Tourism for Us – Sekitar satu jam dari tengah kota Ambon, The Natsepa Resort and Conference Center menjadi destinasi 1-stop di ibukota Provinsi Maluku. Resor tepi pantai ini menawarkan akomodasi, venue MICE dan paket-paket wisata eksplorasi. Mulai dari menyelam, atraksi utama Kepulauan Maluku, hingga mengunjungi [more]
Tourism for Us – Plateu atau dataran tinggi Ijen yang termasuk wilayah Kabupaten Bondowoso tidak kalah indah dari Gunung Ijen dengan api biru dan momen mayestik saat matahari terbit. Di sana ada sejarah geologi yang masih misterius dan kisah perkebunan-perkebunan di pedalaman Pulau Jawa beserta [more]
Tourism for Us – HAYO Travel, sebuah platform e-commerce khusus produk-produk perjalanan dan wisata, terus membangun ekosistem pemasarannya. Platform ini membuka kesempatan untuk menjadi resellers.
Salah satu syarat untuk menjadi reseller adalah mempunyai situs (website). Kemudian, calon reseller mengajukan permohonan dengan mengirimkan surat elektronik (surel) ke info@hayo.travel. Setelah diproses, HAYO Travel akan mengirimkan kode API. Kode tersebut dimasukkan ke dalam situs milik reseller. Pemasangan API hingga Live di situs hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Konsumen yang mengunjungi situs dan tertarik bisa bertransaksi langsung di situ (Look, Book, Pay).
Setiap transaksi yang dilakukan melalui situs reseller akan memperoleh bayaran sebesar 5 persen dari nilai transaksi. Dan laporan transaksi akan dikirimkan melalui surel secara berkala.
Platform HAYO yang ditempelkan tidak akan mengganggu kinerja situs milik reseller. Selain itu, pemilik situs bisa mengatur sendiri tampilan platform dan maintainance yang mudah. Bahriyansyah, Direktur HAYO Travel, mengatakan, kesempatan ini terbuka bagi siapa saja dan tidak terbatas hanya untuk para pelaku industri pariwisata. Sampai saat ini, lebih dari 9000 suppliers dari seluruh Indonesia bergabung dengan platform HAYO Travel.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Banyak sekali barang-barang yang bisa dijadikan oleh-oleh dari Bali. Mulai dari kain bali, busana, aksesoris, hingga kuliner seperti buah salak, kacang bali, kue pia susu dan lain-lain. Berikut ini produk-produk buatan asli Bali lainnya yang bisa dijadikan oleh-oleh selain barang-barang tadi [more]
Tourism for Us – Setelah menetapkan kawasan Nusa Dua, Ubud dan Sanur jadi koridor pertama dalam pembukaan kembali pariwisata di Bali, kemudian menggenjot vaksinasi COVID-19 bagi pelaku pariwisata dan masyarakat, pemerintah akan meluncurkan program Work From Bali yang menurut rencana mulai kuartal ketiga atau Juli [more]
Tourism for Us – Pemerintah terus mematangkan persiapan di kawasan Nusa Dua, Sanur, dan Ubud yang akan dibuka terlebih dahulu untuk kegiatan pariwisata secara penuh di Pulau Bali. Selain itu, persiapan di ketiga kawasan tersebut juga punya misi menyatukan berbagai komponen untuk membangun, menata, mengontrol, dan mempromosikan destinasi yang bertanggung jawab, berkualitas, dan berkelanjutan.
Club Med Bali,salah satu resor keluarga di kawasan Nusa Dua. (Foto: Club Med)
Berikut ini adalah poin-poin paling menarik dari ketiga kawasan tersebut.
Ubud
Kawasan Ubud di Kabupaten Gianyar sudah terkenal sebagai pusat budaya dan seni di Bali. Di sini melahirkan banyak seniman berbakat. Pertunjukan tarian bali diselenggarakan setiap hari di puri-puri. Selain itu, keindahan alam dan lingkungan yang masih alami dan asri menjadi keunggulan lainnya. Kawasan ini memang kental dengan nuansa seni dan spiritual.
Nusa Dua
Nusa Dua identik dengan kawasan resor mewah kelas dunia. Sebagian besar wisatawan yang berlibur ke Nusa Dua tertarik untuk liburan di resor-resor pantai dengan halaman berpasir putih.
Di dalam kawasan Nusa Dua, selain beraktivitas di pantai, wisatawan juga dapat menonton pertunjukan budaya, mengunjungi Museum Pasifika, dan belanja.
Sanur
Kawasan pantai Sanur berada di bagian timur, salah satu tempat berburu momen matahari terbit di kantong pariwisata Pulau Dewata. Pantai landai dan ombak yang lebih tenang membuatnya cocok untuk berenang dan ramah terhadap pengunjung anak-anak. Dibandingkan dengan kawasan Kuta-Legian, suasana di Sanur tidak terlalu hiruk pikuk sehingga kawasan ini diminati oleh banyak wisatawan keluarga dan lanjut usia.
