Author: admin

SAMBUT TAHUN BARU IMLEK 2023 ASTON SENTUL LAKE RESORT & CONFERENCE CENTER HADIRKAN PILIHAN 150+ MENU

SAMBUT TAHUN BARU IMLEK 2023 ASTON SENTUL LAKE RESORT & CONFERENCE CENTER HADIRKAN PILIHAN 150+ MENU

Tourism for Us – Bagi wisatawan yang berencana ke Bogor akhir pekan ini, yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, akan ada banyak kegiatan yang bisa dilihat. Salah satunya di Jalan Suryakencana yang merupakan kawasan pecinan lama. Tetapi, bagi wisatawan yang hanya ingin bersantai menikmati [more]

INDONESIA TRAVEL FAIR 2023 BANTU DORONG PERGERAKAN WISNUS

INDONESIA TRAVEL FAIR 2023 BANTU DORONG PERGERAKAN WISNUS

Tourism for Us – Indonesia Travel Fair (ITF) 2023 akan berlangsung pada 17 hingga 19 Februari 2023 di Mall Kota Kasablanka Jakarta. Penyelenggaraan ITF tahun ini diharapkan semakin mendorong perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) dalam payung program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). Salah satu upaya untuk [more]

MELIHAT MASA DEPAN B-TO-B HOSPITALITY DI MGCONNECT

MELIHAT MASA DEPAN B-TO-B HOSPITALITY DI MGCONNECT

Tourism for Us – Pasar B-to-B di pariwisata masih eksis. B-to-B di industri apa pun akan cerah saat beralih ke platform digital. Dan itu juga berlaku untuk industri hospitality, salah satu sektor di pariwisata.

Sama seperti pasar konsumen, mekanisme pasar B-to-B hospitality juga semakin terdigitalisasi. Pasar B-to-B hospitality semakin sibuk seiring dengan volume dan permintaan perjalanan yang terus meningkat.

Pasar ini juga membutuhkan sarana dan alat yang dapat mempermudah pekerjaannya, memperluas pemasaran dan meningkatkan penjualan, serta memperbaharui pelayanannya terus-menerus guna memenuhi ekspetasi para pelanggannya maupun mengikuti permintaan pasar. Pemain pasar antarbisnis bukan hanya sebatas pemain konvensional tetapi juga termasuk pelaku-pelaku travel tech di industri perjalanan dan pariwisata di antaranya online travel agents (OTA).

Tiga narasumber di MGConnect 2023 dari kiri ke kanan: Presiden Direktur MG Group Brett Henry, CEO Archipelago International John Flood, dan Budi Tirtawisata mewakili GIPI dan PHRI.(Foto: MG Group)

Masa depan B-to-B Hospitality

Masa depan B-to-B bukan lagi model grosir (wholesale) tradisional seperti yang berjalan selama ini tetapi juga sudah menjadi sebuah pasar B-to-B digital.

‘’Kami di MG Group meluncurkan platform digital B-to-B hospitality pada 2019. Kami mengubah bisnis dari traditional wholesale menjadi pasar B-to-B digital. Pasar B-to-B memang mendapat sedikit perhatian, tidak semenarik seperti pasar konsumen. Tetapi, orang-orang yang ada di dalam B-to-B hospitality juga membutuhkan bantuan. Mereka membutuhkan bantuan untuk mengakses konten hotel, proses yang lebih mudah dan sederhana, dan lain-lain,’’ ujar Brett Henry, President Director of MG Group.

Brett mengungkapkan, sebuah perusahaan agen perjalanan/operator tur sudah pasti mempunyai inventaris hotel. Sekarang bagaimana agen-agen perjalanan/operator tur bisa mengakses konten hotel-hotel. Di Indonesia saja misalnya, ada puluhan ribu hotel. Mereka dapat pergi dan mencoba untuk memiliki koneksi dengan masing-masing hotel secara digital. Kemudian mereka menyadari ada begitu banyak koneksi untuk dikelola bahkan untuk mempertahankannya. Di sinilah sebuah platform digital B-to-B hospitality berperan untuk memberikan akses ke semua itu.

