Tag: sales mission

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

MISI PENJUALAN INDONESIA SPICE UP THE WORLD PERTAMA DI PERANCIS BERHASIL MENARIK PERHATIAN CHEF HINGGA SUPERMARKET HALAL

Tourism for Us – Misi penjualan  (sales mission) Indonesia Spice Up the World (ISUTW) pertama di Perancis minggu lalu berhasil menarik perhatian chef, asosiasi pemilik restoran Perancis, sekolah gastronomi, media hingga supermarket halal di Paris. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) [more]

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION DI GUANGZHOU DAN SHENZHEN, BIDIK SEGMEN MICE TIONGKOK

Tourism for Us – Seiring dengan pemerintah Tiongkok melonggarkan kebijakan perbatasannya, warga Tiongkok semakin leluasa bepergian keluar negeri. Indonesia menanggapinya dengan menggelar Sales Mission (misi penjualan) di Guangzhou dan Shenzhen serta perjalanan pengenalan (familiarization trip/famtrip) bagi media Tiongkok selama bulan April 2023. Tiongkok merupakan salah [more]

KEMENPAREKRAF DAN AIRASIA GELAR SALES MISSION DI KL, JARING LEBIH BANYAK WISATAWAN MALAYSIA PASCAPANDEMI

KEMENPAREKRAF DAN AIRASIA GELAR SALES MISSION DI KL, JARING LEBIH BANYAK WISATAWAN MALAYSIA PASCAPANDEMI

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama AirAsia belum lama ini melaksanakan Wonderful Indonesia & AirAsia Sales Mission 2022. Misi penjualan berlangsung sehari pada 18 Oktober 2022 di AirAsia RedQ, Kuala Lumpur, Malaysia.

(Foto: Yun Damayanti)

Wonderful Indonesia & AirAsia Sales Mission 2022 merupakan aktivasi pemasaran pariwisata yang bertujuan untuk mempromosikan kembali Bali sebagai destinasi wisata unggulan pascapandemi. Selain itu juga dipromosikan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas.

Kemenparekraf mengkoordinasikan sembilan sellers yang semuannya dari Bali. Mereka bertemu dengan 50 buyers top agents yang telah dipilih oleh AirAsia sebelumnya. Pemilihan tersebut berdasarkan track record penjualan paket ke Indonesia. Dan misi penjualan dilakukan dengan format table top.

Adapun sembilan sellers dari Bali yang mengikuti misi penjualan di pasar Malaysia tersebut yaitu Mason Adventure, Maharaja Tour & Travel Bali, Sinar Mentari, Santrian Resort, MJ Tour & Travel, PT Bali Coklat (Junglegold Bali), Ena Dive & Marine Adventures, Maxone Ubud Bali, dan The Royal Pita Maha.

Malaysia merupakan salah satu pasar utama pariwisata Indonesia. Negeri tetangga itu selalu berada dalam daftar lima besar penyumbang terbesar wisatawan mancanegara. Pada tahun 2019 wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2,9 juta wisatawan.

Maka dengan digelarnya misi penjualan bersama low cost carriers terbaik dunia di Kuala Lumpur minggu lalu merupakan bagian dari upaya meningkatkan lagi kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Indonesia pascapandemi.

Tahun ini Kemenparekraf memfokuskan pada upaya promosi melalui kolaborasi dengan pelaku utama bisnis pariwisata dalam dan luar negeri yakni agen perjalanan/operator tur, hotel dan maskapai penerbangan. Di antara upaya promosi itu berupa misi penjualan dan kerja sama terpadu.

‘’Selain untuk mendorong jumlah kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia, kami berharap upaya ini akan memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Indonesia,’’ kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwista dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

‘’Melalui sales mission ini diharapkan para agen perjalanan/operator tur dari Malaysia bisa mendapatkan informasi terkini mengenai Bali bersama dengan penawaran paket-paket dari para pelaku industri pariwisata Bali yang kami ajak pada kegiatan ini,’’ kata Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf.***(Yun Damayanti) 

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION LAGI DI SINGAPURA, SASAR WISATAWAN KAPAL PESIAR DAN DIGITAL NOMAD

KEMENPAREKRAF GELAR SALES MISSION LAGI DI SINGAPURA, SASAR WISATAWAN KAPAL PESIAR DAN DIGITAL NOMAD

Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar Sales Mission di Singapura untuk memperbaharui informasi kebijakan perjalanan dan wisata ke Indonesia. Jumlah kunjungan wisatawan Singapura ke Indonesia selama Januari-Juli 2022 baru mencapai 153.006 wisatawan. ’’Wonderful Indonesia Sales Mission in Singapore’’ berlangsung [more]

SALES MISSION SINGAPORE 2022:  More Other Destinations Update Please

SALES MISSION SINGAPORE 2022: More Other Destinations Update Please

Tourism for Us – Pelaku industri pariwisata di Singapura senang memperoleh beberapa informasi baru dari misi penjualan Indonesia. Namun mereka berharap dapat memperoleh informasi terbaru dan ekspos destinasi-destinasi lain di luar Batam, Bintan dan Bali. Karena mereka sudah memiliki target menyelenggarakan berbagai program wisata ke [more]

NTT MAU GENJOT PROMOSI PARIWISATA PADA 2022

NTT MAU GENJOT PROMOSI PARIWISATA PADA 2022

Tourism for Us – Nusa Tenggara Timur (NTT) mau menggenjot promosi pariwisata pada 2022. Selama ini promosi pariwisata NTT on-off sehingga membuatnya mudah dilupakan. Jadi tahun depan promosi pariwisatanya akan dilakukan secara berkelanjutan. Resolusi itu dibuat setelah kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT merilis data kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, pada tahun 2019 mengalami penurunan daripada jumlah kunjungan tahun 2018. Kemudian di lapangan, setelah hiatus selama 18 bulan karena pandemi COVID-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat mulai dilonggarkan, wisatawan domestik (wisdom) mulai mengalir lagi, terutama ke Labuan Bajo.

