Tag: hospitality industry

30 TAHUN HIMPUNAN HUMAS HOTEL INDONESIA: PERKUAT PROFESI DAN PROMOSI PARIWISATA NASIONAL

30 TAHUN HIMPUNAN HUMAS HOTEL INDONESIA: PERKUAT PROFESI DAN PROMOSI PARIWISATA NASIONAL

Tourism for Us – Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia genap berusia 30 tahun pada 27 November 2025. Perayaan tiga dekade perjalanan organisasi menegaskan peran strategis humas hotel dalam memajukan industri perhotelan sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata nasional. Momentum ini juga menandai posisi H3 Indonesia sebagai [more]

SINYAL SOS DARI INDUSTRI PERHOTELAN DAN RESTORAN JAKARTA: PENURUNAN OKUPANSI, KENAIKAN BIAYA OPERASIONAL, DAN ANCAMAN PHK MASSAL

SINYAL SOS DARI INDUSTRI PERHOTELAN DAN RESTORAN JAKARTA: PENURUNAN OKUPANSI, KENAIKAN BIAYA OPERASIONAL, DAN ANCAMAN PHK MASSAL

Tourism for Us – Hasil survei Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Khusus Jakarta (BPD PHRI DK Jakarta) menunjukkan bahwa 96,7% hotel melaporkan terjadinya penurunan tingkat hunian. Survei itu dilakukan terhadap anggotanya pada bulan April 2025. Dari hasil survey tersebut, asosiasi hotel [more]

25HOURS HOTEL JAKARTA THE ODDBIRD RESMI DIBUKA, OPTIMISME TERHADAP MASA DEPAN INDUSTRI PERHOTELAN INDONESIA

25HOURS HOTEL JAKARTA THE ODDBIRD RESMI DIBUKA, OPTIMISME TERHADAP MASA DEPAN INDUSTRI PERHOTELAN INDONESIA

Tourism for Us – 25hours Hotel Jakarta The Oddbird telah resmi membuka pintunya bagi wisatawan dan business travelers pada 22 November 2024. Hotel ini menawarkan hal-hal baru yang menyegarkan dengan konsep dan desainnya yang tidak biasa. Kehadiran hotel itu menandai debut konsep perhotelan yang dinamis di Jakarta.

25hours Hotel Jakarta The Oddbird hadir di District 8, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD). Hotel berada di atas pusat perbelanjaan ikonik ASHTA Mall. Properti setinggi 38 lantai ini menawarkan 210 kamar hotel dan 135 residensial serta menghadirkan perpaduan unik antara kreativitas, kenyamanan, dan nostalgia di jantung pusat bisnis dan gaya hidup kota metropolitan.

“Pembukaan 25hours Hotel Jakarta The Oddbird tidak hanya menjadi hotel baru yang luar biasa, tetapi juga komitmen jangka panjang untuk memperkaya lanskap perjalanan bagi semua generasi. Asia terus menjadi pasar yang berkembang pesat dan kami bersemangat untuk berperan dalam sektor pariwisata yang sedang berkembang di kawasan ini. Indonesia adalah kunci bagi ekspansi regional Accor. Tidak hanya sebagai destinasi yang ramai bagi wisatawan lokal dan global, tetapi juga sebagai landasan strategi pertumbuhan kami,” kata Garth Simmons, Chief Operating Officer of Accor’s Premium, Midscale and Economy Division in Asia.

Jesper Soerensen, General Manager 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, berkomentar, “Kami tidak hanya menciptakan tempat untuk menginap, tetapi juga pengalaman tak terlupakan, menetapkan standar baru sekaligus memberikan kebebasan bagi tamu untuk mengekspresikan diri mereka. Terinspirasi oleh urban jungle yang diambil alih oleh alam Indonesia, hotel ini adalah taman bermain penuh kemungkinan. Di mana keanehan menjadi keistimewaan. Ini adalah Paradise of Paradoxes.”

Optimisme terhadap masa depan industri perhotelan Indonesia

Simmons menilai, perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan terus-menerus. Adapun pemilihan lokasi akomodasi gaya hidup seperti 25hours Hotel Jakarta The Oddbird di tengah kawasan bisnis prestise yang juga dikelilingi area hiburan di sekitarnya membuat daerah tersebut sensasional.