MG Group menyadari kebutuhan ini. Dengan memanfaatkan platform teknologi, MG menyediakan layanan distribusi dan pemasaran yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan bagi hotel, perusahaan, dan ritel perjalanan di ekosistemnya. Platform yang dibangun MG berfokus pada teknologi, tetapi juga didorong oleh pelanggan.

“MG is committed to helping agencies and hotels grow and win.  MGConnect has become an iconic event to facilitate and strengthen relationships between the markets top travel buyers and hotels from around the region,” tutur Brett.

MG Group meluncurkan platform digital B-to-B hospitality pada tahun pariwisata global mencapai puncaknya kemudian terpukul telak oleh pandemi COVID-19. Dengan perjalanan mulai bergerak sedikit pada akhir 2020 kemudian bertambah terus-menerus, MG sudah bisa meraih keuntungan dan merasakan hasil dua kali lipat berdasarkan volume pada bulan Oktober 2021. 

‘’Untuk bisnis MG sendiri, kami sangat optimis karena kami tahu kami sedang membangun pasar. Pasar perjalanan belum dua kali lebih besar daripada tahun 2019. Hotel melakukan dua kali lipat. Maskapai penerbangan juga melakukan sebanyak itu. Tapi, kami melakukan dua kali lebih banyak berdasarkan volume,’’ pungkas Brett.

MGConnect, event B-to-B hospitality terbesar di Asia Tenggara

MGConnect 2023 merupakan event B-to-B hospitality terbesar di Asia Tenggara. Event ini telah berlangsung selama sehari penuh pada Rabu, 11 Januari 2023, di Aston Kartika Grogol, Jakarta. Event dihadiri oleh perusahaan-perusahaan wholesale, operator tur, agen perjalanan, dan OTA terkemuka Indonesia selaku buyers. Dan hotel-hotel terkemuka dari seluruh Asia Tenggara berpartisipasi sebagai sellers.

Peserta hotel datang dari seluruh Asia Tenggara termasuk Indonesia, Brunei, Malaysia, Maladewa, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam. Sedangkan buyers berasal dari Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Jawa Tengah, Balikpapan, dan Batam.

MGConnect tahun ini dimulai dengan konferensi yang menghadirkan para pemimpin industri. Konferensi dimulai dengan Presiden Direktur MG Group Brett Henry yang berbagi cerita tentang MG dan model pasar perhotelan. Diikuti oleh Budi Tirtawisata mewakili asosiasi GIPI ( Gabungan Industri Pariwisata Indonesia ) dan PHRI ( Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia ) yang berbicara tentang gelombang baru pariwisata dan perhotelan. Dan diakhiri dengan diskusi panel perhotelan yang dimoderatori oleh Brett Henry dan John Flood, CEO Archipelago International, selaku pembicara.

MG menerapkan travel exchange secara free flow untuk pertama kali di MGConnect 2023. Sebelumnya, travel exchange dilakukan dengan sistem roundrobin.

MGConnect 2023 menjadi pameran tempat pembeli dan penjual terlibat untuk pendidikan dan pengembangan peluang bisnis baru. Acara sehari penuh itu ditutup dengan cocktail networking reception, makan malam dan hiburan dari para penampil papan atas di Jakarta.***(Yun Damayanti) 

CONDOTEL, PILIHAN AKOMODASI EFEKTIF UNTUK LIBURAN BERSAMA KELUARGA

CONDOTEL, PILIHAN AKOMODASI EFEKTIF UNTUK LIBURAN BERSAMA KELUARGA

Tourism for Us – Salah satu tantangan saat berlibur bersama keluarga adalah bagaimana mengumpulkan semua anggota dalam satu ruangan (room). Setiap orang tua mesti ingin tetap dapat mengawasi anak-anaknya selagi mereka bersantai. Dua kamar bersebelahan yang terhubung (connecting room) tidak banyak unitnya dan tidak selalu [more]

