Tag: jakarta

KBRI DI YORDANIA FASILITASI PROMOSI DESTINASI JAWA BARAT DAN DKI JAKARTA, BEGINI TANGGAPAN DARI PELAKU INDUSTRI PARIWISATA

KBRI DI YORDANIA FASILITASI PROMOSI DESTINASI JAWA BARAT DAN DKI JAKARTA, BEGINI TANGGAPAN DARI PELAKU INDUSTRI PARIWISATA

Tourism for Us – Wisatawan asal Yordania umumnya hanya mengenal Bali sebagai tujuan wisata utama. Ketiadaan penerbangan langsung dari Amman ke Indonesia, termasuk ke Jakarta, menyebabkan banyak warga Yordania tidak mengetahui destinasi lain di luar Bali. Oleh karena itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk [more]

SINERGI DISPAREKRAF DKI JAKARTA DAN IINTOA GELAR PROMOSI LANGSUNG DI MALAYSIA

SINERGI DISPAREKRAF DKI JAKARTA DAN IINTOA GELAR PROMOSI LANGSUNG DI MALAYSIA

Tourism for Us – Jakarta semakin menegaskan posisinya bukan lagi sekedar kota transit atau bisnis. Kota ini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang kaya pengalaman. ‘’Ape yang lu mau, gue punya,’’ begitu kira-kira kata orang Betawi. Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) [more]

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

FAMTRIP AGEN PERJALANAN INDIA DI BALI DAN JAKARTA: PENGAYAAN PENGALAMAN BUDAYA DAN WISATA KOTA

Tourism for Us – Lebih dari 28,2 juta warga negara India bepergian keluar negeri pada 2024, dan angka tersebut diprediksi akan melonjak hingga 80 juta wisatawan pada 2040, menurut data McKinsey. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 710.688 wisatawan India berkunjung ke Indonesia pada tahun 2024, dengan rata-rata lama tinggal (length of stay) selama tujuh hari. Oleh karena potensinya yang besar itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfasilitasi familiarization trip (famtrip) beberapa travel agents dari India untuk pengayaan pengalaman perjalanan budaya dan wisata kota di Bali dan Jakarta, sekaligus untuk mendukung Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2025.

Kemenpar memfasilitasi famtrip bagi lima agen perjalanan India di Bali dan Jakarta, sebagai dukungan terhadap BBTF 2025 dan kota Jakarta. (Foto: Birkompublik Kemenpar)

Perjalanan Wisata Pengenalan (Familiarization Trip/fam trip) bagi travel agent/tour operator (TA/TO) asal India telah dilaksanakan pada 10-15 Juni 2025 di Bali dan Jakarta. Destinasi-destinasi tersebut dipilih karena mengingat keduanya merupakan pintu masuk utama wisatawan India saat ini.

Selama berada di Bali, agen-agen perjalanan dari India diajak untuk mengeksplorasi potensi wisata pernikahan, bulan madu, hingga wisata keluarga, MICE, dan perjalanan mewah. Mereka mengunjungi Goa Gajah, mencoba wahana ayunan dan coffee testing di Alas Harum, menikmati high tea di Omma Dayclub dengan pemandangan Air Terjun Tegenungan, serta menyaksikan pertunjukan tari kecak di Pura Uluwatu, dan belajar melukis wayang dan membuat parfum bersama Avana Creatives.

Di Jakarta, peserta diajak untuk merasakan pengalaman wisata urban. Peserta diajak ke Jalan Sabang yang terkenal sebagai salah satu kawasan wisata kuliner legendaris, mengenal seni bela diri pencak silat di Salihara Art Center, dan mengunjungi Murugan Temple, kuil Hindu pertama di Jakarta. Selain itu, peserta juga menjajal transportasi publik dengan naik MRT dan merasakan atmosfir kehidupan urban metropolitan Jakarta pada Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin.