’Indonesia is looking good. I’m super excited about the market. Not only the high market but market in general. The economy of Indonesia looks more growing. I think this continues to grow and grow. It isn’t just Jakarta but accross Europe. This district is sensational. I’m sure a lot more coming in,’’ tutur Simmons.

Alex Kusuma, CEO ASRI, mengatakan, tetap ada peluang secara keseluruhan di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang melambat.

‘’Indonesia sebenarnya sedang berkembang. Semua orang melihat Indonesia. Terserah pada kita bagaimana memanfaatkan tekanan ini. Bagaimana memanfaatkan fokus baru ini,’’ kata Alex.

Dia pun menyampaikan, semakin banyak bisnis baru diperkenalkan di Indonesia. Banyak investasi masuk seperti pendirian pabrik-pabrik. Dan secara keseluruhan itu akan terus mendorong pertumbuhan.

‘’Bagaimana dampaknya terhadap hotel mewah? Karena akan ada banyak orang yang datang maka akan ada lebih banyak bisnis untuk hotel. Dan industri hospitality sangat menikmatinya. Dan itu benar-benar berkembang pesat bagi kami,’’ imbuhnya.

‘’Berkali-kali Jakarta di-outlook sama internasional. Jadi kita memang dari dulu berpikir, kenapa Jakarta tidak bisa menjadi nomor satu. Di District 8 itu banyak yang pertama. Salah satu yang kita sudah buka adalah Langham Hotel yang pertama di Asia Tenggara. Kemudian kita buka The Ashta. Banyak brand yang pertama di Indonesia hadir di kawasan ini. Dan finally kita bisa menghadirkan 25hours Hotel yang pertama di Asia,’’ ungkap Alex.  

Bruno Martin, EVP Brand Marketing of Ennismore, menjelaskan, perjalanan 25hours Hotel bermula dari pergulatan, ‘’Why should hotel room feel not as comfortable as the place you built yourself.’’

Hotel ini berakar dari European heritage. Apa yang dicoba untuk dilakukan oleh 25hours Hotels adalah menemukan sesuatu yang sedikit banyak membawa pada nostalgia. Dan di atas semua itu adalah untuk menciptakan akomodasi yang tidak terasa seperti sebuah hotel.

’We have no idea what’s going on here. But, we can do it. Let’s do the first hotel in Asia. We have one hotel outside Europe in Dubai. But there’s only 3 hours different time. 5 hours of flight. So, this is a different ball game for us. So we’re very proud, the 25hours Hotel here is the first in Asia, the tallest 25hours Hotel existing, and the biggest 25hours Hotel,’’ ucap Martin.  

Martin menegaskan, hal terpentig bagi 25hours Hotel adalah story telling. Lokasi hotel ini bisa berada di manapun di dunia. Oleh karena itu, mereka selalu mencoba melakukan pendekatan-pendekatan yang berbeda. ‘’We interprate as much as possible in the neighbourhood. Collaboration with as much local people involved in the creation of the hotel.’’

Dia menggambarkan kota metropolitan Jakarta bagai sebuah paradox di surga. ‘’You find some dodgy corners. In the end, in the corners you have beautiful nature, beautiful buildings. Then you have the best food in the world. This is a paradox for us.’’

’Just delivering a hotel, booking, sleeping, that’s not us. This is certainly to extend an entertainment area that we have to fill that area with entertainment. We need more event here. We need things going on regular basis. We need activation with our partners,’’ pungkas Soerensen.

25hours Hotel Jakarta The Oddbird menawarkan dimensi baru dalam dunia perhotelan, di mana keaslian bertemu inovasi. Dengan perpaduan desain unik, kenyamanan tak tertandingi, dan karakter lokal yang khas, hotel ini siap menjadi landmark di dunia perhotelan Jakarta yang terus berkembang.