GRAND DAFAM BRAGA BANDUNG DAN CERMINAN KETAHANAN INDUSTRI PERHOTELAN BANDUNG RAYA 2023

GRAND DAFAM BRAGA BANDUNG DAN CERMINAN KETAHANAN INDUSTRI PERHOTELAN BANDUNG RAYA 2023

Tourism for Us – Industri hospitality Indonesia masih tangguh. Kinerja tingkat hunian dan revenue yang dicapai selama triwulan terakhir 2022 dirasakan jadi cerminan yang akan terjadi pada 2023, khususnya bagi industri hospitality di Bandung Raya, Jawa Barat. Badai pandemi COVID-19 memang telah merusak bisnis selama [more]

DIPLOMASI KOPI DAN MAKNANYA BAGI INDONESIA

DIPLOMASI KOPI DAN MAKNANYA BAGI INDONESIA

Tourism for Us – Kopi tidak saja memiliki nilai ekonomi tetapi juga nilai sosial kebudayaan. Tren konsumsi kopi akan bertahan lama karena berakar pada budaya. Namun, diplomasi kopi Indonesia tidak boleh semata difokuskan mengenai ekonomi dan kebudayaan tetapi juga keberlanjutan ekosistem atau lingkungan hidup dan kesejahteraan para petaninya.

La Maison de la Indonesie di Paris, Perancis, memilih menggunakan ‘kopi’ dan menggunakan biji kopi asli dari Indonesia untuk mempromosikan kopi Indonesia. Pemasaran produk kopi Nusantara didukung kegiatan cupping, workshop dan informasi dalam bentuk peta daerah penghasil kopi dan printed material. (Foto: La Maison de la Indonesie)

Tiga orang mantan duta besar (dubes) RI, diplomat-diplomat senior di Kementerian Luar Negeri (Kemlu), angkat bicara dalam diskusi tutup tahun 2022 Forum Strategis Arah Bangsa (FOSTRAB). Diskusi diadakan di Digra Coffee & Eatery, Jakarta Selatan. Diskusi mengenai Diplomasi Kopi ini dipandu oleh J.Malik, CEO Digra Foundation. Diskusi tersebut membahas beberapa aspek yang diperlukan dalam memperjuangkan kopi Nusantara.

Bagas Hapsoro, Mantan Dubes RI untuk Swedia, mengatakan, dalam diplomasi tidak boleh semata difokuskan mengenai ekonomi dan kebudayaan tetapi juga ekosistem atau lingkungan hidup.

‘’Kalau hanya mementingkan faktor ekonomi tanpa kesinambungan maka kopi Indonesia akan berkurang baik dari segi produktivitas maupun kualitasnya,’’ ujar Bagas.

Program Diplomasi Kopi telah dimasukkan ke dalam tugas sebuah Tim di Kementerian Luar Negeri mulai dua tahun lalu. Kemlu juga telah memasukkan pelajaran kopi dalam kurikulum Diklat Kemlu.

Sementara itu, Prayono Atiyanto, mantan Dubes RI untuk Azerbaijan juga Diplomat Ahli Utama Kemlu, menambahkan, sudah saatnya segenap elemen bangsa memikirkan tentang KOPI, bukan coffee.

‘’’Kopi’ itu bentuk sikap nasionalisme meskipun Indonesia memiliki keberagaman jenis dan nama kopi dari masing-masing daerah,’’ kata Prayono.

Secara khusus, menurut Prayono, sesuai arahan Wamenlu RI Mahendra Siregar pada tahun 2021, upaya diplomasi perlu difokuskan pada upaya peningkatan ekspor kopi specialty Indonesia. Ini penting untuk mendorong partisipasi semua stakeholders secara inklusif.