Famtrip ini diikuti oleh lima orang perwakilan perusahaan TA/TO India, yakni  Wovoyage Travel Pvt. Ltd., Pickyourtrail, R K Vacations, Outbound Marketing Pvt. Ltd., dan Globeverse Vacations.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/6/2025), mengatakan bahwa India merupakan pasar outbound yang terus berkembang pesat. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat upaya promosi ke pasar India agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

“Kombinasi daya tarik wisata yang ditawarkan oleh kedua destinasi ini diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan target segmen untuk pasar India yang kian strategis. Khususnya segmen wedding, honeymoon, family, MICE, dan luxury,” kata Made.

“Fam Trip ini adalah bagian dari strategi intensif promosi Indonesia ke pasar India yang memiliki potensi besar secara jumlah dan kualitas wisatawan. Kami ingin memperkuat persepsi bahwa Indonesia tidak hanya indah, tetapi juga siap secara infrastruktur, layanan, dan pengalaman yang relevan bagi wisatawan India,” tambahnya.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar Dedi Ahmad Kurnia menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan Fam Trip selama di Bali sekaligus untuk mendukung acara Bali & Beyond Tourism Fair (BBTF) yang berlangsung pada 11-13 Juni 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Peserta Famtrip juga hadir sebagai trade buyers di BBTF 2025.

Sementara, pelaksanaan program di Jakarta didukung dan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang berkomitmen untuk mendukung peningkatan konektivitas dan pengembangan destinasi wisata kota.

“Dengan pertumbuhan wisatawan outbound India yang sangat pesat, Indonesia harus hadir lebih agresif dan relevan dalam menyasar kebutuhan pasar ini. Fam Trip juga merupakan strategi konkret untuk memperkuat jejaring bisnis antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan India, serta membuka lebih banyak peluang pemasaran paket wisata Indonesia di pasar India,” kata Dedi. ***(Yun Damayanti) 

MASJID ISTIQLAL JAKARTA TAWARKAN PAKET I’TIKAF BEKERJA SAMA DENGAN HOTEL DI SEKITARNYA

MASJID ISTIQLAL JAKARTA TAWARKAN PAKET I’TIKAF BEKERJA SAMA DENGAN HOTEL DI SEKITARNYA

Tourism for Us – Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bekerja sama dengan beberapa hotel kembali menyediakan paket Istiqlal I’tikaf Mumayyaz pada bulan Ramadhan 1445 H (2024). I’tikaf merupakan salah satu amalan yang dikerjakan pada bulan Ramadhan di 10 hari terakhir menjelang Idul Fitri. Dan mengingat [more]

TERBANG PERDANA KE INDONESIA, INDIGO BAWA MEDIA DAN INFLUENCERS INDIA ‘ENJOY JAKARTA’

TERBANG PERDANA KE INDONESIA, INDIGO BAWA MEDIA DAN INFLUENCERS INDIA ‘ENJOY JAKARTA’

Tourism for Us – Jakarta memang bukan Bali. Tetapi, hubungan antara Jakarta-India sudah terajut lama sekali. Selain Little India di Pasar Baru, ada juga kawasan Mayestik yang dikenal karena toko-toko kainnya. Bisa dikatakan, toko-toko kain di bilangan Jakarta Selatan itu banyak dimiliki/diusahakan oleh keturunan India. [more]

INDIGO LAYANI  PENERBANGAN LANGSUNG MUMBAI-JAKARTA, AKSES WISATAWAN INDIA KE INDONESIA BERTAMBAH

INDIGO LAYANI PENERBANGAN LANGSUNG MUMBAI-JAKARTA, AKSES WISATAWAN INDIA KE INDONESIA BERTAMBAH

Tourism for Us – IndiGo, salah satu maskapai berbiaya rendah asal India, mengumumkan, akan melayani penerbangan langsung dari Mumbai ke Jakarta setiap hari efektif mulai 7 Agustus 2023. Ibukota Republik Indonesia menjadi destinasi internasional ke-28 yang dilayani oleh maskapai ini.

