Tourism for Us – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar Sales Mission di Singapura untuk memperbaharui informasi kebijakan perjalanan dan wisata ke Indonesia. Jumlah kunjungan wisatawan Singapura ke Indonesia selama Januari-Juli 2022 baru mencapai 153.006 wisatawan. ’’Wonderful Indonesia Sales Mission in Singapore’’ berlangsung [more]
Tourism for Us – Indonesian Coffee Day yang berlangsung selama sehari pada Sabtu 3 Juli 2021, membuat warga kota Paris tahu bahwa Indonesia punya kopi-kopi enak. Ke manapun mereka menjelajahi negeri kepulauan ini, dijamin, kopi enak akan selalu tersedia. La Maison de L’Indonesie bekerja sama [more]
Tourism for Us – Kolaborasi diaspora Indonesia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Marseille, dan VITO Perancis berhasil menggelar kegiatan promosi produk-produk dan pariwisata Indonesia melalui Festival Indonesia di kota Aurons selama seminggu pada pertengahan bulan Juni 2021.
Pertunjukan gamelan dan tari Bali menarik pengunjung datang ke Festival Indonesia. (Foto: VITO Perancis)
Di tengah cuaca cerah musim panas di Eropa, Festival Indonesia digelar pada 19-26 Juni 2021 di area Balai Kota Aurons, sekitar satu jam dari Marseille. Festival terbuka untuk umum dan gratis.
Festival Indonesia menampilkan beragam acara menarik. Festival ini menyita perhatian publik kota Aurons bahkan juga dari kota-kota lain di sekitarnya. Gamelan Bintang Tiga bersama penari anak-anak diaspora Indonesia menampilkan musik tradisional gamelan bali dan tari pendet dan lain-lain. Pekan film Indonesia menampilkan video cerita dongeng anak-anak Indonesia yang telah disulihsuarakan ke bahasa Perancis.
Kemudian ada bazaar, disebut juga Pasar Indonesia, berlangsung pada 19-20 Juni 2021 mulai dari pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Lalu pada hari Minggu (20/6/2021) digelar demo masak makanan Indonesia seperti nasi dan mie goreng.
Walikota Aurons [kedua dari kiri, berjas biru] didampingi perwakilan dari KJRI Marseille beraudiensi dengan peserta bazaar di Festival Indonesie. [Foto; VITO Perancis]
Bazaar diikuti oleh La Maison de L’Indonesie yang menampilkan produk-produk buatan Indonesia seperti teh, kopi, cokelat, jamu, terasi dan aromaterapi. La Maison de L’Indonesie juga memberikan free tasting kopi, cokelat, dan jamu yang semuanya sangat disukai oleh pengunjung. Peserta lainnya hadir Toko Bu Yati yang menjual bumbu-bumbu dan makanan-makanan Indonesia mulai dari kecap sampai biskuit buatan Indonesia. Dan Escale a Java yang menjual kerajinan dan suvenir khas Indonesia.
Festival Indonesia ditutup dengan seminar pengenalan budaya Indonesia oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Perancis dan promosi pariwisata Indonesia oleh Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Perancis. Di seminar promosi pariwisata ada sesi berbagi pengalaman dari warga Perancis yang pernah berwisata ke Indonesia.
Acara ini berawal dari inisiatif seorang diaspora Indonesia Ibu Chira Bang yang tinggal di Aurons. Pelaksanaan inisiatif itu didukung sepenuhnya oleh KJRI Marseille dan Walikota Aurons. Bahkan Walikota Aurons hadir langsung di festival.
Salah satu peserta bazaar La Maison de L’Indonesie menyampaikan, selama dua hari melihat antusias publik yang luar biasa terhadap produk-produk Indonesia. Event ini bisa dikatakan berhasil dari segi marketing dan branding Indonesia melalui produk-produknya, selain dari sisi penjualannya.
Seminar pariwisata Indonesia menutup Festival Indonesie. VITO Perancis membawakan presentasi mengenai pariwisata Indonesia terkini dan sesi berbagi pengalaman wisatawan Perancis yang pernah berlibur di Indonesia. [Foto; VITO Perancis]
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya dalam keterangan pers, Jumat (18/6/2021), mengatakan, festival ini merupakan event promosi sosial budaya pertama yang digelar KJRI Marseille sejak diberlakukannya pembatasan sosial kedua mulai paruh akhir tahun 2020 di Perancis.