Prayono menjelaskan tentang pentingnya platform digital bernama Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA LAC) yang secara resmi diluncurkan Menteri Luar Negeri RI pada 2020. Kemudian, Kemlu mengembangkan platform ini menjadi lebih luas dari kawasan Amerika Selatan dan Karibia menjadi Kawasan Amerika dan Eropa dengan nama INA ACCESS.

INA ACCESS merupakan platform milik bersama. Semua pihak dapat memanfaatkannya untuk hal-hal terkait promosi bidang perdagangan, investasi dan pariwisata. Untuk pelaku usaha (exhibitor) dapat bergabung secara gratis tanpa pungutan biaya apapun.

Kehadiran INA ACCESS berupaya menciptakan kesempatan bagi user pelaku usaha Indonesia dengan pelaku usaha di kawasan Amerika-Eropa (Amerop). Bisnis Forum INA-Eropa telah menghasilkan nilai bisnis USD 6,8 juta.  

Pada kesempatan yang sama, Djumantoro Purbo, mantan Dubes RI untuk Slovakia menyatakan, ‘’Kopi tidak saja memiliki nilai ekonomi tetapi juga value sosial kebudayaan. Tren konsumsi kopi akan bertahan lama karena berakar pada budaya,’’’ ujar diplomat senior yang satu ini.

Dia memberi contoh Slovakia. Negara ini telah mencari jati diri dengan pertumbuhan ekonomi. Ketika ekonomi menggeliat naik, lahirlah kelompok elit yang dalam status sosial – minum kopi luwak itu sangat mewah, layaknya hotel bintang lima.

‘’Ini dapat dimanfaatkan untuk merepresentasikan sebagai kopi Indonesia.  Karena Kopi Luwak dapat menjadi jati diri Indonesia,’’ pungkas Djumantoro.

Di akhir pembicaraan, ketiga diplomat senior itu sepakat bahwa kopi kian relevan dibahas pada saat semua negara tidak dapat menghindari resesi dan kerawanan pangan. Ketahanan pangan harus kuat. Dengan kopi yang para petaninya sejahtera dan dengan pengelolaan lingkungan yang semakin baik. ***(Yun Damayanti)

CAPAIAN PARIWISATA INDONESIA 2022 LAMPAUI TARGET, LEBIH OPTIMIS PADA 2023

CAPAIAN PARIWISATA INDONESIA 2022 LAMPAUI TARGET, LEBIH OPTIMIS PADA 2023

Tourism for Us – Capaian pariwisata Indonesia pada 2022 melampaui target. Setelah penanganan krisis pandemi yang baik, pelonggaran syarat perjalanan dan fasilitasi perjalanan internasional menjadi kunci berikutnya untuk memulihkan sektor pariwisata. Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 3,5 juta hingga 7,4 juta pada tahun [more]

PESONA BUDAYA DAYAK TOMUN DI DESA RIAM TINGGI, LAMANDAU

PESONA BUDAYA DAYAK TOMUN DI DESA RIAM TINGGI, LAMANDAU

Tourism for Us – Pelayanan dan sikap warga Desa Riam Tinggi membuat setiap wisatawan yang datang betah. Mereka merasa menjadi bagian dari kampung Dayak Tomun walaupun hanya tinggal sesaat. Hospitality warga di salah satu desa wisata di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, ini telah diakui baik [more]

INI TREN PERJALANAN 2023, OPERATOR TUR WAJIB TAHU

INI TREN PERJALANAN 2023, OPERATOR TUR WAJIB TAHU

Tourism for Us –  Teknologi perjalanan (travel tech), hubungan antarmanusia, dan business leisure (bleisure) menjadi tiga kunci utama tren perjalanan 2023. Travel tech akan semakin dalam mempengaruhi bagaimana orang-orang melakukan perjalanan. Namun pada saaat yang sama, semakin banyak juga wisatawan mencari pengalaman lebih dalam melalui interaksi sosial dengan komunitas lokal. Perjalanan bleisure akan semakin mix tahun depan. Pelakukanya tidak hanya individu yang bekerja jarak jauh (remote working) tetapi juga korporasi-korporasi.