Kampung Adat Wae Rebo di Pulau Flores,NTT. (Foto: waerebo official)

Badan Promosi Pariwisata Daerah NTT (BPPD/NTT Tourism Promotion Board) menggelar Sales Mission selama bulan November di tiga destinasi. Ketiganya dilakukan secara tatap muka atau sepenuhnya offline. Sales Mission pertama digelar di Bali pada 8 November 2021 yang dihadiri 80 perusahaan operator tur. Kemudian misi berlanjut ke kota Bandung pada 10 November 2021 dan dihadiri 48 perusahaan operator tur dan agen perjalanan. Dan misi penjualan berakhir di Jakarta pada Jumat, 12 November 2021, dihadiri 35 perusahaan perjalanan.

Bali dipilih karena merupakan gerbang utama wisatawan mancanegara (wisman) menuju NTT. Sedangkan Jakarta dan Bandung merupakan pasar-pasar utama wisdom. Khususnya Jakarta, selain pasar terbesar wisdom juga pintu gerbang utama Indonesia dan tujuan utama maskapai-maskapai dalam rute penerbangan internasional.

Tujuan promosi pariwisata NTT  pada 2022 adalah memasukkan destinasi NTT ke dalam setiap peta wisata baik bagi wisdom maupun wisman. Sekarang publik baru mengetahui Labuan Bajo. Promosi menyasar agar wisatawan tidak hanya berkunjung ke kota kecil itu saja tetapi juga singgah ke kota-kota lain di Pulau Flores. Agar kota pelabuhan kecil tersebut tidak menanggung beban kelebihan kapasitas dari kunjungan wisata.

Konektivitas menuju, dari dan intra NTT sekarang. [Sumber; BPPD/NTT Tourism Promotion Board]

Aksesibilitas udara menuju, dari, dan intra NTT semakin membaik. Tidak hanya ketersediaan bandara tetapi juga ditunjang oleh maskapai-maskapai penerbangan nasional dan lokal yang melayani rute-rute dari gerbang-gerbang utama, sumber-sumber pasar, maupun antarkota dan  di dalam provinsi. Faktor ini meningkatkan kepercayaan diri pemangku kepentingan pariwisata di daerah. Selain itu, infrastruktur jalan raya di darat juga terus berkembang dan lebih baik daripada sebelumnya.

Dengan menggelar Sales Mission sebelum musim liburan akhir/awal tahun, BPPD NTT berharap operator-operator tur dan agen-agen perjalanan yang hadir memasukkan NTT ke dalam program atau paket-paketnya. Agar paket-paket itu bisa ditawarkan kepada wisdom, maupun kepada wisman nantinya.

Produk unggulan yang ditawarkan NTT tahun depan adalah perjalanan overland menyusuri Pulau Flores yang eksotik mulai dari Ende di tengah hingga ke Labuan Bajo di barat. Operator-operator tur lokal juga siap dengan program penjelajahan pulau dari timur ke barat mulai dari Larantuka atau Maumere dan berakhir di Labuan Bajo. Provinsi yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil ini merupakan gudang pantai-pantai perawan yang belum pernah dikunjungi. Pantai Liman di Pulau Semau, 15 menit menyeberang dari kota Kupang, jadi andalan untuk beaching di salah satu pantai rahasia NTT.

Oleh karena itu, NTT akan melakukan promosi pariwisata terus-menerus pada 2022. Di antaranya dengan melakukan hard selling seperti sales mission, road show, dan sales call. Untuk pasar wisman, BPPD NTT akan mengangkat tema, ‘East Nusa Tenggara, not far from Bali’.

Pemandangan teluk di Labuan Bajo,salah satu destinasi super prioritas dan destinasi premium.(Foto:Kemenparekraf)

Menurut data BPS Provinsi NTT, kunjungan wisman pada 2019 sebanyak 112.806, jumlah ini turun dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai 123.686. Begitupun jumlah kunjungan wisdom. Data menunjukkan, ada 456.461 wisdom selama tahun 2019. Namun, itu lebih sedikit dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 682.777 orang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Dr.Drs. Zeth Sony Libing, M.Si., menyampaikan, pemprov akan melakukan pembenahan destinasi dan melakukan promosi besar-besaran baik ke dalam maupun keluar dengan melandainya pandemi COVID-19. Pasca pandemi, NTT akan mengutamakan pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Kampung adat, makanan lokal, tenunan dan kearifan lokal akan diberdayakan.

Ketua BPPD NTT Rocky Pekujawang mengatakan, Sales Mission bertujuan memperkenalkan dan mendekatkan lagi potensi pariwisata yang ada di NTT dan mengajak masyarakat di ketiga destinasi mau berkunjung.

“Selama ini promosi pariwisata NTT on-off. Setiap kali berpromosi, kita selalu mulai dari awal lagi karena orang sudah lupa sama destinasi NTT. Maka BPPD berencana, promosi pariwisata mesti dilakukan secara berkelanjutan tahun depan. Dan, memastikan operator-operator tur memasukan NTT dalam program atau paket-paket tur yang ditawarkannya kepada wisdom dan wisman, “ ujar Rocky. *** (Yun Damayanti)