Para tamu yang ingin menjadi yang pertama merasakan 25hours Hotel Jakarta The Oddbird dapat menikmati harga pembukaan eksklusif mulai dari Rp 2.800.000,00 net, termasuk sarapan untuk dua orang. Ini tersedia mulai 22 November 2024 hingga 30 April 2025. ***(Yun Damayanti)

IBIS RAYAKAN ULANG TAHUN KE-50 DENGAN KAMPANYE TERBARU “GO GET IT”, WUJUDKAN POLA PIKIR YANG UNIK DAN MEMBERDAYAKAN PARA WISATAWAN

IBIS RAYAKAN ULANG TAHUN KE-50 DENGAN KAMPANYE TERBARU “GO GET IT”, WUJUDKAN POLA PIKIR YANG UNIK DAN MEMBERDAYAKAN PARA WISATAWAN

Tourism for Us – ibis merayakan hari jadi ke-50 bulan September ini. Untuk merayakannya, merek hotel ekonomis paling terkenal di dunia dalam grup Accor itu meluncurkan kampanye merek global terbarunya ‘’Go get it’’. Dengan kampanye tersebut, hotel menempatkan orang (staf), tamu, dan merek di jantung [more]

PELAKU INDUSTRI PERHOTELAN DAN RESTORAN KOTA CIREBON SIAP MAKSIMALKAN INFRASTRUKTUR, BUTUH SINERGI ANTARPEMDA WILAYAH KARESIDENAN CIREBON

PELAKU INDUSTRI PERHOTELAN DAN RESTORAN KOTA CIREBON SIAP MAKSIMALKAN INFRASTRUKTUR, BUTUH SINERGI ANTARPEMDA WILAYAH KARESIDENAN CIREBON

Tourism for Us – Bangkit dari pandemi Covid-19, pelaku industri perhotelan dan restoran di Kota Cirebon siap memaksimalkan infrastruktur yang ada. Selain geliat ekonomi dari kawasan manufaktur dan industri lainnya, obyek-obyek wisata yang viral di Kuningan dan Majalengka turut menggerakan roda pariwisata di kota ini. [more]

80 PEKERJA PERHOTELAN DI KOTA BATAM IKUTI UJI KOMPETENSI BERSTANDAR ASEAN DARI BNSP

80 PEKERJA PERHOTELAN DI KOTA BATAM IKUTI UJI KOMPETENSI BERSTANDAR ASEAN DARI BNSP

Tourism for Us – Industri hospitality di Batam, Kepulauan Riau, terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya (SDM). Sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, standar mutu SDM sangat dibutuhkan. Karena itu akan mempengaruhi mutu layanan yang diberikan.

Sebanyak 80 pekerja perhotelan di Kota Batam mengikuti Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) BNSP Anggaran Tahun 2023 pada 9-10 Mei 2023 di Hotel Santika Batam. (Foto: Hotel Santika Batam)

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Maestro Indonesia mensertifikasi 80 Pekerja Bidang Perhotelan di Batam melalui Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) BNSP Anggaran Tahun 2023. Para peserta mengikuti uji kompetensi berstandar ASEAN dengan Skema Okupasi Butcher dan Waiter yang diselenggarakan pada 9 sampai dengan 10 Mei 2023 di Hotel Santika Batam.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para pekerja di sektor perhotelan Kota Batam agar  memiliki sertifikat sesuai dengan standar tuntutan dunia kerja. Dengan sertifikasi berstandar ASEAN sekaligus meningkatkan daya saing pekerja pariwisata Kota Batam di kawasan Asia Tenggara.

Sertifikasi profesi sangat penting sebagai bukti formal bahwa seseorang memiliki kompetensi dalam bidang tertentu. Ini sangat berguna bagi perusahaan atapun organisasi yang mencari tenaga kerja yang kompeten.

Uji kompetensi dan sertifikasi diinisiasi dan secara resmi dibuka oleh Sukardi, General Manager Hotel Santika Batam. Dalam keterangan tertulisnya, Sukardi mengatakan, kegiatan ini dapat memberi efek positif untuk karyawan maupun perusahaan serta semua yang mengikuti uji kompetensi.

