Tourism for Us – Pemerintah mempercepat uji coba tanpa karantina dan pemberlakuan kembali Visa on Arrival (VOA) untuk tujuan wisata di Pulau Bali bagi pelaku perjalanan dari luar negeri baik dengan transportasi udara dan laut. Kebijakan relaksasi ini menjadi harapan baru baik bagi pelaku industri [more]
Tourism for Us – Pemuteran tidak hanya indah di bawah permukaan lautnya saja tetapi daratannya juga keren. Desa di Gerokgak, Buleleng, ini dikelilingi barisan perbukitan berselimut padang rumput. Perbukitan di desa itu semakin populer di kalangan traveler penyuka trekking beberapa tahun belakangan. Orang-orang suka trekking [more]
Tourism for Us – Pantai-pantai di kawasan Uluwatu unik. Pada umumnya berupa pantai sempit di bawah tebing karang. Pasir kuning keemasannya muncul ketika air laut pasang surut. Pantai-pantai di sana sangat dikenal di kalangan peselancar karena memiliki ombak tinggi dan panjang. Namun, asal tahu tempat dan waktunya, wisatawan umum pun bisa menikmati pantai-pantai itu.
Pantai Labuan Sait atau Padang-padang.(Foto: Yun Damayanti)
Satu di antaranya adalah pantai Labuan Sait. Nama lainnya Padang-padang. Pantai ini mempunyai bagian landai dan terbuka tempat wisatawan menikmati mandi sinar matahari beralas kain. Di sisi kiri dan kanannya ada pantai-pantai sempit dan berada di celah-celah antara karang dan dinding tebing. Celah-celah tersebut menjadi ‘goa sembunyi’ bagi sebagian pengunjung. Perairan di sekitar pantai juga aman direnangi bahkan bagi pengunjung anak-anak di bawah pengawasan orang tua.
Karang-karang di bibir pantai membentuk cekungan-cekungan yang akan menjadi kolam-kolam kecil saat pasang surut. Menurut situs-situs informasi jadwal ombak yang biasa digunakan oleh para peselancar, waktu pasang surut di pantai ini antara pukul 13.00 hingga 17.00 atau 18.00, tergantung pada cuaca. Kolam-kolam kecilnya terbentuk antara pukul 13.00-14.00. Lewat dari itu air laut mulai meninggi dan ‘menenggelamkan’ kolam-kolam kecil tadi.
Pengunjung mesti meniti lagi anak tangga setelah dari pintu masuk sampai ke pantai. Tangga ini berada di celah tebing karang sepanjang sekitar 60 meter dan lebar kurang dari 1 meter. Warga pengelola pantai telah membangun anak tangga yang ramah pengunjung.
Pantai Labuan Sait sudah dilengkapi fasilitas toilet dan tempat bilas. Letaknya di pantai dan di pelataran pura atau di bawah loket pembelian karcis masuk. Fasilitasnya cukup bersih dan terawat.
Biaya masuk ke pantai juga murah, Rp 5.000,00 per orang dewasa pengunjung domestik, Rp 10.000,00 per orang dewasa pengunjung asing, dan Rp 5.000,00 per anak. Parkir dikenai biaya sebesar Rp2.000,00 untuk motor dan Rp5.000,00 untuk mobil. Di depan pintu masuk disediakan zona drop off dan pick up untuk kendaraanpengantar dan penjemput wisatawan. Jadi walaupun pengunjung sedang ramai tetapi cukup teratur.
Pantai Labuan Sait dibuka untuk umum sejak tahun 1985. Konon menurut cerita warga lokal, pantai ini pernah dijadikan sebagai pelabuhan kapal niaga dan kapal perang pada masa penjajahan. Pantai itu semakin dikenal setelah dijadikan lokasi film Eat, Pray, Love dan video musik Michael Learns to Rock.