Ritual penyambutan tamu di rumah panjang. Rumah tradisional suku Dayak ini sekaligus menjadi homestay wisatawan di Desa Riam Tinggi,Lamandau,Kalimantan Tengah.(Foto: Gogo/Pokdarwis Riam Tinggi)

Indonesian Inbound Tour Operator Association (IINTOA) belum lama ini mengkaji tren perjalanan apa yang mesti diketahui oleh para operator tur di Indonesia pada 2023. Kajian dilakukan oleh Bondan Nurdiyanto, founder IINTOA. Hasil kajian itu pertama kali dipresentasikan di depan civitas academica Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta akhir November lalu.

Pada kuliah umum bertema Travel Business In Future After Pandemic COVID-19 di kampus STP Trisakti pada 29 November 2022, Bondan Nurdiyanto bersama Jongki Adiyasa, owner PT Nusa Ina Leisure, mengungkapkan lima prediksi tren perjalanan 2023 sebagai berikut:

  1. Konsumen menginginkan pengalaman yang dipersonalisasi dan mempesona  

Google melakukan sebuah studi dan hasilnya menunjukan, 57% pejalan menginginkan tur mereka berikutnya dapat dibuat berdasarkan preferensi dan kebiasaannya. Sebanyak 36% pejalan mengatakan bersedia membayar harga premium yang signifikan atas sebuah produk atau jasa.

Itu artinya dibutuhkan pengalaman seseorang untuk menciptakan pengalaman-pengalaman yang mampu membuat wisatawan menikmati budaya yang berbeda sama sekali selama tinggal di destinasi.

2. Sertakan wisatawan dalam strategi pemasaran

Setiap perusahaan operator tur mesti menyadari bahwa sekarang adalah era visual-first social media. Perusahaan dapat memanfaatkan user-generated content (UGC) yang dibuat oleh pelanggan sebagai testimoni perjalanan otentik yang visual.

3. Jadikan pengalaman pemesanan menyenangkan

Dalam ranah perjalanan online, orang ingin bertindak berdasarkan keinginannya saat mereka ingin mengambil keputusan. Namun, saat ini hanya 56% operator tur dengan situs web yang menawarkan layanan pemesanan instan. Sementara, industri perhotelan sudah melakukannya sekitar tiga tahun terakhir.

4. Keterlibatan yang lebih besar dengan komunitas lokal

Wisatawan semakin sadar akan dampak yang mereka timbulkan terhadap komunitas dan lingkungan lokal saat bepergian. Menurut laporan Sustainable Travel International, generasi milenial, segmen konsumen yang tumbuh paling cepat dalam perjalanan adalah “aktif, suka berpetualang, terhubung, dan sadar sosial serta ingin terlibat dengan tempat-tempat yang mereka pedulikan”. Mereka ingin memberi kembali kepada komunitas lokal di destinasi.

Menurut kajian IINTOA, 90% wisatawan milenial menganggap mencoba makanan lokal sangat penting. Bahkan seringkali lebih penting daripada museum, monumen dan pantai.

5. Pastikan Pengalaman Seluler Positif bagi pelanggan  

Sebagian besar wisatawan mencari inspirasi dan produk perjalanan secara online. Semakin banyak wisatawan memesan pada menit terakhir. Dan kebanyakan melakukannya di ponsel.

Secara statistik menunjukkan, 26% pencarian perjalanan di AS dimulai dari perangkat seluler. Untuk Eropa angkanya naik menjadi 47%. Dan di Asia mencapai 40%.  

Perusahaan operator tur sekarang mau atau tidak mau untuk mengoptimalkan pengalaman pemesanan dan pembelian secara digital dan mobile. Desain responsif situs web dan media sosial akan dapat memberi pengalaman pemesanan lebih baik dan menyenangkan bagi pelanggan.