Melalui uji kompetensi dan sertifikasi dapat meningkatkan kualitas produk serta layanan hotel di Kota Batam. Apalagi, Batam adalah salah satu penyumbang wisatawan mancanegara terbanyak di Indonesia. Jadi, kualitas hotel dan pekerjanya juga harus semakin ditingkatkan.***(Yun Damayanti)

‘SANTIKA ICONIC FOOD 2023’ SELAMA SEBULAN DI SELURUH JARINGAN HOTEL SANTIKA INDONESIA

‘SANTIKA ICONIC FOOD 2023’ SELAMA SEBULAN DI SELURUH JARINGAN HOTEL SANTIKA INDONESIA

Tourism for Us – Kekayaan khasanah kuliner Nusantara merupakan salah satu keunggulan industri perhotelan di Indonesia. Bagi hotel berjaringan, ini merupakan kesempatan memberikan pengalaman autentik dari setiap merek yang berada di destinasi yang berbeda-beda. Siapa yang tidak mengenal enaknya cita rasa Nusantara yang disuguhkan di [more]

SANTIKA INDONESIA GELAR SANTIKA FAIR 2023, AJAK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA BERKOLABORASI LAGI

SANTIKA INDONESIA GELAR SANTIKA FAIR 2023, AJAK PELAKU INDUSTRI PARIWISATA BERKOLABORASI LAGI

Tourism for Us – Grup hotel Santika mengajak pelaku industri pariwisata untuk berkolaborasi lagi demi membangun bisnis dan ekonomi yang lebih baik. Jaringan hotel nasional ini siap menggelar empat Santika Fair B2B sepanjang tahun 2023 dengan mengangkat tema ‘’Let’s Collaborating!’’ Event B2B itu sekaligus untuk [more]

MELIHAT MASA DEPAN B-TO-B HOSPITALITY DI MGCONNECT

MELIHAT MASA DEPAN B-TO-B HOSPITALITY DI MGCONNECT

Tourism for Us – Pasar B-to-B di pariwisata masih eksis. B-to-B di industri apa pun akan cerah saat beralih ke platform digital. Dan itu juga berlaku untuk industri hospitality, salah satu sektor di pariwisata.

Sama seperti pasar konsumen, mekanisme pasar B-to-B hospitality juga semakin terdigitalisasi. Pasar B-to-B hospitality semakin sibuk seiring dengan volume dan permintaan perjalanan yang terus meningkat.

Pasar ini juga membutuhkan sarana dan alat yang dapat mempermudah pekerjaannya, memperluas pemasaran dan meningkatkan penjualan, serta memperbaharui pelayanannya terus-menerus guna memenuhi ekspetasi para pelanggannya maupun mengikuti permintaan pasar. Pemain pasar antarbisnis bukan hanya sebatas pemain konvensional tetapi juga termasuk pelaku-pelaku travel tech di industri perjalanan dan pariwisata di antaranya online travel agents (OTA).

Tiga narasumber di MGConnect 2023 dari kiri ke kanan: Presiden Direktur MG Group Brett Henry, CEO Archipelago International John Flood, dan Budi Tirtawisata mewakili GIPI dan PHRI.(Foto: MG Group)

Masa depan B-to-B Hospitality

Masa depan B-to-B bukan lagi model grosir (wholesale) tradisional seperti yang berjalan selama ini tetapi juga sudah menjadi sebuah pasar B-to-B digital.

‘’Kami di MG Group meluncurkan platform digital B-to-B hospitality pada 2019. Kami mengubah bisnis dari traditional wholesale menjadi pasar B-to-B digital. Pasar B-to-B memang mendapat sedikit perhatian, tidak semenarik seperti pasar konsumen. Tetapi, orang-orang yang ada di dalam B-to-B hospitality juga membutuhkan bantuan. Mereka membutuhkan bantuan untuk mengakses konten hotel, proses yang lebih mudah dan sederhana, dan lain-lain,’’ ujar Brett Henry, President Director of MG Group.

Brett mengungkapkan, sebuah perusahaan agen perjalanan/operator tur sudah pasti mempunyai inventaris hotel. Sekarang bagaimana agen-agen perjalanan/operator tur bisa mengakses konten hotel-hotel. Di Indonesia saja misalnya, ada puluhan ribu hotel. Mereka dapat pergi dan mencoba untuk memiliki koneksi dengan masing-masing hotel secara digital. Kemudian mereka menyadari ada begitu banyak koneksi untuk dikelola bahkan untuk mempertahankannya. Di sinilah sebuah platform digital B-to-B hospitality berperan untuk memberikan akses ke semua itu.

