhan Pegantungan di Tanjung Ruk merupakan akses menuju Leebong Island Resort. Dengan menggunakan perahu motor cepat, penyeberangan dari pelabuhan ke resor ditempuh selama 5 menit. Sedangkan dengan perahu kayu tradisional milik nelayan setempat, berkapasitas maksimal 15 orang, ditempuh selama 20 menit. Dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin di Tanjung Pandan ke pulau resor itu total ditempuh selama 65 menit.***(Yun Damayanti) 

SANTIKA INDONESIA GELAR SANTIKA FAIR 2023, AJAK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA BERKOLABORASI LAGI

SANTIKA INDONESIA GELAR SANTIKA FAIR 2023, AJAK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA BERKOLABORASI LAGI

Tourism for Us – Grup hotel Santika mengajak pelaku industri pariwisata untuk berkolaborasi lagi demi membangun bisnis dan ekonomi yang lebih baik. Jaringan hotel nasional ini siap menggelar empat Santika Fair B2B sepanjang tahun 2023 dengan mengangkat tema ‘’Let’s Collaborating!’’ Event B2B itu sekaligus untuk [more]