Seiring dengan tren perjalanan, IINTOA juga mengkaji beberapa langkah pemasaran yang bisa dilakukan oleh operator tur sebagai berikut:

  1. Pemasaran dilakukan secara visual dan memamerkan pengalaman unik secara efektif ke setiap pasar untuk mengakomodasi permintaan personalisasi pengalaman.
  2. Konten dari pelanggan (UGC) bisa dimasukkan jadi konten marketing selain visualiasi konten yang dibuat sendiri oleh perusahaan. Ada banyak kanal bisa digunakan untuk membangun lebih banyak interaksi dengan pelanggan. Dalam hal ini, penting bagi operator tur mengetahui dan mapping pelanggannya paling banyak berada di mana. 
  3. Selain testimoni visual dari pelanggan, operator tur juga bisa mengunggah konten-konten visual bagaimana perusahaan bekerja sama dengan komunitas lokal menciptakan pengalaman-pengalaman unik.
  4. Tambahkan tombol Calls to Action (CTA) pada gambar yang akan memandu pelanggan ke portal pemesanan. Ini akan mengkonversi keinginan wisatawan menjadi pemesanan setelah melihat visual yang inspiratif.  

Travel tech, hubungan antarmanusia, dan bleisure

Dikutip dari Travel Pulse, Amadeus telah mengeluarkan tren perjalanan 2023. Menurut salah satu perusahaan travel tech terkemuka dunia ini, kesadaran untuk mengurangi dampak terhadap bumi dan meningkatkan hubungan antarmanusia saat traveling semakin tinggi.

Kemudian, yang diprediksi akan menjadi tren tahun depan adalah bepergian ringan (traveling light). Ini lebih penting daripada koper desainer yang hanya menunjukkan simbol status.

Traveling light menciptakan poros bisnis baru untuk hotel dan resor dan bisnis lokal. Karena hotel dan resor akan memudahkan para tamunya dengan menawarkan sewa barang-barang yang lebih besar seperti peralatan dan perlengkapan olahraga di destinasi.

Salah satu grup perjalanan korporasi dari Nepal di penghujug 2022.Perusahaan mengirim karyawannya ke Bali untuk mengikuti pelatihan dan kemudian berwisata.(Foto: Eddie Tarsisius/Absolute Indonesia DMC)

Selanjutnya, kita akan melihat pekerja jarak jauh mengalami gaya hidup yang lebih nomaden karena semakin banyak perusahaan memformalkan kebijakan “bekerja dari mana saja” bagi karyawannya.

Perjalanan bisnis kembali lagi dengan perbedaan. Tren terbaru dari ’’bonding business breaks” adalah menyatukan tim perusahaan untuk menjalin kembali ikatan, berkolaborasi, dan memperkuat hubungan tetapi dilakukan jauh dari kantor.

Metaverse adalah agen perjalanan jenis baru yang memberikan pengalaman budaya yang lebih dalam secara online. Ini adalah percobaan-sebelum-Anda-membeli.

Daniel Batchelor, Wakil Presiden, Pemasaran Korporat Global, Komunikasi, dan Tanggung Jawab Sosial untuk Amadeus mengatakan, dunia biasa memprediksi dampak teknologi pada perjalanan dengan cara yang sepenuhnya fisik, memvisualisasikan yang semakin besar dan moda transportasi yang lebih cepat. Masa depan sekarang ada di sini, dan terlihat sangat berbeda. Orang-orang ingin mengurangi dampaknya terhadap bumi sambil mengutamakan hubungan manusia dan masyarakat luas.

Hotspot.earth menguraikan lebih jauh tren perjalanan tahun depan dengan menunjukkan bahwa tren perjalanan bleisure akan tumbuh pada tahun 2023. Yang dimaksud dengan bleisure adalah perjalanan bisnis akan meluas ke kegiatan rekreasi. Para pakar pariwisata pun memperkirakan, lebih banyak orang melakukan perjalanan bleisure pada tahun 2023.