MG Group menyadari kebutuhan ini. Dengan memanfaatkan platform teknologi, MG menyediakan layanan distribusi dan pemasaran yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan bagi hotel, perusahaan, dan ritel perjalanan di ekosistemnya. Platform yang dibangun MG berfokus pada teknologi, tetapi juga didorong oleh pelanggan.

“MG is committed to helping agencies and hotels grow and win.  MGConnect has become an iconic event to facilitate and strengthen relationships between the markets top travel buyers and hotels from around the region,” tutur Brett.

MG Group meluncurkan platform digital B-to-B hospitality pada tahun pariwisata global mencapai puncaknya kemudian terpukul telak oleh pandemi COVID-19. Dengan perjalanan mulai bergerak sedikit pada akhir 2020 kemudian bertambah terus-menerus, MG sudah bisa meraih keuntungan dan merasakan hasil dua kali lipat berdasarkan volume pada bulan Oktober 2021. 

‘’Untuk bisnis MG sendiri, kami sangat optimis karena kami tahu kami sedang membangun pasar. Pasar perjalanan belum dua kali lebih besar daripada tahun 2019. Hotel melakukan dua kali lipat. Maskapai penerbangan juga melakukan sebanyak itu. Tapi, kami melakukan dua kali lebih banyak berdasarkan volume,’’ pungkas Brett.

MGConnect, event B-to-B hospitality terbesar di Asia Tenggara

MGConnect 2023 merupakan event B-to-B hospitality terbesar di Asia Tenggara. Event ini telah berlangsung selama sehari penuh pada Rabu, 11 Januari 2023, di Aston Kartika Grogol, Jakarta. Event dihadiri oleh perusahaan-perusahaan wholesale, operator tur, agen perjalanan, dan OTA terkemuka Indonesia selaku buyers. Dan hotel-hotel terkemuka dari seluruh Asia Tenggara berpartisipasi sebagai sellers.

Peserta hotel datang dari seluruh Asia Tenggara termasuk Indonesia, Brunei, Malaysia, Maladewa, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam. Sedangkan buyers berasal dari Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Jawa Tengah, Balikpapan, dan Batam.

MGConnect tahun ini dimulai dengan konferensi yang menghadirkan para pemimpin industri. Konferensi dimulai dengan Presiden Direktur MG Group Brett Henry yang berbagi cerita tentang MG dan model pasar perhotelan. Diikuti oleh Budi Tirtawisata mewakili asosiasi GIPI ( Gabungan Industri Pariwisata Indonesia ) dan PHRI ( Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia ) yang berbicara tentang gelombang baru pariwisata dan perhotelan. Dan diakhiri dengan diskusi panel perhotelan yang dimoderatori oleh Brett Henry dan John Flood, CEO Archipelago International, selaku pembicara.

MG menerapkan travel exchange secara free flow untuk pertama kali di MGConnect 2023. Sebelumnya, travel exchange dilakukan dengan sistem roundrobin.

MGConnect 2023 menjadi pameran tempat pembeli dan penjual terlibat untuk pendidikan dan pengembangan peluang bisnis baru. Acara sehari penuh itu ditutup dengan cocktail networking reception, makan malam dan hiburan dari para penampil papan atas di Jakarta.***(Yun Damayanti) 

CONDOTEL, PILIHAN AKOMODASI EFEKTIF UNTUK LIBURAN BERSAMA KELUARGA

CONDOTEL, PILIHAN AKOMODASI EFEKTIF UNTUK LIBURAN BERSAMA KELUARGA

Tourism for Us – Salah satu tantangan saat berlibur bersama keluarga adalah bagaimana mengumpulkan semua anggota dalam satu ruangan (room). Setiap orang tua mesti ingin tetap dapat mengawasi anak-anaknya selagi mereka bersantai. Dua kamar bersebelahan yang terhubung (connecting room) tidak banyak unitnya dan tidak selalu [more]