“Berbagai kegiatan promosi yang telah dijadwalkan harus diundur bahkan dibatalkan karena status pembatasan sosial yang terus diperpanjang hingga akhirnya mulai dilonggarkan ketika memasuki musim panas 2021,“ kata Nia.
Festival bertujuan untuk menjaga eksistensi kehadiran pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di pasar Perancis dan menjadikan Indonesia top of mind masyarakat Perancis. Sehingga Indonesia menjadi destinasi pilihan utama untuk berwisata ketika perbatasan dibuka kembali.*** (Yun Damayanti)
Tourism for Us – Selama bulan Mei 2021, masyarakat Perancis diperkenalkan dengan nasi goreng, kue dadar, jamu, kopi, cokelat dan produk-produk spa lewat program televisi, kampanye daring di e-commerce dan media sosial, hingga di pasar lokal dan La Maison de L’Indonesie (House of Indonesia) di [more]
Tourism for Us – Gastronomi adalah cara paling jitu dan efisien mempromosikan suatu negara di masa pandemi COVID-19. Kegiatan memasak makanan sendiri jadi salah satu aktivitas paling banyak disukai selama berada di rumah. Walaupun event promosi pariwisata berskala besar belum bisa dilakukan, promosi pariwisata Indonesia [more]
Indonesia hadir lagi di event tahunan gastronomi Village International de Gastronomie di Paris. Tahun ini event dimulai sejak 31 Oktober hingga Desember 2020. Event itu berlangsung setiap akhir pekan dan bertajuk Weekend Market le Petit Village International de Gastronomie.
Mulai minggu depan, setiap akhir pekan, warga Paris dan peserta dari negara-negara lain bisa mencicipi kuliner nasional Indonesia diantaranya nasi goreng, sate ayam, aneka kue jajanan pasar, dan lain-lain. Penyiapan kuliner nasional tersebut bekerja sama dengan Restaurant Indonesia. Selain itu, juga ditampilkan produk-produk unggulan Indonesia yang dipersiapkan oleh Le Maison de l’Indonesie.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris ikut mendukung promosi kuliner Indonesia di ajang Village International de Gastronomie dengan menyediakan tari-tarian Indonesia yang akan tampil pada 7 November 2020.
Weekend Market le Petit Village International de Gastronomie 2020 akan berlangsung di Place Baudoyer di depan City Hall Paris 4 di pusat kota. Tahun ini event diikuti 23 negara yang akan menghadirkan hidangan nasional dan ikoniknya masing-masing serta produk-produk kulinernya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, program demo masak oleh chef internasional, pameran buku gastronomi oleh Gourmand Book Award, serta penampilan tarian dan musik dari peserta tetap akan berlangsung.
Le Maison de l’Indonesie atau House of Indonesia di kantor VITO Perancis. [Sumber; VITO Perancis]
“Sambil menunggu bisa mengunjungi Indonesia, Le Maison de l’Indonesie berupaya ‘Membawa Indonesia ke Perancis’ melalui gastronomi dan produk-produk lokal. Setiap hari Jumat pukul 14.00-18.00 waktu Paris, kami membuat event ‘Happy Hour Indonesia’ di sini. Pengunjung bisa mencoba berbagai produk lokal unggulan Indonesia seperti jamu, kopi, cokelat, penganan kecil, aromaterapi dan lain-lain secara cuma-cuma. Pengunjung juga bisa membelinya. Keikutsertaan Indonesia di ajang Weekend Market le Petit Village International de Gastronomie 2020 lebih spesial karena bertepatan dengan perayaan 70 tahun hubungan bilateral Perancis-Indonesia,“ ujar Eka Moncarre, Country Manager VITO Perancis.
Le Maison de l’Indonesie saat ini bertempat di kantor VITO Perancis di Paris. Kehadirannya membuat promosi Indonesia jadi terasa lebih interaktif dan terintegrasi karena tamu-tamu yang datang tidak hanya memperoleh informasi tetapi juga bisa melihat dan merasakan pengalaman yang diperkenalkan sebelum realisasi perjalanan dimulai.***(Yun Damayanti)
Bagi calon wisatawan Perancis, khususnya yang berdomisili di Paris dan sekitarnya yang masih belum dapat berkunjung ke Indonesia saat ini, bisa melepas rindu di Happy Hour Indonesie mulai Jumat 2 Oktober 2020 dan seterusnya. Di situ mereka akan mencicipi aneka kopi dan cokelat Indonesia, minuman [more]