Otomatisasi tidak hanya mendigitalkan pemesanan tetapi juga membuatnya ramah seluler. Karena 3 hingga 5 pemesanan online dilakukan dari ponsel.

Otomatisasi tidak hanya meningkatkan volume penjualan tetapi juga membuat iklan lebih terjangkau bagi perusahaan perjalanan dan pelanggan menikmati kenyamanannya. Perusahaan perjalanan yang telah menggunakan teknologi reservasi melihat lonjakan pertumbuhan bisnis dan menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Personalisasi itu penting. Menurut beberapa mesin pencari seperti Google dan Bing, 61% wisatawan percaya bahwa perusahaan harus menyesuaikan pengalaman membeli mereka, berdasarkan perilaku dan pengalaman pribadi mereka. Personalisasi menawarkan opsi fleksibel yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan pengalaman ini, perusahaan dapat mencapai kepuasan dan konversi pelanggan yang lebih baik, serta membantu strategi pemasaran digital perusahaan dan menganalisis perilaku pelanggan.

Jadi sudah pasti bepergian akan lebih didukung teknologi pada tahun 2023. Studi Harvard terbaru menyebutkan, teknologi akan sangat penting dalam mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Ekowisata akan menjadi tren pemasaran utama pada tahun 2023. Ini mendorong penggabungan gairah dan perjalanan dengan mendukung pertumbuhan segera. Dalam hal itu akan mencakup pariwisata aktif (active tourism), perjalanan transformasi (transformation travel), dan wisata pengalaman (experience tourism).

Banyak pelancong yang bosan berlibur di tempat-tempat yang dibanjiri turis. Mereka mencari pengalaman yang lebih baik di setiap tempat yang ingin dikunjungi. Mereka mencari perusahaan-perusahaan perjalanan yang punya reputasi yang memungkinkan mereka bergaul dengan mudah dengan penduduk setempat. Tren tersebut menunjukkan bahwa bepergian lebih dari sekadar kesenangan tetapi bertujuan untuk membuat perbedaan dalam kehidupan masyarakat.

Adaptasi dan keberlanjutan bisnis

Dalam paparannya pada kuliah umum di STP Trisakti, IINTOA juga  mengidentifikasi beberapa kunci adaptasi bagi perusahaan operator tur, yakni:

  1. Jika eksekutif perusahaan operator tur adalah ‘The Doers’ maka dia bisa melakukan multipekerjaan.
  2. Sebuah perusahaan operator tur yang juga berkecimpung di bidang IT bisa sekaligus menjadi pencipta konten (content creator).
  3. Perusahaan operator tur dituntut dapat menciptakan program tur dan kalkulasi biaya dengan cepat dan akurat.
  4. Pengusaha operator tur harus menjadi riil konsultan tours and travel.

Agar bisnis operator tur dapat bertahan dan berkelanjutan maka sebuah perusahaan operator tur:

  1. Harus bisa beradaptasi dengan ekspetasi konsumen yang berubah sangat cepat.
  2. Harus menonjol
  3. Seringkali keberhasilan bisnis operator tur melibatkan navigasi agen perjalanan, operator tur lainnya, dan pihak ketiga termasuk situs pemesanan.

***(Yun Damayanti, dirangkum dari berbagai sumber)        

PERWAKILAN TO/TA DAN PERHOTELAN: PERJALANAN WISMAN KE INDONESIA MASIH ON SCHEDULE

PERWAKILAN TO/TA DAN PERHOTELAN: PERJALANAN WISMAN KE INDONESIA MASIH ON SCHEDULE

Tourism for Us – Perwakilan dari industri operator tur/agen perjalanan dan perhotelan menyampaikan, tidak ada pembatalan pemesanan perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya ke Bali. Pembatalan besar-besaran perjalanan ke Indonesia setelah Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) minggu [more]