(Foto: Skytrax)

IndiGo  menjadi maskapai India pertama yang langsung menghubungkan Mumbai dengan Jakarta pascapandemi. Penerbangan ini akan mengurangi waktu perjalanan ke Jakarta secara signifikan dan mulai diperkenalkan mengingat meningkatnya permintaan perjalanan ke Indonesia.

Vinay Malhotra, Head of Global Sales IndiGo, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, “Kami sangat senang memperkenalkan Jakarta sebagai salah satu destinasi terbaru dalam jaringan internasional kami yang berkembang. Saat India dan Indonesia berupaya memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan konektivitas langsung, pembukaan rute akan memungkinkan akses yang mudah dan promosi perdagangan dan pariwisata di kedua negara. Jakarta adalah ibukota dan kota terbesar di Asia Tenggara. Sementara, Indonesia tetap menjadi salah satu tujuan rekreasi favorit bagi wisatawan India karena pantainya yang masih asli dan kekayaan budaya serta memperkenalkan penerbangan baru yang menghubungkan orang-orang dan aspirasi mereka. IndiGo akan terus memenuhi janjinya akan pengalaman perjalanan yang terjangkau, tepat waktu, sopan, dan bebas gangguan di seluruh jaringan yang tak tertandingi.”

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pun mengatakan,“Wisatawan India merupakan salah satu dari lima besar wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih dan gembira menyambut penerbangan langsung IndiGo dari Mumbai ke Jakarta. Kami sangat berharap semakin banyak wisatawan India yang menikmati berbagai destinasi di Wonderful Indonesia. Pencapaian ini juga akan memberikan kontribusi besar untuk mencapai target 8,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.”

Penerbangan langsung Mumbai-Jakarta dilayani satu kali setiap hari. Berikut ini jadwal penerbangannya:

Sumber; IndiGo

Baik calon wisatawan maupun pejalan bisnis dari India dan sebaliknya sudah bisa memesan tiket penerbangan di rute ini. Pemesanan tiket bisa dilakukan di kanal situs resmi IndiGo www.goIndiGo.in.

IndiGo adalah salah satu maskapai berbiaya rendah dengan pertumbuhan tercepat di dunia. IndiGo memiliki filosofi sederhana: menawarkan tarif yang terjangkau, penerbangan yang tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan yang sopan dan bebas gangguan di seluruh jaringannya yang tak tertandingi. Dengan armada lebih dari 300 pesawat, maskapai ini mengoperasikan lebih dari 1800 penerbangan setiap hari dan menghubungkan 78 tujuan domestik dan akan segera mengembangkan jejak internasionalnya menjadi 32 tujuan internasional.

Sebelum pandemi COVID-19, Garuda Indonesia pernah melayani penerbangan ke India. Maskapai penerbangan nasional ini menghubungkan Mumbai dan Jakarta via Bangkok pada tahun 2016 dan Mumbai-Denpasar pada tahun 2018.

Akses wisatawan maupun pejalan bisnis dari India semakin bertambah mulai bulan depan. Selain penerbangan langsung Mumbai-Jakarta oleh IndiGo, maskapai Batik Air mengumumkan akan melayani penerbangan langsung dari Chennai, India ke Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Penerbangan langsung Chennai-Kualanamu efektif mulai 11 Agustus 2023.

Dalam pengumumannya, salah satu merek dari grup Lion Air itu juga menampilkan penerbangan lanjutan yang bisa dimanfaatkan oleh pejalan dari India. Penerbangan lanjutan dioperasikan oleh merek-merek lain yang ada dalam jaringan grup maskapai swasta dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia.

Seberapa besar minat wisatawan India mau mengunjungi destinasi Beyond Bali?

Tujuan utama wisatawan India berkunjung ke Indonesia adalah Bali. Bahkan di benak mereka telah tertanam, tanpa kunjungan ke Pulau Dewata sama saja seperti transit di negara lain. Lalu, seberapa besar minat wisatawan India mau mengunjungi destinasi-destinasi Beyond Bali sejalan dengan akses yang akan segera efektif beroperasi mulai bulan Agustus 2023?