Pada akhir Mei 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, “Saya berharap tercipta pengelolaan destinasi berkualitas dan berkelanjutan di Nusa Dua, Sanur, dan Ubud. Sehingga ketiga kawasan tersebut dapat dijadikan sebagai contoh konkrit untuk meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan mancanegara. Ini demi reputasi destinasi pariwisata Indonesia.” ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Di tepi Danau Buyan di utara Pulau Bali ada tempat berkemah yang asyik. Warga lokal memilih tempat ini untuk membawa keluarganya menikmati berkegiatan di luar ruang. Nantinya, wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara juga bisa memasukkan tempat berkemah yang bertetangga dengan salah [more]
Tourism for Us – Jaringan jalan raya yang semakin terkoneksi, khususnya di Pulau Jawa, membuat pelaku industri transportasi darat pun semakin kreatif. Pandemi COVID-19 mempercepat akselerasi kreatifitas guna memenuhi permintaan alat transportasi darat yang aman untuk perjalanan grup. Trans Jaya Bis Pariwisata, penyedia layanan sewa [more]
Tourism for Us – Pasar pariwisata dan pertemuan bisnis pelaku industri pariwisata di Indonesia bergeliat kembali setelah hiatus selama 18 bulan akibat pandemi COVID-19. Pasar pariwisata dan pertemuan bisnis mulai diselenggarakan secara offline dan online.
BBTF 2021
Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2021 merupakan pasar pariwisata dan pertemuan bisnis industri pariwisata berskala internasional dan cukup besar pertama yang diselenggarakan di Indonesia.
BBTF ketujuh berlangsung pada 8-12 Juni 2021 dengan pertemuan bisnis (travel exhange/travex) pada 10-11 Juni 2021 yang dilangsungkan secara hybrid. Selama dua hari travex, buyers domestik berkesempatan bertemu langsung dengan sellers di Bali International Convention Center (BICC), The Nusa Dua. Sedangkan pembeli internasional bertemu secara virtual dengan jadwal yang disesuaikan waktu asal negara masing-masing buyers.
Pada tahun ini, BBTF diikuti 145 sellers dari 15 provinsi dan 70-80 persen berasal dari Bali. Sellers dari lima destinasi super prioritas juga hadir.
Total 183 buyers hadir. Sebanyak 116 pembeli domestik datang langsung ke Bali dan 67 buyers internasional, diantaranya berasal dari Inggris Raya, Irlandia, Perancis, Australia dan Amerika Serikat, memastikan mengikutinya BBTF 2021 secara virtual. Dari 67 buyers internasional 11 diantaranya dari Inggris Raya dan Irlandia. Mereka berkomitmen mendukung pemulihan pariwisata secara bertahap di Bali. Dnata Travel UK, British Airways Holiday, Premier Holiday adalah beberapa buyers dari Inggris yang sudah memastikan kehadirannya. Dan 50 dari 116 pembeli domestik berasal dari 14 provinsi, termasuk 20 perusahaan operator tur domestik yang dibawa oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam sebuah program yang dikemas dalam bentuk famtrip.
BBTF 2021 mengangkat tema Exploring Sustainable and Wellness Tourism.Sellers menampilkan produk-produk barunya dan memperkenalkan konsep pariwisata berkelanjutan dan wellness.
Ketua Komite BBTF 2021 I Ketut Ardana menyampaikan, BBTF menyampaikan informasi terkini di Indonesia, di Bali khususnya, dan edukasi kepada masyarakat dan mitra-mitra kerjanya serta buyers di luar negeri. Event yang diadakan secara offline di Bali pun dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan berdasarkan CHSE secara disiplin.
AJTM 2021 virtual
ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) 2021 akan diselenggarakan secara virtual pada 17 Juni 2021. Event ini menargetkan sebanyak 60 sellers dan 120 buyers. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta mendukung AJTM 2021.
Jogja Business Day 2021
Pelaku industri pariwisata di Yogyakarta akan bertemu secara offline pada 17 Juni 2021 dalam Jogja Business Day di Grand Rohan Hotel. Program B-to-B ini dilaksanakan secara tatap muka penuh. Kemudian, program B-to-C berupa pameran pariwisata diselenggarakan selama dua hari pada 18-19 Juni 2021 di Sleman City Hall. Kedua program itu diadakan guna memutakhirkan informasi produk-produk pariwisata di Yogyakarta. Walaupun kedua program tersebut bersifat lokal, dari dan untuk pelaku pariwisata Yogyakarta, sellers dan buyers dari luar Yogyakarta akan disambut. Target dari event ini adalah pasar domestik.*** (Isi tulisan telah diperbaharui sesuai dengan informasi dan data terbaru dari event) (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Apakah traveler sudah datang ke Bali berkali-kali atau ini perjalanan pertama kali, ketahui tiga fakta unik ini yang akan membuat betah selama Work from Bali. Destinasi Favorit Digital Nomad Sebenarnya, Bali sudah lama jadi tujuan bekerja dari jauh (working remotely) di [more]