Pantai Padang-padang berada di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Lokasinya 32 kilometer dari Kota Denpasar atau 6 kilometer ke arah utara kawasan Luar Pura Uluwatu. Di sekitar pantai ada banyak pilihan akomodasi mulai dari homestay, resor hingga vila. Pedestrian menghubungkan pantai dengan berbagai tempat kuliner mulai dari warung, kafe dan restoran.*** (Yun Damayanti)
Setelah dua minggu uji coba pembukaan tempat wisata berjalan, tidak ada zona merah di Bali. Tourism for Us – Dalam rangka merayakan Hari Pariwisata Dunia 2021, pelaku pariwisata di Bali di bawah koordinasi Badan Promosi Pariwisata Daerah berkolaborasi menyambut wisatawan domestik yang mendarat di Bandara [more]
Tourism for Us – Masyarakat di Pulau Bali yang telah menerima vaksin Covid-19 tahap kedua mencapai lebih dari 70 persen per 20 September 2021. Dengan meningkatnya kesadaran vaksinasi, menerapkan protokol kesehatan (prokes), pentingnya mempunyai sertifikat CHSE dan mendaftar di aplikasi PeduliLindungi, serta sekarang mulai menguji [more]
Tourism for Us – Pemerintah terus mematangkan persiapan di kawasan Nusa Dua, Sanur, dan Ubud yang akan dibuka terlebih dahulu untuk kegiatan pariwisata secara penuh di Pulau Bali. Selain itu, persiapan di ketiga kawasan tersebut juga punya misi menyatukan berbagai komponen untuk membangun, menata, mengontrol, dan mempromosikan destinasi yang bertanggung jawab, berkualitas, dan berkelanjutan.
Club Med Bali,salah satu resor keluarga di kawasan Nusa Dua. (Foto: Club Med)
Berikut ini adalah poin-poin paling menarik dari ketiga kawasan tersebut.
Ubud
Kawasan Ubud di Kabupaten Gianyar sudah terkenal sebagai pusat budaya dan seni di Bali. Di sini melahirkan banyak seniman berbakat. Pertunjukan tarian bali diselenggarakan setiap hari di puri-puri. Selain itu, keindahan alam dan lingkungan yang masih alami dan asri menjadi keunggulan lainnya. Kawasan ini memang kental dengan nuansa seni dan spiritual.
Nusa Dua
Nusa Dua identik dengan kawasan resor mewah kelas dunia. Sebagian besar wisatawan yang berlibur ke Nusa Dua tertarik untuk liburan di resor-resor pantai dengan halaman berpasir putih.
Di dalam kawasan Nusa Dua, selain beraktivitas di pantai, wisatawan juga dapat menonton pertunjukan budaya, mengunjungi Museum Pasifika, dan belanja.
Sanur
Kawasan pantai Sanur berada di bagian timur, salah satu tempat berburu momen matahari terbit di kantong pariwisata Pulau Dewata. Pantai landai dan ombak yang lebih tenang membuatnya cocok untuk berenang dan ramah terhadap pengunjung anak-anak. Dibandingkan dengan kawasan Kuta-Legian, suasana di Sanur tidak terlalu hiruk pikuk sehingga kawasan ini diminati oleh banyak wisatawan keluarga dan lanjut usia.
Pada akhir Mei 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, “Saya berharap tercipta pengelolaan destinasi berkualitas dan berkelanjutan di Nusa Dua, Sanur, dan Ubud. Sehingga ketiga kawasan tersebut dapat dijadikan sebagai contoh konkrit untuk meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan mancanegara. Ini demi reputasi destinasi pariwisata Indonesia.” ***(Yun Damayanti)
Tourism for Us – Destinasi Bali serta akomodasi di Bali, kota Batu, Jawa Timur, dan Jakarta baru saja didaulat jadi yang terbaik di kategorinya masing-masing di kawasan Asia dalam ajang 27th World Travel Awards. Mereka pun dinominasikan untuk memperebutkan title the World’s Leading 2020 yang [more]
Pemerintah Indonesia memutuskan belum akan membuka pintu bagi kunjungan wisatawan mancanegara sampai akhir tahun 2020, termasuk ke Pulau Bali. Tujuan wisata utama di Indonesia itu akan fokus pada menggerakkan kembali perjalanan domestik dan wisatawan nusantara. Selain merupakan salah satu destinasi prioritas dalam pembukaan kembali pariwisata [more]