Dahliana  Ginting dari Lisa Tours Yogyakarta mengungkapkan, dalam konteks pariwisata, tidak bisa dipungkiri pasar wisatawan India condong maunya ke Bali. Dia melihat, transit di Jakarta bukan perihal yang mudah dilakukan. Selain harus berpindah penerbangan dan berpindah terminal juga bagasi yang tidak bisa langsung sampai ke tujuan akhir.

‘’Kalau tujuannya ke Bali, menurut saya, mereka pasti lebih suka transit di Kuala Lumpur, Bangkok atau Singapura. Karena transit di situ tidak perlu keluar dari terminal penumpang juga bagasinya direct to Bali. Transit di Jakarta belum bisa dilakukan semudah di Singapura,’’ ujar Dahliana.

Senada dengan Dahliana, Eddie Tarsisius dari Absolute Indonesia DMC, menerangkan dua faktor wisatawan dari India mau menjalani penerbangan transit. Pertama, harga tiket. Jika harga tiket pesawat dengan transit di Jakarta lebih murah daripada transit di negara-negara lain bukan tidak mungkin mereka akan memilih lewat Jakarta.

Faktor kedua adalah mereka mempertimbangkan seberapa lama waktu transitnya.

‘’Waktu menunggu transit maksimum antara tiga sampai empat jam. Itu yang mereka bisa terima. Jika lewat Jakarta, mereka harus mempertimbangkan waktu untuk pemeriksaan di Imigrasi, Custom Declaration, mengambil bagasi lalu proses berpindah terminal dan melapor lagi untuk penerbangan domestik,’’ kata Eddie.  

Ni Luh Werdiani dari Tria Uma Wisata Bali mengatakan,‘’Bali kan favorite destination wisatawan India. They only want direct to Bali.’’

Bagaimanapun, Dahliana mengapresiasi penerbangan langsung Mumbai-Jakarta oleh IndiGo. Wisatawan India yang masuk dari Jakarta bisa melanjutkan perjalanan naik kereta api ke Jogja. Tamu dijemput dari Bandara Internasional Soekarno Hatta lalu diantar ke Stasiun Gambir.

‘’Asalkan keretanya bagus, saya pikir, mereka akan mau kok. Baru-baru ini, tamu-tamu kami dari India meneruskan perjalanan dari Jogja ke Surabaya naik kereta api. Mereka senang sekali. Kereta-kereta seperti kereta Argo bisa masuk untuk pasar wisatawan India,’’ tambahnya.

‘’Kami juga bersyukur sekarang, perlahan-lahan, wisatawan India mau berkunjung ke Jogja. Tapi yah, kami masih harus berjuang keras untuk memperkenalkan destinasi Yogyakarta di pasar India,’’ pungkas Dahliana.***(Yun Damayanti)

‘RAFFLES EXPERIENCE’, PAKET KARANTINA ANTI RIBET DAN LAYANAN PRIMA DI JAKARTA

‘RAFFLES EXPERIENCE’, PAKET KARANTINA ANTI RIBET DAN LAYANAN PRIMA DI JAKARTA

Tourism for Us – Menurut peraturan terbaru Pemerintah Indonesia, setiap pelaku perjalanan dari luar negeri wajib menjalani karantina selama lima hari. Namun, sekarang pemerintah tidak lagi menanggung semua biaya karantina tersebut. Untuk mengakomodasi kebutuhan karantina mandiri (self-quarantine), Raffles Jakarta menawarkan paket karantina ALL-IN. Pejalan dari [more]

HORE! ANCOL SIAP MAU BUKA KEMBALI

HORE! ANCOL SIAP MAU BUKA KEMBALI

Tourism for Us – Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) siap-siap buka kembali. Taman rekreasi kebanggaan Jakarta ini merupakan salah satu dari 20 daya tarik wisata yang direkomendasikan beroperasi kembali dalam uji coba pembukaan kawasan rekreasi. Traveler yang sudah tidak tahan lagi ingin segera berekreasi di [more]

KAMPUNG URBAN JAKARTA PUNYA CERITA

KAMPUNG URBAN JAKARTA PUNYA CERITA

Tourism for Us – Jakarta punya desa wisata? Ada. Desa wisata di Ibukota merupakan kampung-kampung urban di tengah ‘hutan beton’ pencakar langit. Nah, di kampung-kampung itu riwayat perjalanan hidup Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan cukup terawat. Dua diantaranya adalah Kampung Budaya Betawi di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu. Mengunjungi kedua desa wisata (kampung urban) tersebut bisa dipertimbangkan pada masa staycation.

Seni bela diri pencak silat khas Betawi masih hidup. Di Kampung Budaya Betawi pengunjung bisa melihat bagaimana seni bela diri itu dirawat dan dihidupkan. [Foto; Birkompublik Kemenparekraf]

Kampung Budaya Betawi Jagakarsa

Kampung Budaya Betawi di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa merupakan sebuah kawasan yang difungsikan sebagai tempat pelestarian budaya Betawi. Di sini pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari dan adat-istiadat masyarakat Betawi. Hal yang semakin langka bisa ditemui.

Warga di Kampung Budaya Betawi rutin menggelar latihan pencak silat, palang pintu dan lain-lain. Kegiatan yang bersifat ritual seperti upacara injak tanah bagi bayi yang baru mulai melangkah, selamatan akikah, hingga ngarak penganten sunat masih dilakukan. Selain itu, kampung budaya telah dilengkapi dengan Museum Betawi. Museum sudah tersertifikasi Indonesia Care berbasis CHSE.

Setu Babakan dan Setu Mangga Bolong yang telah dikenal luas berada di Kampung Budaya Betawi. Di sepanjang tepian setu, pohon kecapi, rambutan, sawo, nangka, melinjo dan pisang tumbuh dengan baik. Buah-buahan tersebut sangat dekat dengan keseharian masyarakat Betawi. Pengunjung juga dapat ikut memetik buah alpukat di kebun saat musimnya. Kawasan setu pun dimanfaatkan untuk wisata air seperti sepeda air, kano dan memancing.

Di sini pengunjung dapat mencicipi rasa asli kuliner Betawi di antaranya, laksa, toge goreng, kerok telor, es selendang mayang dan bir pletok.

Kondisi perairan di Pulau Untung Jawa semakin membaik. Menikmati wisata bahari di Kepulauan Seribu semakin asyik. (Foto: Birkompublik Kemenparekraf)

Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu

Pulau Untung Jawa adalah salah satu pulau berpenduduk di Kepulauan Seribu yang juga menjadi tujuan wisata. Kelebihan pulau ini, posisinya terdekat dengan daratan Jakarta dan Tangerang. Sekarang, kondisi perairan lautnya cukup baik. Pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih lembut dan bermain di laut berair hijau toska bersih.

Bagi yang mau menginap, tersedia 220 kamar homestay yang diusahakan oleh 51 warga Pulau Untung Jawa. Masyarakat secara swadaya membangun 12 unit toilet yang difungsikan juga sebagai kamar bilas bagi pengunjung yang berwisata sehari. Untuk keliling pulau, pengunjung dapat menyewa sepeda ontel. Saking suburnya pohon sukun tumbuh di sini, pengunjung mudah sekali menemukan dan mencicipi aneka kuliner lokal terbuat dari sukun untuk dimakan di tempat ataupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh.*** (Yun Damayanti)

INFORMASI PULAU PRAMUKA TERKINI

INFORMASI PULAU PRAMUKA TERKINI

Tourism for Us – Kepulauan Seribu, Jakarta menyimpan beragam pesona alam yang wajib dikunjungi. Salah satunya Pulau Pramuka. Di pulau ini fasilitas turisme terbilang lengkap, mulai dari penginapan, rumah makan sampai penyedia jasa layanan dan penyewaan peralatan selam dan snorkeling. Penyedia jasa selamnya juga sudah [more]